
Kyuhyun sangat ketakutan jika sampai pria itu melakukan hal jahat pada daniel dan juga myungsoo. Namun semenit kemudian joohyun yang juga melihat apa yang akan dilakukan pria bersetelan hitam itu berteriak memanggil daniel dengan lantang membuat semua menolah pada joohyun.
"Daniel-ah..."ucap joohyun yang melihat pria bersetelan hitam itu mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya.
"Eomma...nan yeogiseo..."balas daniel.
Pria itu menyadari jika dirinya sudah ketahuan itu langsung undur diri secara perlahan dan kemudian bersembunyi.
"Ah jeoseonghamida..telah membuat kekacauan disini.."ucap joohyun yang kemudian berjalan menghampiri daniel.
Namun kyuhyun dengan cepat meraih tangan joohyun yang berjalan disisinya itu, joohyun terkejut dan kemudian menolehkan kepalanya kesamping kanan dia melihat kyuhyun tersenyum lembut untuknya.
"Gomawo...."ucap kyuhyun.
"Mwoga.."ucap joohyun.
"untuk menyelamatkannya..."bisik kyuhyun pada joohyun, bahkan pria itu mencium bibir joohyun kilat melupakan bahwa mereka tengah berada dipesta.
Myungsoo dan sooji tentu saja bingung melihat kemesraan kedua pasangan tanpa status itu.
"Isanghae..."ucap myungsoo.
"Heummm... tidak biasanya mereka seperti ini...apalagi diacara formal seperti ini..."balas sooji.
"Itu karena mereka punya alasan..."ucap Kang uisa.
"Kau hampir saja terluka jika joohyun eonni tidak memanggil daniel tadi....ommo..ahh...."ucap soojung yang ada didekat kang uisa, kang uisa yang akan melangkah maju itu terkejut karena keseimbangan wanita yang ada dihadapannya itu tidak setabil karena heelsnya menginjak sesuatu hingga kang uisa itu menarik tubuh wanita yang ada dihadapannya namun sialnya wine yang ada ditangan kang uisa itu tumpah didada soojung.
"Gweanchana....."ucap kang uisa, soojung sempat terpesona dengan tatapan kang uisa.
"Ehemmm.....wuahh ini seperti di drama saja.."ucap sooji dengan memandang kang uisa dan juga soojung.
Soojung buru-buru melepaskan tangannya yang semula menggenggam lengan kang uisa, sedangkan kang uisa langsung melepaskan tangannya dari punggung soojung, bahkan dengan gerak cepat kang uisa mengeluarkan sapu tangannya untuk membersihkan dada soojung karena tumpahan wine.
"Gomawo...ahhh...gweanchana..aku bisa sendiri.."ucap soojung yang kemudian mengambilalih sapu tangan kang uisa.
"Wuahh pemandangan langka...haha aku tidak menyangka kau bisa melakukan hal lebih seperti itu...kekeke...tenang saja kau bisa menjadikannya kekasihmu...dia masih single.."bisik kyuhyun.
"Eoh... jinjja...gomawo...sepertinya aku memang jatuh cinta pada pandangan pertama..."ucap kang uisa.
"Ayo kita kesana...acara inti akan segera dimulai..."balas kyuhyun yang kemudian menggendong daniel.
Kyuhyun duduk dengan daniel yang masih berada dipangkuannya tentunya, anak itu bahkan saat ini tengah tertidur, mungkin karena bosan.
"Tuan muda cho kyuhyun... ah aniya... seharusnya saya memanggil anda dengan marcuss cho... calon pewaris diamond street yang saat ini tengah menyamar menjadi seorang dokter bedah..kalian tahu apa tujuannya kembali ke korea...untuk mencari adiknya yang hilang beberapa puluh tahun yang lalu..."ucap seorang pria yang bernama choi damdong.
"Mwo... jadi...."ucap myungsoo yang terlihat sangat syok, termasuk rekan-rekan kyuhyun yang lain.
"Apa artinya itu dia bukan seorang dokter bedah...aigoo...penipu.."ucap dokter Lin.
"Adik..."sahut sang direktur rumah sakit.
"Apa maksudnya dia menipu..."ucap tuan kim.
"Penipu..maldo andwae...jika dia memang seorang penipu tidak mungkin dia melakukan operasi waktu itu..."ucap kang uisa.
"Kalian bisa mencari asal usulnya lewat internet.. marcuss cho... itu nama baratnya..."ucap tuan kim.
