
Kyuhyun meletakkan ponselnya dengan kasar, seo joohyun yang mengerti pria iti sedang kesal kemudian mengambil alih daniel dan memangkunya.
"Aishh... aku belum selesai bicara tapi dia... aishh sialan..."umpat kyuhyun.
"Yakk... ada daniel disini..itu akan memberikan contoh yang buruk..."tegur joohyun.
"Eomma...appa kenapa? Dari tadi marah marah terus..."ucap daniel.
"Hah jangan hiraukan appamu sayang... appa hanya sedang banyak pikiran...cha... daniel harus makan yang banyak ne.. "ucap joohyun dan menyuapi daniel tentunya.
"Hah sepertinya aku harus menunda pekerjaannku.."ucap kyuhyun menghela nafas lelah.
Setelah sarapan kyuhyun menghubungi taehwan agar mengurus semuanya, dan tentu saja dia bisa membawakan beberapa berkas yang perlu kyuhyun tandatangani. Lima belas menit kemudian joohyun membawa daniel dan mengantarkan pria kecil itu kepada kyuhyun.
"Jaga daniel..aku akan membersihkan dapur dan mandi.. gomawo...jangan buat putra kecilmu itu menangis.."ucap joohyun dan kemudian melenggang menuju dapur.
"Aishh apa dia bilang...putra kecilku...aigoo..."ucap kyuhyun.
"Appa... aku ingin itu..."ucap daniel yang melihat seorang anak laki-laki sedang memainkan game di tv.
"Daniel mau ini...arrasseo... kajja...ikuti appa..."ucap kyuhyun dengan semangat, pasalnya dia sudah lama tidak bermain game.
Tiga puluh menit berlalu, joohyun duduk memperhatikan kedua pria berbeda generasi itu sedang tertawa lepas.
"Appa...andwae...."teriak daniel.
"Mengalahlah oppa...lihatlah daniel hampir saja menangis karena kau selalu menang..."tegur joohyun.
"Shireo..."ucap kyuhyun.
"Eomma...appa jahat.. "adu daniel pada joohyun.
"Oppa... mengalah ya.. hanboman ( sekali saja)...aku akan mengabulkan keinginan oppa jika mau mengalah.."tawar joohyun.
"Jangan menarik ucapanmu seo joohyun... daniel duduk disini appa kan mengajarimu cara bermain permainan itu..."ucap kyuhyun dengan menepuk pahanya mengisyaratkan daniel agar duduk dipangkuannya.
"Eomma..gomawo..cup..."balas daniel mencium pipi joohyun kilat.
"Sama-sama sayang...eomma akan membuat kue untuk kalian ne..."ucap joohyun dan beranjak dari duduknya menuju dapur.
Dua jam kemudian bel pintu rumah kyuhyun berbunyi. Joohyun yang baru saja selesai mengambil ovenan kuenya langsung berjalan menuju pintu utama.
"Dimana cucuku.... ommo..bukankah kau wanita yang berada di belakang kyuhyun tadi...kyuhyun-ah...kyunie..keluarlah... "ucap wanita tua itu dan memasuki ruang keluarga.
"Halmoni...."ucap kyuhyun.
"Kau tidak terkejut eoh... apa dia anakmu...jinjjayo??...siapa namamu nak?? Nan jeungjomo ( nenek buyut)" Ucap wanita tua itu.
"Jeungjomo....ah anyeonghaseyo... "sapa daniel.
"Aigoo...kau manis sekali... uri jeungsonja ( cicitku)...dimana ibunya cho kyuhyun.."tanya cho halmoni.
"Jika halmoni bertanya siapa ibunya, dialah ibunya...."ucap kyuhyun menunjuk joohyun.
"Ini tidak seperti yang anda pikirkan nyonya... sebenarnya..."ucapan joohyun terhenti ketika kyuhyun memotong ucapan joohyun.
"Halmoni...kita bicara saja disana...daniel bermain bersama eomma ne.."ucap kyuhyun yang berdiri dan mengusap rambut daniel.
"Ne..appa..."ucap daniel.
"Daniel mau kue...eomma ambilkan dulu ya..."ucap joohyun.
Kyuhyun membuka ruang kerjanya dan diikuti oleh cho halmoni.
