My Guard Is My Prince

My Guard Is My Prince
25. ilmu Phoenix H2-Anjing vs kucing



"Istirahat lah Elia,kau masih terluka" Ucap Flyo.


"Tapi,bagaimana dengan Zafran?"


"Dia tidak masalah,fisiknya sangat kuat. Tapi terkadang Mentalnya lemah. Kurasa,aku harus melatih kalian dengan cara yang berbeda mulai dari hari ini."


"... Bagaimana?Apa kau mau?" Elia mengangguk.


"Baiklah.."


"Cahaya terang nan abadi bersama kegelapan yang menyertai.. Beri aku kekuatanmu!"


"Terbelahlah! Diriku!"


"Jurus itu..."


Elia melihat,Flyo terbelah menjadi dua.


"Ini adalah teknik bayangan ganda,teknik yang terkenal itu. Hanya orang dengan kemampuan unik yang mampu melakukannya."


"..Baiklah,aku pergi dulu diriku"


"Ya diriku.."


"Mari kita mulai latihannya"


...----------------...


Fajar telah tiba,Riji dan Jain telah sampai di pelabuhan Kerajaan Canis dengan cukup baik.


"Cepat!Bantuan diperlukan disini!"


"Pangeran Jain!"


"Ah,tolong bantu teman ku itu juga" Ucap Jain menunjuk Riji.


~Kejadian sebelum sampai.


Malam yang sangat dingin,semua orang yang menumpangi kapal layar itu tidur dengan nyenyak,hingga..


Bruk!


Kapal tersebut menabrak sesuatu..


"Apa itu?","Apa yang terjadi??" Semua orang bergerombol.


Jain dan Riji masih terlelap dan masih melanjutkan tidurnya.


"Bangkai Paus?"


"Bukankah Kerajaan bawah laut sudah mengurusinya?"


"Lihat! Banyak sekali bangkai pausnya!"


"Tunggu.." Sang Kapten panik dan segera mengecek peta.


"Nahkoda! Kemana arahmu setelah dari pelabuhan Kota Phantera??"


"Nahkoda??"


Oh tidak!


Nahkodanya pingsan,dia harusnya tidak bergerak lurus terus! Kini Kapal layar yang mereka tumpangi masuk ke dalam area terlarang!


Area Pemakaman Kerajaan samudera.


Beberapa Hewan di kerajaan samudera akan mengapung dengan sendirinya,bahkan jika mereka dalam wujud manusia atau manusia setengah ikannya.


Yang ping berbahaya adalah bangkai paus.


Bangkai Paus bisa meledak saat tersentuh.


Bahkan penduduk samudera saja harus memindahkan bangkai 'hewan' dan 'Manusia' Paus dengan menggunakan sihir air mereka,jika tidak.. maka akan terjadi letusan yang sangat besar!


Nahas,Kapal itu ternyata tak sengaja menyentuh salah satu bangkai hewan itu.


"Jain.. Mengapa orang-orang pergi kesana?"


"Apa maksudmu..."


"..Bangkai Paus! Ayo cepat kita peringatkan orang-orang!!!"


Jain berlari ke arah kerumunan itu.


"MENJAUH! BANGKAI ITU AKAN MELEDAK!!!"


DUAR!!!


Ledakan itu membuat kapal layar mereka terhempas jauh. Semua orang ketakutan,berteriak histeris dan panik.


Belum lagi beberapa gumpalan daging hewan berceceran di lantai kapal.


Sang kapten dengan sigap mengambil alih posisi nahkoda.


"YA PENGUASA AIR! TOLONG BANTULAH KAMI!!"


Melihat sebuah kapal terombang-ambing tanpa arah,beberapa penduduk samudera membantu mereka.


"AYO TENANGKAN GELOMBANGNYA!"


Mereka segera berenang membuat gelombang.Menjauhkan kapal dari gulungan ombak yang keras itu.


"Akhirnya,Kapal ini berhenti.." Ucap salah seorang awak kapal.


"Bangkai Paus.. Nyonya,ini bangkai hewan paus."


"Salam Ratu,Maaf. Nahkoda kapal ini tengah pingsan entah kenapa. Saat kami sadar kami sudah menyentuh bangkai salah satu rakyatmu."