Kim myungsoo terkejut dengan kehadiran kedua orangtuanya, dia yakin setelah ini mereka akan mengintrogasinya. Myungsoo menggengam tangan sooji untuk mencari ketenangan disana.
"Jadi kau putra cho jaejeong...Hero cho.. ommo..."ucap sang direktur utama rumah sakit seoul.
"Anak?? Istri...dia bahkan masih single..."sahut shin soora.
Semua media berkumpul dan kemudian meliput kejadian tadi.
"Jika dia bukan istri dan anaknya...lalu apakah dia jalangnya...dan anak laki-laki yang berada "balas tamu yang hadir disana, mereka bahkan melihat joohyun dengan pandangan jijik.
"Yakkk...jika kalian tidak tahu apa-apa tentangku sebaiknya kalian diam saja... wanita yang berada disampingku memang bukanlah istriku... asal kalian tahu dia adalah wanitaku... anak laki-laki yang berada didekapanku kalian tahu...dia bukanlah anak haram seperti yang kalian bicarakan...kajja kita pergi dari sini..ah terimakasih karena telah memberikan kejutan untukku shin ahjumma..."ucap kyuhyun dengan menarik pinggang joohyun agar tetap berada disisinya.
"Terimakasih Kim ahjussi .."balas kyuhyun dan kemudian pergi meninggalkan ballroom hotel itu.
Tuan dan nyonya kim langsung menatap tajam putra bungsunya yang kebetulan ada disana. Pria paruh baya itu kemudian mendekat dan mengucapan beberapa kalimat sebelum akhirnya mereka melangkahkan kaki untuk bertemu dengan direktur rumah sakit.
"Setelah acara ini selesai temui appa dan eomma di restoran jepang...jelaskan bagaimana kau bisa mengenalnya.."ucap tuan kim dengan mengintimidasi, pasalnya pria tua itu tidak pernah mengenalkan kyuhyun pada myungsoo.
"Nde..."balas myungsoo dan kemudian memilih mengajak sooji untuk pergi dari pesta itu karena percuma saja mereka ada disana jika kyuhyun sudah pergi.
Shin soora dan choi damdong sangat kesal dengan pasangan paruh baya itu dan sepertinya mereka juga gagal dengan menggunakan media.
Semua wartawan yang menyaksikan kejadian itu tidak menyia-nyiakan sedikitpun moment dan juga pernyataan seorang cho marcuss. Myungsoo, kang uisa, sooji dan juga soojung nampak terkejut saat mengetahui identitas asli kyuhyun yang sebenarnya.
"Ah eotteohke... ahjumma...aku tidak mau ikut dalam permainanmu lagi..."ucap park chanyeol dan memilih kabur dari acara itu.
"Yakk...aku sudah membayarmu mahal... kau tahu..."ucap shin soora.
"Jeoseonghamida...."balas chanyeol langsung berlari karena ketakutan melihat tatapan tajam kyuhyun.
"Mau bagaimana lagi..kita memang sudah ketahuan terlebih dulu...anak buahku baru saja mengirimiku pesan..hanya dengan cara ini kita bisa menjatuhkannya.."balas choi damdong.
"Aishhh...kita bahkan belum mendapatkan uang sedikitpun..."balas shin soora.
Setelah kepergian kyuhyun, daniel, joohyun dan juga myungsoo serta sooji suasanan itu menjadi tenang, bahkan beberapa wartawan lebih memilih membuntuti kyuhyun saat ini.
Sang direktur rumah sakit saat ini sedang meminta maaf karena terjadi sedikit kekacauan di acara ulang tahunnya.
"Kami mohon maaf atas kejadian yang tidak terduga ini... jeoseonghamida...acara akan segera dilanjutkan..."ucap sang direktur rumah sakit.
Cho home,
Kyuhyun mendesah lega karena saat ini wartawan belum mengetahui dimana dirinya tinggal. Kyuhyun membawa daniel dan kemudian merebahkan anak laki-laki itu diatas ranjang miliknya.
Kyuhyun kemudian membuka jasnya, melonggarkan dasinya dan meletakkannya dipinggiran sofa, kyuhyun lalu menghempaskan tubuhnya diatas sofa dengan memijat pelipisnya.
Joohyun yang melihat kyuhyun seperti itupun memutuskan untuk keluar dari kamar kyuhyun. Tidak lama kemudian ponsel kyuhyun berdering, kyuhyun dengan cepat melihat caller id sang penelpon.
