My Guard Is My Prince

My Guard Is My Prince
35.Kristal dan akhir dunia?



Krysa mulai membuat sebuah lingkaran kristal ditangannya.


BREZZZ!!


Sebuah bola kristal merah muda terbentuk,di dalam bola kristal itu berisi pecahan kristal pelangi.


[Kristal Pelangi: Adalah Kristal yang digunakan gionel untuk mengalahkan sang bayangan dulu]


Sementara Krysa dan Gionel sedang mengajari Rei dan Riji, pertarungan melawan 'boss' semakin memanas.


Walau pun sudah sekuat apapun jurus yang mereka berlima kerahkan itu tidak akan pernah mampu untuk menggores Edell.


Edell dalam mode seriusnya sangat mengacau,Elia merasa kekuatan yang dimiliki Edell di awal tidak sampai 1% dari kekuatan sebenarnya dari dirinya.


Baru saja auranya bangkit 1% udara disekitar semakin memburuk,membuat semua usaha Elia dan yang lainnya sia-sia.


"Pe-Pedang..." Gumam Volker lirih, melihat dengan samar ke arah pedang pangeran Gionel itu tertancap ke sebuah kristal.


"Tenang lah Volker" Ella mengelus rambutnya.


Rayva sedang sibuk menyembuhkan Zafran.


Tiba-tiba


DUAK!


KRATAK!!


PRANGG!!


Pelindung yang Elia buat retak dan pecah,dalam waktu sepersekian menit mereka bisa bertahan dari serangan Edell.


Edell menjulurkan batang mawar berduri,mengikat tubuh lima orang pahlawan dunia itu dengan sangat kencang.


Darah pun mengucur deras dari batang mawar itu.


"LIHAT AKU SEKARANG DUNIA!"


"Setelah aku melenyapkan dataran di muka bumi ini,aku akan membuat kerajaan langit menjadi ketar ketir. Kemudian aku akan menjadi satu satunya yang menguasai dunia!!!!"


Edell tertawa,semakin mengeratkan ikatan batang mawar berduri yang melilit.


"Api Phoenix!" Zafran menyemburkan api dari mulutnya dan membakar batang mawar yang mengikatnya dan membebaskan teman-temannya.


Terlihat baju mereka penuh dengan noda darah segar dan robek sana sini.


Dengan sekuat tenaga mereka pun melesat kembali melawan Edell.


Di lain sisi terlihat Riji dan Rei masih menyusuri waktu tanpa tau bahwa teman temannya sedang berjuang mati-matian melawan Edell yang semakin lama semakin menggila,semua strategi mereka hancur karena luka yang Edell berikan.


Sampailah Riji dan Rei dalam air mancur . Jika menara jam Prime Crystal adalah jantung dari 3 kerajaan di bawah langit,maka air mancur Night Sky adalah jantung Kerajaan langit.


Air mancur yang mampu membuat siapapun yang meminum airnya menjadi abadi,kuat,tak terkalahkan,sakti mandraguna, dan sangat cerdas.


Glek


SPLASH!


Sesaat setelah meminum itu Rei dan Riji berubah wujud.


Rambut Rei berwarna tetap namun bersinar terang dan mulai terangkat seiring menambahnya kekuatan dalam dirinya, pakaian yang ia kenakan menjadi sebuah gaun dengan selendang putih yang amatlah anggun.


Tak berbeda Riji juga telah berubah wujud,kini ia memiliki telinga dan ekor dari ras kucing langka,si telinga lipat.


Seketika itu rambut Riji berubah menjadi warna abu-abu. Ketika mereka membuka mata pandangan mereka jadi berbeda.


Mereka bisa melihat satu sama lain dari pembatas dimensi yang ada.


Bahkan ketika Riji mencoba masuk ke dalam area milik Rei,dia mampu melewati penghalang,memecahkannya.


Segera mereka berpelukan,sudah berapa lama mereka berada dalam labirin? Menguasai mental, kekuatan dan sebagainya hanya untuk mengalahkan sang villain utama.


Seketika ketika Rei menyadari ada yang berbeda ia tak bisa mengalihkan pandangannya dari riji.Mata Riji menjadi mata coklat kucing.


"Hey,kau bisa mengelus ku kalau kau mau" Ucap Riji sambil menunduk.


