MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE
Episode 38.



Di Ruko Jalan K.


Randy mengajak Adelia untuk tinggal di Ruko nya di jalan K usai Randy menikahi Adelia di rumah Adelia di daerah MB.Adelia merapikan koper milik pribadinya di kamar yang berada di lantai tiga.


"Adel ,maaf ya kau harus tinggal di ruko untuk sementara waktu sampai aku berani beritahukan pernikahan kita berdua kepada papa dan mamaku serta opa dan oma ku."Kata Randy menaruh tas jinjing Adelia di sofa kamar.


"Iya,ga apa Ran.Aku tahu kok..Yang penting aku dan kau sekarang sudah resmi menjadi suami dan istri di dalam ikatan pernikahan suci."Kata Adelia tersenyum pengertian kepada Randy.


Randy yang terharu dengan sifat pengertian yang tulus dari Adelia itu mendekati Adelia untuk Randy bisa memeluk Adelia dengan penuh perasaan hati yang dalam.


"Adel..Aku sungguh bersyukur bisa memilikimu sebagai istriku."Kata Randy lembut sekali kepada Adelia.


"Tapi ,aku tak cinta kamu Ran.Aku cuma mau anak di rahim ku memiliki seorang papa yang tak kalah tajir dengan Rio papa kandung dari anak ku itu."


Kata Adelia di dalam benaknya.


Adelia menerima pelukan,sentuhan dan ciuman serta hal lainnya dari Randy hanya sebagai tugas pokok Adelia sebagai isterinya Randy meskipun Adelia tahu pernikahan mereka berdua tanpa di ketahui oleh orang tua dan keluarga pribadi Randy.


"Adel...Kau sungguh cantik sekali.."Puji Randy yang membelai lembut Adelia di ranjang.


"Makasih ,Ran."Jawab Adelia melayani kebutuhan jasmani Randy untuk malam pertama pernikahan mereka berdua.


Di Kediaman Suherman.


Susi menangis pilu di kamarnya usai Susi tahu dirinya tengah mengandung anak hasil hubungan terlarangnya dengan pria tak di ketahuinya di hari itu ,di malam itu.


"Kau siapakah..?" Tanya Susi saat itu ia berdiri di parkiran Ubm usai di tinggal pergi oleh Rio.


Ada seseorang dari belakang membekapnya pakai saputangan yang di beri obat bius dan tahu -tahu Susi terbangun di sebuah hotel dalam keadaan tubuhnya telah ternodai.


Kini Susi harus menerima kenyataan pahit untuk peristiwa kelamnya itu.


"Aku harus bagaimana ?Apakah yang aku harus lakukan?Aku tidak tahu siapakah orang yang telah menodaik??!"


Pikir Susi yang terus berusaha keras untuk ingat segala hal yang menimpanya di hari itu.Susi pun ingat nama hotel tersebut.Maka Susi segera pergi ke hotel itu untuk melakukan investigasi dengan melihat cctv milik hotel tersebut untuk hari itu.


Di hotel H.


Susi tak sengaja melihat Rio duduk berhadapan dengan pria asing di sebuah pub malam di hotel H.


"Siapakah pria asing itu,kenapa Rio bisa berada di hotel H ini?"Tanya Susi dari pintu menuju ke lobby hotel itu.


"Tuan Lin,aku ucapkan terimakasih atas segala yang kau lakukan untuk ku."Kata Rio bersulang bir dengan pria asing itu.


"Sama -sama ,Tuan Rio.Aku cuma menjalankan tugas yang diberikan oleh Tuan Besar ku saja untuk membawa pulang Tuan Muda Lin kami ke Kota Kunming."Jawab pria asing berkacamata.


"Membawa pulang Bryan itu sangat mudah sekali asalkan kita bisa buat Bryan menceraikan Aurelia dengan rencana kita."Kata Rio memberikan kaset kepada Tuan Muda Lin berkacamata.


"Rencana apakah yang ada di otak mu,Tuan Rio?"


Tanya Tuan Muda Lin itu lagi.


"Nona,ini rekaman cctv pada tanggal 8 mei tahun 2012 pada jam 11.08 waktu Indonesia Barat."Kata staff hotel itu kepada Susi.


