MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Episode 31.



Hujan masih terus membasahi pekarangan rumah Graha Lin dari malam hingga pagi hari jam yang menunjukkan waktu untuk Bryan dan Aurelia harus aktivitas pun nyaris terlupakan karena Bryan dan Aurelia terlambat bangun pagi.


"Waaahh ,aku terlambat ke kampus..!"


Aurelia meloncat ,merampas perlengkapan mandi dan lari ke kamar mandi di kamarnya.


"Aduhh...Aku harus cepat rapi rapi nih..!"


Bryan mendobrak kamar mandi secepat kilat agar waktunya tak habis di rumah.


Mereka berlarian turun di tangga menuju ke arah ruang makan untuk sarapan pagi berupa roti yang sudah di beri selai coklat untuk Aurelia dan roti selai nanas untuk Bryan.


Mereka menyumpal roti superkilat dan minum susu secepat kilat lalu lari menuju ke mobil pribadi mereka masing -masing di parkiran dengan supir pribadi masing -masing juga.


"Ahh ...!! "


"Ada apa ? Kenapa kau teriak ?"Tanya Bryan yang di dekat pintu mobil Xenia.


"Bry,kamu belum pakai celana panjang mu..!" Kata Aurelia menunjuk ke celana hawai Bryan dengan botol minumnya.Bryan kaget dan lari kembali ke dalam rumah.


"Astaga,laki gue gini amat ya tingkahnya?!"Kata Aurelia menepuk dahi lalu masuk ke mobil merk Honda Jazz .


Mobil Aurelia sudah keluar dari rumah Graha Lin lebih dulu dari mobil Bryan yang telat 2 menit dari mobil Aurelia.


Di kawasan T ,mobil warna hitam meluncur cepat ke arah perumahan yang pintu gerbangnya ada patung kuda di kanan dan kiri dari pintu gerbang di perumahan itu.


Seorang pria mengeluarkan tangan menunjukkan kartu pengenal kepada security yang menjaga pintu gerbang perumahan itu sebelum mendapat izin untuk masuk ke kawasan perumahan tersebut dengan lancar.


"Silahkan anda masuk." Kata security mengizinkan pria di mobil warna hitam itu masuk ke kawasan perumahan itu.


"Terimakasih ."Jawab pria itu singkat dengan logat khas orang luar Indonesia.


Lalu mobil pria itu melaju kencang menuju ke arah sebuah rumah yang bertuliskan 'Rumah Kediaman Keluarga Adi Wijaya'.Sesampainya pria itu di sana.


Pria itu bertemu dengan Adi Wijaya dan istrinya.


"Tuan Willy,mari silakan anda masuk ke rumah kami untuk bicara lebih nyaman lagi."Kata Adi Wijaya dengan sopan sekali.


"Ya,terimakasih Tuan Adi Wijaya."Jawab pria itu.


Setelah pria bernama Willy itu ikut masuk ke ruang dalam rumah keluarga Adi Wijaya.Di luar rumah itu ada seseorang mengamati mereka dari jarak jauh nanun jelas dengan mengendarai motor yang terparkir dekat taman bermain di dalam kawasan perumahan itu.


"Tuan ,di rumah keluarga Adi Wijaya saat ini ada tamu yang tak lain dan tak bukan adalah Willy Lin salah sepupu anda."Kata Bram yang mengintai rumah itu untuk tugasnya dari Bryan.


"Amatilah terus mereka dengan benar dan tepat lalu kirimkan laporan mu setiap saat kepada ku."


Kata Bryan di kantornya.Ia menerima email dari keluarga nya di China.


"Ya,Tuan." Jawab Bram lantang.


Bryan di kantor sibuk mengetik laporan yang ia terima dari Kevin temannya di Usa mengenai usaha kedai kopi nya yang laku keras di Usa.Ia juga membalas email Randy sepupunya yang lain yang tinggal di Ibukota Jakarta,Indonesia.


"Ran ,ada berita gak untuk ku dari Mama ku?" Tanya Bryan melalui email.


"Ada,cuma tunggu waktu senggang kata Tante Emilia untuk ketemu kamu di rumah ku."Jawab Randy sepupunya melalui email.


"Ok,nti kamu telpon aku saja ,ya?Kapan waktu yang di luangkan mama ku untuk jumpa aku di rumah mu?,Ohya bagaimana kabar mu akhir -akhir ini,Ran? "


"Iya, Bry nanti aku kabari kamu..Emm kabarku buruk sekali ,Bry."Jawab Randy yang kini memilih telepon Bryan daripada chat di email.


"Buruk ?Loh kok Buruk sih ,kenapa?"


"Aku akan di jodohkan dengan anak teman papa ku ,Bry..Aduh padahal kamu tahu ,kan ?Kalau aku tuh cinta mati dengan Adelia anak perempuan yang kita lihat di museum Laksamana Cheng Ho di kota Kunming beberapa waktu lalu..Apakah kau masih ingat pada waktu kita masih kecil?"


"Emm ,aku cuma ingat Aurelia di toko ice cream dan di resto itu di waktu ulang tahun ku ke 15."


Jawab Bryan tersenyum mengenang pertemuan pertamanya dengan Aurelia yang saat itu usia 10 tahun.


