My Prilly

My Prilly
Mengenal Prilly



Pasangan Rizal dan Uly Latuconsina. Dia memiliki seorang putra laki-laki yang begitu tampan yang bernama Raditya Putra Latuconsina.. Radit adalah seorang pengusaha muda yang sukses. Banyak wanita yang begitu menggilainya. Namun tak ada satupun yang dapat mencuri hatinya. Sehingga seringkali orang menyebutnya manusia robot, karena Radit selalu memfokuskan dirinya pada setumpuk pekerjaannya tanpa memikirkan urusan hatinya mengenai cinta.. Kau tahu, ia adalah seorang pekerja keras. Ia rela mengorbankan banyak hal demi pekerjaannya, termasuk urusan percintaannya.. Baginya kebahagiaan keluarga adalah yang paling penting.. Rizal dan Uly juga memiliki seorang putri cantik bernama Prilly Mahatei Latuconsina, itulah namanya.. Sicantik bertubuh mungil, dengan kulit putih bersih serta rambut panjang tergerai. Saat ini Prilly adalah seorang mahasiswa kedokteran disalah satu universitas ternama di Jakarta.. Kesenangannya dalam membantu orang lain menjadikan dirinya ingin mengabdikan diri dengan sepenuh hati yakni menjadi seorang dokter yakni menyembuhkan sakit setiap orang .. Ia juga gadis yang baik hati, ramah tamah pada setiap orang.


"Mam, udah selesai aku potongin semua sayurnya.. Terus sekarang aku ngapain lagi?"tanya Prilly pada sang mama


"Gak ada, semuanya udah kamu kerjainkan.. Lebih baik sekarang kamu prepare berangkat ke kampus, nanti kamu telat kena macet dijalan.."jawab mama Uly


"Jakarta tiap hari juga macet kali Mam. Gapapalah udah ayoo aku bantuin masaknya sampe selesai.."Ngotot Prilly


"Kamu ini yaa ngeyel banget kalo dibilangin, udah cepat sana prepare terus berangkat kuliah belajar yang rajin biar cepat-cepat lulus terus jadi dokter kebanggaan keluarga dan masyarakat.."ucap Mama Uly sambil menangkup kedua pipi Prilly


"Hhh, okeoke aku nyerah. Mama menang yaa kali ini, yaudah aku prepare dulu ya.."Ucap Prilly sambil berlalu dari hadapan sang mama tak lupa Prilly mencium pipi sang mama. Yaa itu memang sudah menjadi kebiasaannya, kekanak-kanakan memang ..


Prilly melangkah menuju kamarnya yang berada dilantai dua.. Dengan segera ia bersiap-siap. Kemeja ungu dan celana jeans telah menjadi pilihannya hari ini, ia memakai warna kesukaannya. Tak lupa ia sedikit memoles tipis wajahnya dengan riasan makeup natural, menggunakan wedges berwarna hitam dengan tinggi ±10cm. Cukup simple bukan? Lihatlah, hanya berpenampilan seperti itu saja dia terlihat sangatlah cantik. Lelaki manapun pasti akan terpana melihat kecantikan dan keimutan wajahnya.. Setelah dirasa cukup, Prilly mulai melangkahkan kakinya keluar kamar dan mulai menuruni anak tangga..


"Ehh kak Radit, tumben ada dirumah.."goda Prilly sambil duduk disebelah sang kakak yang kebetulan ada dirumah, karena Radit jarang sekali berada dirumah. Selalu sibuk dengan pekerjaanya..


"Hh, lo ngejekin gue yaa. Gue ada dirumah salah, gak ada dirumah lo ngomel gak jelaslah nelponin gue teruslah nyuruh cepat-cepat pulang.. Gimana sihh lo, dasar labil!"balas Radit mengejek Prilly


"Apaan sih lebay banget lo kak, kapan gue nelponin lo? Perasaan gak pernah deh.. Pengen bangett gue telponin yaa lo.. Haha.."jawab Prilly


"Alahh, ngaku aja deh.. Gak usah malu gitu, jaiman bangett sihh jadi orang."ucap Radit


"Tapi gue beneran enggak......."ucapan Prilly terpotong


"Ehhh, lagi dimeja makan ko ribut.. Ayo cepat habiskan makanannya, nanti kalian telat lagi.."lerai sang Mama


"Itu tuhh Mam kak Radit nyebelin, masa godain aku mulu.."Prilly mengadu


"Apaan, kan lo yang mulai.. Yaa gue ngeladeninlah.."ucap Radit


"Ishhh..."Prilly geram


"Berhenti dong, malu tau. Udah gede ko berantem sihh."ucap Mama Uly


"Oh iya Mam, papa kapan pulang?"tanya Prilly


"Kenapa lo nanyain papa kapan pulang? Pasti mau ngadu kan lo sama papa."ledek Radit


"Radittt....Cukup. Jangan gitu dong sama adeknya.."ucap mama Uly


Sementara itu Prilly menjulurkan lidahnya mengejek Radit karena merasa sang mama membelanya.. 😜


Sedangkan Radit hanya tersenyum sambil geleng kepala melihat kelakuan adek kesayangannya itu yang sangatlah kekanak-kanakan..


