
Alarm jam weker bergema di kamar serba biru laut itu.
Sang empu yang sedang tidur pun terbangun dia melihat jam yang sudah menunjukan pukul 6. "Baru jam 6" pikirnya.
Setelah mematikan alarm dia pun terlelap kembali, namun suara gedoran pintu dan teriakan dari sang ibu membuatnya terbangun.
"Dish bangun kamu lupa hari ini hari pertama kamu masuk sekolah!"teriak Marlina ibu Disha,mendengar itu Disha langsung terbangun.
"Omg kenapa gak bangunin aku dari tadi mah!" omelnya sambil berlari menyambar handuk dan langsung masuk ke kamar mandi.
"Mama kan sibuk nyiapin sarapan buat kamu sama yang lain, udah cepetan mandinya nanti kesiangan lagi" omel ibunya sambil berlalu pergi..
Selesai mandi disha langsung turun ke lantai bawah disana terlihat orang tuanya serta adiknya Keano Putra yang baru menginjak kelas 5 SD.
"Pagi Ma,Pa, hai bocil."ucapnya mengacak rambut Keano dan duduk di sebelahnya.
"Apaan sih kak udah rapi juga " omel keano kembali merapihkan rambut yang di acak kakaknya.
"berisik lo, gue gak bantuin lo ngerjain pr lagi lo mau.?" ancam Disha.
"Iish mainya ngancem kek bocah!" ketus adiknya.
"Udah jangan berantem mulu Dish hari ini kamu berangkat sama papah yah sekalian arahnya sama, besok baru kamu bawa motor sendiri." ucap Wira Sanjaya ayah disha dan keano.
"Oke Pah!" balas Disha.
Selesai sarapan Disha pun berangkat bersama ayahnya sedangkan adiknya keano pergi bersama ibunya karena arah mereka memang berbeda.
"Dish,baik-baik ya di sekokah baru kamu papa yakin kamu pasti betah !" ucap ayahnya setelah mereka sampai di depan gerbang sekolah baru Disha.
Di sana terlihat para siswa siswi berlalu lalang menuju kedalam sekolah mereka terlihat ceria bersenda gurau bersama teman barunya.
Melihat itu Disha teringat akan teman-teman nya waktu di Bandung saat itu dia juga seperti mereka tertawa bahagia saat bercanda dengan teman-teman nya.
Disha tersenyum miris "Semua gak sama lagi" pikirnya melamun melihat keluar kaca mobil.
"Dish" panggil ayahnya lagi memperhatikan Disha yang tengah melamun.
Suara panggilan dari ayahnya , membuat Disha terbangun dari lamunanya.
"Ah iya pah,aku pamit ya pah" ucap nya mencium tangan ayahnya sambil beranjak keluar mobil.
"Iya hati-hati ya nak,papa pergi dulu " ucap ayahnya sambil berlalu pergi mengendarai mobil hitamnya membelah jalanan ibu kota.
Selepas ayahnya pergi Disha pun melangkah memasuki gerbang sekolah ,sesampainya di koridor sekolah , sambil berjalan melewati beberapa siswa yang tengah berada di koridor mereka memperhatikan Disha dengan terang-terangan baik itu lelaki atau pun perempuan.
"Gila cantik banget , anak baru kali ya" ucap salah seorang siswa kepada temanya.
"Iya cantik kira-kira dia kelas berapa ya pengen gue " balas temanya terus memperhatikan Disha.
Mendengar itu Disha mempercepat langkah kakinya menuju ruang guru disana dia bertemu bu Rina,yang akan menjadi wali keras barunya,diapun di ajak menuju kelas 2 B sesampainya di kelas ,murid-murid yang tadinya sedang asyik mengobrol langsung berlarian ke tempat duduk masing-masing,mereka tak ayal memperhatikan Disha yang datang bersama wali kelasnya.
"Pagi anak-anak.." sapa bu Rina
"Pagi bu!" balas murid-murid serentak
"Hari ini kita kedatangan murid pindahan dari Bandung,Disha perkenalkan diri kamu" ucap bu Rina mempersilahkan Disha.
"Hai nama saya disha Andrea saya pindahan dari bandung,semoga kita bisa berteman baik" ucap disha canggung.
