MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Episode 22.



Kediaman Keluarga Lin,Kunming China.


Pada malam hari itu telah di langsungkanlah hari pernikahan antara Bryan Lin Xiao Xin dengan Chou Chen Chen atau Aurelia Anastasya yang di mulai dengan acara teh pai ,sangjit ,pemberkatan pernikahan sampai resepsi pun di gelar dalam 1 hari itu juga.


Bryan Lin memakaikan cincin pernikahan di jemari manis Aurelia Anastasya usai mereka berdua telah mengucapkan janji suci mereka di hadapan patung Sang Buddha melalui bimbingan dari Sang pemuka agama yang di anut oleh keluarga Bryan Lin.


Setelah itu mereka berdua melemparkan buket bunga pengantin ke arah para tamu resepsi di hari pernikahan mereka berdua secara meriah dan juga mewah.


"Xiao Xin ini ambillah kunci vila di Kota Lazio,Italy untuk honeymoon kalian berdua."Kata Bruno Lin di pintu mobil mewah Bryan Lin.


"Terimakasih Bruno."Kata Bryan Lin.


Lalu mobil melaju ke bandara di mana pesawat jet pribadi telah menunggu untuk menerbangkan mereka berdua untuk liburan honeymoon mereka ke Kota Lazio,Italy.


"Lia sepanjang hari ini kau sangat cantik sekali."


Puji Bryan Lin di ruang pribadi dalam pesawatnya.


"Kau juga sangat ganteng di sepanjang hari ini."


Puji balik Aurelia Anastasya untuk Bryan Lin.


"Emm kau akan menjadi mempelai termuda di dunia ,mmmm..Aku akan menunggu mu cukup usia untuk menjadikan mu seutuhnya menjadi istri aku lahir dan batin."Kata Bryan membantu Aurelia melepaskan gaun pengantin.


"Iya ,aku tahu kau tipe cowok yang amat klasik dan limited edition banget."Jawab Aurelia yang kini bersiap untuk mandi di bath up otomatis di dalam pesawat.


"Ummmm..Aku ini berprinsip tingkat tinggi kok."


Kata Bryan Lin berbaring di sofa usai ia bersiap untuk mandi tapi di kamar mandi lain.


"Iya tapi kau tak mencium ku usai pemberkatan pernikahan kita..Hhh ,gimana sih jadi suami kau ini


,Bry?!" Kata Aurelia usai mandi dan memakai baju piyama halus lalu berbaring di tempat tidur.


"Aku tidak tahu cara mencium gadis.."Kata Bryan Lin memilih tidur di sofa daripada satu tempat tidur dengan Aurelia.


"Eii berapa usia mu sekarang ?OMG kau kan pernah main film romantis juga kan?Masa gak bisa sih mencium cewek?" Tanya Aurelia menguap sopan.


"20 tahun menuju 21 tahun..Ish aku gak pernah mau terima tawaran adegan ciuman dengan artis wanita lawan mainku..Aku selalu bagian action aja dan satu lagi gak bisa mencium gadis yang bukan milik ku sendiri." Jawab Bryan Lin sudah mimpi di sofa.


"Lah aku ini sudah jadi milik mu tapi kok tak kamu beri ciuman pertama seperti di film -film k drama favoritku The Heirs Lee Min Ho dan Prak Shin Ye..


Ah drama dan realita berbeda."Kata Aurelia yang ikut terlelap di tempat tidur.


Beberapa hari kemudian mereka tiba di Kota Lazio dan menikmati liburan honeymoon mereka di vila yang amat cantik dan asri pemandangan alamnya dan di mana mereka bisa melihat gembala domba dan biri -biri.


"Wahhhhh keren banget pemandangan alam kota Lazio."Seru Aurelia Anastasya berlarian ke arah hamparan padang rumput untuk melihat biri -biri dan domba.


"Tuan Muda apakah ingin menunggangi kuda untuk melihat sekeliling vila anda?" Tanya petugas yang menjaga vila .


"Iya,aku mau."Jawab Bryan Lin segera.


Bryan Lin menunggangi kuda menuju ke sebuah tebing jurang yang amat indah pemandangannya karena adanya lautan lepas nan indah bukan main dan ia bisa meresapi anugerah alam semesta raya kepadanya.