"Kyunie... gweanchana..."tanya sang penelpon yang tidak lain adalah sang ayah.
"Heumm gweanchana appa...bagaimana dengan eomma..."balas kyuhyun.
"Eommamu bersikeras menyuruh appa berkemas..."ucap tuan cho.
"Mwo..andwae... eomma bahkan belum sembuh total appa... bagaimana nanti jika...eomma..."ucap kyuhyun yang terkejut karena mendegar suara sang eomma.
"Eomma akan baik-baik saja...jangan khawatir uri adeul...eomma tidak bisa melihatmu menanggung semuanya sendiri..."ucap nyonya cho.
"Eomma....bogoshipeo..."balas kyuhyun dengan mata yang sudah berair karena merindukan sang eomma.
"Nado bogoshipeo.... mianhae..kyunie... istirahatlah...."ucap nyonya cho yang kemudian menutup sambungan telponnya.
Baru saja kyuhyun akan meletakkan ponselnya, suara ponselnya kembali berdering siapa lagi jika bukan lee taehwan.
"Tuan muda.. buka pintunya...aku membawa beberapa informasi penting...ah satu lagi apakah anda sudah memeriksa hasil tes DNA itu..."tanya lee taehwan.
"Aku hampir saja melupakannya... tunggulah sebentar...aku akan menyuruh seseorang membukanya..."balas kyuhyun dan kemudian mengakhiri sambungannya .
Joohyun yang baru saja membuat makanan dan teh hangat untuk kyuhyun langsung meletakkan cangkir yang berisi teh itu. Disana joohyun melihat kyuhyun dan taehwan masuk kedalam ruang kerja kyuhyun.
"Masuklah...ada apa..? Tanya kyuhyun melihat joohyun yang berada dipintu ruang kerjanya.
"Sebelum berbicara dengan taehwan-ssi sebaiknya kau makan dulu...kau bahkan belum sempat memakan apapun disana... aku sudah menyiapkannya... kau juga taehwan-ssi..."ucap joohyun yang kemudian meninggalkan kedua pria itu menuju dapur lagi dan membuatkan teh yang sama seperti kyuhyun.
"Tuan muda... dia mengurus anda dengan sangat baik...."celetuk taehwan.
"Diamlah..."balas kyuhyun dengan mata menatapnya tajam.
Joohyun menyiapkan nasi goreng buatannya dan kemudian naik keatas untuk membangunkan daniel serta mengganti bajunya.
"Sayang... irreona... daniel harus makan dulu..."ucap joohyun lembut.
"Eghhmmm... daniel mengantuk eomma..."balas daniel malas dengan memejamkan matanya.
"Daniel ingin appa marah pada eomma karena putra tampannya tidak mau makan..."ucap joohyun.
"Arrasseo...gendong..."pinta daniel.
"Ganti baju dulu ne.. setelah itu eomma akan menggendongmu..."balas joohyun.
Kyuhyun yang melihat joohyun membawa daniel itu langsung berdiri dan membuatkan susu untuk daniel. Dia bahkan hampir saja melupakan jika daniel juga belum memakan apapun.
"Daniel-ah... buka matamu... good boy...igeo..."ucap kyuhyun begitu daniel menuruti ucapannya.
"Appa gomawo...."balas daniel yang sudah memegang gelas berisi susu.
"Pelan-pelan daniel-ah..."ucap joohyun.
"Kau juga harus makan... "ucap kyuhyun pada joohyun, joohyun tersenyum menerima perlakuan kyuhyun yang manis saat ini.
"Aigoo aku iri sekali..."ucap taehwan.
Kyuhyun yang sudah lebih dulu menyelesaikan makan malamnya kemudian mendekat kearah daniel dan membantunya.
"Appa, daniel sudah kenyang... hoamm....."ucap daniel.
"Taehwan-ah... bantu joohyun mencuci piring dan gelas itu...aku akan membawa daniel keatas..."ucap kyuhyun.
"Nde....tuan muda..."balas taehwan pasrah.
"Sebaiknya kau menunggu disana saja.. biar aku yang mencucinya..."balas joohyun.
"Animida... jika tuan muda tahu dia akan marah padaku ahgassi..."ucap taehwan.
"Baiklah..gomawo..."balas joohyun.
Lima belas menit kemudian kyuhyun keluar dari kamarnya, dia tersenyum dan mengatakan pada joohyun jika daniel sudah terlelap.
"Daniel sudah tidur...kau bisa menemaninya..."ucap kyuhyun.
