Player

Player
Player 03



Joohyun mendengar ucapan kyuhyun yang benar-benar membuatnya kesal dan merasa terhina tentunya. Walaupun dia memang suka memanfaatkan situasi tapi percayalah joohyun masih bisa menjaga apa yang paling berharga sebagai seorang wanita. Yah dia hanya mengencani pria pria kaya dan memanfaatkannya saja, jika pria itu sudah mulai bertingkah atau joohyun sudah merasa tidak nyaman tentu saja dia akan memutuskannya dan mencari yang baru.


Kyuhyun menggeram kesal karena nyatanya pria yang ada dihadapannya ini sama sekali tidak takut dan mungkin saja tidak mengenal siapa dirinya.


"Yakk siapa kau berani ikut campur urusanku dengannya..."ucap Kyuhyun yang perlahan melepaskan kedua tangan joohyun. Joohyun meringis merasakan pergelangan tangannya yang memerah karena cengkeraman tangan kyuhyun.



"Kim Myungsoo imnida...saya bisa menuntut anda telah melakukan pelecehan seksual terhadap wanita ini... "ucap myungsoo dengan nada mengancam.



"Coba saja jika kau berani.. aku bahkan tidak ada urusan denganmu myungsoo-ssi..."ucap kyuhyun tak kalah sinis.


"Geumanhae...."ucap joohyun.


Ponsel kyuhyun berdering dan sepertinya memang ada kepentingan mendadak yang harus rela melepaskan wanita yang ingin sekali dia beri pelajaran.


"Kali ini aku akan melepaskanmu aleyna-ssi.. lihat saja jika sampai aku bertemu denganmu lagi jangan harap kau akan bisa lolos dariku..."ucap kyuhyun dengan wajah yang serius.


Setelah kepergian kyuhyun, myungsoo bertanya dengan joohyun yang dia ketahui tinggal di seberang apartemennya.


"Noona gweanchana... siapa pria tadi?? Aleyna??..."ucap myungsoo yang nyatanya dia tidak tahu menahu mengenai aleyna karena dia hanya mengenalnya dengan nama seo joohyun.


"Gweanchana...mollayo...gomawo...."ucap joohyun.


"Jinjja?? Kenapa dia pria itu memanggilmu aleyna... hoksi..."myungsoo.


"Hemmm...mungkin salah satu fansku... aleyna?? Haha dia hanya salah orang.. aku rasa pria itu sudah mabuk...ah sedang apa kau disini..."tanya joohyun mengalihkan pembicaraan.



"Ah..aku harus menemui seseorang...kalau begitu aku permisi noona... berhati-hatilah..."ucap myungsoo.


"Yeoja?? Matchi?? Haha.. kenapa wajahmu memerah eoh...fighting.. semoga berhasil..."ucap joohyun yang kemudian pergi meninggalkan restoran itu dengan tersenyum, dia bahkan melihat myungsoo menghampiri seorang wanita cantik.


Kim home.


Tuan dan nyonya kim saat ini sedang makan malam dengan putra sulungnya dan juga calon menantunya. Siapa lagi jika bukan kim bum dan juga kim soeun.


"Kapan kalian akan menikah..."tanya tuan kim.


"Minggu depan..."ucap kimbum.


"Kau tidak sedang hamil kan sayang..."tanya nyonya kim.


"Yeobo...."panggil tuan kim yang merasa tidak enak dengan calon menantunya .


"Ne... jeoseonghamida...."ucap sooeun.


"Aigooo bum-ah... bagaimana kau bisa aigoo...."ucap kim bum.


"Hahaha... appa tahukan aku tidak sanggup menahannya lebih lama lagi.."ucap myungsoo.


"Aku tidak sabar ingin segera menggendong cicitku... hah dimana myungie...sudah seminggu ini dia tidak kemaari..."ucap kim halmoni.


"Eommonim, saat ini dia sedang berkencan....jangan menganggunya..."ucap nyonya kim.


"Eomma... jangan terlalu memaksakannya... lihatlah bahkan saat ini saja myungie lebih memilih untuk tinggal sendiri..."ucap kim bum.


