It's Dangerous

It's Dangerous
Ep. 31



"Lanjutin buat sarapan gihh. Aku lapar." Ucap Nadine yang masih didalam pelukan Alex.


Alex melepaskan pelukannya, dan melanjutkan untuk membuat sarapan..


Nadine keluar ke balkon rumah nya.


Menikmati pagi yang seakan menyapa dengan hangat.


Berterima kasih pada Tuhan atas ciptaannya yang indah, yang telah dikirimkan untuknya. yaitu Alex ..



Tak lama Alex datang dan memeluk Nadine dari belakang ..


"Sarapan nya udah siap."


Alex melepaskan pelukannya dan menggandeng tangan Nadine lalu membawanya ke meja makan..


"Kamu kuliah hari ini..?" Tanya Nadine sambil menikmati sarapannya..


"Kuliah, cuma gak lama. Siang paling udah selesai."


Nadine hanya mengangguk-angguk pelan.


"Mau ikut ?" Tanya Alex.


"Gak ah, aku dirumah aja."


"Owiya.. Ntar sore aku main basket sebentar sama temen aku yaa."


"Temen yang mana ?"


"Temen kuliah aku."


"Aku ikut .."


"Boleh .. !!!" Ucap Alex sambil mencubit pipi Nadine..


Setelah sarapan Alex bersiap untuk ke kampus ..


Dan tinggallah Nadine dirumah seorang diri..


Kembali kata-kata Momy nya Alex terngiang-ngiang di ingatannya..


"Apa yang dia rencanakan yaa?"


Tanya Nadine pada dirinya sendiri ..


Akhirnya Nadine memutuskan untuk beres-beres rumah agar fikiran nya lebih tenang ..


*Siangnya Alex tidak pulang ..


WhatsApp..


"Kamu gak pulang ?"


"Gak.. temen ku ajak nongkrong sebentar."


"Oh .. okee.."


"Nanti aku jemput kalau udah mau ke lapangan basket yaa.."


"Okee .."


Jam 4 sore.. Nadine sudah bersiap-siap untuk main basket bareng Alex dan teman-teman nya ...


Nadine keluar rumah saat mendapatkan WhatsApp dari Alex kalau dia sudah menunggunya diluar.


Mereka pun melaju ke tempat tujuan..


Di sana teman-teman Alex sudah menunggu..


Mereka pun langsung berbaur dan mulai main basket setelah mengobrol sebentar..




Dan .. setelah selesai dengan permainan basketnya, Nadine dan Alex pun kembali pulang kerumahnya..


"Aku mandi duluan yaa.." Ucap Nadine, setelah itu langsung bergegas masuk kamar mandi ..


Alex memilih untuk bersantai di sofa sambil main handphone..


Setelah selesai mandi Nadine langsung menyibukkan dirinya di dapur untuk masak makan malam ..


"Sayang mandi dulu gih.." Ucap Nadine dengan tangan yang sibuk memotong kentang ..


"Bentar lagi." Jawab Alex tanpa menoleh dan masih sibuk dengan handphone nya.


Menyadari Nadine sudah memasang wajah kesalnya karena dia tidak mengikuti kemauan Nadine.. Akhirnya Alex langsung bergegas untuk mandi..


*Saat makan malam ..


"Sayang kita buat nama panggilan khusus yukk ..." Usul Nadine..


"Hemm boleh.. kamu udah siapin nama nya ?"


"Belum sih.. aku cuma baru kepikiran aja. kalau pakai panggilan khusus kayaknya seru juga.."


Alex hanya mengangguk sambil terus melanjutkan makannya..


"Gimana kalau aku panggil kamu Bii.. Kamu panggil aku Mii.."


"Bolehh .."


"Ih kamu nya boleh boleh aja.." dengan wajah sedikit jutek.


"Yaa kan memang aku nya setuju. bagus kok itu, beda dari yang lain. beneran, serius." ucap Alex meyakinkan..


*Ditempat tidur ..


Alex duduk sambil sedikit bersandar.. dan Nadine tidur di dada Alex ..


"Mii.."


Mendengar Alex memanggilnya dengan sebutan itu Nadine tertawa..


"Haha .. aku masih canggung denger kamu panggil gitu."


"Iyaa kan belum terbiasa.. ntar lama-lama juga terbiasa sendiri .."


"Hehe iyaa iyaa .. Kamu mau bilang apa tadi ?"


"Kamu kok bisa jadi bodyguard ? Itu kan pekerjaan yang berbahaya."


"Ceritanya panjang.."


"Cerita aja.. aku punya banyak waktu kok buat denger cerita kamu.."


"Hemmm bingung mau mulai dari mana .." Ucap Nadine sambil mengulang memory 5 tahun yang lalu.


