
Menciumi perut Karin sepertinya sudah menjadi kebiasaan Alex di setiap malamnya. Seperti saat ini Karin yang duduk dengan menyender di kepala ranjang dan Alex yang tiduran di pangkuan Karin .Menciumi atau mengelus perut Karin yang sudah sedikit menonjol itu.
Karin hanya memainkan rambut Alex dan tersenyum melihat kelakuan suaminya itu.
“sayang ayah cepet keluar dong ayah gak sabar nih.” ucapnya pada perut Karin . Karin terkekeh geli mendengar ucapan Alex itu.
“masih lama loh mas. Masih harus sabar nunggu.” kata Karin membuat Alex berdecak.
“aku gak sabar sayang. Rumah bakal makin rame dengan abang Avaro, kakak Alisha dan dedek kecil ini.” kata Alex dengan menciumi perut Karin .
“mas Alisha gak mau loh di panggil kakak.”
“ehh. Kok gitu. Dia bentar lagi mau jadi kakak loh yang!”Karin menganggukkan kepalanya.
“ya cuma kemarin dia bilang takut gak di sayang ayah lagi kalo ada dedek.” kata Karin membuat Alex geleng kepala. Alex bangun dari tidurannya dan menatap Karin .
“Kita harus ngasih dia pengertian sayang. Lagi pula meskipun ada dedek ini.” Alex mengusap perut Karin .
“dia masih princess ayah yang cantik.” ujar Alex membuat Karin tersenyum haru. Di elusnya rahang tegas Alex itu. Alex menatap tepat di mata Karin membuat Karin tersenyum Alex pun balas tersenyum.
“makasih mas udah hadir untuk mereka. Aku seneng mereka bisa sama ayahnya.Rasanya bahagia liat mereka selalu di manja sama mas. Aku bersyukur ayah mereka itu mas Al.”
Alex mencium tangan Karin itu dan mengelusnya.
“aku yang harusnya makasih sayang kamu mau ngelahirin mereka dari rahim wanita hebat seperti kamu. Aku makasih kamu mau nerima pria b******k kayak aku sayang. Aku sangat mencintai kamu juga anak-anak kita. Kalian harta paling berharga buat aku. Makasih jadi bagian dari diri aku yang bajingan ini.” ujar Alex tulus.
Karin langsung memeluk Alex.Bahagia, jelas Karin sangat bahagia. Beruntung mengenal pria seperti Alex.Meski harus di awali dengan hal sangat buruk yang mungkin tidak akan Karin lupakan mulai saat ini.” Alex mengelus rambut dan menciumi puncak kepala Karin .
“kadang aku berfikir aku pria b*******k yang nyakitin kamu bahkan aku ngerenggut hal paling berharga dalam hidup kamu. Tapi aku bersyukur akhirnya aku jadi bagian hidup kamu. Aku jadi ayah dari anak yang lahir dari rahim kamu. Wanita hebat dengan sejuta pesonanya. Ternyata dari hal b*******k yang aku lakuin aku malah dapet bidadari kayak kamu.” Ujar Alex terkekeh. Karin hanya tersenyum dalam pelukan Alex .
"hmm… aku mau nanya boleh?”
“mungkin akan buat kamu gak nyaman tapi aku beneran penasaran sama hal ini dari pertama kita ketemu lagi.” Alex mengernyit dahi heran.
“apa yang terjadi sama kamu lima tahun lalu. Apa benar kamu deketin aku karena kak Sandra. Jujur meskipun aku tau tapi rasanya kalo bukan dari kamu yang bilang aku masih ada sedikit rasa gak percaya.” kata Karin membuat Alex menegang. Cukup berat mengingat masa lalu Alex apa lagi mengingat dia menyakiti wanita sebaik Karin .
“mass.” panggil Karin menggoyangkan dengan Alex.Alex mengerjapkan matanya beberapa kali.
“kalo mas gak mau cerita gak papa kok.” Alex tersenyum. Dia mengubah posisinya menjadi berbaring dan menarik Karin untuk berbaring dan mendekapnya. Karin meletakan kepalanya di dada Alex.Sementara Alex mengelus kepala Karin .
