
Kyuhyun mengisyaratkan Joohyun untuk tenang dan mendengarkan penjelasannya. Daniel yang berada disana nampak heran dengan Joohyun dan Kyuhyun yang saat ini seperti sedang berdebat karena dirinya.
"Eomma...Appa..waeyo..?" Tanya Daniel yang melihat tatapan sang Eomma yang tentu saja terlihat berbeda.
"Akan aku jelaskan nanti, saat kita sudah sampai dirumah.."bisik Kyuhyun.
"Aniya...sayang...ayo kita pulang..."balas Joohyun mengalihkan pembicaraanya, bahkan Joohyun akan menggendong tubuh Daniel.
"Jangan menggendongnya...Daniel-ah...mulai sekarang Daniel tidak boleh digendong Eomma ya...Daniel ingat kan kalau diperut Eomma ada Adik Daniel..."ucap Kyuhyun memberi pengertian pada Daniel.
"Ah begitu ya Appa...Arrasseo..."balas Daniel yang sudah berada digendongan Kyuhyun.
Joohyun tersenyum mendengar ucapan Kyuhyun saat itu, Kyuhyun-nya masih tetap sama. Over protect terhadap dirinya.
Merasa tidak ada yang tertinggal, mereka bertiga langsung pergi meninggalkan rumah sakit.
Diamond Street.
Tuan dan Nyonya Cho, beserta Cho Halmoni sudah berkumpul diperusahaannya. Kim Myungsoo dan Bae Sooji juga sudah berada disana.
"Kalian sudah datang?? Apa Kyunie dan Joohyun belum datang?" Tanya Cho Halmoni.
"Ajig. ."balas Tuan Cho.
"Beberapa wartawan dan media yang meliput konferensi pers ini sudah berkumpul..."ucap Myungsoo.
"Mereka mendesak untuk segera melakukan konferensi..."balas Sooji.
"Ah begitu rupanya...ayo kita kesana...."ucap Tuan Cho yang berjalan lebih dulu menuju aula tempat yang memang telah disediakannya untuk melakukan konferensi pers.
Kyuhyun menghentikan mobilnya tepat di depan gedung Diamond Street, disana nampak beberapa wartawan yang sepertinya memang menunggu kedatangannya.
"Ommo...ada apa ini oppa? Bukankah kita akan pulang??" Tanya Joohyun.
"Kita akan melakukan konferensi pers.. aku tidak mau mereka terus saja memperbincangkan dirimu.."ucap Kyuhyun.
"Mianhae..."balas Joohyun menundukkan kepalanya.
"Yakk jangan menundukkan kepalamu, angkatlah kepalamu.. percayalah padaku aku akan selalu melindungimu.."balas Kyuhyun.
"Eomma, Appa...aku takut..."ucap Daniel yang melihat semua kamera menuju kearahnya.
"Daniel jangan takut ya... ada Appa dan Eomma...ah Halmoni , Haraboji ,Sooji Imo dan juga Myungie Samchon ada disana.... pria tidak boleh takut dengan apapun kecuali dengan kedua orangtuanya...arra??" Ucap Kyuhyun pada Daniel.
"Arrasseo..."balas Daniel yang mengangguk menurut apa yang dikatakan oleh Kyuhyun.
"Good boy...Ayo kita keluar..tunggulah, aku akan membukakan pintunya...."ucap Kyuhyun dengan keluar dari mobilnya lebih dulu.
Kyuhyun kemudian menghampiri Joohyun yang memang berada disisi mobil sebelah kiri.
"Wuahh lihatlah mereka sangat romantis..."ucap sang wartawan.
"Ommo...Marcuss Cho adalah pria idaman...dia bahkan menggendong anak kecil itu..."ucap wartawan wanita.
"Wanita itu sungguh beruntung..."ucap seorang wartawan senior.
Kyuhyun menggendong Daniel dan menggandeng pinggang Joohyun. Kyuhyun tersenyum saat semua media meliputnya, sedangkan Joohyun dia terlihat sedikit tegang karena situasi ini baru pertama kalianya, apalagi dirinya menjadi obyek yang ada didalam berita.
"Tolong sedikit menjauh...akan aku jelaskan nanti semuanya didalam..."ucap Kyuhyun dengan tegas yang membuat beberapa wartawan itu memang sedikit mundur. Bukan tanpa alasan Kyuhyun melakukannya, Kyuhyun melakukannya karena tidak ingin Joohyun dan Daniel terluka.
