
Shanghai,China.
Malam sudah begitu larut untuk Bryan Lin segera kembali ke rumah bersama dengan Xia Mu gadis sepupunya ,mereka baru saja menghabiskan waktu di acara pesta natal di rumah salah satu teman kuliah Xia Mu.
"Tiket ?"
"Iya,ini tiket konser Jay Chou untuk mu."Jawab Xia Mu membayar sewa Bryan Lin sebagai kekasih palsu dengan tiket konser penyanyi asal Taiwan yang amat terkenal.
"Terimakasih ,dah aku mau tidur."Kata Bryan Lin di pintu kamarnya.
Xia Mu menjulurkan lidah ke arah Bryan Lin saat ia melewati kamar sepupunya itu.Gadis ini merasa kesal karena Bryan Lin menyiram temannya yang bernama Vivian dengan softdrink di acara pesta natal.
"Ug,dia bikin rusuh tapi gak ada rasa bersalah sedikitpun." Kata Xia Mu jengkel.
Bryan Lin memandangi pusat Kota Shanghai dari kaca jendela kamarnya dengan perasaan hatinya sedang teringat masa lalunya dengan Vivian yang dulu pernah ia suka.
"Vivi ,kenapa kau mengkhianati kepercayaanku dengan kau memilih berpaling dariku?"Tanya Bryan Lin waktu dia masih abg yaitu masa Smu.
"Xiao Xin ,aku tak bisa memilih untuk bertahan bersama mu karena kau terlalu kaku menjadi cowok yang berpacaran dengan cewek..Ah aku tak bisa pacaran dengan cowok patung es seperti kamu."Jawab Vivian saat itu.
Kini Bryan Lin memandangi Shanghai Tower yang bercahaya lampu kerlap kerlip yang menjulang tinggi di antara bangunan cakar langit yang ada di sekitar kota Shanghai.
"Apakah aku terlalu kaku jadi cowok?"Tanya Bryan Lin meraba kaca jendela kamarnya.
Bandung,Indonesia.
Malam natal yang indah di sebuah restoran yang bernama De Valley menjadi saksi pernyatan cinta Rio Ferdinan kepada Aurelia Anastasya yang di ajak ke sebuah tempat yang sangat indah.
"Lia ,gue suka sama kamu..Maukah kamu jadi pacarku?" Tanya Rio Ferdinan memberi Aurelia Anastasya sebuket bunga mawar merah yang amat indah kepada Aurelia Anastasya.
"Maaf ,Rio gue gak suka sama kamu ,maaf gue gak mau jadi pacar kamu karena gue dan kamu masih sekolah dan belum pantas untuk menjadi pacar."Jawab Aurelia Anastasya meninggalkan Rio Ferdinan di kolam renang hotel tersebut.
Rio sedih sekali di tolak Aurelia Anastasya tetapi ia tak pernah putus asa untuk mengejar cinta Aurelia Anastasya di masa depan setelah mereka lulus Smu atau lulus kuliah.
"Oke ,Lia gue akan tunggu kamu menjadi pacar aku setelah kita lulus Smu atau lulus kuliah."Kata Rio Ferdinan menggenggam buket bunga mawar merah dengan kencang.
Felix Sanders Chou menerima telepon dari Mark Lin yang menyatakan ingin memberikan bantuan keuangan untuk perusahaan Felix Sander Chou bisa bertahan di dunia bisnis International dengan cara mengikatkan putri Felix Sander Chou dengan cucu Mark Lin.
"Aku bisa memberikan modal akuisisi untuk mu bisa bertahan di dunia bisnis Internasional apabila kamu mau mengikatkan jodoh antara putri kamu Aurelia Anastasya dengan cucu pertama ku Bryan Lin Xiao Xin."Kata Mark Lin melalui teleponnya.
"Tapi ,putri ku masih Sma ,Paman Mark.."
"Iya ,aku tahu putri mu masih Sma dan cucu ku pun masih kuliah ..,Aku tidak meminta mereka menikah di usia terlalu muda ,Felix..Aku cuma minta mereka bertunangan dahulu dan menunggu mereka dewasa barulah kita menikahkan mereka.
Bagaimana menurutmu?!"
Felix Sander Chou memikirkan sejenak tawaran dari Mark Lin sebelum ia memutuskan tawaran tersebut untuk masa depan perusahaannya dan masa depan putrinya juga.