"Perlakuan kalian yang berbedalah yang membuat myungie menjauh dari kalian.. bukankah dulu sewaktu dia kecil dia sangat penurut..."ucap kim halmoni.


"Itu karena dia selalu menentangku dan aku tidak suka... ingatlah apa yang dia lakukan 10 tahun yang lalu..dia hampir saja membunuh bum-ie.. "ucap tuan kim.


Mendengar ucapan tuan kim membuat semua yang ada dimeja makan itu bungkam.


Cho home,


Kyuhyun baru saja sampai dirumahnya lima menit yang lalu, disana didalam rumahnya kyuhyun mendapati beberapa temannya sedang berkumpul disana. Namun sang sekertaris dan juga orang kepercayaan kyuhyun itu memberikan isyarat untuk segera mengikutinya.


"Kalian mengobrol saja dulu...aku harus keatas untuk berganti baju..."ucap kyuhyun.


"Arrasseo....jangan lama-lama euh... "ucap jonghyun.


"Hemm..kita harus menghibur changmin hyung..."ucap minho.


Kyuhyun masuk kedalam ruang kerjanya, lee taehwan sudah menunggu untuk memberikan informasi yang mungkin saja bisa membantu kyuhyun menemukan adiknya.


"Tuan muda, kami mendapatkan informasi mengenai bibi shin..."ucap taehwan.


"Maksudmu bibi shin yang kabur setelah adikku menghilang...dimana dia..."ucap kyuhyun yang nampak mengeraskan rahangnya.


"Nde.... kami tidak menemukan petunjuk apapun..dan keadaannya kini sangat buruk..anak-anaknya melarang kami untuk berbicara dengan bibi shin.."jelas taehwan.


"Ommo..jinjjayo... tunggu..taehwan-ah...kau bilang anak-anaknya..jangan bilang jika itu shin dokyung shin soora..."ucap kyuhyun.


"Nde...majayo... bagaimana tuan muda bisa tahu eoh.."tanya taehwan.


"Sebenarnya aku sudah mencurigai mereka sejak lama... terus selidiki mereka... setidaknya kita harus mendapatkan satu petunjuk darinya..."ucap kyuhyun.


"Nde...algesemida..."balas taehwan yang kemudian segera undur diri.


Kyuhyun kemudian berjalan kekamarnya dan berganti dengan pakaian casual. Dia kemudian berjalan menuju dimana teman-temannya sedang berkumpul saat ini.


"Kyu-ah... eoremaniya..."sapa siwon yang baru saja hadir.


"Ah hyung... eoremaniya... dimana yoong noona..."tanya kyuhyun.


"Aishh kau ingin aku mengajaknya kemari disaat dia hamil 9 bulan...istriku yang cantik itu akan sibuk menggoda kalian nanti..."ucap siwon.


"Mwo jinjjayo??? "Tanya minho.


"Heumm... sejak mengandung dia menjadi lebih genit...apalagi jika ada pria tampan... padahal suaminya ini sangatlah tampan..."keluh siwon.


"Mungkin saja.... aku rasa kau akan memiliki putri hyung..."ucap kyuhyun.


"Heumm aku setuju..."balas jonghyun.


Mereka mengobrol dan menikmati minuman yang telah disediakan oleh kyuhyun, hingga jonghyun menanyakan apa tujuan kyuhyun kembali kemari dan apa pekerjaannya.


"Jadi apa tujuanmu kembali kemari kyu...dan kau apa pekerjaanmu disini..."ucap jonghyun.


"Jongie..."panggil changmin.


"Kalian tenang saja... tanpa aku beritahu pun kalian pasti akan tahu jika aku kembali untuk mencari adikku yang hilang... dan juga mengenai identitasku tolong bantu aku untuk menyembunyikannya... aku akan bekerja menjadi dokter di seoul hospital sebagai cho kyuhyun.. walaupun disini ada pesta penyambutanku kemarin tapi itu tidak masalah...karena aku hanya akan berada dibalik layar untuk sementara waktu....."ucap kyuhyun.


