My Baby Twins

My Baby Twins
Pindah ke kantor cabang



Belum puas rasanya mendengar penjelasan dari Ayu,,,,


masih banyak kata mengapa yang ingin zain ucapkan.


Namun biarlah... hari ini cukup sampai disini, zain memberi waktu kepada ayu untuk


berfikir tentang tawarannya untuk pindah ke perusahaan cabangnya di kota S bersama adik sepupu nya.


Ia akan menjadi sekretaris Ricard di sana...


..............................................................................


Biarlah aq iya kan saja penawaran dari tuan zain agar cepat selesai urusan di sini.... "Ayu.


segera ia buka gawainya menghubungi zain...


telfon atau pesan... "ayu


masih menimang... tak enak jika nanti mengganggu...


ayu putuskan untuk mengirim pesan saja.


...selamat malam tuan zain... mohon maaf mengganggu istirahatnya,,,...


...saya sudah mempertimbangkan......


...keputusan saya... saya menerima penawaran anda untuk pindah kerja tugas ke kota S... "Ayu....


segera ia mengemas semua sisa barang barangnya dan memastikan agar tak ada yang tertinggal... terutama paspor dan surat surat penting lainnya...


sedangkan ditempat lain


Zain tersenyum membuka gawainya sambil membaca isi pesan Ayu...


Bagus Ayu... keputusan yang tepat, minimal saya masih bisa memantaumu dan tentunya saya tidak akan kehilanganmu..."gumam zain pelan.


merasa sudah terkendali sesuai keinginannya...


segera ia menghubungi tangan kanannya itu... siapa lagi kalau bukan niko...untuk mengatur kepindahan ayu dan niko pun ditugaskan untuk mengantar ayu sampai tujuan.


Tujuan yang di maksut zain adalah memastikan bahwa ayu benar berangkat ke kota S dan masuk cabang perusahaannya di sana.


Hari cepat berganti... dan kini tiba keberangkatan Ayu memuji kota S...


Pagi pagi waktunya orang baru bersiap untuk sarapan, Niko sudah berada di depan apartemen ayu.


tok tok tok... tok tok tok...


ayu yang baru selesai mandi dengan pakaian santainya membukakan pintu...


Sia...pa...


hahhh... asisten niko,ada apa pagi pagi sudah sampai di sini?


bukankah keberangkatan saya masih nanti pukul 08.30?


saya masih butuh mengisi asupan agar saya sehat lhohhh..."ayu.


saya juga ayu,,,, saya mau numpang sarapan dulu,,,, kemudian saya mau ke kantor sebentar nanti jam 8 saya kemari lagi... "Niko.


Hai... walau kita tinggal di gedung yang sama bukan berarti anda bisa sering sarapan di sini ya asisten niko...


saya bukan ibumu, bukan pula adikmu...apa lagi istrimu yang harus menyiapkan sarapan untukmu" jawab ayu dengn sebal.


pasalnya niko cukup sering akhir akhir ini datang sekedar sarapan ataupun membawa makan malam ataupun cemilan cemilan untuk ayu dan juga untuk dirinya...


aneh menurut ayu di awal awal...


tapi biarlah... jadi ia tak merasa kesepian.


dan tentunya bisa makan gratis.


sedangkan niko sendiri...


itu adalah upaya nya menebus rasa bersalahnya kepada Ayu karna ia pernah ikut andil dalam peristiwa itu sekaligus menjaganya.


selain itu ia berjaga saja jika sampai karna peristiwa itu kemudian membuahkan nyawa lain dalam rahim ayu dengan arti ayu hamil.


Niko bertekad bertanggung jawab jika tuan mudanya itu tak mau bertanggung jawab.


menikahi ayu dan memindahkan ayu ke tempat yang jauh,,, jauh dari jangkauan Zain.


Namun tanpa di ketahui Niko maupun zain... ayu sudah punya rencana sendiri untuk dirinya dan calon buah hatinya...


semua sudah ia siapkan... tinggal menunggu keberangkatannya saja.


Dengan tabungan dari hasil kerjanya dan juga bonus yang sudah ia kumpulkan selama ini...


bisa ia gunakan untuk membuka usaha sekaligus rumah untuk ia tempati,biaya hidup dan biaya persalinannya nanti....


Lelah rasanya memikirkan semua yang terjadi dalam hidupnya.


penghianatan dari orang terkasihnya, malam kelam bersama bosnya,,,dan tuhan sangat baik padanya... tuhan beri hadiah terindah buah dari kesabarannya.


....


selamat membaca...


semoga kalian suka...


.


.


.


like


komen


vote