"Baik silahkan kamu duduk di sebelah Tania!" perintah Bu Rina mennjuk salah satu meja .
Disha pun berjalan menuju tempat Tania yang berada di pojok belakang yang dekat dengan jendela,sesampainya disana dia langsung duduk di samping Tania yang tersenyum padanya.
"hai gue Tania , semoga betah ya sekolah disini!" sapa Tania sambil mengulurkan tanganya.
"Hai juga , iya makasih" ucap Disha membalas uluran tanganmya
merekapun mengikuti perlajaran hingga bell istirahat berbunyi
"Dish kantin bareng yuk,sekalian gue kenalin sama temen-temen gue yang lain!" ajak Tania.
"Oh yaudah ayo " balas Disha mengikuti tania keluar kelas.
Sesampainya d kantin tania mengajak disha menghampiri sekelompok siswa yang tengah asyik mengobrol.
"Hai guys,kenalin ini Disha murid pindahan dari Bandung,Dish kenalin ini Putri,Rega ,Dicky sama Andi,klo Andi lo udah kenal kan dia sekelas sama kitu,kalo yg lain mereka dari kelas.2 C" ucap Tania memperkenalkn teman-temannya.
Putri ,Rega dan Andi pun bersalaman menyalami disha kecuali dicky yang hanya bengong melihat disha.
"****' sadar woy malu-maluin banget
lo liat cewek cantik langsung ngiler lo." ucap Andi.
"Sialan lo" sarkas Dicky pada andi melihat itu Disha hanya tersenyum",hai dish gue Dicky salam kenal ya"ucapnya kemudian sambil tersenyum .
"Makan yuk lapar nih gue." ajak Putri pada teman-temannya.
"Ayo perut gue juga udah keroncongan nih " balas Andi mengusap perutnya .
Akhirnya mereka pun makan bakso mang udin yang sudah jadi langganan mereka.
Mereka makan sambil bersenda gurau menikmati sisa waktu istirahat yamg mereka miliki,melihat itu Disha tersenyum melihat tingkah mereka dan hal itu itu tak luput dari perhatian Dicky yang sedari memperhatikanya .
Ia ikut tersenyum saat dilihatnya Disha tersenyum,tak terasa waktu bel masuk pun berbunyi dengan enggan mereke beranjak ke kelas masing-masing di koridor menuju ruang kelas Disha di hadang oleh 2 gadis kelas 1.
"Hai kak,boleh minta tolong nitip ini buat kak Dicky ya" ucap salah seorang gadis yang bernama Nanda sambil menyerahkan sebuah bungkusan.
Tania tersenyum pasalnya ini bukan pertama kalinya gadis itu meminta tolong padanya ,meskipun tidak pernah mendapat balasan namun gadis ini tidak pernah menyerah ,dia melihat bungkusan berbentuk hati yang ia tebak isinya adalah coklat dan surat cinta.
"Oh yaudah boleh " akhirnya Tania menjawab sambil mengambil bungkusan tersebut .
"Makasih kak , kita pamit ya kak." ucap Nanda kemudian kemudian melangkah pergi bersma temanya tersebut
Setelah kepergian 2 gadis tersebut,karna penasaran Disha akhirnya bertanya "Kadonya buat Dicky kok ngasih ke lo,dia pacarnya Dicky ya?" tanya Disha penasaran.
Mendengar itu Tania tersenyum ."Oh iya gue belum ngasih tau lo ya , gue sama Dicky sepupuan kebetulan rumah kita juga sebelahan ,gue kadang suka pulang pergi bareng dia,dan gadis itu bukan pacar dicky tapi salah 1 fansya ,selain ganteng dia jago basket lagi,siapa sich yang gak suka sama dia,,,," terang Tania menjawab rasa penasaran Disha sambil membuka bungkusan kado tersebut dan ternyata benar isinya memang coklat dan surat cinta.
"Kenapa lo buka kan buat Dicky?" tanya Disha lagi.
"Yaelah gue tuh selain jadi joki cewek-cewek yang pengen deket sama Dicky gue juga yang ngambil kado tersebut,lagian dicky bilang dia gak suka,yaudah daripada mubazir mending buat gue iya gak?" balas Tania tersenyum mengambil coklat tersebut dan memakanya "enak" pikirnya.
