My Sisters & Me

My Sisters & Me
ch 2 surat cinta Sonny



sore itu Rifana main ke rumah Anna untuk kerja kelompok.


tugas membuat kaligrafi dari guru PAI.


tugas kaligrafi itu akan dibantu Sonny, karena Sonny lah yang pandai membuat kaligrafi.


Sonny kelas 6 di SDIT ( sekolah dasar Islam terpadu), tidak heran jika dia mahir dalam tugas seperti itu.


Anna sengaja meminta Rifana datang ke rumahnya atas permintaan Sonny,karena itu syarat dari Sonny jika ingin tugas kaligrafinya dia kerjakan.


Anna tau adeknya menyukai Rifana.


hampir setiap hari Sonny titip salam buat Rifana (meskipun tidak pernah di sampaikan).


cuma untuk kali ini saja Anna mengalah, karena Sonny mengancam tidak akan membantu menyelesaikan tugas kaligrafinya kalo tidak ada Rifana.


"hai Anna,hai Sonny, nungguin ya...?".sapa Rifana pada Anna dan Sonny yang sedang duduk-duduk di teras rumahnya,dan memang sedang menunggu kedatangan Rifana.


"iya, nungguin kang cilok lewat". jawab Anna


"hhhh.... kang cilok.... kang cilok... come here!" ledek Sonny pada Rifana


"iya kaliii kang cilok cantik gini...huh!" Rifana menyahut ledekan Sonny


""Fa tau engga, ternyata *selama ini adek ganteng gw naksir kang cilok... hhhh!" kata kata Anna membuat Sonny berasa di tampol mukanya


*aish kak Anna niiih....napa jadi ngeledekin gw sih!" sahut Sonny dengan muka bersemu merah karena malu.


"hah,....masak sih??" Rifana berhasil membuat Sonny salah tingkah.


"hmmm, trusssss....dan gw gak akan kerjain tugas kalian,bye!" kata Sonny sambil berjalan masuk rumah meninggalkan Anna dan Rifana yang tertawa senang karena berhasil membuat Sonny ngambeg.


"memang dasar kakak gak ada akhlaq".rutuk Sonny dalam hati.


Sonny sedang merenung dalam kamarnya,wajah Rifana selalu memenuhi kepalanya.."hush...hush...hush". kata Sonny yang seolah olah sedang mengusir bayangan Rifana dari kepalanya.


"kenapa juga kak Anna harus punya teman imut kek gitu...huh!".


Sonny menoyor kepalanya sendiri.


Sonny sadar posisi,dia masih kelas 6 SD, sedangkan cewek yang di sukainya kelas 2 SMP.


"bagaimana ini maaaaaaak...!" teriak Sonny putus asa dengan pikirannya sendiri.


tiba-tiba ada suara menyahut dari luar kamar Sonny. "mas Sonny kenapa panggil Emak?".


kata Mak Siti asisten rumah tangga di rumah Anna.


"hah..., panggil emak?? gak ada!" jawab Sonny.


"tadi Emak dengar mas Sonny berteriak panggil Emak". mak Siti tetap kekeuh.


"iya dah,gw panggil Emak!"Sonny mengalah,bisa sampai perang dunia ke tiga kalo mau debat sama mak Siti yang memang jago debat se RT.


"mau di suruh apa mas?", tanya mak Siti antusias.


jangan heran,kalo ekspresi mak Siti berlebihan ketika tau bos kecilnya membutuhkan tenaganya.


karena biasanya permintaan Sonny hanya minta di belikan sesuatu ke warung seberang jalan.


kesempatan bagi mak Siti untuk bertemu Aliando, tukang bensin eceran di dekat warung tersebut.


(nama Aliando,wajah Ali oncom)


"Mak Siti lagi sibuk gak?'.tanya Sonny


"tidak mas, semua pekerjaan sudah selesai".jawab Mak Siti.


"belikan sampul surat ya mak,yang bagus!". kata Sony sambil menyodorkan uang lima ribuan.


"Dimana mas belinya?"tanya mak Siti pura pura belom mengerti.


"Di planet Mars!" jawab Sonny pendek .


mak Siti tau bos kecilnya sering bercanda.


"kapan mas belinya?" masih berdiri di depan kamar Sony


"tahun depan,... aish Emak nih suka kali bikin gw emosi!" jawab Sonny sambil menutup pintu.