Pintu ruang konferensi telah terbuka memperlihatkan Kyuhyun, Daniel dan juga Joohyun. Keluarga besar Cho tersenyum saat melihat Kyuhyun yang menggandeng pinggang Joohyun.
Kim Myungsoo atau David Cho datang untuk mengambilalih Daniel dan membiarka sepasang sejoli itu untuk melakukan konferensi.

Joohyun semakin gugup saat mereka sudah berdiri didepan podium untuk melakukan konferensi.

"Anyeonghaseyo...Marcuss Cho dan ini adalah Seo Joohyun atau kalian lebih mengenalnya dengan nama baratnya Aleyna Catherine Seo.."ucap Kyuhyun.
"Marcuss-ssi apakah benar, aleyna ini adalah calon istri anda..."tanya wartawan.
"Nde..."balas Kyuhyun.
"Lalu apa anda sudah tahu jika Aleyna sempat bekerja ah maksudku dia mempunyai beberapa hubungan dengan pria kaya..seperti player..."tanya wartawan lagi, Joohyun hanya bisa menundukkan wajahnya, takut, malu semuanya bercampur menjadi satu.
"Ya.. saya mengetahuinya..."balas Kyuhyun tegas.
"Lalu kenapa anda masih menerimanya?? Bukankah Player biasanya juga melayani ah anda pasti tahu maksudku..."ucap wartawan itu dengan tersenyum sinis.
"Karena aku tahu Seo Joohyun bukanlah wanita yang akan begitu mudahnya menyerahkan tubuhnya hanya untuk uang...dan alasan Seo Joohyun melakukannya untuk membayar rumah sakit...dan lagi Joohyun tidak sepenuhnya menipu.. itu saja.."balas Kyuhyun.
"Lalu apakah anda mencintainya??" Tanya sang wartawan wanita.
"Lalu siapa Anak laki-laki yang bersama Seo Joohyun-ssi dan anda waktu itu, apakah dia putra anda dengan Joohyun-ssi..."sahut sang wartawan yang terlihat tidak terlalu suka dengan keluarga Cho.
"Ne..aku mencintainya...dan Dua hari lagi kami akan menikah, namanya Daniel..kalian bisa menganggapnya begitu...."balas Kyuhyun santai, Joohyun langsung menatap Kyuhyun tidak percaya.
Namun apapun keputusan Kyuhyun, Joohyun tidak akan bisa menolaknya.
Tuan dan Nyonya Cho nampak terkejut dengan keputusan Kyuhyun, bagaimana bisa Kyuhyun mengatakan di media menikah dalam dua hari ini dan kedua orangtuanya pun bahkan tidak tahu sama sekali.
"Apa dia gila eoh? Mengatakan pada media dan tidak memberitahukan apapun tentang hal ini..."ucap Nyonya Cho yang tentu saja kesal.
"Aku tahu dia akan menikahinya tapi kenapa mendadak sekali..."ucap Tuan Cho.
"Itu karena cucu menantu sudah hamil terlebih dulu .."sahut Cho halmoni.
"Kalau begitu aku akan membuat Sooji hamil terlebih dulu agar aku bisa segera menikahinya...awhh appo..."balas Myungsoo dengan yang tiba-tiba saja mendapat pukulan dari Cho Halmoni.
"Jaga bicaramu Myungie ada Daniel disini..."balas Cho Halmoni.
30 menit sudah konferensi pers telah berlangsung, Kyuhyun menyadari jika Joohyun sudah merasakan tidak nyaman.
"Saya rasa penjelasan ini cukup sampai disini...ah maaf kami harus pergi..."ucap Kyuhyun yang kemudian merangkul pinggang Joohyun dan mengajaknya untuk pergi meninggalkan aula.
Kyuhyun mendekat kearah Myungsoo dan mengambil alih Daniel kedalam gendongannya, Tuan dan Nyonya Cho langsung mengisyaratkan agar Kyuhyun dan Myungsoo untuk segera pergi. Karena tentunya Tuan Cho juga harus memberikan klarifikasi mengenai hubungan Joohyun dan Kyuhyun yang menurut media sangat luar biasa apalagi latar belakang Seo Joohyun yang pernah menjadi Player.