"Itu terkesan lebih aman untuk memulainya... jika kau menggunakan nama marcuss dengan posisi yang kau capai saat ini akan sangat berbahaya bagimu nanti...aku setuju..istriku juga bekerja disana.. tapi sayang dia sudah cuti sekarang...."ucap siwon.


"Yakk apa kau lupa jika aku lulusan dokter dengan peringkat yang bagus...aigoo..."kesal kyuhyun karena merasa diremehkan.


"Hahaha jangan kesal ne.... kau bahkan mendapat dua gelar sekaligus waktu itu.. "ucap minho.


"Wuahh... andai aku punya IQ diatas rata-rata sepertimu..."ucap siwon.


"Ahahaha.. bagaimana jika kita ke bar saja... disini membosankan...aku butuh refreshing.."ucap kyuhyun.


"Ommo, apa hyung perlu seorang wanita aku bisa menghubunginya saat ini...dia sangat cantik..."ucap jonghyun.


"Ah maja... jika kita bar kita tidak akan leluasa...ingatlah ada banyak reporter yang kapan saja bisa membunuh kita dengan beritanya..."ucap minho.


"Heumm... call...aku setuju..."ucap kyuhyun.


"Untuk kyu saja... aku akan pulang setelah ini... tunanganku sudah menunggu..."ucap minho.


"Tapi bayarannya sangat mahal... eotte... dan juga dia akan memberikan servis yang sangat memuaskan... "ucap jonghyun.


"Baiklah... tapi jika tidak bisa memuaskanku...aku akan menghajarmu nanti..."ucap kyuhyun deselingi dengan tawa.


"Kalau begitu nikmati malammu kyu... aku tunggu dipesta pernikahan putra tuan kim nanti...kau masih ingat kan.."ucap siwon.


"Heumn... tentu saja...aku akan mewakili uri appa..."ucap kyuhyun.


Setelah mengobrol dan menikmati waktu santai semua teman kyuhyun pulang, termasuk jonghyun yang hanya tersenyum kemudian membisikkan sesuatu pada kyuhyun sebelum dirinya berpamitan.


"Aku tidak bercanda hyung... temanku yang akan mengurusnya..aku pastikan kau akan menjadi yang pertama...aku sudah membayarnya untukmu..."ucap jonghyun yang melambaikan tangannya pada kyuhyun.


"Yakkk.....jongie....aishhh.... "ucap kyuhyun kesal dan kemudian kekamarnya.


Seoul hospital.


Seo joohyun berlari menuju ruang inap milik daniel. Dokter yang menangani daniel itupun kemudian menarik joohyun agar mengikutinya untuk keluar dari ruangan daniel. Joohyun sekilas melihat daniel, dan apa yang dilihatnya membuat air mata joohyun menetes.


"Untunglah anda datang tepat waktu... ada hal penting yang harus saya sampaikan pada anda..."ucap sang dokter.


"Katakan... apa sesuatu yang buruk terjadi pada daniel... "tanya joohyun.


"Ne... dia mungkin hanya akan bertahan selama satu bulan jika tidak segera melakukan operasi transplantasi hati.. daniel sangat beruntung karena kami baru saja mendapat kabar bahwa ada seorang anak kecil yang ingin mendonorkan hatinya..korban kecelakaan..."ucap sang dokter.


"Kalau begitu lakukan saja dokter.. "ucap joohyun.


"Anda harus bisa membayar biaya operasi dalam dua hari..."ucap sang dokter.


"Berapapun biayanya...saya akan usahakan.. tapi tolong dokter...lakukan operasi itu..."ucap joohyun dengan menangis.


"Lebih baik anda bicarakan saja dengan pihak administrasi...."ucap sang dokter dan kemudian pergi meninggalkan joohyun yang masih memantung disana.


Joohyun nampak berfikir setelah dia tahu berapa besar biaya untuk operasi daniel, dia bahkan terjatuh dengan posisi duduk dengan menangis meraung raung seperti orang gila.


