My Snowy

My Snowy
Bingung



Ratih dan Dona kembali ke rumahnya Dona.


Chanan dan Leo kembali ke rumahnya Chanan.


Chanan langsung masuk ke kamarnya karena entah kenapa pria tampan itu merasakan hatinya sangat sedih, tapi sedih karena apa, pria tampan itu tak tahu.


Leo langsung menuju ke dapur untuk memasak karena di merasa sangat lapar Dan saat Leo membuka lemari esnya Chanan, dia mengerucutkan bibir, mengerutkan dahi, dan bergumam, "Kok, di lemari esnya Chan ada banyak sekali susu kotak rasa mangga? Sejak kapan Chan suka susu kotak rasa mangga? Lalu, di mana botol minuman anggur yang aku titipkan di sini? Kok, nggak ada?"


Sementara itu di kahyangan khususnya di istana petir terjadi kehebohan. Semua pelayan di istana petir sibuk menyiapkan pernikahannya dewa petir dan putri bunga Pernikahan dewa petir Adrakhs dan putri bunga Gandasuli dilaksanakan secara rahasia dan hanya orang-orang di lingkungan istana petir yang mengetahuinya. Tamu dari luar yang hadir adalah burung Gagak hitam sahabatnya Gandasuli. Namun, sayangnya Gandasuli tidak mengingat sahabatnya itu.


Setelah prosesi pernikahan selesai dilaksanakan. Diadakan pesta yang meriah di istana petir yang digelar secara tertutup.


Dewa petir Adrakhs merasa sangat bahagia, akhirnya impiannya untuk bisa menikah dengan wanita yang selama ini ia cintai tercapai.


Di pergelangan tangan Gandasuli, di bagian dalam yang sebelah kanan terdapat tanda bulatan kecil berwarna merah Tanda kalau dia sudah sah menjadi istrinya dewa petir Adrakhs.


Di tengah kemeriahan pesta, Adrakhs mengajak Gandasuli masuk ke kamar pengantin mereka. Dengan tidak sabar, Adrakhs membuka kain merah yang menutupi wajah Gandasuli. Lalu, dewa petir melempar asal kain merah itu dan dewa paling hebat di kahyangan itu menyusuri wajah istri sahnya mulai dari kening hingga ke bibir.


Gandasuli sontak menunduk malu. Kedua tangannya meremas baju pengantin berwarna merah menyala karena tegang.


Dengan perlahan, dewa petir mencubit dagu istri cantiknya, lalu ia mengangkat pelan dagu itu sampai wajah Gandasuli tampak di depannya lagi. "Kau sangat cantik. Semua Dewi kahyangan pantas iri dengan kecantikan kamu ini, Istriku. Karena kau memang sangat cantik dan aku sangat mencintaimu"


Gandasuli semakin meremas baju pengantinnya dengan kedua tangannya, lalu ia menatap suaminya dengan gamang.


Tatapan Gandasuli membuat Adrakhs nekat menunduk dan mencium bibir Gandasuli dengan penuh kelembutan. Jantung Adrakhs berdetak sangat kencang dan Gandasuli bisa merasakan debaran jantungnya Adrakhs saat tubuh pria tampan itu menempel erat di tubuhnya. Adrakhs bahkan hampir terkena sesak napas saat hatinya berdesir hebat. Bibir ranumnya Gandasuli terasa sangat manis dan memabukkan.


Namun, Hatinya Gandasuli tidak berdesir, jantungnya tidak berdegup abnormal, dan perutnya tidak ada debaran sayap kupu-kupu. Ciuman, belaian, dan debaran jantungnya Adrakhs terasa hambar dan tawar di hati Gandasuli.


Adrakhs kemudian merebahkan Gandasuli dengan pelan di atas ranjang dan melanjutkan aksinya untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami di malam pertama pernikahannya.


Gandasuli hanya diam menuruti semua kemauan suaminya. Tanpa merespons semua cumbuannya Adrakhs.


Akhirnya penyatuan raga antara Adrakhs dan Gandasuli terjadi di malam itu. Walaupun Adrakhs agak kecewa karena ia tidak mendapatkan segel kesuciannya Gandasuli, namun dia tetap bahagia dan ia tetap mencintai Gandasuli.


Sementara itu di bumi, Chanan masih merasa kebingungan dengan hati dan dengan cincin yang melingkar di jari manis tangan kanannya. Di lingkaran bagian dalam cincin itu ada tulisan My Snowy Gandasuli


"Siapa Snowy Gandasuli? Kenapa aku bisa mengukir nama aneh ini di cincin yang aku pakai? Eh! Sebentar! Ini cincin pernikahan, kan? Kenapa aku bisa pakai cincin pernikahan? Kata Mama aku belum menikah" Gumam Chanan sambil terus mengamati cincin itu.


Chanan lalu berjalan ke meja kerjanya da membuka laci meja kerjanya tempat ia biasa menyimpan berkas dan surat-surat penting. Chanan tertegun saat ia menemukan dua buku berwarna merah. Chanan membeliak kaget dan hampir copot kedua bola matanya saat ia melihat foto dirinya dengan gadis yang sangat cantik, namun belum pernah ia temui, ada di dalam buku berwarna merah itu.


Chanan kemudian terhenyak lemas di kursi kerja berodanya dan bergumam, "Kalau aku belum menikah, kenapa aku bisa punya buku nikah dan nama ini adalah Snowy. Nama yang sama dengan nama yang ada di cincin yang aku pakai ini? Ada apa sebenarnya? Apa yang sudah terjadi?"


"Aduh! Kenapa hatiku terasa sangat sakit saat ini?" Chanan meremas dadanya.


Chanan merasakan hatinya berdenyut nyeri tepat di saat Adrakhs menyatukan raga dengan Gandasuli di atas kahyangan, di istana petir.


Tiba-tiba Leo berlari masuk ke ruang kerjanya Chanan sambil berteriak, "Chan! Kenapa kau punya kandang kelinci? Kau memelihara kelinci tanpa sepengetahuanku, ya?"


Chanan spontan menautkan alisnya dan bertanya balik, "Kelinci? Aku tidak pernah memelihara kelinci. Masak iya aku punya kandang kelinci? Kamu tahu sendiri, kan, aku tidak suka melihara hewan karena itu, bikin ribet dan bikin kotor rumahku"


"Tapi, beneran ada kandang kelinci di dekat kolam renang kamu. Ayo ke sana dan lihatlah sendiri!" Leo langsung menarik tangan Chanan.