
Mereka memilih untuk masuk ke dalam caffe agar bisa mengobrol lebih banyak.
"Aku mendengar tentang Alex."
Nadine hanya tersenyum sambil mengaduk-aduk minumannya.
"Kamu tinggal dimana sekarang ? aku beberapa kali datang ke kosmu, tapi kamu gak pernah ada."
"Aku tinggal dirumah Kevin."
"Kevin ? cowo yang ninggalin kamu 3 tahun yang lalu ?"
Nadine hanya mengangguk.
"Kok bisa ?" tanya Adit penasaran.
"Ternyata dia temennya Alex. dan tanpa sengaja kami jumpa lagi. waktu Alex pergi dengan Zoya, Kevin menawarkan diri untuk merawat ku."
"Dan kamu setuju gitu aja"
Nadine senyum dengan ekspresi heran.
"Sekarang keadaan kamu udah bener-bener pulih kan.." Tanya Adit.
"Yaa lumayan .."
"Kembali bekerja dan kembali tinggal dikosmu sendiri."
"Tapi kan untuk saat ini tidak ada klien untuk ku. berarti aku bisa bersantai dirumah sampai dapat kabar dari kamu."
"Iyaa, tapi kamu tetap harus pulang kekosmu sendiri.."
"Why ...??" Tanya Nadine sambil mengangkat bahunya.
"Nadine. kalian belum menikah, bagaimana mungkin tinggal satu rumah."
"Why not. ini negara bebas. tidak ada larangan untuk tidak boleh tinggal satu rumah sebelum menikah."
"Tapi Nadine."
"Hubungan kita cuma sebatas atasan dan bawahan. tolong jangan terlalu mencampuri kehidupan pribadiku." Ucap Nadine setelah itu bergegas pergi.
***
Nadine pulang dengan keadaan yang tidak bersemangat.
Dia mendapati Kevin sedang memasak didapur.
"Maaf merepotkan mu" ucap Nadine sambil mendekati Kevin.
"Kamu istirahat dulu saja sampai makanan nya masak."
"Baiklah.." Ucap Nadine lesu, dan melangkah menuju kekamar nya.
*WhatsApp dari Alex masuk
"Kamu sedang apa ?"
"Berbaring. kamu sendiri ?"
"Memikirkan mu !"
"Haha Gombal."
"Aku serius."
"Ya ya ya .. aku percaya."
"Tapi aku beneran serius."
"Iyaa iyaa.. bagaimana keadaan Zoya." Nadine mengalihkan pembicaraan.
"Baik."
"Katakan aku merindukannya."
"Lalu untukku ? kamu tidak merindukanku ?"
"Tidak !"
"Aku tidak percaya."
"Yasudah haha."
"Katakan kamu juga merindukanku."
"Gak mau.."
"Please 😭😭😭😭😭😭"
"NO !"
"Hahhahahhahaha baik lah baik lahhh ..."
"Aku merindukanmu Alex 😝" Sambil mengirimkan foto dengan ekspresi datar
"Ihh kok gitu ekspresi nya, gak mau. ganti gantiii .."
"Miss u" Dan lagi, Nadine mengirimi foto dengan ekspresi yang tidak sesuai dengan kata-katanya.
"Ngomong miss u tapi kok ngambek 😄"
"Cepat pulang, aku sangat sangat sangat merindukanmu. Miss u Miss u Miss u !"
"Muss u too"
Untuk sesaat Nadine lupa akan status nya dengan Kevin.
setelah tersadar dia memukul pelan kepalanya.
"bodoh bodoh bodoh. apa yang sedang aku lakukan." Umpat Nadine pada dirinya sendiri.
"Nadine, ayo makan." Ucap Kevin mengagetkan Nadine.
"Ba...baiklah.." Ucap Nadine terbata setelah itu bergegas menuju meja makan.
Saat sedang makan Kevin menyadari pipi Nadine yang merah.
"Pipi kamu kenapa ?"
"Hah .. ohh ini, gak apa-apa.. cuma kekencangan waktu mukul nyamuk."
Kevin tertawa pelan tanda percaya.
Setelah makan malam mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol sampai akhirnya tertidur di ranjang yang sama.
Paginya, saat terbangun mata Kevin langsung tertuju pada Nadine yang berdiri didekat jendela kaca.. Nadine termenung seperti sedang memikirkan sesuatu.. Kevin langsung menghampiri nya dan langsung mencium Nadine..
"Jangan fikirkan hal lain saat sedang bersamaku." Ucap Kevin setelah melepaskan ciumannya.
Nadine hanya membalas dengan senyuman.
Nadine kembali mengutuk diri nya sendiri didalam hati.
"kenapa yang aku bayangkan justru Alex saat berciuman dengan Kevin. ah aku benar-benar sudah tidak waras !"
Setiap pagi Kevin pergi untuk bekerja sambil kuliah. dan Nadine tinggal dirumah.
Setiap hari dengan rutinitas yang sama.
"Pagi bawel." WhatsApp Alex membuyarkan lamunan Nadine.
seketika senyuman merekah di bibirnya.
"Pagi juga pirang."
"Kok pirang ?"
"Iyaa kan rambut kamu pirang"
"Gak ah, sekarang udah aku cat warna hitam."
"Ih rambut kamu kok asik berubah-ubah aja sih.."
"Suka-suka aku dong rambut rambut aku juga 😜 "
"Tapi aku suka rambut kamu yang pirang."
"Yaudah berati mulai sekarang rambut aku hitam aja biar kamu nya gak suka."
"Beneran !”
"Gak gak bencanda hahahahhaa 😄😄😄" Alex tau Nadine pasti mulai ngambek.
"Owiya, aku udah putus sama Zoya ."
"Sejak kapan ?"
"Hemmm udah sekitar 2 mingguan gitu."
"Kok bisa ? bukannya kalian masih tinggal bareng."
"Yah bisa lah. iyaa sih, Zoya masih minta waktu sampai dia bisa terima keputusan aku ini !"
"Trus apa alasannya kamu mutusin dia ?"
"Aku mencintai wanita lain !"
***