"Ohh iya Prilly, nanti malam kamu jangan kemana-mana yaa.. jangan lupa juga dandan yang cantik.. Kita mau dinner special soalnya, dan ini sangat penting. Berpenampilanlah sebaik mungkin.. Oke sayang 😉"ucap mama Uly


Prilly hanya mengangguk, tanpa peduli acara apa yang nanti malam akan terjadi..


"Radit kamu juga yaa. Pulanglah tepat waktu, kamu ingatkan ini acara apa.."ucap mama Uly


"Iya pasti ada, ini semuakan atas persetujuan papa kamu.. Nanti sore juga papa kamu udah ada dirumah."ucap mama Uly


"Seriusan Mam papa pulang nanti sore?"tanya Prilly antusias


"Iya, makanya kamu turutin apa kata mama nanti, jangan buat papa kamu kecewa. Karena ini semua papa kamu yang ngatur.."jelas mama Uly


"Okeoke.. Mm, udah jam segini aja. Aku udah selesai nihh, aku langsung berangkat yaa."ucap Prilly sambil melihat jam tangan yang melingkar indah dipergelangan tangan mungilnya


"Yaudah kalo gitu kamu hati-hati dijalan yaa sayang."ucap mama Uly


"Iya, assalamualaikum.."ucap Prilly sambik mencium tangan mama dan Radit. Tak lupa ia juga mengecup pipi sang mama, kemudian berlalu pergi..


"Wa'alaikumsalam.."jawab mama dan Radit berbarengan


"Hati-hati Prill...."ucap Radit setengah berteriak


"Iya kak...." jawab Prilly juga tak kalah berteriak. Prilly melangkahkan kakinya menuju mobilnya yang telah terparkir tepat di pekarangan rumahnya. Karena sebelumnya Prilly sudah meminta tolong mang Ujang supir dikeluarganya untuk mengeluarkannya dari garasi sekalian menghangatkan mesinnya ..


Tiba-tiba Radit menatap serius wajah sang mama..


"Mama yakin Prilly bakal mau nerima semua ini? Apa kita gak perlu bicarain dulu secara baik-baik sama dia?"tanya Radit. Pasalnya ia memang sudah mengetahui rencana kedua orangtuanya mengenai dinner nanti malam


"Gausahlah, mama yakin Prilly bersedia ko. Papamu juga bilang seperti itu, kamu kenal adek kamukan. Dia pasti nurut-nurut aja, lagipula ini juga untuk kebaikan dia.."ucap sang mama


"Yaa semoga saja.. Yaudah dehh Radit juga berangkat yaa Mam. Assalamualaikum.."ucap Radit sambil mencium tangan dan pipi sang mama


"Wa'alaikumsalam.. Hati-hati yaa.."jawab mama Uly


"Iya Mam.."ucap Radit sambil berlalu dari hadapan sang mama menuju garasi tempat dimana mobilnya terparkir


--------------


"Emang mau dinner dalam rangka apasih Pah? Sampe-sampe kata mama Prilly harus ngasih penampilan yang terbaik segala. Perasaan aku ko jadi gak enak dehh, ini gak ada hubungannya sama akukan?"tanya Prilly.


Tingkat keingintahuan Prilly yang semakin meningkat membuatnya sering bertanya pada kedua orangtuanya, namun jawaban yang di dapat oleh Prilly hanyalah 'nanti kamu juga akan tahu'.


"Sudah kita lihat saja nanti malam.. Ayo Mah kita persiapkan semuanya.."ajak papa Rizal


Sementara Prilly ditinggalkan melamun seorang diri disofa ruang tamu..


"acara apa sih, ko kayak ada yang disembunyiin gitu yaa dari gue? jadi penasaran sendiri, jadi takut juga.."batin Prilly


"Errrr, stop berpikiran yang aneh-aneh Prilly. No no no!!"batin Prilly sambil menggelengkan kepalanya


Prilly beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar tercintanya, ia sudah tak tahan mencium bau matahari yang kini melekat pada tubuh mungilnya dan ingin segera membersihkannya..


Jangan lupa tekan likenya, barangkali ada yg pernah baca story ini jangan kaget yaa.. karena sebelumnya aku pernah post di wp juga. Tapi asli buatan aku sendiri ko, no copas copas yaa.. terimakasih 😊