
Di sebuah hotel bintang lima
"Dek aku cocok enggak pakek Outfit ini ?" Tanya Sean kepada Tasya yang sudah siap dengan Outfit gaun rancangan brand ternama Zuhair Murad , ditambah tas Hermes yang setia berada di genggaman nya .
"Bagus mas tapi jas nya Jangan di kancing " Ucap Tasya memberikan pendapat , dia nampak terpana dengan Outfit Sean , yang hanya memakai celana panjang dengan jas terbuka , memperlihatkan dada bidang dan perut kotak kotak nya .
"Oke thanks dek , ayo kita ke bawah takutnya Nindi dan Dirga nungguin " Sean mengajak Tasya turun ke lobi .
Mereka berjalan dengan saling bergandengan membuat siapa saja iri dengan keromantisan pasangan itu , di lobi Nindi dan Dirga sudah nampak rapi dengan Outfit mereka .
Tak butuh waktu dua pasangan itu menaiki mobil yang akan membawa mereka ke suatu tempat , dimana Stev telah berada disana dari pagi , mempersiapkan baju apa yang akan dia peragakan nanti .
Berbeda Tasya dan yang lain , kini Stev tengah sibuk dengan beberapa stylish dan make up artis , dia akan merombak habis habisan demi bisa all out di run away .
Stev akan fashion show dengan dua baju yang berbeda , yang pertama dia memakai pakaian casual , yang dia pakai untuk pembukaan dan yang kedua hanya memakai ****** ***** saja , karena brand akan meluncurkan ****** ***** untuk brand terbaru nya .
Tepat di sebelah ruangan khusus Stev , kini Helena baru saja sampai di dengan di temani Natan , yang dengan setia selalu berada di sampingnya .
"Apa kita telat sayang ?" Tanya Natan sedikit tak enak hati , karena seluruh model telah siap sedangkan dia dan helana baru saja sampai .
"No , aku akan show di akhir acara , tenang saja sayang , lebih baik kamu tunggu sambil mencari kursi agar dapat tempat yang pas " Saran Helena , dia takut Natan bosan dengan serangkaian sebelum dia berlenggak lenggok di atas panggung , itu pasti sangat membosankan untuk sang kekasih .
"Apa tidak papa ?" Tanya Natan sedikit ragu .
"It's ok " Jawab Helena dengan senyum hangatnya .
Natan pun mengangguk kan kepala tanda setuju , dia juga tak lupa mencium pipi sang kekasih untuk memberikannya semangat .
Natan segera keluar dari back stage menuju tempat duduk khusus untuk tamu VVIP , Disaat dia sedang bingung memilih tempat .
Natan nampak sedikit terkejut dengan empat remaja , yang sedang berjalan dengan susah payah melewati beberapa fans , yang berkerumun untuk sekedar meminta foto .
Dia nampak tak asing dengan dua wanita itu , pelan tapi pasti mereka mendekat kearah mereka , mata Natan pun tak sengaja bertemu dengan mata wanita , yang kini mematung memandang nya dengan tatapan sendu .
"Sya " Panggil Natan dengan lirih yang masih bisa di dengar oleh wanita itu .
Tasya tak menjawab tetapi dia malah memeluk Natan dengan capat , dia menangis di pelukan sang saudara kembar , yang telah lama pergi meninggalkan dia dan orang tuanya , sosok wanita pendiam dan tegas yang sangat berati di hidungnya .
"Kakak" Ucap Tasya di sela sela tangisannya , membuat hati Natan bagaikan teriris sebuah pisau .
"Maafin kakak yaa "Ucap Natan dengan lirih mencium puncak kepala Tasya Beberapa kali .
Sean nampak tak suka melihat kedekatan Tasya, namun ketika dia hendak mendekat Langkahnya terhenti, ketika Tasya memanggil pria itu kakak .
Hal itu tak lepas dari lensa kamera paparazi , mereka dengan ganas dan tak tau situasi menghujani mereka dengan kilat kamera .