"Sekarang bisa kau jelaskan padaku cho kyuhyun...kau pulang ke korea bahkan tidak menemui wanita tua ini, apa kau menganggapku sudah mati..."ucap cho halmoni.
"Aniyo... halmoni bukan seperti ini... anak laki-laki itu bukanlah anakku.. wanita itu juga bukan istriku ataupun pacarku...dia hanya... hanya chingu... yah chingu...( mianhae halmoni aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya).."ucap kyuhyun.
"Geojimal?? Halmoni bahkan mendengar daniel memanggilmu appa..."marah cho halmoni.
"Halmoni... anak itu mengalami hilang ingatan sebagian.. dia bahkan tidak ingat dimana eomma dan appa kandungnya berada dimana..."ucap kyuhyun.
"Mwo...maksudmu.... "tanya halmoni yang belum mengerti ucapan kyuhyun, kyuhyun kemudian menjelaskan pada sang halmoni secara perlahan.
Cho halmoni mengerti dan kemudian menepuk punggung kyuhyun, cho halmoni bahkan menggoda kyuhyun.
"Kau bisa menikahinya jika kau mencintainya...halmoni menyukainya..dia pandai mengurus rumah dan juga pintar memasak sepertinya..."ucap cho halmoni.
"Akan aku pikirkan..."ucap kyuhyun.
Cho halmoni kemudian bergabung dengan daniel dan juga joohyun, tidak lama kyuhyun pun menyusul setelah menghubungi sang appa.
"Siapa namamu?? Apa kau sudah punya kekasih..."introgasi cho halmoni.
"Ajig...ireumi Seo Joohyun imnida..."balas joohyun.
"Aku sudah mendengarnya dari kyunie... ehmmm... jadi dia putra kakakmu...kau sangat hebat bisa membesarkan sendiri..."balas cho halmoni.
"Halmoni jangan mengintrogasinya seperti ini..bagaimana jika daniel mendengarnya..."ucap kyuhyun yang tiba-tiba saja duduk didekat joohyun.
"Hah.. iya juga...tapi sepertinya dia tidak mendengarnya lihatlah dia sedang bermain game...aishh itu pasti kau yang mengajarinya .."ucap cho halmoni.
"Hahaha...sedikit halmoni..."ucap kyuhyun dengan nyengir kuda.
"Halmoni minumlah... ini teh dan sedikit kue...aku membuatnya sendiri..."ucap joohyun.
"Eomma...aku ingin lagi... mashita...ah appa...aku sudah sembuh sekarang...kata appa jika aku sudah sembuh appa akan mengajakku berlibur... "Ucap daniel.
"Kau menjanjikannya seperti itu cho kyuhyun.... daebak...halmoni bahkan tidak percaya kau bisa melakukan ini..."ucap cho halmoni.
"Ini karena daniel mengingatkanku pada david...halmoni...."ucap kyuhyun berubah menjadi sendu.
"Appa..."panggil daniel.
"David?? Nugu??"ucap joohyun yang keceplosan.
"Uri dongsaeng...nde...daniel-ah... appa tidak mugkin berbohong pada putra tampan appa.."ucap kyuhyun.
"Jinjja appa...yeeeee.....aku akan pergi liburan..."ucap daniel dengan mengangkat kedua tangannya.
"Kalian benar-benar terlihat seperti keluarga yang bahagia...ah kyunie... bagaimana jika di villa yang berada di jeju...kalian bisa menempatinya nanti..."ucap cho halmoni.
Mereka berempat lalu berbincang dan bercanda bersama, bahkan cho halmoni tidak segan-segan menceritakan keburukan kyuhyun pada joohyun.
Newyork, Amerika.
Tuan Cho baru saja mendapat telpon dari kyuhyun jika kim halmoni sudah mengetahui jika kyuhyun berada dikorea.
"Yeobo...apa yang kau pikirkan.."ucap nyonya Cho.
"Hah.... eommonim sudah mengetahui jika kyuhyun berada dikorea, dia juga tahu mengenai rumor itu... "ucap tuan cho.
"Harusnya aku melarangnya pulang kekorea, harusnya dia sudah menikah dan bahagia tapi karena keegoisanku kyuhyun menjadi seperti ini... mianhae..."ucap nyonya cho yang merasa bersalah.
