
" permisi, boleh saya duduk di sini ? " tanya Molly dengan ragu.
dengan tatapan dingin dan tidak suka Jun menatap Molly. dengan berat Molly menelan air liurnya.
" ayolah Jun jangan menatapnya seolah Loe bakalan menerkamnya, sudah tidak ada kursi kosong lagi di kelas ini " ucap Nuel dengan nada merayu kepada Jun.
Jun menatap sekeliling kelasnya sekilas. "sial, sial, sial " ucap Jun sambil mengacak rambutnya.
" udah Molly duduk aja, Jun udah jinak, hehehe.. " ucap Christ dengan nada meledek.
" iya, terima kasih " ucap Molly dengan ramah.
dengan tatapan dingin Jun menatap Molly lekat dan mulai mendekatkan wajahnya.
"sampai Loe berisik atau ngenganggu gue, abis Loe, NGERTI !! " bisik Jun tegas kepada Molly.
dengan berat Molly menelan ludahnya dan menjawab " i,iya "
" sial, kenapa gue harus 1 bangku sama ni manusia kuda sih, udah gigi dipager, kaca mata gede kayak kaca mata kuda, rambutnya di kepang dua gitu, sumpah culun abis, masih ada manusia model gini di dunia ?. untungnya dia wangi, kalau bau dah gua tendang ". ucap Jun di dalam hati sambil melirik Molly sinis.
" duh, kenapa harus sebelah sama cowok Dingin ini sih ?. untungnya ganteng, jadi gak sedih sedih amat di maki dia " ucap Molly dalam hati.
setelah ketua kelas memberi salam, pelajaran pun di mulai.
Molly mulai membuka buku catatan dan menulis setiap catatan yang guru berikan. Sedangkan Jun asik tidur dengan lelapnya di samping Molly.
" nih " ucap Jun
" apa ini ? " tanya Molly
" mata loe buta, kaca mata dah Segede gaban juga gak liat ini buku ?! " ucap kasar Jun
" a,aku tau ini buku, tapi untuk apa ? " tanya Molly
" mulai sekarang tugas loe catat semua catatan yang di kasih guru, ngerjain tugas sekolah dan pr gua, kalau sampai Loe gak buat, gua pastiin besok loe gak bisa sekolah lagi ! ucap Jun dengan nada mengancam.
Molly memasang wajah binggung dan sedih melihat Jun.
" jawab " bentakan Jun kepada Molly
" i,iya iya " jawab Molly gugup
Jun melanjutkan tidurnya setelah menyerahkan semua buku catatan dan prnya kepada Molly.
......................
kkrrriiinnnggg~~~ (bel istirahat berbunyi)
" Hay " sapa kedua gadis cantik kepada Molly
" Ha,hay " jawab Molly ragu
" oh.. iya, salam kenal Salsa, Adriana " ucap Molly
" panggil aja gua ana " ucap Adriana
" loe bisa tetap panggil gua salsa " tiban salsa
" iya, ana, salsa. " ucap Molly
" eh loe catat gak tadi materi Bu Sinta ? " tanya salsa
" iya, ada, kenapa ? "
" boleh kita pinjam ? soalnya tadi gak sempat nulis semua karena ibu Sinta kecepatan nulisnya " ucap Ana.
" boleh, ini " ucap Molly sambil memberikan bukunya.
" makasih ", ucap Ana dengan senyuman penuh arti.
......................
(di belakang sekolah)
" woi pangeran kesiangan " ucap Nuel.
dari kejauhan Jun membuang sisa rokok dan berjalan cepat menuju Nuel dan menghantam pelan perut Nuel.
" aw, kesurupan ya loe ? " ucap Nuel merintih
" kenapa gak loe aja yang duduk di samping gue, malah nyuruh tu kuda betina yang duduk ! " ucap Jun kesal.
" ha ha ha ha ha.." tawa Christ pecah.
" ya elah Jun cuma duduk aja, dia gak ngegrepe - grepe loe kan ? " ucap Nuel dengan nada meledek.
tawa Christ pun semakin menjadi-jadi.
dengan jengkel dan penuh kekesalan Jun menatap kedua sahabat dia dan meninggalkan mereka untuk menuju kantin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bab 2 telah usai.
.
.
.