Randy menceritakan segala yang di ketahuinya kepada Bryan sepupu luarnya itu karena mamanya Randy adalah kakak perempuan dari papa nya Bryan yang artinya mama Randy itu Tante Bryan.


"Papa mu bagaimana kabarnya? Lalu kabar Lydia adik mu bagaimana ?"Tanya Bryan di hp nya.


"Papa ku sehat ,makasih..Hmm ,Lydia juga sehat dia udah besar sekarang dan sudah kuliah juga di Ubm juga."Jawab Randy yang saat ini menunggu kedatangan Susi di kafetaria yang di janjikan oleh kedua orang tua mereka agar mereka bisa saling berkenalan satu sama lain.


"Ou,oke deh makasih ya Randy..,Lain waktu aku akan main ke rumah mu untuk jumpa dengan Tante Gina dan Oom Deni serta adik Lydia."Kata Bryan yang sudah akan sibuk kerja lagi.


"Ya,sama -sama Bry..Oke juga..Dah.."Jawab Randy memutuskan hubungan teleponnya dengan Bryan untuk menghadapi Susi yang sudah datang ke kafe itu.


"Hai ,aku Susi Suherman."Sapa Susi berdiri di samping meja kafe.


"Eh ,ya halo aku Randy Aldianto Deni..Silakan duduk." Sapa Randy menarik kursi untuk Susi bisa duduk sebelum dia.


"Ya,makasih." Jawab Susi tersenyum ramah.


"Emmm ,kenapa dia cantik juga ,ya?"Pikir Randy.


"Emm,silakan kamu mau memilih menu makan siang apa ?,Silakan duluan saja lalu aku..!"Kata Randy menyodorkan buku daftar menu kafetaria kepada Susi.


Susi memilih menu untuk dirinya sendiri lalu ia berikan buku daftar menu kafetaria itu kepada Randy yang memilih menu yang berbeda untuk dirinya sendiri.


"Mas,kami sudah memilih menu makan siang kami."Kata Randy memanggil pelayan kafetaria yang cepat datang dan menulis daftar menu makan pilihan Randy dan Susi.


Lalu pelayan meninggalkan Randy dan Susi untuk menyiapkan pesanan Randy dan Susi kepada koki kafetaria.


Di kampus Untar.


Rio membaca ulang sms yang ia dapatkan dari orang yang akan di temuinya nanti malam di klub malam yang mereka tentukan.Rio tersenyum kecil memikirkan kerjasama yang ia lakukan untuk Rio bisa memisahkan Bryan dan Aurelia.Lalu Rio bisa mendapatkan Aurelia sesuai harapan Rio.


"Rio..,Aku mau bicara sama kamu..Penting."Kata Adelia yang tahu -tahu datang kepada Rio di kafe depan kampus mereka.


"Adel,kamu kok mau ngomong sama aku lagi sih?


Bukankah kita udah putus?,Jadi tak ada hal yang penting lagi yang harus kita bicarakan !Pergilah sana dariku..!" Kata Rio ketus kepada Adelia.


"Tapi ,ini penting sekali untuk kita bicarakan Rio?!"


Kata Adelia memelas.


"Oke,hal penting apa yang mau bicarakan kepada aku ,Adel?" Tanya Rio menyeruput coca cola.


"Aku hamil dan kamu harus tanggung jawab kepada ku."Jawab Adelia memberikan surat hasil test kehamilan nya dari rumah sakit kepada Rio.


Rio memasang wajah datar sekali bahkan Rio tak perduli sama sekali.Rio mengambil tas kuliahnya dan pergi dari kantin tanpa menengok ke Adelia di kursi meja kantin dengan wajah shock terhina.


"Rio..Kamu tak bisa mengabaikan ku.."Kata Adelia mengejar Rio ke parkiran.


"Kenapa aku gak bisa mengabaikan mu ?Aku tak percaya kamu hamil anakku..,bukankah kamu itu pernah pacaran dengan oom -oom yang suka datang ke kafe mu?" Tanya Rio yang tajam.


"Rio kau jahat sekali..Aku gak pernah pacaran dengan cowok lain selain kamu ,Rio..!"Jawab Adelia yang di singkirkan dari pintu mobil Rio oleh Rio.


Mobil Rio meninggalkan Adelia yang menjadi putus asa dan berpikir untuk bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan penyebrangan di dekat kampus mereka.


"Heii..Kau jangan bunuh diri..!"


Seseorang menarik Adelia dari belakang sehingga Adelia berhasil tertolong dari niat bunuh diri dari atas jembatan penyeberangan di dekat kampus itu dan Adelia menangis putus asa.


"Ummm..Menangislah sepuas mu untuk hari ini tapi esok kau harus bangkit dan lawan orang yang sudah menghina dan mempermainkan hidupmu dengan berani."Kata cowok itu memberi Adelia tisue untuk hapus air mata Adelia.


"Makasih."Kata Adelia menerima tisue dari cowok itu yang sudah meninggalkan Adelia untuk turun ke arah lain.Adelia memandangi punggung cowok oriental yang manis dan baik hati itu dengan air mata berlinang deras sekali.


"Bryan.." Adelia mengenali cowok itu yang sudah di kenalnya melalui Facebook juga.


Bersambung..!!