
Satu Minggu telah berlalu,semua persiapan yang sudah Zoya rancang berjalan dengan baik.
Kali ini ia membagi tim dimana Riji bersama Volker akan pergi ke tempat Cerberus Cen,kerajaan Canis. Cukup jauh dari kerajaan Felicidae.Namun itu tak masalah,kereta bisa mengantar.
"Mengapa tidak menggunakan portal saja?" Ucap Riji.
"Tidak,portal itu membutuhkan banyak energi. Jangan buang energimu hanya untuk itu." Ucap Zoya tegas.
Rei perhatikan,sejak kematian Sheeren. Zoya menjadi lebih tegas,ia jarang tersenyum. Ia sering mendengar Zoya menangis belakangan ini.
Rei tau,bagaimana kehilangan orang yang ia sayangi. Apalagi ia melihat Sheeren terbunuh tepat di depan matanya.
Selesai berkemas,mereka segera membagi tim.
Kali ini Riji dan Rei dipisahkan,
Rei-Rayva pergi ke kerajaan Orichidae. Sedang Volker bersama Ella berinisiatif untuk mencari Max lagi. Tersisalah Riji.. Ia harus pergi ke kerajaan Canis.Sendiri.
Riji tau betul,apa yang akan ia dapat di sana.
...----------------...
Pelatihan Penguasaan Ilmu Phoenix-H1
Elia dan Zafran dilatih ketahanan fisik.
Untuk Zafran,itu mudah.Dia seorang Pangeran yang sering berlatih.
Namun,Elia juga tak kalah. Ia mampu melakukan,tapi tak semua.
Pertama,kau harus bangun sebelum matahari.
Kedua, renggang kan badan.
ketiga menceburlah ke sungai
keempat panjat lah tebing air terjun,lalu terjunlah dan ulangi.
Zafran mampu mengulangi yg keempat sebanyak 69 kali.
"Hey nona,kalau kau sudah tidak kuat istirahat saja dulu tidak apa-apa kok. Nyonya Flyo juga sudah memberitahu itu kan?"
"Hufh.." Elia mengabaikan itu..
..Baru saja ia mencengkram,tangannya tergores batuan tebing yang tajam.
"Aw..." Tiba-tiba...
..Sreek!!
Batu yang ia pijak licin.
"ELIA!"
Zafran dengan sigap terjun,padahal dia sudah hampir mencapai 70 jika mengabaikan Elia.
Syukur Air terjun itu cukup tinggi, "Elia!!"
Flyo yang melihat itu tersenyum,ia segera membuat kolam besar,tepat di bawah air terjun.
Zafran mencoba meraih Elia,"Dapat!"
Muka Elia pucat,badannya dingin,dari tangannya darah mengucur deras.
Namun...
BYURRRR!!
Zafran: Huh?Air?
"Ayo cepat! Kemarilah!" Ucap Flyo.
Mendengar itu Zafran langsung pergi dengan Elia dipelukannya.
"Selamat,kau lulus latihan hari ini."
"Aku?" Flyo mengangguk,"..Bagaimana dengan Elia?"
"Dia juga lulus"
...----------------...
Berangkatlah Riji ke kerajaan Canis.
Ia berangkat dengan kapal layar milik nelayan sekitar.
Ya, Nelayan yang berlayar sudah mempunyai izin dari semua penghuni laut.
Penghuni laut sangat damai.Kingdom Animalia,Plantae,dan Mytology samudra bersatu disana,tiada perpecahan.
Mereka hanya marah apabila penghuni Kingdom Animalia & Plantae di dataran membuat masalah.
Riji masih mengingat pesan dari ibunya,"Ingat nak,bila kalian pergi melewati samudra panggilah Sang Air."
"Ibu.." Di atas kapal,Riji termenung.
"Halo teman" Seorang pemuda berambut perak menyapanya.
"Kau yang menumbuhkan banyak kumis kucing waktu itu kan?" Riji terkejut,bagaimana pemuda ini tahu?
"Benar ya? Kenalkan namaku Aristide Lujain,panggil saja Jain"
"Ah,aku Riji.. Ngomong-ngomong kau mau kemana?"
"Pergi ke kerajaan Canis"
"Wow,satu arah!"
"Kalau begitu kau bisa mengandalkan ku! Aku akan jadi pemandu tur mu,Riji!"
"Hm.. Gratis kan?"
"Hahahaha!" Mereka berdua tertawa.
...----------------...
"Ugh..."Elia terbangun
Dia baru menyadari bahwa tangannya telah dibalut perban. Ia kebingungan,apa yang sedang terjadi?
Tiba-tiba saat itu juga Zafran datang.
"Kau sudah sadar rupanya.."