
Sudah bangun?...
silahkan di minum tuan untuk mengurangi rasa pusing anda... "....?...
(sapa hayoooo...masih penasaran? next....)
Zain masih berusaha mengumpulkan kesadarannya...
ketika melihat ke bawah tentu saja ia kaget melihat dirinya bertelanjang dada...
(si*lan... umpatnya dalam hati)
merasa kecerobohan yang kembali ia lakukan)
ketika menengok ke samping...
menuju arah suara wanita tadi...
hah... sejenak zain hanya mampu menatap sosok wanita yang ada di depannya
segera ia turun dan meraih tangan wanita itu ke dalam pelukannya...
yah... ia adalah ayu...
wanita nya.. wanita yang sudah sejak 3 tahun lalu ia klaim menjadi miliknya..
(aq baik kan.... udah aq ketemuin mereka...he he he...)
di peluknya ayu dengan erat...
aq rindu... aq rindu kamu aq rindu kalian...
kalian kemana? aq mencari mu ayu... "ucap zaib dengan lirih sambil memeluk ayu erat.
sedangkan ayu yang di peluk hanya diam saja... membiarkan sang mantan bos itu memeluknya.
saya di sini tuan... saya tidak kemana mana..."ayu.
kenapa 3 tahun menghilang ayu... kenapa kamu memilih pergi...kenapa kamu lari dariku ayu... kamu tidak tau bagaimana kacaunya aq mencarimu..."pertanyaan zain ucapkan bertubi tubi kepada ayu.
pulang ayu... ayo kita pulang...
mana anak anak kita, aq ingin melihat mereka aq ingin bertemu mereka..."zain.
mereka tidak ada di sini tuan..."ayu
kemana mereka... kamu menyembunyikannya lagi dari ku ayu?... "zain
tidak tuan... mereka memang tidak di sini.... 1 minggu yang lalu mereka sudah di jempuy eyang nya dan di bawa ke kota S...karna saya harus bolak balik mengurus cabang usaha saya dan kebetulan ada pertemuan di sini... "jelas ayu panjang lebar.
kenapa selama 3 tahun kamu tidak memberi kabar padaku ayu? apa lagi saat twins lahir... siapa yang menanimu ayu?
hemmm... ayu hanya tersenyum...
tentu orang tua saya tuan dan juga kakak laki laki saya...
anda tidak perlu khawatir..."ayu.
masih dengan senyum seolah dia baik baik saja saat ini.
sedangkan yang sebenarnya saat ini perasaan ayu tak menentu...
tetap saja bayanga masalalu kembali terlintas di benaknya.
kembali lagi... karna saat itu ia sudah memutuskan untuk mengikhlaskan semuanya...
maka malam itu... setelah kak ben memberi kabar aq segera mengikuti zain...
hingga menunggunya keluar dari club itu dan pada akhirnya kami di sini.
rasa tak tega lebih dominan dari pada cinta...
hahhh... cinta....sampai lupa rasanya.
belum lagi terfikirkan olehku.
hanya kerja dan twins saja yang ku prioritaskan.
jika tuhan masih memberi jodoh ya aq tak akan menolak tapi tidak untuk sekarang
bisakah aq bertemu dengan mereka?..."zain
dengan penuh harap ia menatap ayu.
tentu tuan...anda bisa bertemu mereka kapanpun...anda ayahnya... tentu boleh jika mau bertemu... mereka sangat merindukan anda... "jelas ayu.
benarkah?...mereka mengenalku?... "zain...
ya... tentu... mereka mengenal anda....
saya sudah mengenalkan kepada mereka tetang anda sejak mereka kecil.... "ayu.
terimakasih ayu... ini sangat berarti untukku"zain.
ya tuan sama sama...."ayu.
bisakah kamu tidak memanggilku tuan... aq bukan tuanmu... aq ayah dari anakmu.... "zain
ayu hanya diam... bingung mau panggil apa?
kakal,mz,abang,ayah...ah ga mungkin dia bukan bapakku.
kenapa diam..."zain
cari panggilan lain ayu jangan tuan.... "zain
apa ya... kakak?..."ayu
aq bukan kakakmu... "zain
mz...?..."ayu
aq bukan mz mz bakul sayur... "zain
abang aja ya..."ayu
lebih enak dari pada kakak dan mz.
iya sayang.... "zain
mengiyakan sambil mengusap pipi ayu...
hahhhh... sayang...,,,, ayu hanya menatap dengan heran... maksutnya apa coba.
terserah lah...
abang bisa mandi terus sarapan semua sudah ayu siapkan.
kemeja abang juga sudah ayu siapkan...
maaf karna tadi malam abang muntah jadi ayu minta tolong supir ayu nglepas baju abang... "ayu
sedangkan zain yang mendengar penjelasan ayu hanya mesem mesem ga jelas.... ha ha ha...
abang.... ayu ga bisa lama lama...
sore ini ayu harus segera ke bandara...
pesawat ayu sore jm 16.15...
maaf ya ga bisa nemenin...ayu mau siap siap
"jelas ayu.
dan kemudain senyum itu hilang seketika setelah mendengar ayu hendak pergi lagi.
mau kemana lagi?
mau lari lagi dari aq? ... "zain
enggak kok... ayu ga pernah lari.
jika ayu lari... ayu g akan berada di sini.
jika ayu menghindari abang ayu ga akan milih nolong abang tadi malam.
ayu sudah mengikhlaskan masa lalu ayu bang.... tak ada dendam maupun yang lain...karna saat itu adalah pilihan ayu..."ayu.
dengan tenang dan sabar ayu menjelaskan kepada zain... ayu tak mau memperkeruh keadaan.
lalu kamu mau kemana?... "zain
ayu harus kembali kembali ke indonesia... ayu sudah 2 hari di sini bang... kasian anak anak terlalu lama di tinggal...
abang ga mau ikut pulang? katanya mau ketemu anak anak?..."ayu.
mau... ayo pulang... "zain
zain segera menarik lengan ayu kembali hingga ayu tejatuh dalam dekapan zain...
zain memberi beberapa kecupan di wajah ayu.
maaf kan abang ayu... maafkan abang... mari kita mulai dari awal bersama anak anak.
mau mengindar tidak bisa...
mau mendorong pun tidak kuat
tubuh ayu yang kecil tentunya tak sebanding dengan badan zain yang besar seperti raksasa itu
terpaksa di biarkan nya... asal tak keblabasan saja....
iya... "ayu.
.
.
.
bersambung...
masih mau lanjut?
mau sampai mana nih aq lanjutin ceritanya?
thanks ... selamat membaca semoga kalian suka....episode ini aq panjangin kn
......
jangan lupa like buat karya aq... komen nya jg buat masukan aq.... vote juga ya.
jangan lupa.