
Untuk pertama kali nya, mereka tidur bersama dalam satu kamar setelah sekian lama kenal..
Mereka berbaring ditempat tidur sambil mengobrol..
"Apa kamu udah dapat gaun untuk pernikahan kita ?" Tanya Alex.
"Belum, aku masih bingung milihnya.. habis semuanya bagus-bagus semua.. hehe.." Ucap Nadine sambil cengengesan..
"Yaudah, biar aku aja yang milih nanti.. supaya kamu nya gak bingung .."
"Trus undangan sama sovenirnya ? udah beres..?"
"Udah .. cuma tinggal gedung aja yang belum sempat aku cari .."
"Yaudah, ntar kalau aku udah gak sibuk sama kuliahku, kita pergi cari gedung yaa.."
Nadine mengangguk patuh ..
"Love .."
"Empp .." Jawab Nadine singkat ..
"Aku pengen .." Ucap Alex berbisik ..
"Hahahahahahhaha .." Nadine tertawa mendengar ucapan Alex tersebut.
"Kok malah ketawa sih ..? Gak kasian sama aku..?" Ucap Alex sambil memasang wajah memelas nya ..
"Sabar dulu.. tunggu sampai kita selesai nikah.."
"Kok gitu ..????"
"Lahhh trusss ..???"
"Sekarang aja hayookkk .."
Nadine menggeleng sambil menahan tawa nya ..
"Hayokkkk .." Alex semakin geram dan memeluk Nadine dari samping, membenamkan wajahnya ke leher Nadine.. Dan membuat Nadine geli sampai menaikan bahu nya...
"Sabar Love .."
"Kenapa sihh ..??? kamu kan udah gak perawan..!!!"
"Aku perawan bodoh !!!"
"Gak percaya .."
"Yaudah ... wleekkk." Ucap Nadine sambil menjulurkan lidah ..
"Kamu kan pernah tinggal bareng sama Kevin..???" Tanya Alex penasaran dan fokus memandang wajah Nadine..
"Tinggal bareng tapi bukan berarti harus tidur bareng dong.."
Mendengar ucapan Nadine, Alex tersenyum puas.. Dia hanya diam, Namun wajahnya seperti menyiratkan sesuatu..
"Kenapa sih ??" Sekarang giliran Nadine yang penasaran dengan tingkahnya.
Alex masih tak menjawab.. dia hanya mendaratkan sebuah kecupan di pipi kekasihnya itu..
"Ayoo tidur .." Ucap Alex pada Nadine..
"Aku gak bisa nafass broo .." Ucap Nadine karena dijadikan seperti bantal guling oleh Alex.. Alex hanya tersenyum tipis lalu merenggangkan pelukannya..
***
Keesokannya ..
Saat Nadine terbangun, Alex sudah tidak berada disampingnya..
Alex sudah berangkat ke kampus .. dia memang lagi sibuk-sibuknya untuk beberapa hari ini..
Nadine bangun dan mandi.. Setelah itu makan sarapan yang sudah disediakan oleh Alex..
Yaa, walaupun sedang sibuk-sibuknya Alex masih sempat menyiapkan sarapan untuk Nadine.. Agar Nadine tidak perlu susah payah keluar kamar untuk sarapan di restoran hotel ..
Setelah selesai dengan sarapannya.. Nadine kembali menyibukkan diri dengan persiapan pernikahan mereka ..
Seperti mengirim undangan, dan memastikan semua sovenir sudah siap sesuai pesanan..
Mereka memang tidak mengadakan pesta pernikahan yang mewah.. sederhana saja, yang hanya mengundang orang-orang penting saja..
Tentu saja Nadine tidak lupa mengundang Momy nya Alex ..
Dan hari ini.. Nadine berencana untuk menemui Momy Alex dan menyerahkan undangan secara langsung.. tanpa sepengetahuan Alex ..
*Nadine sudah berada di depan rumah Momy nya Alex ..
Dia berdiri didepan gerbang rumah begitu lama.. untuk mengumpulkan semua keberaniannya.. agar siap menghadapi apa saja yang akan terjadi nanti ..
"Huffttt ... "
Setelah menarik nafas .. Nadine melangkah dan mengetuk pintu rumah Momy nya Alex ..
Tak lama, seseorang membukakan pintu ..
Terlihat seorang wanita muda dengan pakaian seragamnya ..
Wanita itu mempersilahkan Nadine untuk masuk.. Menuntun nya untuk menuju ketempat Momy nya Alex berada ..
Cukup jauh, melewati beberapa ruangan ... Dan harus menaiki lift ..
Setiap sudut terlihat beberapa wanita dengan seragam yang sama, sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing
"Untuk apa membangun rumah sebesar ini.. kalau ujung-ujungnya harus tinggal sendiri."
Ucap Nadine dalam hati, sambil memperhatikan rumah yang dominan warna gold tersebut ..
Dan ...
Akhirnya ..
Nadine sampai diruangan yang disana sudah duduk wanita yang dia kenal ..
Yaitu Momy nya Alex ..
****