My Baby Twins

My Baby Twins
Chapter 31



Setelah melakukan konferensi pers. Mereka langsung berkumpul di ruangan Alex. Alisha dan Avaro bahkan Arkana juga sudah tidur diruang pribadi Alex dengan ditemani sisil Rhiana juga Renata. Sementara itu Alex Karin juga yang lain duduk di sofa ruangan Alex.


“apa kamu sudah mengetahui siapa pembuat onar ini Bram? tanya papi arya.


“belum om. Bram masih dalam penyelidikan. Cuma ada dua orang yang saat ini Bram curigai. Hanya saja Bram belum bisa mengatakan karna Bram harus menyelidikinya.


"baiklah. Tapi kalo bisa cari tau secepatnya. Karna om tidak akan tinggal diam sekarang.”


“Benar aku juga gak akan tinggal diam pa. Mereka berani mengusik Avaro juga Alisha. Bahkan Karin juga. Aku akan menghancurkan mereka pa.” kata Alex berapi-api.


“opa juga sudah mengerahkan orang untuk penyelidikan. Akan opa hancurkan mereka yang sudah berani dengan keluarga kusuma.”


“mama gak habis pikir kita baru akan mengadakan konferensi pers besok tapi sekarang sudah ada yang membuat berita seperti itu. Seolah dia tau apa yang akan kita lakukan.” kata mama dewi membuat mereka menatapnya.


“benar juga mana mungkin waktunya bisa sama dengan saat kita akan membuat pengumuman pernikahan mereka.” Gumam mami Nita.


“sepertinya Jack juga harus turun tangan juga opa.” Sahut  jack yang diam sejak tadi.


“aku juga akan turun tangan mencari tau semua ini.” sambung Arbiyan.


“tunggu dulu, siapa saja yang mengetahui kalian akan mengadakan konferensi pers besok malam?” tanya daffa menatap mereka.


“seingat aku cuma kita-kita aja mas.” jawab Karin membuat daffa makin berpikir.


“apa kamu yakin gak ada orang lain dek? Karna mas daffa yakin ini di sengaja. Mas juga yakin meski kalian sudah mengadakan konferensi tadi. Akan ada yang masih mencibir Karin.”


“benar kata daffa. Pasti masih ada yang akan mencela Karin bahkan Avaro Alisha juga. Apa lagi Alena ini seingat papa model yang lagi naik daun kan?"


“hemm dia sedang dipuncak sekarang. Dia bahkan memiliki banyak penggemar.” kata bram. Membuat semua diam, saat mereka tengah berpikir ponsel jack memecahkan keheningan. Dia segera mengangkat telpon. Dan wajahnya terlihat sangat marah. Setelah dia mematikan telepon dia menatap semua yang menatapnya balik.


“pembuat berita itu Sandra anak tiri dari papa Karin.” katanya menjawab pertanyaan mereka semua. Mereka kaget bahkan Karin langsung menegang di buatnya.


“apa mau dia  sebenarnya. Kenapa dia muncul lagi.” geram Alex.


“kenapa dia muncul lagi setelah lama menghilang.” gumam Arbiyan.


“tidak penting kenapa dia muncul sekarang. Yang terpenting apa maksud dia dari semua ini. Apa yang dia mau sampai kembali membuat ulah dengan cucu opa.” ujar opa geram.


“siapa Sandra?” tanya papi arya heran.


“dia anak tiri dari papa kandung Karin. Dia juga yang membuat Karin di usir dari rumah.” jelas mama dewi membuat papi arya syok.


“Dia sudah berani timbul setelah sembunyi dengan mengeruk harta kusuma. Akan aku hancurkan dia sekarang juga.” Bram emosi dia bahkan sudah bangkit dari duduknya akan melangkah pergi jika tidak ditahan oleh Jack dan Arbiyan.


“sebaiknya kamu tenang bram. Wanita itu cukup berbahaya bram. Aku sudah pernah akan menghancurkannya saat dia membuat Karin di usir dari rumah.” Kata daffa membuat semua menatap daffa.


“apa maksud lo daf?”aku pernah membuat dia menderita tapi hanya sesaat. Karna ada orang lain yang membantunya.” jawab daffa ambigu membuat semua penasaran. Bahkan bram langsung duduk kembali. Dan menatap daffa menunggu cerita lengkapnya.