Mak Siti tersenyum sambil berlalu dari kamar Sonny.


hatinya berbunga-bunga akan bertemu Aliando.


*****


di teras rumah Rifana dan Anna masih bercanda,mereka tau Sonny tidak benar benar marah.


Anna paling tau watak adiknya itu.


benar saja, tidak berapa lama Sonny sudah keluar menghampiri kakak nya sambil membawa sebuah gulungan kertas karton.


"nih kak, kaligrafinya sudah selesai". kata Sonny sambil menyerahkan gulungan kertas tersebut pada Anna.


Anna menerima dan langsung membuka gulungan tersebut.


"waaaaooow ....., bagus bener dek !" kata Anna takjub dengan Kaligrafi buatan adeknya.


Rifana bahkan cuma melongo menatap hasil karya Sonny.


"hmm, indah".puji Rifana dalam hati.


penampakan kaligrafi karya Sonny kurang lebih seperti itu.



"ya udah ya kak,gw masuk lagi, masih ada tugas sekolah, bye kak Rifa." kata Sonny sambil berlalu dari hadapan kakaknya.


di dalam kamarnya ternyata Sonny sedang menulis surat buat Rifana, tinggal menunggu sampul surat yang sedang di beli mak Siti.


setelah beberapa saat kemudian muncullah mak Siti membawa sampul surat pesanan Sonny.


singkat cerita Sonny akan memasukkan surat itu ke dalam buku catatan yang di pinjam Anna dari Rifana.


diam diam Sonny memasukkan suratnya kedalam buku catatan Rifana.


kebetulan Anna masuk akan mengambil buku tersebut.


Sonny sedikit gugup takut aksinya ktahuan kakaknya.


"kenapa ada di kamar kakak?" tanya Anna penuh selidik.


"ah eh oh...anu kak,mau pinjam pensil". gelagapan Sonny menjawabnya asal.


"sudah ketemu pensilnya?"tanya Anna


"gak jadi kak". jawab Sonny sambil keluar dari kamar Anna.


tanpa curiga Anna mengambil buku catatan Rifana,karena temannya itu sudah pamit akan pulang.


"ini buku catatan yang kemaren aku pinjam, thanks ya Fa..!"


"okay,sama sama....bilang sama Sonny makasih banyak sudah bantu selesaikan tugas sekolah kita". jawab Rifana sambil menerima buku catatannya.


*****


malam harinya Rifana membuka buku catatan yang baru di pinjam Anna.


esok ada ulangan, Rifana harus belajar supaya nilainya tidak mengecewakan.


ketika akan membuka halaman bukunya seperti ada yang menempel di halaman tengah.


"apa ini?"gumam Rifana mengamati surat warna putih di tempel menggunakan selotip warna bening,sudah pasti tujuannya agar tidak terjatuh.


pelan-pelan Rifana melepaskan selotipnya supaya tidak merusak bukunya.


sejenak Rifana mengamati surat itu, tercium aroma harum dari dalam sampul surat tersebut.


tidak ingin berlama-lama penasaran, Rifana mengambil isi suratnya.


hanya selembar kertas , lebih mirip surat ijin tidak masuk sekolah yang sering di buat anak anak sekolah ketika mereka ijin tidak masuk sekolah.


(ingat gaess,zaman itu belom ada HP seperti sekarang)


kepada yts kakak Rifana


di tempat


assalamualaikum kakak cantik,


Sonny bingung mau mulai menulis dari mana,


langsung saja ya kak, Sonny suka sama Kaka,semoga Kaka bisa terima cinta Sonny,


empat kali empat enam belas


sempat tidak sempat mesti di balas


jalan jalan ketemu Bi' Asih


cukup sekian dan terimakasih


wassalam


ttd


Sonny


penggemar rahasia mu


""hhhhhh......"" Rifana tertawa setelah selesai membaca surat dari Sonny


"huh... mabuk sirop tuh anak!" rutuk nya dalam hati setelah selesai tertawanya.


"bagaimana bisa bocah SD itu menyukaiku?"


Rifana bertanya dalam hati,merasa tidak percaya jika adek sahabatnya akan memberikan Rifana surat cinta.


******************************************


akhirnya selesai juga ch 2


terimakasih semua.


jangan lupa like rate vote komen ya


maaf jika masih banyak kesalahan di sana sini, soalnya masih belajar


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