MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Episode 33.



Rumah Graha Lin.


Aurelia duduk manis di sofa ruang keluaga untuk menunggu Bryan pulang dari kerja dengan sabar sambil menonton tv acara reality show Bikin Laper dengan tiduran santai.


Tak lama kemudian suara pintu utama terbuka dan memperlihatkan Bryan masuk ke ruangan keluarga dan menemukan Aurelia berdiri dengan senyuman manis untuk menyambutnya.


"Hai.."


"Hai juga..Kamu ingin mandi dahulu atau kamu ingin makan malam dahulu?" Sapa Aurelia nada lembut.


"Emmm..Aku mau mandi dulu karna tubuh ku amat kotor."Jawab Bryan yang tersenyum melihat Aurelia membawakan tas kerjanya untuk di taruh di ruang kerja pribadinya.


"Tuan,silakan anda ikuti saya naik ke lantai atas untuk mandi dengan nyaman."Kata Aurelia nada lembut bersikap layaknya seorang isteri yang seorang istri yang sangat terampil melayani dan merawat suaminya.


Bryan mengikuti Aurelia ke lantai atas menuju ke kamar nya.Di mana sudah tersedia pakaian rumah yang bersih dan tertata rapi terletak di ranjang.Ia juga melihat ada air hangat yang sudah tersedia di bath up nya.


"Emmm..Poin 7 untuk mu karena keterampilan mu yang menyambut kepulangan ku dari kerjaku di rumah dengan senyuman manis yang seketika itu jua meluapkan rasa letih ku di tempat kerjaku."


Kata Bryan tersenyum untuk Aurelia.


"Ya,terimakasih untuk poin 7 dari mu..Aku tunggu di ruang makan,ya?" Aurelia mengedipkan mata dengan centil kepada Bryan sebelum keluar dari kamar Bryan.


"Ok ,Honey."Jawab Bryan manis sekali.


"Ya,My Hubby."Kata Aurelia juga sangat manis.


30 menit kemudian.


Bryan terkesiap melihat aneka makanan yang di tata rapi di meja makan.


"Wah menu apa makan malam ku ini?"Tanyanya.


"Sup konro."Jawab Aurelia menyendokkan nasi di piring untuk Bryan yang duduk di kursi depan dan di samping kanan Bryan.


"Sup Konro..Lalu yang ini apa?"Bryan menyuap sup daging sapi khas Makasar itu dengan nikmat.


"Bakwan Jagung."Jawab Aurelia menyendokkan bakwan jagung ke piring untuk Bryan.


"Kenapa kau sendiri tak makan malam?"Tanya Bryan menggigit bakwan jagung dengan nikmat.


"Iya,aku juga makan malam kok."Jawab Aurelia.


"Apakah dua menu makan malam hari ini adalah karya mu?"Tanya Bryan menikmati sekali makan nalamnya.


"Iya,bagaimana menurut mu hasil masakanku ini dan berapa nilai poin yang kau berikan kepadaku?"


Tanya Aurelia menuangkan air putih dingin di gelas kaca untuk Bryan.


"Hmm.Enak sekali..Aku beri poin 8."Jawab Bryan.


"Makasih atas pujian mu untuk masakan ku pada malam hari ini untuk mu suamiku"Ucap Aurelia.


"Jikalau aku tahu kau bisa masak makanan yang sangat enak ini..?Hmm,aku mau setiap hari aku di buatkan makanan dari mu dan tidak hanya untuk malam hari ku saja tetapi juga sarapan pagi dan bekal makan siang ku serta camilan santai ku."


Kata Bryan usai menghabiskan makan malamnya.


"Saeguk..Queen Seondeok Lee Yo Won dan Kim Nam Gil serta Go Hyun Jung keren juga."Komentar Bryan menyuap buah jeruk ke mulutnya sendiri.


"Iya,eh kau tak memberiku hadiah untuk kerjaku sebagai koki dan pelayan rumah mu di malam hari ini ?"Aurelia memancing Bryan yang tampaknya kurang memberinya hadiah.


"Kau mau hadiah apa dariku?"Tanya Bryan melihat ke arah Aurelia yang menggunakan kaki untuk memberi kode kepada Bryan.


