
Nyonya El pun berubah menjadi sesosok wanita muda berambut coklat kehitaman bergelombang natural dengan mata biru yang mencolok,ia sangat manis berkulit tropis,tinggi seperti Riji.
Dilihat-lihat ia mempunyai telinga kucing di atas kepalanya. Satu berwarna hitam dan satu lagi putih.Ber ekor oranye.
Mereka pun mulai berbincang bincang,ditemani secangkir teh dan beberapa potong kue 'pie susu'.
"Emh.. kue ini sagat lembut, kurasa pie susu tak selembut ini ??"Nyonya El pun menjelaskan,itu adalah kue lontar.
Kue Lontar,nama yang asing bagi mereka..
"Darimana guru mendapatkan kue ini?"
Nyonya El berkata,bahwa kue ini ia dapat saat berkunjung di tanah surga.Daerah kekuasaan Paradisiaedade.
"Sunguh??"
"...Itu adalah tanah legenda.Kak Shee bilang...."
"..Kak Sheeren.."
"Ada apa Rei?" Tanya Nyonya El.
"Ah tidak,apakah benar jika disana penuh dengan keajaiban? Saya pernah mendengar tongkat saja dapat menjadi tumbuhan..."
Dengan tegas Nyonya El menjawab. "Ya,itu tak salah.."
"Karena.."
"Aku berasal dari salah satu pulau ajaib disana.."
...----------------...
Cerberus Cen itu membawa Riji pergi dari kerajaan Canis, naik kereta sihir dari kota Lupus yang masih aman.
"Aku merasa bersalah pada Jain" Suara Riji mulai parau,"Anak lelaki tidak boleh menangis" Ucap Cen sambil mengusap-usap kepala Riji.
"Nak,sungguh.. Kau harus tetap hidup.. Dan perjalananmu tidak akan berhenti"
Riji tak paham maksud dari sesosok legenda didepannya ini,tapi ia yakin Cen ingin membuatnya tegar dan kuat.
...----------------...
"Nona Flyo, terimakasih atas ilmu yang telah engkau sampaikan kepada kami" Ucap Elia.
"Tidak masalah,aku yakin kalian adalah penerus dari ilmuku yang tepat"
"Maksud Anda?" Tanya Zafran.
Flyo mulai bercerita...
Dulu sekali,saat ia dan ketiga legenda yang lain masih menjadi murid. Guru mereka,Nyonya El,pernah berkata "Suatu saat,ilmuku ini akan kalian teruskan pada orang yang tepat."
Namun, tiba-tiba Eira bergumam,"Mana bisa.. Kekuatanku adalah yang paling lemah.. Mana bisa aku akan meneruskannya?"
"Eira,jangan menyerah!" Ucap Cen menyemangatinya.
"Walau bisa kubilang kau ini payah dalam segi fisik dan adu sihir,tapi kekuatan airmu itu luar biasa,kau mampu menenangkan segala 'api' " Ungkap Max jujur,tak mau kalah Flyo pun juga menyemangati temannya..
"Aku yakin muridmu nanti akan bersahabat baik dengan muridku.. Mereka akan membuat combo terbaik sepanjang masa seperti kita.."
"Kau tau sendiri kan,Combo itu hanya bisa dilakukan dengan kekuatan mu dan ku.."
"Ya.. aku mendapatkan ilmu ketenangan ini dari Pak So dari kerajaan Bambuseae dulu.."
"Woah.. Aku akan pergi kesana nanti.. walau mungkin aku tidak bisa memperlajarinya,aku ingin sekali bertemu dengannya.."
Flyo pun berhenti bercerita, "Waah, jadi Pegasus Eira juga belajar di Kerajaan ini? Hebat sekali"
...----------------...
"Haah.. Aku gagal.. Para Anjing sawan itu pada akhirnya juga binasa semua tanpa bisa menjadi benteng rakyat.." Ucap Cerberus Cen sambil mengacak-acak rambutnya dan sejenak melihat keluar jendela kereta.
*Note
Kereta sihir: adalah salah satu kendaraan yang ada di dunia sihir. Kendaraan ini dibuat untuk masyarakat yang tak mempunyai sihir yang cukup untuk berteleport.
********
"Tuan Cen, Anda tidak akan pernah gagal."
"..Saya banyak belajar hal baru dari tuan."