"Ugh,sebagai permintaan maaf. Jatuhkan salah satu penumpang atau awak kapal mu kemari."


Mendengar itu semua orang langsung menunjuk satu sama lain.


Karena kesal,Riji maju dan berdiri di tepian kapal.


Dia ingin meloncat,tapi..


"Tunggu! Kami tidak menerima Ras Kucing sepertimu! Lagipula,kau masih dibutuhkan!"


"Kapten,bangunkan nahkoda itu!" Perintah Ratu Samudera.


"Di-Dia tidak bisa bangun.."


"Biar aku bangunkan" Ucap Jain.


Entah apa yang Jain bisikkan padanya,Nahkoda itu langsung terbangun.


Karena kelalaiannya,ia diminta untuk terjun ke laut sebagaimana yang Ratu Samudera katakan.


Si Nahkoda mengiyakan,karena ia tak sengaja berbuat kesalahan.


Setelah itu Sang ratu melesatkan mereka ke arah tujuan yang seharusnya.


Dengan kecepatan tinggi,kapal itu melesat jauh dari pandangan.


Takut menabrak pelabuhan,sang Kapten segera menyalakan lentera darurat.


````


Sesampainya di Kerajaan Canis,setelah merasa baikan mereka lanjut ke istana Raja.


"Kau sudah tidak mual kan?"


"Sedikit" Ucap Riji.Dia benar-benar mabuk laut karena itu.


"Pangeran Jain telah sampai!!" Teriak beberapa prajurit.


"Saya menghadap Raja!Ini adalah 'Kumis kucing' yang diminta!"


"Lama sekali,Cen ambilkan itu"


"Baik"


Riji: Itu Cerberus Cen? Sungguh?? Woah,dia sangat keren.


Setelah itu sang Raja bertanya,siapa yang bersamanya. Jain menjawab,dia Riji temannya. Ia yang menumbuhkan Kumis kucing tersebut.


Raja terkejut, setaunya kumis kucing tumbuh alami. Jika Riji adalah Ras Kucing dan bisa menumbuhkannya maka dia bukan ras kucing biasa.


"Kau.. Berasal dari Ras Kucing?"


"Benar yang mulia.."


"Keturunan Theodoric?"


"Benar... Yang mulia... Hamba,hanya.. Sepupu jauh para pangeran." ucap Riji ragu-ragu.


"Wuah,sudahlah nak.. Kau tak perlu takut. Kerajaanmu dan Kerajaan kami sudah tidak berseteru lagi. Tapi,jika kau keturunan Theodoric bagaimana kau bisa selamat dari tragedi penyerangan Rosacea?"


"Saya tidak berada di kerajaan waktu itu,ketika saya mendatangi kerajaan semua sudah luluh lantah. hanya kota Phantera yang masih aman."


"Ah begitu"


"Riji ya..Aku ingin menantang mu berduel" Ucap Cen.


Segeralah mereka pergi ke arena.


Cen berkata,di arena ini mereka bebas melakukan apa saja.Asalkan tidak curang saja.


Jain membunyikan loncengnya.


Cen berubah menjadi wujud Cerberusnya.


Ia menyerang Riji.


"Untuk Keturunan Theodoric,dia lumayan" Ucap Raja melihat kegesitan Riji menghindari semua serangan Cen.


Riji merapal mantra


"Light Shadow."


Ia menjadi lebih gesit dan tanpa sengaja berubah ke mode Cheetah. Itu membuat semua pasang mata yang melihatnya berkedip-kedip.


Tapi Cen sudah tau taktik Riji,ia dengan mudah menghentikan Riji.


"Pergi kemana kau nak?"


Riji menyeringai,merubah wujudnya menjadi Leopard.


Memanjat Kaki Cen dan menghindari semua nafas api yang Cen lancarkan padanya.


"Bagaimana bisa? Apa dia seorang pangeran?"


"Ada apa ayah?"


"Ada 7 orang saja yang bisa merubah wujudnya menjadi kucing manapun yang ia mau di Kerajaan Felicidae. Generasi sekarang adalah, Theodoric,Putra sulung serta Putra bungsunya."


"Hentikan Pertarungan!!!" Ucap Raja...


````