"Aku sudah selesai datang bulan sore hari ini...Rr


Aku siap kok untuk mendapatkan hadiah darimu sebagai pelayan ekslusif mu."Jawab Aurelia yang kini bangun dan duduk di samping Bryan di sofa di ruang keluarga.


"Emmm oke..Aku berikan hadiah untukmu tapi kau jangan bersuara aneh -aneh."Kata Bryan yang kini menggendong Aurelia menuju ke lantai atas ke kamarnya.


Lalu Bryan menaruh Aurelia di ranjang usai ia tutup pintu kamarnya dengan rapat sebelum ia menerkam Aurelia dengan ciuman di bibir dan mulut Aurelia.


"Selain ciuman yang membara dari mu.Apakah ada action lain dari mu untukku?"Aurelia dengan nada manis memberikan sentuhan hangat pada Bryan yang membuka piyama Aurelia.


Keesokan paginya.Aurelia terbangun pagi hari dengan tubuhnya remuk namun ia bahagia sekali memberikan seutuhnya dirinya kepada Bryan Lin suaminya tercinta.


Aurelia lebih dulu bangun tidur untuk mandi dan bersiap untuk membuatkan sarapan pagi dan bekal makan siang untuk Bryan.Dengan perasaan hatinya yang sangat bahagia.Aurelia melakukan kegiatan paginya di dapur dengan bernyanyi riang.


Di Kediaman Suherman.


Susi tengah sibuk untuk mempersiapkan dirinya di kamarnya untuk berangkat ke kampus dengan di antar oleh Randy sepupu luar Bryan yang menjadi tunangan Susi.


"Susu ,apakah kamu sudah siap untuk berangkat ke kampus di temani Randy?" Tanya mamanya di pintu kamarnya.


"Iya,Ma..Susi sudah siap."Jawab Susi mengambil tas kuliah yang tergeletak di ranjangnya.Namun di saat ia ingin keluar dari kamarnya sekilas ia lihat kalender bulanan di tembok kanan kamarnya.Ia termangu sesaat menemukan tanggal datang haid nya telah lewat dari seharusnya.


Susi merasakan bulir -bulir keringat dingin telah mulai membasahi dahi halusnya tetapi tak bisa lama di kamarnya karena ia harus segera turun ke lantai bawah dan menemui Randy yang menanti di ruang tamu.


"Hai selamat pagi Susi."Sapa Randy dengan sikap jantan membawakan tas kuliah Susi.


"Hai selamat pagi juga Randy..Mari kita berangkat ke kampus unruk ku dan kamu bisa berangkat ke kantor."Kata Susi yang menyalami mama dan papanya untuk pamit sebelum pergi ke kuliah.


"Ma..Pa..Susi berangkat kuliah ,ya?"Tutur Susi.


"Oom ,Tante..Randy berangkat kerja sekalian antar Susi kuliah."Kata Randy juga menyalami papa dan mamanya Susi dengan sopan.


"Iya,Randy ,Ya Susi..Hati -hati di jalan raya jangan ngebut bawa mobil ya nak?"Pesan Suherman di parkiran rumahnya kepada Randy di mobil milik Randy.


"Iya,Oom."Jawab Randy sopan.


Lalu mobil Randy meluncur keluar dari parkiran rumah keluarga Suherman menuju ke jalan raya.


Di Kediaman Ferdinan.


Tampaklah Rio yang baru saja membuka tirai di jendela kamarnya.Rio tersenyum misterius untuk rencana yang sudah di persiapkannya untuk Rio bisa memisahkan Aurelia dan Bryan agar Rio bisa merebut Aurelia dari Bryan usai Rio bertemu pria asal Kota Kunming,China di klub malam di daerah yang mereka janjikan.


"Aku saudara Bryan dan tujuan datang ke Jakarta adalah untuk membawa pulang Bryan ke China. Aku mempunyai cara untuk kamu dapatkan apa yang mau dari kerjasama kita ini ,dan aku akan membantu mu."Kata pria itu di klub malam kepada Rio pada kemarin malam.


Bersambung..