Bae Home,
Sooji menyuruh Myungsoo masuk kedalam rumahnya, namun disana tidak ada seorang pun karena Tuan dan Nyonya Bae sepertinya sedang pergi.
"Sepi sekali Ji, dimana Eommonim dan Ahbeonim.."tanya Myungsoo.
"Bagaimana kalau kita nonton film...Eotte?" Tanya Myungsoo.
"Sebaiknya Oppa pulang saja, bagaimana jika Appa dan Eomma marah nanti..."balas Sooji.
"Aku tidak enak jika pulang tanpa menyapa Orangtuamu...bisa-bisa mereka mencoretku sebagai calon menantu..."ucap Myungsoo berasalan.
"Ya sudah terserah Oppa saja..aku akan kekamar dulu..."balas Sooji yang meninggalkan Myungsoo begitu saja.
Myungsoo pun seperti mendapatkan ide, apalagi senyum liciknya sudah tercetak dibibir tipisnya.
Sooji membuka pintu kamarnya, merasa ada yang mengikuti, Sooji pun berbalik dan menatap tajam Myungsoo.
"Yakk, untuk apa Oppa mengikuti..."ucap Sooji memandang curiga pada Tunangannya.
"Tentu saja untuk menonton film, aku tidak mau menonton dibawah..aku tidak mau Kang Ahjumma mengintip kita saat kita menonton film..."ucap Myungsoo.
"Baiklah...aku akan ganti baju dulu ne..ah baju ini tidak nyaman untukku..."balas Sooji dan mengambil pakaiannya kemudian berjalan menuju kamar mandi.
10 menit kemudian, Sooji keluar dari kamar mandi dan mendapati Myungsoo yang sudah mengatur laptop dan juga ada proyektor kecil yang mengarah ke dinding kamar Sooji.
"Matikan lampunya Ji..."ucap Myungsoo.
"Wuahh Oppa...aigoo...Oppa jjang..."balas Sooji yang nampak terpana dengan apa yang dilakukan oleh Myungsoo.
Dua puluh menit film itu berlalu, Myungsoo melirik kearah Sooji yang nampak tegang karena adegan film yang ada dihadapannya.
"Ckk...yakk...gadis bodoh, harusnya dia menendang pria itu dan keluar dari rumahnya..."maki Sooji yang melihat sang aktris wanita tengah disudutkan didinding dengan pria yang telah menahan pinggang wanita.
"Aigoo kenapa kau yang emosi..."balas Myungsoo.
"Ommo...yakk bagaimana wanita itu malah membalasnya...ckk...aigoo...yakk apa yang akan Ommo....."kesal Sooji yang melihat si wanita membalas ciuman si pria yang nyatanya psikopat itu. Bahkan adegan selanjutnya si pria telah menindih tubuh si wanita diatas ranjang Queen Size.
"Karena jauh dilubuk hatinya, si wanita telah jatuh hati pada si pria..sebenarnya dia bukan psikopat sayang..hanya saja si pria terlalu mencintai wanita itu..."balas Myungsoo menjelaskan.
"Yakk Oppa sudah menontonnya kan?? Aigoo...ah Oppa pasti sengaja memilih film ini kan..."balas Sooji menatap tajam Myungsoo.
"kau tahu...haha...cupp..."ucap Myungsoo yang menyeringai dan mengecup bibir Sooji.
"Oppa.. jangan macam-macam...hmppttt...ahhh..."desahan lolos begitu saja saat Myungsoo memperdalam ciumannya, jangan lupaka Sooji yang memang telah terbuai dengan sentuhan Myungsoo langsung mengalung di leher Myungsoo.
Tuan dan Nyonya Bae sudah kembali, Nyonya Bae yang melihat ada mobil yang diketahuinya milik calon menantunya.
"Yeobo...sepertinya ada tamu? Tapi dimana Sooji dan tamunya.." Tanya Tuan Bae.
"Heumm...aku rasa, Oppa kekamar saja dulu...aku akan memeriksanya..."balas Nyonya Bae yang langsung menuju kamar sang putri.
Cklek, Nyonya Bae melihat kamar yang ditempati putrinya itu nampak gelap, namun di dinding ruangan itu nampak seperti tayangan bioskop. Nyonya Bae lebih memilih mendekat dan memastikan jika apa yang dilihatnya memanglah tidak salah.
