MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Episode 18.



"Bruno ada masalah apa yang berkaitan dengan Wei Li dan Ma Mei Lan dari keluarga Ma?"Tanya Mark Lin menggunakan dagunya untuk Bruno bisa duduk di kursi di sebelah Andrew Lin yang duduk sambil melipat kedua tangannya di depan dada.


"Tuan Muda sudah melakukan kesalahan fatal terhadap Nona Muda Ma Mei Lan yang membuat pihak Keluarga Ma ingin Tuan Muda Wei Li bisa bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap Nona Ma Mei Lan yang sudah di miliki oleh Tuan Muda."Jawab Bruno tanpa ragu.


Brak!!


Andrew Lin memukul meja depan Mark Lin dan ia menuding telunjuknya ke arah Bruno dengan rasa marah yang besar.


"Kau ini bicara ngawur saja ya?Apakah kau ingin menjelekkan nama baik ku ?" Tanya Andrew Lin marah.


Plakk!!


Tamparan keras pada pipi Andrew dari Anthony di samping Mark Lin dan mendengus marah besar kepadanya.


"Kau bilang Bruno bicara ngawur ??Bruno ini tak pernah berdusta sejak awal ia bekerja pada Yeye mu selama belasan tahun lamanya dari generasi terdahulunya..!Kaulah yang sudah merusak nama baik mu sendiri dengan melakukan hal yang tak bermoral di luar rumah kita."Kata Anthony Lin.


"Papa kenapa papa selalu menilai Wei Li sebagai anak nakal sedangkan Xiao Xin selalu kau nilai sebagai anak baik yang membanggakanmu?"


Tanya Andrew Lin marah.


"Karena kau memang seorang anak yang tak tahu diri ,pokoknya aku tak mau tahu kau harus bisa bertanggung jawab kepada Ma Mei Lan dengan bulan depan kau menikahinya demi nama baik keluarga Lin kita"Jawab Anthony Lin tegas.


Tok,tok!!


Suara pintu di ketuk kembali untuk kepala pelayan rumah Mark Lin bisa masuk dan melaporkan satu hal kepada Mark Lin dan Anthony Lin di ruangan itu.


"Tuan Besar ,di ruang tamu sudah ada Nona Chou yang baru saja tiba di rumah anda."Lapor kepala dayang keluarga Mark Lin.


"Nona Chou ?Apakah Aurelia Anastasya yang sudah tiba di rumah kita?"Tanya Anthony Lin yang segera pergi ke ruang tamu dan bertemu dengan Aurelia Anastasya yang duduk manis di sofa saat itu.


Tapi begitu Aurelia melihat kedatangan pria paruh baya yang masih tampan dan keren itu,ia segera berdiri dengan sopan lalu ia menyapa anggun dan sangat elegan.


"Selamat malam Paman."Sapa Aurelia Anastasya.


"Iya,selamat malam Chen Chen kau sungguh amat sesuai dengan bayangan ku dan aku sangat amat kagum dengan kesopanan mu."Jawab Anthony Lin mempersilakan Aurelia untuk duduk lagi di sofa.


Mark Lin datang dan melihat kagum kecantikan dan kedewasaan Aurelia yang berbeda dengan usianya yang masih usia 16 tahun itu dan ia juga menilai gadis remaja itu sebagai anak yang baik dan pantas sebagai calon tunangan dan jodoh dari Bryan Lin cucu pertamanya.


"Chen Chen perkenalkan Aku adalah Lin Zhen Hua atau Mark Lin dan kau harus membiasakan dirimu memanggil ku dengan sebutan Yeye dan pria yang duduk di sofa depan mu ini dengan sebutan papa mulai hari pertama kali kau menginjakkan kedua kakimu di rumah ku ini."Kata Mark Lin mulailah ia memberitahu peraturan rumah keluarga nya pada Aurelia Anastasya sebagai calon cucu menantu.


