
Pagi ini sungguh bukan hari yang baik nampaknya...
pagi pagi buta... sudah ada pesan cinta dari bos besar... semoga aq aman kali ini.
flash back on
ddrrttt...dddrrrt... ddrrrttt
siapa sih mengganggu sekali...
terlihat nama keramat untukku... "tuan besar"
ma*pus...
datanglak ke villa nik pagi ini, tak perlu memberitahu zain apa lagi mengajak nya.... dia sedang di Negara P saat ini...
kamu berhutang penjelasan kepada saya nik..."Papa zain.
Baik tuan... saya akan datang"niko.
gara gara Ricard... sia*an ricard...
aq tak mau datang sendiri... dia harus ikut bersama ku... aq tak mau menjemput bonua dari tuan besar sendirian.
tuan ricardo anda di minta datang menemui tuan besar di villa pagi ini..."niko
pesan singkat terkirim ke sang empunya.
ha ha ha...sampai jumpa di villa ricard,,, kita akan menjemput hadiah bersama..."monolog niko pada dirinya sendiri.
seger ia bangun...masih ada waktu untuk olahraga dan sarapan...
karna pesan dari sang tuan besar... niko jadi tidak bisa tidur lagi
pukul 8.30 kini ia sudah siap dengan baju santainya...
karna ini memang hari minggu...
hari liburnya... tepatnya hari bebasnya seharusnya karna zain sedang tidak berada di negara ini.
perjalanan tidak terlalu lama hanya butub 2 jam perjalanan ia sudah sampai di villa...
ha ha ha... sudah nampak mobil ricardo di parkiran belakang...
segera ia masuk ke dalam villa.
sambutan hangat dari pemilik villa membuat detak jantungnya 2x lipat lebih cepat dari yang sehatusnya.
semoga ini baik dan tidak menjadu masalah..."doa nya.
selamat pagi tuan..maaf saya datang terlambat..."niko.
siang nik...masuklah.. "nyonya besar.
duduklah...ternyata sudah ada ricard yang duduk manis sedang menatapnya dengan menampilkan muka kesalnya yang tertuju pada niko...
seolah mengatakan...sia*an kamu nik... kamu sudah menjebakku...
niko hanya membalas tatapan ricard dengan seringai tipis di sudut bibirnya seperti sedang mengejek ricard...
siapa yang akan menjelaskan terlebih dahulu...saya mau cerita yang lengkap jangan kalian tutupi apapun.
ya tuan besar... (skip) "niko
begitu ceritanya... akhirnya niko menjelaskan bagaimana hubungan rumit tuan nya dan ayu terjalin hingga kebergiannya 3 tahun lalu dan sampai sekarang mereka tidak pernah tau jejaknya...
bukan tidak tau tapi mereka sengaja menutupi dari zain tentang ayu.... sesu janji merek kepada kannaya sahabat ayu.
karna jika mereka sampai membocorkan nya kannaya akan membawa ayu lebih jauh lagi
namun ricard dan niko tidak punya pilihan selain menyetujui nya... minimal nya mereka berdua bisa tau terntang perkembangan keynan dan Reynan...
walaupun niko dan ricard tak pernah di beri izin untuk menemuai mereka bahkan melihatpun tidak... hanya foto yang akan kannaya kirim saja...
menyebalkan sekali perempuan itu...
untung cinta... kalau tidak sudah pasti saya akan nekat menyusul kesana paman... "niko.
kamu yang cinta... kannaya nya biasa biasa aja tuh... "cibir niko
si*lan kami nik... tau apa kamu.
kamu kan tidak tau... malam itu... ha ha ha...
sebentar lagi aq bakalan nikahin dia... mau tak mau dia ga bakalan punya pilihan... "ricard
dasar gila...pasti kamu sudah melakukan hal gila kepadanya... "niko
hoooeee... enak aja... aq masih waras tau...
aq lelaki sejati dan lelaki idaman mertua tentunya mana ada begitu..."ricard
terserah... "niko
makanya cari pasangan... jangan jadi jones kelamaan....sedih tau aq liatnyam
entar karatan tuh kerismu... ha ha ha... "ricard.
buuuggghhhh... di lemparnya bantal sofa ke muka ricard oleh niko.
puassss... "niko.
ricard hanya mencembikan bibirnya sebagai balasan kepada niko....
sudah selesai kalian bercandanya?
sekarang di mana menantu saya dan kedua cucu saya ?..."nyonya besar
saya tidak tau nyonya...kannay tidak mau memberi tahu... dan saya tidak mungkin nekat mencari tau nyonya,..."ricard.
nyonya besar jengah dengan kebucinan ricard
hanya menggeleng gelengkan kepala.
Papah... "nyonya besar...
Merek di negara S mama... sudah 1 tahun ini kurang lebih...
Ayu bekerja sebagai sekretaris tuan Alberd Albirend...Putra Antoni Albirend.
Hahhhh.... kok papa ga ada ngomong apa apa sama mama sih..."nyonya besar.
mereka....
bersambung...
next episode
thanks all....
selamat membaca... semoga kalian suka
jangan lupa like nya.... komen nya... vote nya...
aq butuh suport kalian semua