"Dish lo mau ?" tanya Tania lagi menyerahkan coklat tersebut pada Disha.
Disha hanya tersenyum dan menggeleng merekapun kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ruang kelas.
Setelah bel pulang sekolah Disha pulang menggunakan gojek online yang dia unduh.
Sesampainya di rumah dia langsung naik ke lantas atas dan merebahkan dirinya di atas kasur empuk dia melihat jam di pergelangan tanganya yang menunjukan pukul 3 sore,saat itu di rumah sepi hanya ada dia dan asisten rumah tangganya,adiknya les,ayahnya belum pulang kerja ,sedangkan ibunya bekerja di cafe,selain menjadi ibu rumah tangga ibunya juga pemilik kafe yang memiliki 2 cabang di Jakarta dan Bandung,semenjak pindah ke Jakarta ia mempercayakan kafe di Bandung kepada sepupunya jadi ia hanya mengurus yang ada di Jakarta hanya sesekali dirinya ke Bandung,itupun jika bersama suaminya.
Disha memandangi photo yang terdapat di sebuah meja kecil di sebelah ranjangnya.
Disana terlihat dia bersama seorang pria yang juga memakai seragam sma seperti dirinya.
Sambil merangkul Disha mereka tersenyum ke arah kamera ,di photo tersebut mereka terlihat bahagia terlihat dari senyuman yang mereka. tunjukan.
Disha mengambil photo tersebut mengusapnya pelan wajah pria tersebut "Gue kangen lo dit" gumamya kemudian.
Tak terasa air matanya pun meleleh kala mendangi poto tersebut.Dengan tesenyum miris penuh luka dia menghapus air matanya , karna kelelahan akhirnya dia tertidur sambil memeluk photo tersebut.
Saat waktu makan malam Disha tengah berkumpul bersama keluarganya,mereka makan sambil sesekali mengobrol tentang kegiatan mereka hari ini.
"Dish,gimana sekolah kamu betah?" tanya ayahnya di sela-sela makan.
"Lumayan pah , anak-anak nya lumayan baik,tapi Disha harus mulai belajar pelajaran yang ketinggalan " terang Disha
"Pelan-pelan aja ya dish jangan terlalu kecapean entar kamu sakit lagi" Ibunya menasehati
"Iya lagian Papa yakin kamu pasti bisa mengikuti pelajaran yang tertinggal kamu kan pinter di sekolah yang dulu , kalo ada apa-apa kasih tau Papah sama Mama" ucapnya Ayahnya kemudian.
"Iya Pah,Ma!" Disha menjawab
"Oh iya Dish , Mama punya temen,katanya anaknya juga sekolah di tempat kamu loh,dia seumuran kamu,namanya Putri kalo gak salah,kamu kenal?" tanya ibunya lagi.
Mendengar itu Disha teringat dengan Putri yang tadi di kenalkan Tania. "Ach belum tentu dia nama Putri kan banyak" pikirnya lagi
"Gak tau mah Disha belum terlalu kenal sama anak-anak disana" jawab Disha
"Iya Mama aneh baru juga sehari kak Disha masuk sekolah masa udah kenal semua anak d sekolah." Keano menimpali
"Hush anak kecil diem makan aja yang bener,Mama belum lupa ya kemarin yang nyuri coklat mama itu kamu, terus di kasih ke cewek yang namanya Clara anak tetangga sebelah" omel ibunya
"Ish apain Mama itu mulu yang di bahas bete ach.." ucap Keano kemudian sambil beranjak pergi menuju kamarmya.
Melihat keano yangg ngambek Disha dan orang tuanya hanya tertawa merasa gemas dengan tingkah adiknya yang sudh mulai mengerti cewek ,dulu saat dia seumuran adiknya dirinya hanya mengerti 1 hal yaitu bermain bersama teman-teman nya.
Selepas makan makan malam Disha kembali ke kamarnya , terdengar notif pesan di hp miliknya yang ia letakan di atas meja belajar,setelah duduk di atas kursi belajarnya Disha pun membuka pesan tersebut.
tania larasati menambahkan anda ke dalam grup ayam jago.
Andi.
:Ping
Rega.
:Asslamuallaikum.
Putri.
