MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Season 2 (Episode 2).



Lucas di ajak ke rumah pemilik warung yang baik hati itu.


"Nak,masuklah ke dalam rumah kami yang amat sederhana ini."Kata Susi pemilik warung itu.


"Iya,Bibi terimakasih."Jawab Lucas yang bertemu dengan suami pemilik warung itu di ruang tamu.


"Lucas,ini adalah Paman Roni suami dari Bibi Susi dan Ayah dari Bagas dan Metta."Kata Susi yang memperkenalkan suami dan adik perempuan dari Bagas yang berusia 8 tahun kepada Lucas.


"Paman Roni perkenalkan nama saya adalah Lucas ."Kata Lucas menyalami Roni dengan sopan sesuai petunjuk dari Bagas.


"Roni ,dia ini adalah anak kecil yang malang sekali karena ia di culik dan di buang orang di hutan di pinggir jalan di dekat toko bangunan Koh Aseng Bos mu."Kata Susi yang menceritakan perihal diri Lucas kepada Roni suaminya.


"Ya,Bunda..,Ayah akan mencari waktu yang tepat untuk melaporkan ke polisi mengenai masalah Lucas."Kata Roni nama suami Susi.


"Ayah ,bisakah ayah memberi izin untuk Lucas ini bisa tinggal di rumah kita?"Tanya Bagas dengan nada meminta izin kepada ayah tirinya itu.


"Iya,bisa Bagas."Jawab Roni yang sesungguhnya adalah duda anak satu yaitu Metta yang tidak sengaja menolong Susi di masa lalu dan karena Susi ingin melupakan cintanya kepada Rio dan ia juga ingin membalas budi kepada Roni,maka Susi bersedia menikah dengan Roni dan menjadi Ibu tiri dari Metta.


Di Kediaman Ferdinan.


Aurelia di taruh di tempat tidur dalam kamar oleh Rio.Wanita ini belum sadar dari obat bius yang membuatnya pingsan cukup lama sekali sampai tiga hari Aurelia baru tersadar dan menemukan dirinya di tempat asing.


"Di manakah aku dan di manakah Lucas putraku?"


Tanyanya mengedarkan pandangan kedua mata ke sekeliling kamar yang mewah namun suram dan mencekam baginya.


Namun tak ada jawaban dari pertanyaannya yang membuatnya histeris mencari -cari putranya yang hilang darinya.Ia melolong begitu menyayat hati sekali.


"Ada suara..!"


Gadis smu yang baru saja pulang dari sekolahnya menempelkan telinganya di pintu kamar tidur dari kakak tirinya bernama Rio.


"Lucia sedang apa kamu di situ?"Tanya wanita usia 25 tahun yang sedang hamil tua dari dapur.


"Kak Irene ,aku barusan mendengar suara orang di dalam kamar kakak Rio."Jawab Lucia yang kini berusia 15 tahun dan tumbuh menjadi gadis yang cantik manis dan lincah.


"Emm,tak ada suara apa -apa di sana,ah kemarilah duduk dan makan siang saja dengan patuh agar Kakak Rio mu tak marah kepadamu."Kata Irene istri sah Rio yang baru 1tahun ini di nikahi Rio atas permintaan terakhir papa nya Ferdinan yang alami kecelakaan lalu lintas bersama mama tirinya di perjalanan wisata kedua orang tuanya ke daerah Surabaya di tol Jombang hingga jatuh ke jurang.


"Iya,Kak Irene..Lucia datang..!"Sahut Lucia nada ceria dan lincah sekali meskipun dirinya dan Rio kini adalah yatim piatu namun mereka berdua saling menyayangi satu sama lain dan juga saling menjaga satu sama lainnya juga.


"Lucia ,makanlah karena siang hari ini Kakak Irene memasakkan menu makan siang favoritmu."Kata Irene yang sangat tabah menjadi Istrinya Rio dan Kakak ipar rasa ibu untuk Lucia,meskipun Rio tak pernah mencintainya bahkan Rio membawa gadis lain ke rumah mereka dan menempatkan wanita itu di kamar tidur pribadi Rio.


"Waw...Ada tempe mendoan dan sup oyong misua yang segar juga ada emping."Kata Lucia senang.


