
Acara dinner memang belum usai...
Namun Ayu merasa tak nyaman karna keberadaan Maria yang sejak tadi memandang dengan tatapan sinis kepadanya.
Siapapun kamu,kamu tak lebih baik dari padaku...
Aq yang lebih pantas mendampingi Zain... "mungkin itu arti tatapan Maria kepadanya.
hufffhhhh.... gerah. "gumam ayu pelan yang tidak menyelesaikan makannya namun masih bisa tertangkap oleh pendengaran Zain.
maaf semua saya permisi ke toilet dulu... "zain dengan suara dinginnya..
tentu... silahkan..."pak abraham dengan senyum ramahnya.
saya tinggal sebentar..."bisik zain pada sekretaris cantiknya.
iya... "balasan singkat ayu.
Author
Ya...Malam ini Ayu memang nampak berbeda, dia terkesan cantik, juga... hemmm menggairahkan... (otak mesum zain mulai mendominasi.)
sejak pagi tadi melihat ayu di kolam renang dengan lekuk tubuhnya yang terekspos... membuat zain tidak tenang... sesuatu yang berbeda ia rasakan tentunya membuat dirinya merasa gelisah tak menentu.
Entah apa yang sedang di fikirkan oleh otak cerdas dan juga mesum zain itu....
Sudah kamu siapkan Nik?... Zain.
Ya... tuan, semua sudah siap.
tinggal menunggu kedatangan anda.
semua sesuai keinginan anda,,, dan sudah saya pastikan..."niko.
hemmnnn, baiklah... "zain.
percakapan singkat itu akhirnya usai juga.
sesampai di toilet zain hanya membasuh mukanya saja dan segera kembali.
***************
Maaf terlalu lama... "zain.
senyum hangat yang di tampilkan Ayu membuat Zain memanas,,, tak tahan rasanya ingin segera beranjak dari acara dinner ini
malampun semakin larut dan acara dinner ini berakhir juga...
lega.... itu yang di rasakan oleh Ayu.
Saya antar pulang Ayu ke hotel tempatmu menginap,...."zain
Saya pulang sendiri saja tuan, ... "Ayu
Kenapa,..."zain
Oh bukan apa apa tuan...saya sudah terlanjur memesan ojol...
Kamu mau naik ojol dengan dandanan seperti ini?... "zain.
Ya tuhan.... apa yang di fikirkan gadis ini.
kenapa?...hanya naek ojol saja, tadi pun saya juga naek ojol,,,saya sudah terbiasa kok tuan, tenang saja... "Ayu
bingung ayu... entah kenapa ayu merasa aneh dengan sikap tuan muda ini.
Maaf tuan saya permisi duluan...,"ayu
Belum sempat beranjak jauh dari tempatnya, Zain sudah menarik paksa Ayu menuju mobilnya yang sudah terparkir cantik di depan.
Kenapa kamu susah sekali di atur...
duduklah dengan tenang, kita satu arah dan satu tujuan kenapa harus repot repot pulang sendiri... "Zain.
Tak mau terlalu lama meladeni Tuan mudanya Ayu pun kemudian masuk duduk patuh....
mobilpun melaju... dan di tengah perjalanan...
Tuan... bisakah berhenti di minimarket terdekat, saya ingin membeli air dingin sebentar... "Ayu.
Ternyata di mobil Zain sudah menyiapkan Air dingin... lebih tepatnya stock untuk dirinya maupun niko sang asisten
oh...begitu ya.
jika anda memaksa tentunya saya harus menerima... terimakasih klo begitu..."ayu
oh... jadi kamu suka di paksa ya,,, baiklah saya akan memaksamu,
jadi jangan pernah marah jika saya memaksamu... "zain.
sambil tersenyum simpul di sudut bibir zain yang tak terlihat oleh pandangan ayu.
perjalanan menuju hotel tempat mereka menginap tak sampai 1 jam, namun baru setengah jam perjalanan Ayu sudah diam...
ternyata dia sudah tertidur... mungkin ia capek,
tapi itulah yang terbaik... karna paksaan dengan meronta ronta tentunya akan menguras tenaga.
sedangkan Zain perlu menghemat tenaganya untuk olah raga malamnya nanti...
Hai... aq balik...maaf baru bisa menepati janjiku, karna kerjaan ku juga baru kelar tadi. ..
segini dulu untuk malam ini... aq udah ngantuk betul....
besuk aq lanjut next episode nya.
Thanks all...
.
.
.
like
komen
vote