
Hai gaess...
Lama tidak menulis karena kesibukan aku di real life.
Sebetulnya banyak cerita tentang keseruan aku dan adek-adek yang ingin aku tuangkan ke dalam cerita *My sisters and me* tetapi waktu luangku hampir tidak ada.
Eheem.... sok sibuk aja akunya gaess.
Gak berasa aku sudah SMK aja ya,berasa makin gede.
Teman-teman lama sudah berganti semua,tidak satupun teman SMP yang jadi teman satu sekolah lagi.
Bahkan Si Daniel pun tidak satu sekolah lagi,haissh berkurang lah penggemarku hehehe.
Si cantik Nay sudah hilang komunikasi juga soalnya kami sudah beda sekolah dan Nay sekarang bukan murid les mama lagi, sehingga makin jarang kami bertemu.
Adekku Ica sekarang sudah kelas 1 SD,Ianna TK kecil dan aku kelas 1 SMK.
Mama sudah tidak mengajar lagi, sedangkan papa jauh di pulau ujung timur sana,aku masih harus fokus membantu mama menjaga adek-adek di samping juga sibuk sekolah,karena mama sepertinya sering sakit akhir-akhir ini, kasihan mamaku.
Aku sekolah di SMK swasta gaess,tapi biarpun swasta tetap SMK favorit di kotaku,tahun ajaran baru ini saja ada 500 an siswa baru yang masuk seangkatan denganku.
Secara otomatis akupun memiliki lingkungan pertemanan yang baru, yang sangat jauh berbeda di bandingkan dengan teman SMP ku.
Aku merasa sangat bisa menikmati lingkungan sekolahku yang baru, padahal di awal masuk sekolah aku sudah pesimis akan bisa enjoy di sekolah baru dan lingkungan teman baru, benar-benar tidak sanggup aku membayangkan akan seperti apa kehidupan di sekolah baruku saat itu.
Aku yang dari awal sangat Ingin jadi penerbang,harus rela melepaskan impian karena orang tua.
Pada akhirnya aku memilih menyenangkan hati mamaku dan bersekolah di tempat yang mama inginkan.
Satu pelajaran kudapatkan,bahwa ketika kita membahagiakan orang tua maka Alloh SWT akan memberikan kebahagiaan juga pada kita.
Aku sudah membuktikannya.
Saat ini aku di kelilingi teman-teman yang sangat baik padaku dan guru-guru yang juga sangat perhatian padaku.
Teman sekelasku ada 31 orang denganku, terdiri dari 30 murid cowok dan 1 murid cewek.
Inilah anak automotif,yang pastinya akan di dominasi cowok ketimbang cewek.
Tidak terasa sudah satu semester aku ada di kelas X.
Beberapa hari yang lalu aku menyelesaikan penilaian akhir semester satu,dan minggu ini kami dalam masa santai, tinggal menunggu hasil alias penerimaan raport saja.
Tiap hari masuk sekolah hanya untuk mengikuti berbagai perlombaan antar kelas yang di ikuti murid dari kelas X sampai kelas XII.
Entah kenapa aku di tunjuk untuk mewakili kelas di beberapa lomba, diantaranya lomba fashion show,cerdas cermat dan melukis.
Untuk fashion show aku di kalahkan murid kelas Xll, terang sajalah aku kalah,karena kata kakak-kakak kelas dia sudah mewakili sekolah dan selalu juara baik itu tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi.
What the hell... apalah aku yang hanya anak kelas X dan minus pengalaman,jadi tidak masalah meskipun kalah juga.
Kemaren lomba melukis aku juara pertama, padahal aku hanya melukis anime kesukaanku saja, tadinya tidak berharap dapat juara karena aku melihat lukisan mereka jauh lebih bagus dan rata-rata mereka melukis kaligrafi atau pemandangan alam.
Ternyata lukisanku banyak di sukai kakak kelas cewek, mungkin saja mereka penggemar anime seperti diriku.
