My Snowy

My Snowy
Shock Terapi



Dewa Adrakhs seketika kehilangan separuh energinya saat ia mendapati istri yang sangat ia cintai menghilang di depan matanya dan dewa gagah nan tampan itu tertidur pulas. Untuk sementara waktu tidak ada tanda-tanda akan bangun kembali untuk jangka waktu yang cukup lama untuk mengembalikan separuh energinya itu.


Gandasuli terus merangkak maju saat Chanan menggeser pantatnya ke belakang.


"Ka....ka...kau mau apa?!" Chanan bertanya sambil terus menggeser pantatnya ke belakang dengan wajah panik dan degup jantung tak beraturan melihat perempuan di depannya terus merangkak maju dengan pelan dan dengan senyum yang sangat cantik.


Sial! Kenapa dia cantik banget?! Batin Chanan memekik frustasi.


"Aku akan berikan shock terapi untuk kamu. Aku tadi mencari di laptop bagaimana caranya membuat orang yang hilang ingatan kembali mengingat semuanya"


"Da.........dan......a........apa yang kau temukan di sana?" Chanan berkata sambil terus melompat mundur hingga punggungnya membentur tembok.


Gandasuli langsung melompat naik ke pangkuan Chanan dan berkata, "Dengan ini" Perempuan itu tanpa dikomando menubrukkan bibirnya ke bibir Chanan.


Chanan memejamkan mata dan anehnya dia menemukan kenyamanan dan kehangatan yang selama ini dia cari saat perempuan itu mencium bibirnya dengan lembut. Chanan refleks membalas ciumannya Gandasuli dengan cara yang sama. Dia merasakan kalau Gandasuli benar-benar merindukan dan mencintainya lewat ciuman itu. Chanan kemudian mencoba membiarkannya memimpin.


Tanpa sadar Chanan mengerang lirih karena kecewa saat Gandasuli tiba-tiba menarik bibir.


"Kenapa berhenti?" Chanan betenya dengan bola mata menggelap dan dengan suara serak menaham gairah


Gandasuli mengamati kedua bola mata Chanan sambil bertanya, "Apa.kau sudah mengingat sesuatu?"


"Belum. Mungkin sedikit lagi aku akan mengingatnya" Chanan tersenyum penuh arti.


Seketika pria tampan berproses dokter bedah itu bergumam di dalam hatinya, kalau aku melakukan lebih dari sekadar ciuman, boleh, kan? Perempuan ini Istri sahku. Tapi, aku belum ingat semuanya tentang dia. Sial! Dia semakin liar.mengajakku berciuman. Kalau begini terus aku bisa hilang kendali.


Dan tanpa takut ataupun ragu, Chanan memutuskan untuk melakukan lebih dari sekadar ciuman, ia menjelajahi bagian lain mulut Gandasuli. Chanan menyusurkan bibir dari wajah dan tubuh perempuan itu dan melihat Gandasuli memberikan persetujuan, Chanan nekat menyusupkan wajahnya ke leher perempuan itu dan menjelajahi leher, tengkuk, dan area sensitif lainnya.


Saat Chanan mendengar rintihan sensualnya Gandasuli, pria tampan itu mengerang sambil menggendong Gandasuli. Gandasuli seperti seekor anak Koala yang mendekap erat pohon. Kedua lengan Gandasuli merangkul erat leher kokonya Chanan dan kedua kakinya melingkar di pinggang atletisnya Chanan.


Chanan terus mengajak Gandasuli berciuman sambil melangkah pelan menuju ke kamarnya. Kali ini Chanan yang mengambil alih memimpin. Dia memastikan untuk memasukkan lidah ke dalam mulut Gandasuli secara perlahan dan sensual. Kemudian pria tampan itu memberikan gigitan pada bibir perempuan cantik itu. Chanan memberikan gigitan yang lembut dan membuat Gandasuli menyerang frustasi.


Chanan naik ke ranjang dengan posisi Gandasuli masih menempel erat di tubuhnya bak seekor anak Koala.


Chanan memandang secara mendalam tatapan perempuan cantik berkulit sangat putih seperti salju itu.


Cukup saling berhadapan lalu memandang matanya. Sembari menatap bola mata indahnya sembari menyamakan saat menarik napas. Membuat Chanan memiliki kedekatan dengan perempuan cantik yang memiliki kulit yang cantik pula.


Chanan kemudian menyusurkan tangannya dari pundak perempuan itu sampai ke pinggang. Pria tampan itu mengelus pelan pinggang rampingnya Gandasuli yang membuat perempuan itu nekat mengangkat pelan dagu Chanan, lalu Gandasuli mencium jakun suami tampannya itu dengan penuh gairah.


Chanan kemudian membuka kancing baju tidur Gandasuli dan menurunkan pelan baju tidur perempuan itu hingga sampai ke bahu dan bibirnya langsung mencium pundak polos perempuan itu dengan penuh gairah.


Gandasuli menarik tengkuk Chanan dan mengajak suami tampannya itu rebah di atas tubuhnya.