Lalu datanglah seorang pemuda usia 24 tahun ke ruang makan dan bergabung untuk makan siang bersama dengan Lucia dan Irene di ruang makan itu.


"Selamat makan siang ,Kakak Luis."Sapa Lucia di kursi meja makan di seberang Luis adik kandung Irene yang berprofesi sebagai model iklan televisi dan internet ternama.


"Selamat makan siang juga,Lucia manis."Sapa Luis yang menatap dengan senyuman yang manis kepada Lucia.


"Oh ya,Lucia siang hari ini Kakak Irene mau pergi belanja bulanan ke Hypermart bersama dengan Kak Luis..,Kamu jaga rumah baik -baik ,ya dan jangan nakal dan ikut campur urusan Kak Rio mu."


Pesan Irene yang berdiri di kursi.


Di Ruko Jalan K.


Adelia mengangkut galon air yang ia taruh di depan sepeda motornya dengan semangat luar biasa dalam mencari nafkah untuk biaya hidup dan juga biaya sekolah putrinya yang bernama Ika Lesmana.


"Ma..Lihat hari ini nilai ulangan Ika dapat 100."


Kata Ika mengibarkan kertas ulangan di depan Adelia yang bersiap untuk mengantar galon air ke pelanggannya.


"Wahh ,anak Mama Adelia memang paling pintar dalam belajar."Kata Adelia memuji anaknya.


"Iya,dong ,siapa dulu mama nya Ika?!"Nada manja Ika yang menghibur segala duka di kehidupannya Adelia.


"Mama Adelia...!"Sorak Adelia mengelus lembut wajah mungil Ika yang mirip dengan dirinya.


Lalu Adelia mengendarai motor untuk mengantar galon air ke pelangannnya.Sedangkan Ika di minta untuk menjaga tokonya yang menjual telur,beras dan galon air.


"Ika..!"Panggil seorang pria usia 35 tahun dari pelataran ruko.


"Oom Rudi..!"Panggil Ika senang sekali berjumpa dengan pelanggan tetap mama nya.


"Oom,mau beli apa?"Tanya Ika ramah.


"Telur sekilo ,Ka."Jawab Rudi yang sengaja datang ke ruko 'Pelangi' untuk bertemu dengan Adelia.


"Iya,Oom."Kata Ika yang membantu memilihkan telur untuk Rudi.


"Berapa sekarang harga telur sekilo nya,Ka?"Tanya Rudi melongokkan kepalanya ke dalam ruko untuk melihat kehadiran Adelia.


"19.000 rupiah ,Oom"Jawab Ika.


"Ini kau ambillah kembaliannya untuk jajanmu di sekolah."Kata Rudi memberikan 20 ribu kepada Ika.


"Iya,Oom makasih banyak."Jawab Ika tersenyum manis.


Sesudah Rudi pulang ,datanglah Adelia yang baru pulang mengantarkan galon air ke pelanggannya dengan membawa galon kosong di kedua lengan dan di bantu Ika yang membawakan galon kosong lain dari motor ke dalam ruko.


"Ika,apakah kamu sudah makan siang ?"Tanya Adelia yang segera naik tangga ke lantai dua.


"Sudah ,Ma."Jawab Ika di meja kasir.


"Kalau kamu sudah makan siang,sebaiknya kamu belajar untuk pr sekolahmu sebelum tidur siang sesudah mama turun lagi ke bawah."Kata Adelia di pintu kawat puncak tangga lantai dua.


"Iya,Ma."Jawab Ika yang memang adalah seorang anak yang penurut sekali terhadap mama nya.


Desa Cisarua,Bogor.


Lucas yang memiliki rasa tanggung jawab dan tahu terimakasih karena dirinya telah di izinkan tinggal sementara waktu di rumah orang lain yang sudah begitu baik hati kepadanya itu.Ia dengan senang hati bekerja sebagai penjaga warung kecil milik Susi.


Sementara Susi pergi mengantar Bagas dan Metta pergi ke sekolah.Lucas mengingat kembali setiap pelajaran di sekolahnya dulu saat ia masih tinggal di rumah Akong nya di China sambil ia melayani pembeli di warung kecil milik Susi.


Bersambung..!!