
Keesokan hari nya .. Adit menjemput Zia di bandara .. dan tak lupa dia mengajak Nadine juga ...
Nadine bak Bodyguard yang sedang mengawal Boss nya .. dia terus saja berjalan di belakang Adit dan Zia ..
Zia tak terkejut saat melihat Nadine .. karena itu juga alasan dia menyusul Adit ke Yunani karena dia tau Adit mengajak Nadine...
"Udah macam obat nyamuk aja gue" Ucap Nadine dalam hati walaupun ekspresi nya selalu tersenyum..
Malamnya, ada acara makan malam bersama dengan klien-klien Adit.. dan lagi-lagi, Adit mengikut sertakan Nadine.. sedangkan Zia sudah pasti ikut. Secara kan istri Boss !!!
Dan untuk kesekian kalinya.. Adit terpesona dengan penampilan Nadine..
Saat acara makan malam berlangsung..
Nadine memperhatikan sikap Adit yang begitu dingin terhadap Zia..
Zia terus saja berusaha untuk menarik perhatian Adit, Namun Adit sama sekali tidak memperdulikan nya..
Setelah acara makan malam Nadine memilih meninggalkan ruangan dan menyendiri diluar ... sampai seorang klien Adit datang menemui nya..
"Boleh bergabung ?" tanyanya membuat Nadine terjaga dari lamunannya..
"Tentu .." Ucap Nadine dengan senyuman ramahnya pasti nya ..
Pria itu terlihat lebih tua dari Adit.. walau tampangnya gagah dan gak jelek-jelek amat..
"Mau minum ?" Dia menyodorkan kan minuman pada Nadine..
"Tidak terima kasih.."
"Sudah punya pacar ?" tanyanya to the point.
Dan itu membuat Nadine mengernyitkan kan dahi nya ...
Belum sempat Nadine menjawab .. Zia datang bergabung dengan mereka..
"Apa Anda menyukainya." ucap Zia nyerocos...
Pria itu tersenyum penuh makna ...
"Anda bisa menyewanya menjadi bodyguard. dia salah satu bodyguard di perusahaan suami saya.."
"Benarkah ? Bagaimana mana mungkin wanita secantik ini seorang bodyguard. kulitnya yang mulus bisa lecet jika bekerja seperti itu."
Zia tertawa mengejek..
Nadine yang tak sanggup lagi mendengarkan ucapan mereka berniat pergi meninggalkan mereka berdua ..
Namun langkahnya terhenti saat Zia mengatakan sesuatu..
"Tinggalkan suami saya, atau kamu akan menyesal .."
Setelah mendengar ucapan Zia, Nadine melangkah meninggalkan tempat itu..
Menyadari Nadine tidak lagi berada di acara tersebut. Adit langsung menelfon nya..
"Kamu dimana ?"
"Dikamar.."
"Kenapa tidak memberitahu ku."
"Urus saja istri mu." Nadine langsung mematikan handphone nya.
"Kenapa jadi ngelampiasin emosi ke dia."
"Aku merindukanmu .." WhatsApp dari Kevin. Namun Nadine tak memperdulikan nya ...
Dia tidak ingin Kevin terus berharap padanya...
Dan akhirnya Nadine memilih untuk tidur..
Keesokan harinya ..
Mata Nadine terbelalak saat melihat WhatsApp dari Alex..
"Aku menyusulmu.."
"Benarkah ? 😮"
Lama tak ada balasan.
Nadine menunggu balasan pesan itu dengan hati was-was.
Setelah beberapa saat.
"Kirimkan alamat mu" Nadine tersenyum bahagia ketika mendapatkan balasan pesan dari Alex
Nadine mengirimkan alamatnya.
Dan benar saja. Alex benar-benar menyusulnya ke Yunani.
Nadine benar-benar terkejut dengan kedatangan Alex.
Setelah berhadapan, mereka hanya saling tertawa.
Kehabisan kata-kata. Dan grogi juga, campur aduk gitu perasaannya haha.
Nadine mengajak Alex untuk makan siang..
"Bagaimana keadaan Zoya ?" tanya Nadine.
"Baik .."
"Kenapa tidak mengajak nya kesini ?"
"Dia sedang sibuk mengurus perceraiannya."
"Apa ? dia bercerai ?" Nadine terkejut.
"Yesss !!!”
"Kok bisa.. ? bukannya suami nya dari dulu gak mau lepasin dia.?
"Entahlah... aku juga gak tau cerita nya gimana sampai akhirnya suami nya bisa setuju untuk bercerai. tiba-tiba aja dia kasih tau aku kalau suami nya udah setuju untuk bercerai.."
"Terus .. kenapa kamu mutusin dia ? seharusnya kan kalian udah bisa bebas pacaran dengan status dia yang bukan istri orang lagi."
"Kan aku udah bilang alasannya.. Ada wanita lain yang aku cintai."
Tiba-tiba wajah Nadine berubah emosi.
"Laki-laki sama aja semuanya !!"
Ucap Nadine dalam hati...
***