
Setelah 3 tahun berlalu...
di sela lamunannya...
tiingngngng... pesan masuk ke ponsel zain..
namun ia mengabaikannya... karna biasanya
mikayla atau mama nya lah yang akan menghubunginya...
ada saja permintaannya... malas meladeni ia memilih melanjutkan meeting pagi nya bersama para staf managernya saat ini.
zain terus menyibukkan diri untuk bekerja bekerja dan bekerja...
tingngng... ke dua kali nya pesan masuk lagi...
jika itu mikay atau mama nya pasti akan menelfon...
dengan rasa penasaran ia membuka pesan...
melihat nomornya... ia merasa asing tak. mengenal... namun... apa ini..
ini saat mereka baru lahir
ini saat mereka berusia 7 bulan semoga bisa mengobati rasa rindu anda.
mereka sudah besar tuan...
Pesan singkat yang membangkitkan hatinya...
membuatnya bergemuruh.
geram pada asistennya... dan detektif yang ia sewa... 1 tahun...hampir 1 tahun tak juga membuahkan hasil.
dan ini apa... tiba tiba saja ia mengirimkan foto... foto buat hatinya
tapi... ada yang aneh menurut zain..
Apa maksut ayu hanya mengirimkan sebagian wajahnya...
s*alan...pasti ia sengaja...
tapi biarlah... nanti ya nanti jika sudah bertemu akan ia seret ayu... sangat keterlaluan sekali menurutnya...
segera ia akhiri rapat saat itu juga...
Zain segera keluar... menuju ruangannya... di ikuti Niko yang setia di belakangnya...
Tibanya di ruangan....
lihatlah nik... mereka... sudah lahir kedunia ini..."zain.
menatap niko dengan tajam dan marah... karna niko di nilai tak pecus menjalankan tugasnya...
sedangkan niko sendiri tetap dengan muka datarnya... namun dalam hatinya...
ku beri waktu 1 minggu ini saja nik... kamu harus tau di mana sekarang kedua anakku berdama ibu nya...
segera temukan dan beritahu saya dan nanti saya sendiri yang akan meringkus wanita nakal itu...
sudah cukup 3 tahun ini ia kubiarkan bermain main di luar sana....
segera ia mengirim foto itu kepada mama dan papa nya...
Nanti... ia akan memberitahukan ini lah alasannya mengapa sampai sekarang ia masih mengulur waktu untuk menikahi mikayla.
dan inilah nanti alasannya untuk membatalkan hubungannya dengan mikayla....
tringngng...ponsel zain sudah berdering... siapa lagi kalo bukan sang nyonya besar...
gantengnya... imut zain... foto siapa ini zain?
seharusnya... kami sudah punya anak sebesar ini zain jika kamu mau segera menikah waktu itu dengan mikay...
kamu kerasa kepala zain... "mama zain.
itu anak anak zain ma..."jawab singkat zain.
kamu mengadopsi anak?...kan kamu bisa menikah dulu dengan mikay zain... nanti kalian bisa mendapatkan anak sendiri tanpa harus mangadopsi...
tapi mereka lucu lucu zain... mama suka... "mama zain
Itu memang putra zain mah... putra kandung zain bersama ayu...
Ayunditya... sekretaris zain dulu..."zain.
hahh.... kamu jagan bercanda zain dengan mama... apa maksut kamu,,, apa kamu selama ini bermain di belakang mikay?... "mama zain
bukan ma... nanti zain jelaskan...
zain mau pergi dulu... sudah ya ma... "zain mangakhiri percakapan dengan mamanya...
Papa.... pa... pa..... "mama zain.
belum juga terputus... mamanya sudah berteriak...sudah pasti mamanya akan heboh.
3 tahun berlalu tiba tiba saja ia di suguhkan foto sang cucu...mama zain merasa bingung... juga khawatir terhadap hubungan zain dengan mikay.
Katakan nik... katakan yang sebenarnya... sudah cukup saya bersabar...
tidak mungkin kamu tak tau apa apa bahkan tak mendapatkan informasi apa apa tentang ayu dan anak anakku... katakan nik... jangan sampai saya menggunakan cara saya untuk membuatmu membuka mulut nik.... "zain
zain seketika berkeringat dingin... ia tau jika tuan nya marah pasti ia akan habis di tangan sang tuannya... dan itu tidak baik tentunya...
si*lan ricard... di saat seperti ini hanya aq yang menghadapinya....
kota P tuan... nona Ayu ada di kota P..."niko
terpaksa ia harus mengatakan...karna jika tidak ini 100% mengancam keselamatannya...
si*alan kamu nik...
zain segera mengambil kunci mobil dan bergegas keluar.