:Waalaikum salam
Andi.
:Iish apaan dach main salam2 an kek bertamu aja ke rumah calon mertua
Rega .
:Diem lo anak marmut
Putri .
:Diem lo anak marmut 2.
Andi
:.Anjay w di zholimi😭
Tania
:.Lebay lo ndi,kek anak gak di kasih makn ja lo
Andi.
:Kok lo tau w belum makan perhatian banget kamu beb😗
Tania.
:Idih najis w
rega.
: Cieeeeee
putri.
:Cieeeee 2
Tania.
:Yang lagi kasmaran mah bebas lah ya nge bully kaum jomblo😦
Andi.
Tania.
:Najis w pergi jauh-jauh lo sana
Andi.
:Pergi kemana lagi jika hatiku sudah nyamgkut di kamu😚
Putri.
:Wkwkw gas terus jangan sampai kendor
Rega.
: Iya Tan terima aja udah,kasian noh bujang lapuk
Tania .
:Diem lo pada!!!!.
Disha tersenyum membaca obrolan grup dari teman-teman barunya,dia pun mengetik sesuatu.
Disha.
:Hai !!
Tania .
;Hai Dish
Putri.
:Hai Dish 2
Andi.
:Hai Dish 3
Rega.
;Hai dish 4
Dicky .
:Hai juga dish kemana aja kok baru muncul.??
Andi.
:Yang nanya lupa kali ya kalo dia juga baru muncul
Dicky..
:Ada gue mah males aja balas chat gak berfaedah dari lo.
Andi.
:Anjay sakit hati aq bang😭😫
Disha.
:Tadi gue baru selesai makan malam.
Tania .
:Lo udah ngerjain pr mtk belum Dish.??
Disha..
:Belum ini baru mau
Dicky.
:Mau gue ajarin gak dish?😇
Disha.
:Gak usah gue bisa sendiri
Putri.
:Wkwkk modusan lo gagal
Rega.
:Kasian anak mami😂
Andi.
:Kalo gue jadi lo mending gue terjun ke sungai ciliwung
Tania.
:Mending lo ajarin gue ****,otak gue mandet nih kalo urusan mtk.
Putri.
:Yaelah lo mah semua pelajaran juga mandet Tan😁
Dicky.
:Sorry Tan gue sibuk
Andi .
:Anjay si Dicky 😂 ama gue aja Tan mau gak .??
Rega.
:Laģa lo bukanya kemarin aja masuk remedialan mulu??
Putri.
:Skakmat
Andi.
:Gue yah sebenarnya pinter cuman gak ada yang sadar aja
Dicky.
:Pinter ngibul iya.
Disha.
:Jangan gitu ach kasian,btw gue belajar dulu ya bye
Putri.
:Bye juga Dish
Tania.
:Bye Dish jangan lupa kasih gue contekan ya😍
Andi.
:Belajar woy
Putri.
:Iyaa mau gimana masa depan bangsa kita kalo kerjaan anak muda jaman sekarang nyontek.
Dicky.
:Gaya lo put,kaya lo gak suka aja tiap hari juga lo minjem buku pr nya Rega
Tania.
:Iya spik doang lu
Andi.
:Hahahahahhaha
Putri.
:Reggaaaaaaaaa!!!!!!
Rega.
:Apa beb aku cuma bilang sama Andi kok
Putri.
:Kamu ya bilang sama orang paling ember jadi gini kan,awas ya aku gak mau berangkt bareng kamu lagi.
Rega.
:Jangan 😢
Andi.
:Sabar Ga ini ujian
Tania.
:Samperin ga kerumahnya bawa bunga sekalian
Andi.
:Iya bunga bank kalo perlu,cewek tuch ya suka luluh kalo liat yang ijo-ijo
Dicky.
:Kolor ijo maksud lo
Andi.
:Bukan ****** nenek gue
Tania.
:Sialan lo Ndi gak sopan
Putri.
:Itumah lo kali Ndi.
Disha membaca chat mereka dan langsung mematikan hp nya,dia mulai mengambil buku mtk dan mulai mengerjakan pr nya ..
Di tempat lain Dicky yang saat itu berada d kamarnya tersenyum sambil memandangi photo disha yang ia ambil di profil wa nya
D