Rei mengusap pipinya,seraya meminta maaf karena tidak pernah memberitahu Riji apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupanya.


Riji juga mengaku bersalah,dia datang secara tiba-tiba dan tanpa basa basi ia langsung berkata, "Maafkan aku Lazeva,Audrij memang sebodoh ini, maukah kau menjadi kekasihku?"


Sontak Rei memukulnya dan berkata,"Hey! Ini bukan waktunya bermain! Ayo cepat kita kembali ke atas!"


"Tunggu! Alangkah baiknya kita berterima kasih pada Pangeran Gionel dan Putri Krysa bukan? Lalu apa kau akan melawannya tanpa strategi? Bukankah itu gila?"


Mereka pun berbalik dan berterimakasih pada Pangeran Gionel dan Putri Krysa.


Setelah Rei dan Riji pergi mereka didatangi oleh selir Rycca [Rysisa]


"Pertunjukan ini akan bagus,kemarilah Krysa"


Krysa segera memeluknya,dengan harapan ia adalah Rycca yang sudah berubah.


"Maaf Krysa,tapi reinkarnasi kalian itu juga tidak akan bisa bersama sampai kapanpun"


Krysa dan Gionel mengerutkan kening,"Apa maksudmu Bibi?" Tanya Krysa.


"Kau dan Gionel tidak akan pernah bersatu menjadi sepasang kekasih bahkan sampai reinkarnasi berkali-kali."


"Kau memang untuk Gionel dan Gionel memang untukmu.Tapi cinta kalian menyakiti dunia dan dunia bisa balik menyakiti kalian jadi sebagai tugas kegelapan yang kejam, kami tidak akan pernah menyatukan antara Cahaya dan Bayangan sejati."


"Kalian berdua sudah tau betul bahwa retaknya kekuatan Cahaya memanglah sudah takdir dari sang pencipta."


"Masih ada yang lebih kuat dari pada 'the four pillar of life' yang ada disini.Ia adalah Mahluk yang membuat dunia ini,namun mahluk itu pun masih diciptakan."


"Aku benar-benar minta maaf Krysa,tapi hubungan mu dan Gionel tidak akan pernah menyatu dan tidak akan pernah bertitik terang kecuali memang itu adalah sebuah takdir."


Kembali ke pertarungan,Riji dan Rei datang terlambat,Jam prime sudah hancur.


Teman temannya sudah terkapar tak berdaya di tanah dengan kondisi yang mengenaskan.


Kini langit pun sudah menjadi gelap gulita tiada awan. Yang menandakan Kerajaan Mythologi sedang ada di ambang kehancuran.


Dengan kekuatan kristal Rei mencipta ulang semua benda hancur di seluruh bumi. Membuat Edell bingung,bagaimana dan apa yang terjadi?


Saat ia turun,ia melihat sosok Rei sang bersinar emas dengan Riji yang benar-benar tampan.


Dengan sigap Riji melindunginya,sesuai rencana Riji akan mengalihkan perhatian dari Edell sehingga memberi waktu pada Rei untuk berubah menjadi kristal.


Awalnya Riji tak setuju,mengapa Rei harus menjadi kristal juga?Rei berkata,"Hanya pengorbanan yang bisa mengalahkannya Riji,Cahaya tidak akan bisa membuat bayangan jika tidak ada benda yang menghalanginya"


"Kita tidak akan bisa ada jika kita tidak di takdirkan bukan? Dan takdir cahaya adalah membawa pada kebaikan dan pengorbanan akan selalu memberikan hal terbaik."


Rei mengusap pipi Riji,"Tenanglah,kita akan terus bertemu dalam dunia mana pun"


Kembali ke pertarungan.


Dengan kekuatan yang ia miliki,Rei menyentuh kristal yang berada di dekatnya.[pedang gionel sudah tak ada disana karena sudah terlempar jauh bersama Volker[Ya Volker bisa menariknya kembali]


Dia menyembuhkan luka teman-temannya dan semua bancana yang terjadi saat itu juga.


Edell yang menyadari akan hal yang Rei lakukan langsung melancarkan serangannya,


"BELUDRU HITAM!"


TRANG!!!


Riji menangkisnya dengan pedangnya,"Takkan ku biarkan kau menyakiti Lazeva untuk kesekian kalinya..",


Sembari melangkah kedepan Riji memberi perlindungan tambahan untuk Rei.