"Gweanchana...dia bisa mengatasi masalahnya... lagipula wanita itu bisa diajaknya bekerjasama.. itu akan lebih memudahkannya untuk mencari putra bungsu kita...dia akan menikah nanti jika sudah saatnya tiba..."ucap tuan cho.
"Tapi oppa...."sela nyonya cho.
"Solma..."nyonya cho terkejut mendengar ucapan kyuhyun.
"Nde.. kemungkinan shin ahjumma dan kedua anaknya terlibat dalam penculikan putra kita..."ucap tuan cho.
"Semoga... aku tidak sabar ingin melihatnya...aku...aku...."tangis nyonya cho pecah dipelukan sang suami.
"Kau hanya bersabar sedikit lagi...arrayo...."balas tuan cho dengan menepuk punggung nyonya cho, mencoba untuk menenangkannya.
"Gomawo..."ucap nyonya cho.
Japan resto.
Myungsoo terlihat berfikir sejenak, bagaimana dia mengatakannya pada kedua orangtuanya bahwa orangtua sooji mengundang mereka untuk makan malam.
"Eohtteohke...."ucap myungsoo frustasi karena tidak tahu apa yang harus dilakukannya.
Myungsoo terkejut karena seorang wanita tua tiba-tiba saja masuk kedalam ruangannya, seketika otak cerdas myungsoo langsung mendapatkan ide.
"Apa yang kau pikirkan myungie..apa sesuatu terjadi padamu..."ucap kim halmoni.
"Halmoni... orangtua gadis yang aku cintai ingin aku membawa appa dan eomma untuk menemuinya tapi aku rasa itu tidak mungkin..bagaimana jika halmoni saja yang mewakili mereka..."ucap myungsoo meminta.
Kim halmoni terkejut mendengar ucapan myungsoo, namun semenit kemudian kim halmoni tertawa dan mengatakan sesuatu pada myungsoo.
"Heumm tidak masalah... aku akan mewakili mereka nanti...myungie... halmoni ingin memberikan ini padamu.. terimalah... semoga kau bisa mendapatkan petunjuk dari benda ini..."ucap kim halmoni.
"Gomawo....Halmoni igeo mwoya..."tanya myungsoo yang penasaran tentang benda yang dibawanya saat ini.
"Ini satu-satunya benda yang kau bawa saat kau masih kecil... halmoni sengaja menyimpannya untukmu..."ucap kim halmoni.
"Gomawo...jinjja gomawo...halmoni..."balas myungsoo dan memeluk sang nenek.
UNIVERSITAS SEOUL.
Sooji tersenyum senang akhirnya dia tahu jika perasaannya bukan hanya miliknya saja. Sooji mendekati sang sahabat yang tidak lain adalah jung soojung.
"Jungie.... "panggil sooji.
"Wae... ommo kau tersenyum...setelah kemarin seharian kau terlihat murung...aigoo aku tidak percaya ini" ucap soojung.
"Yakk... heyy... kau mengabaikan aku...jangan menggodaku...lihatlah ini "ucap sooji menunjukkan sesuatu pada soojung.
"Wuahh sangat tampan..solma... ommo...yakk bagaimana kau bisa mendapatkannya...aku juga mau jika kau masih punya stok pria yang seperti itu....."ucap soojung.
"Yakk kau pikir aku seorang kolektor...hahaha... ada sih...tapi aku tidak terlalu kenal padanya.."ucap sooji.
"Katakan ji-ah...bantu aku... jebal..kau tega melihatku beberapa kali dikhianati...."ucap soojung melas.
"Aishh arrassseo....tapi aku tidak janji..."ucap sooji menggoda.
"Yaaa...ji-ah....."rajuk soojung, dia bahkan beraegyeo pada sooji.
Cho home.
Setelah kepergian cho halmoni, park ahjumna datang. Park ahjumma adalah kepala pelayan dirumah yang ditempati kyuhyun saat ini.
Demi kenyamanan daniel dan juga joohyun, kyuhyun memutuskan untuk mengajak mereka makan malam sekaligus berkunjung kerumah salah satu teman kyuhyun.