"Dulu itu, semasa hidupnya ayah aku banyak berhutang sama rentenir. Jadi setelah dia meninggal, ibu aku gak sanggup buat bayar hutang-hutang itu. dan akhirnya kami harus berpindah-pindah untuk menghindari rentenir-rentenir tersebut. Pernah ibu aku tertangkap beberapa kali sama rentenir dan mereka melakukan kekerasan sama ibu. maka nya, dari situ aku belajar ilmu bela diri secara otodidak.. untuk bisa lindungi ibu .."


"Terus ibu kamu sekarang dimana ?"


"Aku gak tau .."


"Kok gak tau ..?" tanya Alex penasaran.


"Waktu kami pindah ke negara ini. dia ninggalin aku. aku udah coba cari dia kemana-mana tapi gak ketemu."


"Terus ceritanya bisa masuk perusahaan Adit gimana ?"


"Waktu itu aku gak ada tempat tinggal.. Dan tanpa sengaja Aku ketemu sama Papa nya Adit. Dia nolongin aku, dia yang kasih aku pekerjaan dan tempat tinggal."


"Berarti mereka termasuk berjasa dong sama kamu."


"Iya, makanya aku sempat bersalah waktu tau Papa nya Adit meninggal gara-gara Adit ninggalin acara pernikahannya dan nyusul aku kerumah sakit."


"Tapi kan itu bukan salahnya kamu."


"Iya sih.. tapi tetep aja gak enak rasanya."


"Udah kalau masalah itu gak perlu dipikirin lagi. kan udah terlanjur juga.. sekarang pikirin gimana caranya kamu bisa nemuin ibu kamu.."


"Rencananya aku mau pulang ke negaraku untuk cari dia."


"Iyaa, tunggu aku selesai sama kuliahku. setelah itu kita cari dia sama-sama yaa.." Ucap Alex sambil mengecup kening istrinya.


Nadine terbelalak dan langsung menatap Alex..


"Serius kamu mau nemenin aku cari ibu ?" tanya Nadine tak percaya.


"Iyaa dong. Sekarang aku itu suami kamu. aku yang bertanggung jawab atas hidup kamu."


Mendengar ucapan Alex Nadine langsung memeluknya erat..


"Huks huks aku sesek gak bisa nafas Mii." Ucap Alex becanda karena Nadine memeluknya dengan erat.


"Haha sorry .." Ucap Nadine setelah itu melepaskan pelukannya."


"Ayo tidur Bii."


"Cium dulu." Ucap Alex manja.


Dan sebuah kecupan pun melayang di bibir Alex.


"Selamat tidur Bii.." Ucap Nadine sambil tidur membelakanginya.


"Selamat tidur Mii." Balas Alex lalu juga ikut tidur...


***


Pagi terasa menyambut begitu cepat ..


Alex yang sudah terlambat kekampus langsung bergegas tanpa sempat membuat sarapan untuk Nadine..


Saat terbangun Nadine menuju ke dapur. dan mendapati sebuah memo yang di tempelkan Alex di pintu kulkas.


"Mii sorry .. Aku buru-buru dan gak sempat buatin sarapan. ganti nya nanti malam aku ajak makan kamu di restoran. Love Mii, Muachh ..!"


Membaca memo tersebut Nadine tersenyum sendiri..


Dan akhirnya dia memutuskan untuk ke perusahaan setelah siap sarapan karena suntuk sendirian dirumah..


Diperusahaan Nadine langsung menuju ruangan kerja Adit. Karena dia tidak dekat dengan orang lain selain Adit ..


Adit kaget saat melihat Nadine memasuki ruangannya. Karena dia tidak menyangka kalau Nadine akan mengunjunginya lagi setelah menikah.


"Gak usah kaget gitu kali pakk .." Ucap Nadine sambil duduk di sofa yang tak jauh dari meja kerja Adit..


Adit yang tadi nya sedang memeriksa beberapa file, langsung menghentikan pekerjaannya dan mendekati Nadine lalu ikut duduk di sofa ..


"Tumben kamu kesini ?" Tanya Adit dengan ekspresi setengah kaget dan setengah bahagia..


"Gak boleh yaa, yaudah aku pulang aja." Ucap Nadine sambil mengambil tas dan bergegas bangun.


Adit dengan ekspresi tegang langsung menghentikan nya..


Nadine langsung tertawa melihat ekspresi Adit yang begitu panik..


Lalu kembali duduk dengan ekspresi puas karena sudah mengerjai Adit.


"Aku suntuk dirumah gak tau mau ngapain. makanya aku main ke sini. lagian aku gak punya temen selain kamu."


****