"Nde.... "balas joohyun dan masuk kedalam kamar kyuhyun karena daniel memang berada dikamar kyuhyun.
Taehwan mengikuti kyuhyun berjalan keruang kerja kyuhyun, kyuhyun duduk dengan membuka sebuah amplop coklat dan berisi hasil tes DNA.
"Ommo....kim myungsoo... dia...appa eomma aku menemukannya...."ucap kyuhyun kehabisan kata-kata.
"Tuan muda....chukae....."ucap taehwan.
"Jadi apa yang ingin kau sampaikan?? Taehwan-ah...bukankah kau bilang choi damdong yang menyerang dia waktu itu...apa mungkin dia sudah tahu jika myungsoo adalah adikku yang hilang.."tanya kyuhyun.
"Molla tuan muda... tapi sepertinya mereka hanya menebaknya... apalagi saat mereka berkunjung dirumah sakit rencananya sangat tidak masuk akal.. dan beberapa hari yang lalu saya menyelidiki dimana tuan muda kim tinggal... saya mendengar jika apartemen tuan muda kim sangat berantakan...sepertinya seseorang telah menyusup masuk kedalam apartemennya..."ucap taehwan.
"Mwo... kalau begitu selidiki siapa dalang dibalik penyerangan itu..."ucap kyuhyun.
"Kalau begitu saya pulang dulu tuan muda.. "ucap taehwan dan kemudian meninggalkan ruang kerja kyuhyun.
Kyuhyun termenung memikirkan sesuatu, dia nampak tersenyum dan kemudian menghubungi ponsel myungsoo namun sia-sia saja sepertinya ponselnya mati.
Restoran jepang.
Tuan dan nyonya kim sudah berada didalam restoran, dia kemudian menatap tajam kim myungsoo yang berjalan dengan seorang wanita.
"Siapa dia..."tanya nyonya kim.
"Dia calon istriku...perkenalkan dirimu ji-ah..."balas myungsoo.
"Mwo..."ucap tuan kim dengan terkejut.
"Anyeonghaseyo... nan bae sooji imnida..."sapa sooji.
"Jadi inikah alasanmu menolak perjodohan itu...Baguslah jika kau sudah mendapatkannya..."ucap nyonya kim.
"Bagaimana kau bisa mengenal cho kyuhyun eoh... kami bahkan tidak pernah mengenalkanmu dengannya..apa kau meminta bantuannya untuk mempermalukanku..."ucap tuan kim.
"Aniya..."balas myungsoo singkat.
"Hahha jeongmalyo...bae sooji ahgassi..tolong jaga uri myungsoo agar tidak menginjakkan kakinya dikediaman kim lagi... aku tidak mau putra sulungku terluka karena dia...."ucap nyonya kim sinis.
"Yeobo..."teriak tuan kim.
"Eomma... aku tidak pernah melukai hyung... dia menyelamatkan aku...jebal...percayalah..."ucap myungsoo.
"Bagaimana aku bisa percaya eoh... kecelakaan itu.. bukankah kau sengaja mendorongnya..."ucap nyonya kim.
"Sebaiknya kalian pulang saja... pembicaraan kita cukup sampai disini..."putus tuan kim.
Myungsoo sangat terluka dengan ucapan nyonya kim, bertahun-tahun dia diberlakukan tidak adil.
"Oppa masih punya aku.. bersabarlah.... semua akan indah pada waktunya..."ucap sooji dengan memeluk myungsoo.
"Gomawo....karena tidak meninggalkan aku..."balas myungsoo semakin mengeratkan pelukannya.
Setelah sooji menenangkan myungsoo, myungsoo yang memang merasa lebih baik itupun segera meninggalkan restoran itu.
Tanpa mereka sadari seseorang dengan pakaian serba hitam itu mengikuti myungsoo dan sooji dengan motor besarnya.
Cho home.
Pagi menjelang kyuhyun yang baru saja bangun itu dikejutkan oleh deringan ponsel miliknya.
Kyuhyun lalu mengangkatnya dan tentu saja itu membuat joohyun terkejut karena teriakan kyuhyun.
"Mwo...malhaebwa... maldo andwae....aku akan segera kesana.."ucap kyuhyun dan mematikan sambungannya.
"Wae...gweanchana..."tanya joohyun.
"Myungsoo...dia... "ucapan kyuhyun terhenti karena tidak sanggup mengatakannya.
No edit..
Sorry for typo...
Jangan lupa di order pdf nya..😘😘