"Ommo, yakk Bae Sooji...aigoo..."ucap Nyonya Bae yang melihat Sooji yang berada diatas tubuh sang calon menantu.
"Eomma/Eommonim..."panggil Sooji dan Myungsoo bersamaan.
Sooji dan Myungsoo langsung merapikan bajunya, Myungsoo juga langsung mematikan film itu, dan Sooji menghidupkan saklar lampu.
Suasana tegang mulai terlihat saat Nyonya Bae berjalam mendekati putrinya.
"Kenapa kau melakukannya sayang?? Kau tahu, Myungsoo dan kau belum menikah..dan kau Myungsoo-ah seharusnya kau menjaga putriku, bagaimana bisa kau aigoo..."ucap Nyonya Bae.
"Jeoseonghamida Eommonim... ini semua salah saya..saya akan bertanggungjawab dengan apa yang telah kami lakukan.."balas Myungsoo.
"Baguslah...kita bicarakan besok saat orangtuamu berada disini...sekarang pulanglah...ini sudah malam.."ucap Nyonya Bae.
"Hati-hati Oppa...cup..."balas Sooji yang mengecup bibir Myungsoo kilat, membuat Nyonya Bae membulatkan matanya.

"Jangan marahi Sooji, Eommonim..."ucap Myungsoo dan kemudian pergi meninggalkan rumah Sooji.

"Aigoo mentang-mentang dia putra pemilik Diamond Street..dan kau Sooji-ah...cepat tidur..."balas nyonya Bae.
Nyonya Bae hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri dan calon menantunya.
Cho Home,
Joohyun menyandarkan tubuhnya dikepala ranjang, sedangkan Kyuhyun berada dipinggir ranjang dengan menghadap Joohyun.
"Oppa... menikah denganku?? Apakah Oppa yakin..."tanya Joohyun.
"Wae...apa kau takut?? Aku sudah menjelaskan semuanya pada media, jangan takut, setelah kau menjadi istriku nanti tidak akan ada yang berani mengusikmu, apalagi mengungkit masa lalumu.."balas Kyuhyun meyakinkan Joohyun.
"Gomawo Oppa, dua hari lagi...apa Oppa bercanda....."tanya Joohyun lagi.
"Ani...kau tenang saja...aku akan mengurus semuanya..."balas Kyuhyun.
Tapi bagaimana dengan Ahjumma dan juga Ahjussi.. "tanya Joohyun.
"Tentu saja mereka harus mendukungku.. benih yang aku tanam bahkan sudah tumbuh disini..."balas Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya untuk mendekat pada perut Joohyun, kedua tangan Kyuhyun bahkan sudah berada kedua sisi pinggang Joohyun.
"Oppa...jangan berbicara vulgar...ada Daniel disini..."ucap Joohyun menegur Kyuhyun.
"Daniel tidak akan tahu, lihatlah dia sangat nyenyak..anyeong Cho Baby ini appa, bagaimana kabarmu hari ini...baik kan?? Maaf baru bisa menyapamu hari ini...cup.."balas Kyuhyun yang kemudian menyapa calon buah hatinya.
"Heumm...kasihan Daniel...aku merindukan Inguk Oppa..."ucap Joohyun.
Tepat saat itu ponsel Kyuhyun berdering, Kyuhyun kemudian mengusap kepala Joohyun dan kemusia mengambil ponselnya.
Tanpa Kyuhyun ketahui Joohyun mengekor dibelakang tubuh Kyuhyun, dia juga mendengar apa yang Kyuhyun bicarakan dengan si penelpon. Tidak lama Kyuhyun mematikan ponselnya, dia berbalik dan menatap Joohyun dengan sangat terkejut.
"Joohyun-ah aku bisa menjelaskannya..."ucap Kyuhyun dengan segera menyusul Joohyun yang telah berjalan meninggalkan pintu balkon.
"Apa yang ingin Oppa jelaskan, semuanya sudah jelas.."tolak Joohyun, Joohyun bahkan sangat kecewa tadi mengetahui apa yang Kyuhyun lakukan.
Udah panjang loh ini....
No edit..
Sorry for typo..
Dari kemarin mau post tapi ga ada sinyal...😭😭