Tadi pagi aku mengikuti lomba cerdas cermat,dari 40 grup yang mewakili kelas X sampai kelas Xll aku dan kelompokku harus puas di posisi ketiga, lagi-lagi aku di kalahkan murid kelas Xll.
Banyak kejadian lucu selama perlombaan tadi siang.
Aku masih ingat betul pertanyaan apa dan jawaban apa yang membuat seisi ruangan grrrr kompak sekali.
Aku bertiga dengan temanku Akbar si peringkat satu di kelas dan Arga si juara matematika mewakili kelas X jurusan TKR, karena sekarang sudah babak final.
Jam 10 pagi kami sudah berkumpul di aula bersama kelompok lain yang terdiri dari kelas Xl dan Xll.
Aku perhatikan Akbar dan Arga gelisah menjelang lomba dimulai.
Aku berusaha rileks saja karena aku tidak ingin perlombaan ini menjadi beban bagiku, artinya aku hanya ingin have fun saja tidak memiliki target harus juara.
Tiba-tiba Arga berbisik padaku,
"Ibra,tolong lu fokus ya,biar kita menang", katanya.
"Santai aja lah,gak perlu stress",aku berusaha membuatnya tenang, karena aku memang tidak ada beban.
Akhirnya lomba di mulai,dari awal kelompokku selalu bisa menjawab pertanyaan dengan benar, sampai akhirnya harus ada soal rebutan nilai,aku dan kelompokku benar-benar hanya bisa pasrah, bukannya apa...tapi tiap aku tunjuk tangan selalu di abaikan atau mungkin tidak terlihat oleh tim juri, sehingga selalu tidak mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan.
Aku kesal sendiri jadinya,poin kami sudah diposisi yang paling mengkhawatirkan di babak ini.
Sampai pada babak lempar jawab kelompokku baru bisa bernafas lega.
Ada satu pertanyaan yang membuat kami semua tertawa karena jawaban kakak kelas Xll.
"Sebut kan pantai di Jawa Timur yang kalian ketahui!", pertanyaan di lemparkan tim juri,dan dengan semangat kakak kelas menjawab
"PDI perjuangan!"keras dan salahe.... grrrr seisi ruangan ngakak di buatnya.
"Pantai mas,bukan partai,poin di kurang sepuluh!"kata juri lagi.
wakakakak ngakak aku di buatnya.
*flashback off
Aku ceritakan kejadian di sekolah tadi pada mamaku,beliaupun tersenyum.
Sebetulnya hari Minggu besok Ica juga akan mengikuti lomba melukis di sebuah mall di kotaku.
Adekku sama sepertiku,kami menyukai seni.... mungkin ini keturunan dari mamaku.
Sebagai kakak yang baik,aku selalu support adekku.
Apapun yang penting adekku senang dan mama juga mengijinkan.
Aku yang di takdir kan menjadi kakak sulung laki-laki, memang harus selalu siap menjaga adek-adek dan juga menjaga mama ketika papa tidak ada bersama kami seperti saat ini.
Rencananya liburan akhir tahun ini aku ingin ke rumah Oma tapi bagaimana dengan mama,aku selalu memikirkan kondisi mama jika aku jauh dari beliau.
Oma usianya sudah 60 tahun.
Aku berharap masih akan selalu bisa menjenguk Oma kapan saja, berharap Oma akan sehat selalu.
Betapa manusia hanya bisa berencana namun selalu Tuhan yang menentukan segalanya.
Sebetulnya kami sekeluarga pernah merencanakan untuk liburan akhir tahun di kota dimana Oma tinggal untuk saat ini, namun sejak tiga bulan yang lalu papa tiba-tiba di tugaskan ke Papua,dan itu jauh sekali gaess.
Pupus sudah keinginanku untuk bertemu Oma, karena 10 bulan yang akan datang papa baru akan pulang lagi ke rumah.
Sekian dulu cerita ku, mohon maaf typo bertebaran 🙏🏻.
Bye all and have a nice day.