"Chen Chen,kau masih bisa meneruskan studi mu sampai lulus sma dan kuliah mu selesai lalu kau bisa bekerja di salah satu perusahaan keluarga Lin yang kau inginkan."Kata Anthony Lin yang ikut memberitahu Aurelia untuk hal lainnya.


"Baiklah sekarang kau bisa naik ke lantai atas dan menempati ruangan pribadi mu yang berada di selatan."Kata Mark Lin yang kemudian memanggil Kepala pelayan untuk mengantarkan Aurelia ke arah ruangan pribadinya.


Di tangga Aurelia berpapasan dengan Andrew Lin yang menuruni tangga untuk menuju ke arah pintu utama .Andrew Lin melongo melihat Aurelia yang menunduk sopan dan tersenyum ramah.


"Tuan Muda Kedua Wei Li anda harus memanggil Nona Chou Chen Chen dengan panggilan Soso Chen karena Nona Chen adalah calon tunangan dan jodoh Tuan Muda Pertama Xiao Xin."Kata Cici kepala pelayan keluarga Lin.


Andrew Lin mendengus kesal lalu berjalan terus tanpa menghiraukan Aurelia Anastasya menuju kr pintu utama dan keluar dari rumah menuju ke arah parkiran mobil dengan tergesa-gesa kemudian ia meluncurkan mobil pagani begitu cepat keluar dari pintu gerbang rumah kekuarga Lin.


Aurelia melanjutkan langkahnya menaiki tangga dan ia bisa mendapatkan ruangan pribadi yang sangat baik sekali dan ia merenung karena ia masih merindukan keluarganya yang berada di kota Jakarta,Indonesia.


"Hmm aku harus bisa adaptasi di lingkungan baru ku mulai hari ini dan malam ini di rumah keluarga baru ku."Kata Aurelia Anastasya duduk di sofa di ruangan kamarnya memandangi kolam renang di bawah kamarnya.


Kota Boston ,Usa.


Setibanya Bryan Lin di sana ,ia di sibukkan dengan aktivitasnya di kampusnya untuk pagi hingga sore hari dan kerja parttime nya untuk sore hari hingga malam hari .


"Hi Bryan bagaimana liburan akhir tahun kamu di China kemarin?" Tanya Kevin melemparkan bola basket kepada Bryan Lin yang datang ke lapangan basket kampus untuk jam siang istirahatnya.


"Biasa saja kumpul bersama keluarga ku itu saja"


Jawab Bryan Lin bermain bola basket bersama para teman kuliahnya.


Britney memandangi Bryan Lin dari tempat duduk penonton dengan kagum dan rindu setelah 3 atau 4 bulan lebih tak melihat Bryan Lin yang liburan lebih awal daripada mereka teman -teman kuliah Bryan Lin.


"Bry,ini ambillah minuman pocari sweat untuk ganti ion tubuhmu yang hilang."Kata Britney dari tempat duduk penonton melemparkan sekaleng pocari sweat kepada Bryan Lin.


"Makasih ,Brit"Jawab Bryan Lin menerima pocari sweat dan menegaknya sampai habis usai ia buka penutup kalengnya.


"Liburan natal dan tahun baru ku kemarin sangat menyenangkan karena kami sekeluarga liburan ke Hawai untuk kunjungi Grandpa ku di sana."Cerita Britney kepada Bryan Lin dan Kevin serta teman -teman mereka lainnya.


"Wah asyik dong liburan mu di hawai karena kamu bisa berenang atau semacamnya di laut hebat itu."


Ucap Kevin menyelempangkan tas punggungnya di bahu.


"Ohya apakah kalian sudah dengar tentang acara studi tour kita tahun ini akan mengunjungi paris dan praha?" Tanya Brandon teman mereka.


"Paris ?Praha ?Bukankah kedua kota negara Eropa itu khusus untuk anak -anak fakultas fotografi dan pariswisata bukan untuk anak -anak hukum dan kedokteran ?" Tanya Bryan Lin mengambil sepeda di parkiran kampusnya.


Bersambung..