My Baby Twins

My Baby Twins
Tiga tahun berlalu



hai... semua...


beberapa episode ke depan bakalan aq selesaikan...


next aq sambung ke novelku selanjutnya.


semoga kalian ga kecewa...


dan ini novel pertamaku...


mohon maaf jika banyak kekurangannya.


aq pun masih belajar.


sedang duduk santai di balkon kamarnya...


angin malam seakan tak membuatnya terganggu...


waktu memang menunjukkan sudah sangat malam namun mata cantik itu belum juga mau terpejam.


banyak yang ia fikirkan...


haruskah ia kembali....memorinya kembeli berputar ke massa lalu.


tak mau menyesali apapun yang pernah terjadi...


Tiga tahun sudah berlalu


tiga tahun sudah berlalu .... tuga tahun lalu harus berjuang sendiri mengandung, melahirkan, sekaligus juga harus merintis usaha.


untuk melanjutkan hidup dan memberi kehidupan layak untuk kedua anakku...


Sejak pelarianku 3 tahun yang lalu...


bukan pelarian... tetapi tepatnya aq yang lebih memilih pergi...


pergi meninggalkan rasa sakit,...


aq tak siap jika harus melewati rasa sakit untuk yang kedua kalinya... bahkan itu tak berjeda.


walaupun tak ada rasa cinta bahkan sayang kepadanya... namun kalian tau kn...


kalau dia sudah memberikan sesuatu yang tak mungkin aq hapus.


melihat ia memilih yang lain tentu aq merasa kecewa... aq tak kan meminta pertanggung jawabannya...


untuk apa,,, jika ia merasa bersalah seharusnya minta maaf...


tetapi tidak...


jadi sangat tidak mungkin untuk dia mau bertanggung jawab.


katakanlah aq egois, hidup dengan asumsiku sendiri...tapi itu lebih baik menurutku...


dari pada harus hidup berdampingan bersamanya dengan menelan banyak luka dan kekecewaan.


Kesalahan mengajariku banyak hal


kekecewaan tentu membuatku lebih kuat dan tidak menggantungkan harapan kepada siapapun kecuali Yang Maha Kuasa.


Cukup aq saja yang terluka tapi tidak dengan orangtuaku...


3 tahun ini kami hanya berkomunikasi lewat video call.


mereka tau keadaanku... bunda dan ayah mereka sempat beberapa kali datang menjenguk,


di balik kekecewaannya kepadaku mereka masih mau menemuiku... menddukung dan memberi semangat untuk ku... itu sangat berati untukku.


Biarlah... ini menjadi pilihanku...


bersama ke dua anakku...


mereka penyemangat ku walaupun kahadirannya tak di ketahui oleh ayahnya hingga saat ini...


Tapi biarlah... kami sudah punya kehidupan masing masing.


Aq sudah ikhlas...


Keynan... Reynan... ayo sarapan dulu sayang, bunda suapin ya sebelun bunda berangkat ke kerja


oh iya....nanti bunda pulang seperti biasa..."Ayu


Keynan Putra dan Reynan Putra... nama yang sudah di bubuhkan untuk kedua putraku...


sengaja aq sisakn ruang....dan ruang itu milik ayahnya... jika nanti mreka bertemu.


aq tak akan menyembunyikan apapun darinya karna ia juga putranya.


karna memilih pergi adalah pilihanku....jadi tak perlubaq larut dalam masa lalu.


kedua putraku pun tau rupa dari Zain ayah mereka... aq tak menutupinya.


termasuk mengatakan kenyataan bahwa kami memang tidak bersama.


Mereka bisa bertemu jika kami kembali ke negara tempat tinggal ayahnya.


lambat laun mereka sudah tak lagi merengek ingin bertemu ayahnya...


mereka sudah kecewa sejak awal jadibaq berharap denga kejujuranku sejak awal tak akan menjadikan masalah di masa depan jika mereka bertemu kelak.


Ya bun...."jawabn mereka selalu kompak.


Kalian sudah siap?... kita berangkat pagi ya...nanti singgah ke butik mama kannaya kalian mau ke sana kan... "ayu


bukan kah kami setiap hari disana bun...


kami tau bunda kerja,,, kami tidak akan rewel kok... Rey akan jagain key...


iya kan key.... he he he. "Reynan...


Sok kamu...kebalik tau... aq yang jagain kamu,,


aq kan abang...huhhh... "keynan...


guyonan receh mereka setiap pagi...


key selalu tidak terima jika di anggap adik oleh rey... padahal mereka hanya berbeda 8 menit saja...


terimakasih... selamat membaca...


tinggalkan jejak jangan lupa...


kasih aq vote like & komen ya pembaca yang budiman.


salam sehat dariku... jangan luoa pake masker & tetep terapkan protokol kesehatan di manapun.... jangan berkerumun juga....


semoga kalian sehat selalu.