"Eotteohke... bagaimana bisa aku mendapatkan uang sebanyak itu... haruskah aku... aniya... tapi.. bagaimana...dua hari mungkinkah..."lirih joohyun dan kemudian dia segera bergegas keluar dari rumah sakit dan segera menghubungi sooji agar mencarikan job untuknya malam ini.


Snowflowers apartemen.


Sooji sudah menyiapkan gaun yang akan dikenakan oleh joohyun, bahkan sooji juga tidak bisa memberikan info apapun tentang client kali ini.


"Eonni... kali ini aku sangat kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang pria itu...karena yang tertera disana pria itu seorang dokter... dan lagi malam ini aku butuh bersenang-senang... eonni tahukan..aku juga akan membantu untuk daniel... aku sudah menganggapnya seperti keponakanku sendiri...jadi eonni harus menjaga diri..."ucap sooji.


"Ji-ah... bukankah ini akan sangat berbahaya jika sampai kedua orangtuamu tahu...lebih baik kau berhenti saja..."ucap joohyun melarang tegas.


"Tidak eonni... kumohon jangan hentikan aku.. aku bisa menjaga diriku sendiri..."ucap sooji.


"Gomawo...aku bahkan tidak tahu harus berkata apa..."ucap joohyun dan memeluk tubuh sooji.


"Hemm... sama-sama eonni... jika daniel sudah sembuh..aku berjanji aku akan berhenti melakukannya...eonni juga yah..."ucap sooji.


"Hemm.. tentu saja..."balas joohyun.


Hotel.


Myungsoo baru saja selesai membersihkan tubuhnya, dia kemudian menghubungi temannya.


"Yakkk... hyung... sudah lebih satu jam aku menunggunya..."ucap myungsoo kesal.


"Sabarlah...mungkin saja dia sedang diperjalanan... "ucap sungyeol.


"Hah...aku bahkan sudah tidak berminat hyung... "ucap myungsoo.


"Sebentar lagi...dia pasti akan datang... ah itu pasti dia...aku tutup ne...tenang saja dia tidak akan mengecewakanmu..."ucap sungyeol.


Myungsoo berjalan sambil menggerutu tidak jelas.


"Lihat saja aku akan memberikanmu pelajaran karena telah mempermainkanku..."lirih myungsoo dan kemudian membukakan pintu kamar  hotel.


Cklekk....


Pintu terbuka membuat sang wanita yang menatap pria dihadapannya itu terkejut, bahkan pria itu dengan cepat menariknya masuk kedalam kamar hotel.


"Yakk diamlah...semua akan terbangun nanti jika kau terus berteriak..."kesal myungsoo yang masih membekap mulut wanita itu dengan tangannya.


"Hemm... ah...yakk kau ingin membunuhku hah..."balas wanita itu dengan kesal setelah tangan pria itu melepaskan  bungkaman dari  bibir seksi wanita itu.


Cho home.


Rumah kyuhyun terlihat sangat sepi, yah itu karena beberapa orang kepercayaan termasuk taehwan yang tidak tinggal dalam rumahnya.  Mendengar suara bel kyuhyun berjalan keluar untuk melihat siapa yang datang.


"Ah pasti wanita yang telah dikirimkan jonghyun..."lirih kyuhyun dan kemudian membukakan pintu rumahnya setelah gerbang otomatis terbuka sendiri karena kyuhyun menekan tombol.


Cklekk..


Wanita itu begitu takjub melihat rumah minimalis yang tidak begitu besar itu, namun memiliki halaman yang cukup luas.


"Wuahh sangat indah...tapi maaf sepertinya aku harus mengambil uangmu..."puji wanita itu dan menyeringai sinis dan kemudian memberanikan diri untuk masuk kedalam ruangan kyuhyun.


Menyadari wanita itu sudah sampai, kyuhyun membalikkan tubuhnya dan memandang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Maldo andwae..."ucap kyuhyun.


"Cho kyuhyun..."ucap wanita itu yang menatap pria yang ada dihadapannya itu.


🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Ah happy seokyu day....🎎