"Oh! Pangeran bungsu telah jatuh cinta rupanya.." Ejek Edell.


Teman-teman Rei pun membuka mata mereka. Mereka melihat Riji yang sendirian melawan Edell dengan kekuatannya yang terbilang cukup tinggi.


Mereka pun membantu Riji dengan kekuatan maksimal mereka,berharap mampu mengalahkan Edell dengan cepat.


Namun pandangan Elia malah terfokuskan pada tubuh Rei yang sudah menjadi kristal separuhnya.


Panik,ia segera menghampiri Rei. Namun penghalang Riji tidak bisa membuatnya masuk.


"TIDAK! REI!!! REI!!"


KRASSS!!


SWOOSHHH!!!


Seketika Rei menjadi kristal,membuat semua orang di sana membeku,terpaku pada apa yang ia lakukan.


Kemudian lingkaran pelindung yang Riji buat menjadikannya bola kristal yang hanya bisa di pegang oleh Riji saja.


Melihat sebuah kristal penghancur dirinya,Edell segera melesat kembali dia melancarkan serangan agar mengenai kristal itu namun Ella dengan tenaga yang tersisa menghalanginya dan mengorbankan dirinya.


Begitu juga dengan Rayva,Volker,dan Zafran yang berusaha sekuat tenaga agar kristal pengorbanan Rei tidak menjadi sia-sia.


Segera,Elia mengatakan pada Riji untuk segera mengambil kristalnya dan ia akan mengalihkan edell.


Tapi Riji tau Edell tak akan sebodoh itu,dan benar saja Edell satu lagi muncul dari dalam tanah dan mencuri kristalnya.


Namun kristal itu sangat kuat,"kristal itu tak akan pernah bisa pecah."


Ucap Riji melihat ke arah Edell yang menjadi dua.


Setelah perkataan Riji itu,Edell mengeluarkan suara melengking yang membuat seisi Dunia berguncang.


Edell pun berubah menjadi Morph raksasa, dan membanting kristal itu ke tanah.


Membuat Riji merasakan nyeri hebat pada tubuhnya.


Riji tau ini adalah kondisi dari Rei, segera Ia berlari ke arah kristal namun ia malah di cengkram oleh morph.


Zafran tak tinggal diam,dia berinisiatif untuk mengambilkan kristal itu untuk adiknya,namun sayang. Berat gila kristal itu.


Setelah lama waktu mereka menjadi kewalahan,"Ayo kita angkat kristal kecil ini bersama-sama!" Ucap Rayva.


Segera mereka mendekat ke Riji dan memberikan bola kristal itu.


Riji pun mengambil bola kristal itu,"RASAKAN INI!!!!"


Bola itu bersinar,dan riji melemparnya tepat di kepala Edell.


Bugh!


Teman-temannya hanya bisa terdiam,"Apa yang..."


Krak!


Brak!


Wush!!!


Kepala morph hancur menjadi kristal.


Dalam tempat lain,Rei menemukan Edell yang tersesat dalam kegelapan di labirin.


"Ayo kak,kita pulang","R-Rei?"


Edell memeluk adiknya dan terbangun ia di dunia nyata.


Edell terkejut,menyadari apa yang sudah ia lakukan.


Tapi dengan tenang Riji mengatakan,"Tidak apa Kak,Rei sudah berjanji untuk mengembalikan semuanya"


Riji pun mengangkat kristal itu ke atas,"Atas kuasa yang diberikan,izin kan kugunakan secercah cahaya rembulan!.."


"KEMBALILAH SEPERTI SEMULA!.."


"STARS ALLIGN!"


Dunia menjadi seperti semula namun kristal itu lenyap bersamaan dengan Riji yang entah mengapa berubah wujud menjadi seorang kakek kakek tua.


Sebelum kakek kakek itu menghembuskan nafas terakhirnya,ia ingin kakaknya dan teman-temannya terus hidup dan menjalani kehidupan seperti biasa.


Setelah itu Riji menghembuskan napas terakhirnya dan dimakamkan di hutan yang tal terletak jauh di samping Jam prime Kristal.


Saat melihat jasad adiknya turun ke tanah Zafran dengan jelas bisa melihat ada kepingan kristal di dalam genggaman Riji.


Maka dengan ini berakhirlah kisah My Guard is My Prince ini🙏