"Yuhuii...Aku juga bisa menunggangi kuda cantik dan menyusul mu ke tebing jurang di video clip If I Let You Go by Westlife."Kata Aurelia Anastasya.


"Bukan ini tebing jurang video clip Mariah Carey."


Jawab Bryan Lin turun dari kuda dan melakukan jumping dengan salto terjun ke deru ombak laut lepas.


"Apakah kau sudah gila main terjun begitu saja ke laut lepas?" Tanya Aurelia memukul bahu kekar dan kuat Bryan saat Bryan tiba di pantai dengan basah kuyup ke seluruh pakaian lengkapnya.


"Hahaha..Gak usah khawatir karena aku sudah terbiasa melakukan adegan action lompat tebing atau lompat gedung bertingkat sekalipun. Ini aku ambilkan kerang -kerang cantik untuk mu."Jawab Bryan menangkap kepalan tangan Aurelia dan ia berikan kerang besar di kepalan tangan istri kecil nan cantiknya itu.


"Itu kan berdasarkan tuntutan pekerjaanmu saat kau menjadi aktor film action tapi yang kau telah lakukan tadi berdasarkan apa?Ayo.."Kata Aurelia.


"Berdasarkan cinta ku kepada mu.."Jawab Bryan tersenyum menawan hati seraya membukakan kulit kerang untuk memperlihatkan butiran -butiran mutiara indah kepada Aurelia.


"Cantiknya.."


"Kau suka ?"


"Iya aku suka ,makasih "


"Tak perlu sungkan kepada suami mu sendiri.."


"Aku mau mutiara ini di buat tirai untuk kamar kita di rumah kita." Kata Aurelia yang bersandar pada bahu Bryan Lin yang asyik merangkai mutiara.


"Seterah kau saja..Oh ya kau ingin kita tinggal di mana setelah kita pulang dari sini?" Tanya Bryan.


"Aku tak bisa memilih karena aku sudah di beli oleh keluarga mu untuk mu."Jawab Aurelia sendu.


"Kau bisa menentukan pilihan untuk diri mu sendiri karena aku adalah Bryan Lin Xiao Xin -Mu bukan pembeli mu."Kata Bryan membuatkan gelang tangan dari butiran mutiara untuk Aurelia.


"Sungguh aku bisa memilih tempat tinggal yang aku inginkan dari mu?" Tanya Aurelia penuh harap sekali terhadap kebaikan hati Bryan Lin .


"Iya sungguh."Jawab Bryan mengikatkan gelang di tangan kanan Aurelia.


"Aku ingin tinggal di Jakarta agar aku bisa selalu bersama dengan mama ku ,papaku ,koko ku dan juga teman -teman ku."Kata Aurelia bersungguhan hati.


"Baiklah karena kebetulan aku juga ingin jumpa mama kandung ku dan mencoba keberuntungan diri ku di Jakarta,Indonesia."Jawab Bryan serius.


"Ahhh kau benaran mau ikut aku tinggal di Jakarta Indonesia?"Tanya Aurelia tak percaya pada kata yang di ucapkan Bryan.


"Iya aku benaran." Jawab Bryan Lin sungguh hati.


"Wahhh terimakasih Bry."Kata Aurelia merangkul Bryan dengan gembira.


"Iya sama -sama Chen."Jawab Bryan membalas rangkulan Aurelia.


Lalu mereka berlomba dengan menunggangi kuda untuk kembali ke vila mereka karena hari sudah mulai senja menjelang yang memancarkan siluet indah mereka berdua yang di sinari cahaya dari matahari sore hari.


"Kita sudah sampai di Vila." Kata Bryan lembut.


"Iya ,lalu ?"


"Mandi ,makan ,nunggu malam lalu tidur lah." Jawab Bryan membantu Aurelia turun dari kuda dan menuntun gadis itu masuk ke vila mereka.


"Tak ada hal romantis kah ?" Tanya Aurelia nada tak percaya.


" Iya karena aku bilang tunggu kamu dewasa dan aku juga belajar dulu cara romantis itu bagaimana agar aku bisa menyenangkan mu."Jawab Bryan Lin serius.


"Hadeh aku jadi malu terlalu berkhayal adegan romantis kayak k drama favorit ku "Kata Aurelia di hatinya sambil terus jalan ke kamarnya sendiri.


Bersambung.