"Dia wanita berbahaya. Dia nggak akan segan menghancurkan siapapun penghalangnya. Bahkan dengan cara busuk sekalipun. Aku pernah coba buat dia menderita. Dulu aku menerornya sampai dengan menculiknya, bahkan hampir seminggu aku menahan dia. Tapi gak lama dari itu saat aku ke tempat dimana aku menahannya. Dia menghilang, bahkan anak buah yang aku utus untuk menjaganya meninggal mengenaskan. Hanya satu orang yang sampai sekarang masih hidup. Dia sempat mengatakan ada pria yang membantunya saat itu.” jelas daffa membuat mereka membelalak mata. Bahkan Karin yang mendengar juga kaget. Dia bahkan baru tau sekarang.


“gila. Siapa yang membantunya, bahkan mendengar cerita lo gue yakin dia psikopat gila.” ujar Arbiyan yang mendapat anggukan daffa.


“steven, ya dia pasti steven.” kata Karin membuat semua menatap Karin. Alex yang di samping Karin juga langsung menatapnya.


“siapa dia sayang? Kamu kenal?” tanya Alex lembut yang dibalas anggukan dari Karin.


“ya steven cuma dia pria gila yang akan membantu kak Sandra. Aku yakin itu dia.”


“ siapa steven sebenarnya rin.” tanya jack penasaran.


“pria gila yang mau membantu kak Sandra demi mendapatkan aku bang. Dia pria yang dulu pernah mengejar aku. Cuma karna aku pernah membantu dia yang hampir meninggal di pinggir jalan. Hanya dia pria yang aku tau psikopat. Karna aku pernah menyaksikan sendiri dia menyiksa seorang wanita hingga tewas.” kata Karin dengan gemetaran. Dia kembali ingat saat di mana dia membuntuti steven. Karna pria itu terlihat aneh. Alex memeluk Karin dari samping membuat kepala Karin berada di dadanya. Menenangkan Karin dari rasa takut yang terpancar dari matanya.


“bisa kamu ceritain lengkapnya sayang?” tanya papi arya. Karin menganggukkan kepalanya.


“dulu steven pernah tertabrak mobil. Tapi aku saat itu melihatnya dan langsung menariknya ke pinggir jalan meski akhirnya aku yang terluka karna tidak sengaja terkena beling di dekat sana. Saat itu dia terlihat dalam keadaan kacau. Makanya aku tolong.” Karin melepas pelukan Alex meski Alex tetap di dekatnya dengan tangan yang memeluk perutnya.


“sejak itu dia dekat dengan aku. Bahkan siapa yang menggangguku juga. Dia yang akan membela. Tapi semakin kesini dia makin aneh. Aku risih saat itu jika ada dia di dekatku. Hingga senior aku melabrak aku karna katanya aku godain steven. Saat itu steven tau, dia bahkan menatap benci senior itu. sampai aku ngeliat dia dengan gelagat aneh jadi aku ikutin sampai di gedung belakang kampus. Di sana di ruangan yang lumayan gelap aku liat dia lagi jambak bahkan nampar senior aku itu. saat aku akan masuk aku liat dia ngeluarin pisau kecil dan langsung..” Karin berhenti bercerita dia bahkan menutup matanya. Bayangan itu kembali datang. Alex bahkan langsung memeluk Karin. Mereka yang mendengar juga seperti mengerti dan tidak melanjutkan bertanya pada Karin.


“Cari tau tentang pria bernama steven itu Jack. Opa mau tau apa dia masih membantu Sandra atau tidak. Karna ini akan makin berbahaya untuk Karin juga kedua cucu opa. Bahkan bisa saja dia akan mulai mengganggu keluarga kita yang lain juga Jack.” perintah opa yang langsung di laksanakan Jack. Dia langsung menghubungi anak buahnya untuk mencari tau tentang steven. Sementara itu ponsel Arbiyan berdering, menandakan ada telepon masuk.


Dia mengernyit dahi saat melihat nomor tidak di kenal menghubunginya. Meski masih tetap di angkatnya juga.


“hallo.ini siapa?”


“...............”


“APA MAU KAMU AAH. JANGAN MACAM-MACAM KAMU.” Teriakan Arbiyan mengagetkan mereka semua.


“APA MAKSUDMU HAH.” teriaknya sebelum telepon putus secara sepihak. Rahang Arbiyan mengeras tanda emosinya meningkat. Semua menatapnya makin penasaran.


“ada apa biyan. kenapa kamu teriak. siapa yang nelpon nak?” tanya mama dewi penasaran.


Arbiyan berdiri dari duduknya dan menatap mereka semua.


“Arin diculik.”


“APA"


************