"Tuan muda...apakah ini istri dan putra anda... wuahh kalian nampak serasi sekali.. "ucap kepala pelayan park dan dibelakangnya ada beberapa maid yang memberikan hormat pada kyuhyun.
"Appa... gendong..."pinta daniel.
"Daniel harus jalan sendiri heummm... "ucap joohyun yang membuat daniel mengerucutkan bibirnya lucu.
"Ahjumma tolong selesaikan semuanya sebelum kami sampai dirumah...kami harus pergi...pastikan anak buah ahjumma tutup mulut dan bergosip.."ucap kyuhyun tegas namun kyuhyun juga tersenyum.
Kyuhyun kemudian menggendong daniel, dan itu membuat daniel tersenyum bahagia bahkan kyuhyun mendapatkan ciuman dipipi kanannya.
"Hahaha...appa..cup..."ucap daniel.
"Oppa jangan terlalu memanjakannya, aku takut nanti...."ucapan joohyun terhenti karena kyuhyun memotong pembicaraannya.
"Gweanchana... daniel masih kecil... jangan khawatirkan itu.. "ucap kyuhyun yang membuat kepala pelayan park terperangah karena terkejut.
"Jika mereka tidak ada hubungan apa-apa tidak mungkin tuan muda bersikap ramah seperti itu...apalagi dia terlihat menyayangi anak itu..."guman kepala pelayan park.
Kyuhyun kemudian membukakan mobilnya untuk joohyun, dan kemudian meletakkan daniel dipangkuan joohyun.
"Appa kita akan kemana.."tanya daniel ketika kyuhyun sudah duduk dikursi kemudi.
"Kita akan pergi kerestoran dan membeli hadiah untuk teman appa..."ucap kyuhyun.
"Hadiah... apa ada yang ulang tahun.."tanya joohyun.
"Aniya...hadiah bukan hanya diberikan sewaktu ulangtahun saja seo joohyun, istri temanku baru saja melahirkan dua minggu lalu... jadi kita akan kesana untuk mengunjunginya..."sahut kyuhyun.
"Ye yee arra... ah mengenai yang david yang kau bicarakan, apakah kau sudah menemukan petunjukknya..."tanya joohyun yang langsung mendapat tatapan tajam dari kyuhyun.
"Bukan urusanmu..."ucap kyuhyun.
"Yakkk aku hanya bertanya... dan aku hanya ingin menjadi teman untuk berbagi, jangan selalu menyimpannya sendiri..jangan salah paham aku hanya tidak ingin kau down seperti kemarin.."ucap joohyun.
"Hah..lebih baik kau diam saja..( jika kau terus seperti ini bagaimana jika aku terjebak lebih dalam pesonamu)"ucap kyuhyun dan kemudian memandang wajah sendu untuk joohyun.
"Eomma..apa masih lama..."ucap daniel.
"Sebentar lagi sampai, iyakan appa..."tanya joohyun dengan salah tingkah karena kyuhyun mencuri pandang sedari tadi.
"Heumm...ah itu dia..."ucap kyuhyun yang sudah melihat restoran yang dia tuju.
Ketiganya turun dari mobil dengan daniel berada digendongan kyuhyun. Mereka memasuki restoran dengan santai. Namun ada seorang pria yang entah sengaja atau tidak sengaja menabrak baju joohyun.
Brukk..
"Awhh..."ringis joohyun.
"Jeoseonghamida...gweanch...ommo... seo joohyun matchi?" Tanya pria itu.
"Oppa..."ucap joohyun yang terkejut, kyuhyun yang memang berada beberapa langkah didepan joohyun pun kemudian berbalik dan mendekati joohyun.
"Yeobo...gweancha...yakk singkirkan tanganmu dari bahu wanitaku...."ucap kyuhyun yang dengan menghempaskan tangan pria itu dari bahu joohyun, perasaan tidak suka mulai menguasai diri joohyun.
Apa kyuhyun mulai cemburu??
Entahlah..
Maaf ya jika banyak typo, ga sempat edit soalnya...
Jangan lupa tinggalkan jejak...😁
Ah mau mengingatkan untuk pemesanan ff One More Chance hanya tinggal beberapa hari loh...😁😁😁😁
SIDERS GO AWAY!!!!