
Calon mempelai wanita di nyatakan hilang setelah 30 menit pamit ke toilet dan tidak kunjung kembali ke ruang make up.
Semua orang bahkan dibuat syok dan sempat tidak mempercayai ucapan Elia yang mengatakan kalau Milea hilang. Pasalnya Milea bukan balita yang bisa hilang ketika pergi ke toilet sendirian karena lupa jalan pulang, tapi Milea wanita dewasa berusia 26 tahun yang tidak mungkin lupa jalan kembali ke ruang make up.
Semua orang menjadi panik, terutama kedua orang tua Milea. Wanita paruh baya yang telah melahirkan dan membesarkan Milea bahkan menangis histeris ketika mendengar kabar bahwa putrinya hilang. Tidak tanggung-tanggung, putrinya itu hilang beberapa jam sebelum acara pernikahannya di gelar. Menyebabkan kekacauan dan semua orang mendadak bingung harus berbuat apa jika Milea benar-benar hilang.
Aditya orang tidak bisa diam sejak mengetahui Milea tidak ada di toilet. Pria itu sampai mengecek toilet yang di gunakan Milea untuk memastikan sendiri. Aditya berfikir kalau Elia dan Milea sedang mengerjainya. Tapi ketika melihat sendiri keadaan toilet sangat sepi dan semua orang tidak menemukan keberadaan Milea setelah berusaha mencarinya, Aditya mulai menyadari kalau Milea benar-benar menghilang. Ya, calon istrinya itu pergi tanpa jejak dan ponselnya tidak bisa di hubungi.
Aditya langsung melaporkan kejadian ini ke polisi, meminta mereka untuk segera menemukan Milea. Tentunya setelah dia melaporkan pada pihak hotel dan meminta beberapa rekaman cctv di area ballroom dan sekitarnya.
Kini keadaan di ruang make up semakin kacau, semua orang kebingungan dengan acara pernikahan yang tinggal menghitung jam. Ballroom sudah di sulap menjadi ruangan yang megah dan elegan, makanan enak dan mahal sudah tertata rapi di sana. Staf dan kru wedding organizer sudah siap dengan tugasnya masing-masing. Bahkan tamu undangan mungkin sedang bersiap-siap untuk datang ke hotel karna 2 jam lagi acaranya akan dimulai.
"Batalkan saja acaranya, aku akan mencari Milea." Aditya berucap tegas seraya beranjak dari duduknya, membuat semua orang yang ada di sana menatap ke arahnya. Terutama Dave dan Davina yang tampak tidak setuju dengan keputusan Aditya karna ingin membatalkan acaranya.
Waktunya tinggal 2 jam lagi, Tidak semudah itu acaranya dibatalkan. Meskipun keduanya juga bingung bagaimana caranya melanjutkan acara jika calon pengantin wanita tidak kunjung di temukan.
"Tidak bisa, acaranya harus tetap berjalan.!" Tegas Davina. Aditya yang semula akan beranjak, kini menatap sang Mama untuk meminta penjelasan.
Kalau Milea tidak kunjung di temukan dan sang Mama meminta acaranya tetap di lanjutkan, lalu siapa yang akan menikah.? Aditya jelas tidak akan mau melanjutkan acaranya, calon istrinya saja hilang entah kemana.
"Acara pernikahan ku dengan Milea jelas harus di batalkan sampai Milea ditemukan. Kalau Mama tidak ingin membatalkan acaranya, alihkan saja untuk anniversary pernikahan Mama." Ujar Aditya.
"Kita tidak tau Milea benar-benar hilang atau dia memang sengaja pergi." Ucap Davina tanpa ragu. Perkataannya mungkin akan membuat putranya sakit hati, tapi dia ingin menyadarkan Aditya bahwa hilangnya Milea cukup janggal.
"Kamu sudah lihat sendiri rekaman cctv di hotel ini, tidak ada tanda-tanda orang jahat yang membawa paksa Milea."
"Harusnya kamu bisa berfikir kalau Milea memang sudah merencanakan semua ini." Tutur Davina sedikit geram. Mungkin kecewa karna acara pernikahan putranya jadi kacau seperti ini, tidak sesuai harapan di saat dia mulai berusaha menerima Milea.
"Aku tidak ingin berdebat Mah. Milea harus segera di temukan. Maaf, aku harus pergi." Aditya beranjak, namun Davina kembali menahannya.
"Jangan berfikir untuk pergi dari ruangan ini, kamu akan tetap menikah 2 jam lagi.!" Tegas Davina.
Dave hanya bisa menghela nafas pelan, seolah tau maksud ucapan istrinya.
Entah harus menentang atau mendukung, tapi situasinya sangat tepat. Membuat Davina langsung memanfaatkan keadaan.
"Mama jangan bercanda, calon istriku bahkan tidak tau ada dimana." Keluh Aditya frustasi. Dia sudah pusing menghubungi banyak orang agar membantunya mencari Milea, tapi belum mendapat kabar baik sampai sekarang. Tapi Mamanya malah mengatakan hal-hal yang semakin membuatnya pusing.
"Dia ada disini." Jawab Davina seraya melirik Elia yang duduk di sampingnya. Semua orang menatap Elia, membuat wanita 22 tahun itu terlihat kebingungan.
"Kamu akan menikah dengan Elia." Tegasnya memperjelas.
"Apa.?!!" Pekik Elia kaget, termasuk Jihan dan Selly karna mereka berdua tidak tau kalau Elia bukan adik kandung Aditya.
Sedangkan Dave, Farrel dan juga Nabilla, mereka hanya tidak habis pikir Davina akan menggunakan situasi seperti ini untuk menikahkan Aditya dan Elia.