Jawab Felix Sander Chou serius.
"Oke,karena kau menyatakan setuju ,maka aku akan kirim orang untuk memberikan mahar janji ikatan antar kedua keluarga kepada mu pada awal tahun baru esok."Kata Mark Lin yang memberikan isyarat kepada Anthony Lin untuk memberikan transfer membantu perusahaan Felix Sander Chou dengan nilai cukup tinggi.
Felix Sander Chou menghadapi Rina,Benny dan Aurelia di ruang serbaguna di hotel De Valley dan ia mengumumkan dengan segera keputusannya mengenai Aurelia Anastasya di hadapan istri dan anak-anaknya.
"Tanggal 1 Januari 2008 rumah kita di Jakarta akan kedatangan tamu dari luar negeri untuk satu hal yang berkaitan dengan masa depan usaha kita dan masa depan Aurelia Anastasya."Kata Felix Sander Chou serius.
"Ya,lalu apa hubungannya antara masa depan usaha kita dengan masa depan Aurelia kita?" Tanya Rina.
"Usaha kita menjadi aman bila Lia mengikat jodoh dengan Bryan Lin cucu pertama Mark Lin Zhen Hua papa dari Anthony Lin sahabat Smu ku dahulu saat kami sekolah di Kota London,Inggris."Jawab Felix Sander Chou melihat putrinya yang tampak polos dan tak tahu apa-apa.
"Bryan Lin?Pemain film Action St ?"Tanya Benny terkesiap.
"Iya,itu dulu tapi sekarang ia cuma anak kuliahan dan magang di kafe kecil di Kota Boston,Usa."
Jawab Aurelia Anastasya tersenyum senang.
"Chen Chen kok kamu gak sedih mendengar kau akan di jodohin dengan orang jauh sekali dari mama dan papa serta koko mu?"Tanya Rina.
"Sedihlah ,Ma ,tapi Bryan anaknya baik kok dan Lia senang dengannya ,jadi mama dan papa serta koko jangan khawatirkan Lia nanti jauh dari kalian setelah Lia dewasa nanti."Jawab Aurelia senyum.
"Ah,ya ,Mama lihat dulu apakah benar Bryan itu anak baik -baik dan bisa jaga kamu nantinya."Kata Rina sangat menjaga putrinya sekali.
"Mereka akan bawain mahar pada tanggal 1 januari 2008."Kata Felix Sander Chou nada serius.
"Ehh,kalau begitu Lia akan pindah sekolah dan pindah rumah begitu cepat ke China?"Tanya Rina.
"Iya,begitu mahar tiba ,maka Lia harus di bawa ke China untuk belajar pra nikah di bawah asuhan dan bimbingan keluarga Lin di Kota Kunming."
Jawab Felix Sander Chou saat melihat kembali surat penandatangan perusahaannya normal lagi dan ia bisa lihat syarat di ajukan Tuan Mark Lin terhadap putrinya.
"Mahar datang ..,Putri mu harus di kirim kepada kami untuk sekolah dan tinggal serta hal lain jadi tanggung jawab kami di Kota Kunming sebagai calon istri dari cucu pertama ku ."Kata Mark Lin di suratnya kepada Felix Sander Chou.
"Satu minggu lagi waktu bagi Lia bersama mama dan papa serta koko dan teman -teman Lia?!"Kata Aurelia Anastasya risau.
"Iya,karena itu besok juga kita harus pulang ke Jakarta untuk mengurus keperluan mu sampai pihak sana datang untuk menjemputmu dari rumah kita."Jawab Felix Sander Chou menatap Aurelia Anastasya dengan penuh harap putrinya bisa membantu masa depan perusahaannya.
Aurelia Anastasya cuma bisa mengikuti apa yang di katakan oleh papanya.Ia melihat papanya amat senang sekali menjauhkan dirinya dari mama dan koko nya secepat mungkin.
Keesokan harinya Aurelia Anastasya dan keluarga mengakhiri liburan natal mereka di Kota Bandung untuk kembali ke Ibukota Jakarta .Mereka pulang tanpa Rio Ferdina dan keluarga karena Rio dan keluarga melanjutkan liburan mereka ke Kota Kebumen untuk mengunjungi keluarga dari pihak Ferdina yang sebagian keluarganya tinggal di Kota Kebumen.
Bersambung..