Tak beberapa lama , acara dimulai dengan berjalannya Stev di urutan pertama , di sepanjang jalan Stev disambut dengan kamera yang dengan brutal mengambil fotonya .
Tasya dan yang lain nampak menikmati beberapa model ,yang silih berganti memperagakan baju baju keluaran terbaru itu .
Hingga saat yang ditunggu telah tiba , Stev keluar bersama seorang wanita , para wanita nampak histeris melihat Stev hanya memakai ****** ***** , ditambah dengan wanita di sampingnya Helena Kim Seorang model papan atas senior .
Tasya , Nindi ,Sean dan Dirga nampak terkejut melihat musuh bebuyutan itu berjalan dengan sangat kompak , berbeda dengan Natan dia nampak bangga melihat sang kekasih , walaupun ada sedikit rasa cemburu melihat Stev .
🍂🍂🍂🍂🍂
Sebuah Restoran di mall
Kini Sarah , Sindi , Rani dan Diah telah berkumpul dengan para pasangan masing-masing , setelah dari butik para wanita di suruh menyusul para lelaki untuk membicarakan tentang pernikahan Sarah dan Rendra .
"Berarti udah mentok satu Minggu lagi nih ?" Tanya Jay kepada dua pasangan yang akan menikah itu .
"Iya Jay lebih cepat lebih baik , lagian saya akan ada tugas di luar negri beberapa hari kedepan , dan saya mah Sarah ikut nanti ke luar negeri " Jawab Rendra membuat mereka semua berfikir , jika Sarah ikut Rendra bagaimana dengan perusahaan nya .
"Berati kamu akan meninggalkan perusahaan mu dong ?" Tanya Alex mewakili yang lain .
"Yups betul , perusahaan akan di pimpin oleh Stev dalam waktu dekat , dia telah setuju dan siap , lagian sebentar lagi dia lulus kuliah kan " Jawab Sarah membuat yang lainya iri , kecuali Jay karena dia sedikit demi sedikit telah di gantikan oleh Sindi .
"Dih curang , Lo sama Jay sama aja , coba kalo kita juga bisa pensiun yaa Lex ?" Ucap Anton yang segera di angguki oleh Alex .
"Tak apa apa ton , kamu Anton sama aku kan punya nasib yang sama " Ucap Rendra membuat semua tertawa , mereka baru sadar jika Dirga juga belum siap untuk menggantikan posisi Rendra .
Mereka melanjutkan obrolan mereka diselingi dengan membahas pernikahan Sarah dan Rendra , namun saat Rani membuka handphone dia nampak terkejut ,melihat laman berita menunjukkan Tasya dan Natan bertemu , dan yang paling bikin dia syok ketika melihat Stev fashion show bersama dengan helana .
Dia dengan cepat memberitahu yang lainya , mereka tak kalah kaget dengan Rani , mereka bingung mau sedih atau bahagia , yang pasti akan ada hal kurang mengenakkan di antara mereka .
Stev ,Dirga dan Nindi pasti akan menuntut balas dengan wanita itu , dan yang pasti Natan akan membela wanita nya , semua itu akan membuat kegaduhan antara beberapa keluarga .
**🍂🍂🍂🍂🍂
Di sebuah apartemen** .
Vhee , anggun dan Astrid yang tengah menonton fashion show dari televisi nampak Terkejut beberapa kali, Yang pertama mereka melihat Sean gabung dengan Nindi, Tasya dan Dirga , mereka tertangkap kamera ketika Tasya memeluk seorang yang mereka sendiri belum mengetahui siapa orang itu .
Yang kedua mereka nampak tercengang melibat Stev berjalan bersama helana Kim , Vhee nampak syok melihat dua berita besar itu ,yang mana dua duanya akan berakibat buruk kepadanya .
next jangan lupa like coment and faforit 🙏😘
Kemarin gak up karena ada suatu hal , author lupa alur wkwkwkkw