“dulu sebelum aku kenal kamu. Aku suka sama Sandra. Aku dan Sandra dulu cukup dekat. Semua hal tentang dia dan ibunya yang menikah lagi aku tau itu. Tapi satu hal yang aku gak tau dulu kalo kamu adik Sandra. Dulu saat aku nembak dia saat kami sudah sangat dekat bahkan banyak yang mengira kami pacaran. Dia minta aku buat ngasih pelajaran wanita yang ngerebut ayah tirinya dari dia dan ibunya. Jujur awalnya aku berat ngikutin mau dia. Tapi karna setiap hari dia datang dengan nangis. Aku mau bantu dia. Dan seperti yang kamu tau. Aku deketin kamu dan pacaran sama kamu. Lebih setakun kan kita pacaran?” tanya Alex yang mendapat anggukan dari Karin .Tanpa mengeluarkan ucapan apa pun.
“deket sama kamu jelas rasa itu timbul.Rasa suka sama kamu ada di diri aku. Apa lagi kamu wanita yang baik dan kamu beda dari yang lain. Apa lagi semenjak pacaran sama kamu aku jarang deket Sandra lagi. Aku bahkan denger Sandra punya pacar. Aku marah saat itu. Tapi mungkin karna saat itu aku buta akan cinta. ku terima alasan dia yang bilang cuma pura-pura. biar kamu gak curiga. baru saat akhirnya dia mau aku ngelakuin hal berengsek itu sama kamu. Aku nolak mentah-mentah. Mana mau aku padahal yang aku cinta kan dia.” Alex menatap Karin yang diam lalu mencium kening Karin sebentar.
“Aku lanjut ya ceritanya.” Karin hanya mengangguk dia belum mau menyanggah cerita Alex.Meski rasa sakit itu kembali datang. Dia tau hanya Sandra yang menyuruh Alex merenggut mahkota Karin karena ucapan Sandra sendiri. Dia juga dulu sempat mencari tau.
“jadi dulu dia datang ke aku dalam keadaan kacau. Dia bilang kamu yang nyiksa dia dan kamu yang buat dia hampir di usir ayah tirinya. Aku marah saat dengar cerita dia. Karna kemarahan itu akhirnya aku ngambil mahkota kamu. Aku kira dulu kamu..”
“j****g yang jajakin diri ke pria hidung belang gitu.” ucap Karin karna Alex yang diam. Alex menarik Karin keatasnya menatap Karin yang sudah memperlihatkan wajah masamnya. Dikecupnya bibir Karin sebentar dan mengelus pipinya.
“ya kebodohan aku yang dulu aku lakukan. Aku kenal kamu setahun lebih bahkan aku mulai mencintai kamu meski masih aku tepis rasa itu. Bodoh ya aku ini malah percaya ular kayak dia.” kata Alex tetap mengelus pipi Karin yang berada di atasnya itu. Karin mendengus lalu membaringkan kepalanya di dada Alex lagi. Meski masih di atas Alex.Alex memeluk Karin .Dengan menatap langit atap kamarnya.
“masih mau lanjut atau udahan nih?” tanya Alex .
“lanjut aku mau tau semua masa lalu kamu.” ujar Karin .Alex menganggukkan kepalanya. Ya,Karin harus tau bagaimana dia dulunya.
“hari itu dimana aku ngambil mahkota kamu. Aku tau kamu wanita baik. Rasa bersalah saat pertama itu tentu selalu aku rasain. Tapi entahlah rasa di hati aku saat aku tau kamu masih perawan dan aku yang ngambilnya aku cukup bahagia saat itu. Sangat bahagia malahan, sampai aku lupa pakai pengaman.” Ujar Alex terkekeh geli mengingat hal itu. Karin bahkan sudah memerah jika Alex melihat mungkin dia akan malu sekarang. Dia hanya memukul tangan Alex untuk menutupi rasa malunya. Alex langsung tertawa saat Karin memukul lengannya itu. Meski Alex tidak melihat bagaimana Karin sekarang. Tapi dia bisa membayangkan wajah kepiting rebus Karin saat ini.
“tapi dulu walau pertama kamu ganas loh yang.” goda Alex membuat Karin makin memerah.
“maass ihh.” rengek Karin membuat Alex makin terbahak. Ini yang disukanya dari sosok Karin .Wanitanya yang akan malu saat di goda. Wanita galak dengan bahasa absurd tapi akan malu saat di goda oleh Alex.Rasanya Alex bodoh dulu menyakiti wanita sebaik Karin .Tapi sekarang dia berjanji tidak akan pernah lagi menyakiti Karin .Bahkan dia akan melindungi Karin dan anak-anak mereka.