Susi terkesiap melihat dari rekaman cctv kalau ia di bawa ke hotel H oleh pria yang duduk di pub malam bersama dengan Rio dan Rio pula yang sudah menodai dirinya hingga dirinya hamil.


Dengan amarah yang meluap -luap Susi menemui Rio dan pria itu yang kaget saat Susi menyiram Rio dengan wine.


"Susi ,apa -apaan sih kamu ini datang -datang kayak orang gila saja?!"Tegur Rio.


"Rio ,kau dan teman mu yang gila !Kalian berdua sungguh jahat sekali kepadaku..!"Jawab Susi nada berang menunjuk ke pria itu."Dia membiusku dan bawa aku ke hotel ini lalu kau."Imbuh Susi kembali menunjuk ke Rio.


"Kau menodaiku ..Rio..!Aku hancur sekarang..!"


Susi berteriak kencang.


Rio kaget setengah mati menengok ke arah Susi dan Tuan Muda Lin yang ternyata Stephen Lin.


"Ternyata kamu yang sudah menjebakku dengan Susi..!"Teriak Rio marah menarik kerah kemeja Stephen Lin dan meninju rahang Stephen Lin.


"Cukup..!!Rio..Kau tak perlu menganggap aku telah menjebak mu dan Susi ini..,bukankah kamu juga suka meniduri cewek ?"Ucap Stephen Lin yang membisikkan sesuatu kepada Rio yang marah itu mengambil botol wine dan memukulkan botol wine ke kepala Stephen Lin.


Keributan di hotel H memicu datangnya pihak kepolisian yang membawa surat penangkapan Rio yang di ketahui melakukan percobaan membunuh Bryan dengan dalih kecelakaan lalu lintas karena ban mobil mewah Bryan terdapat peluru tajam.


"Pak polisi saya juga ingin melaporkan orang ini dan orang asing ini yang sudah mencelakakan saya dan menodai saya di hotel ini.Lihatlah ini bukti rekaman cctv di parkiran Ubm dan rekaman cctv di hotel H."Kata Susi yang dengan tekad yang kuat untuk menjebloskan Rio ke penjara sesuai perbuatan Rio terhadapnya kepada polisi.


"Siap ,Nona..Kami dari pihak Kepolisian akan menangani kasus ini dengan tepat dan benar."Kata polisi tegas.


Di Rumah Graha Lin.


Bryan sudah akan bersiap untuk mengantarkan Aurelia ke rumah sakit untuk janjinya kepada Aurelia namun ada telepon dari pihak kepolisian mengenai kecelakaan lalu lintas beberapa hari yang lalu.


"Iya,Pak. .Ya,ya ,baiklah saya segera ke sana."Kata Bryan yang menaruh hp di dagunya sambil turun dari tangga menuju ke area parkiran mobil nya.


"Bry..Jadi gak anterin aku ke dokter?"Tanya Aurelia berdecak lidah dan bertolak pinggang di samping mobil warna biru tua.


"Jadilah..Tunggu bentar..Ada telepon..Sarapan dulu gih sana."Jawab Bryan menepis Aurelia untuk masuk ke rumah dengan kode di tangannya.


"Ughh..Aku gak mau sarapan pagi tanpa ada kau yang menemaniku,Bry ..Ayo dong jangan ngambek lagi."Rengek Aurelia dengan langkah kaki lebar -lebar.


"Emmm..Siapa yang juga yang membuat aku jadi ngambek sama kamu?"Tanya Bryan dengan nada galak tapi menarik lengan Aurelia untuk masuk ke rumah menuju ke ruang makan dan mendudukkan Aurelia di kursi makan untuk menghadapi sarapan pagi berupa sepiring nasi goreng dan segelas jus tomat ceri segar.


Aurelia tersenyum -senyum melihat Bryan masih memberikan perhatian terhadapnya.


"Makasih,Bry.Kamu sungguh baik deh sama aku."


Kata Aurelia menggigit sendok makannya yang motif gambar hello kitty warna pink.


"Emm..Yaudah cepatan makannya..Uhh aku bisa telat nih pergi ke kantor,belum lagi anterin kamu dulu ke rumah sakit,trus ada urusan lain lagi."Kata Bryan mendengus kasar di hadapan Aurelia yang cengar cengir tak mempermasalahkan omelan Bryan karena Aurelia sedang bahagia karena di perhatikan oleh Bryan.


Bersambung..!!