If You Met Me First...

If You Met Me First...
Maine Wedding



Maine, Acara wedding Shane dan Apsarini


Tristan Neville tampak terharu melihat semua keluarganya di New York, Dubai, Italia dan London, datang menghadiri acara pernikahan putri satu-satunya di Maine.


Memang tidak semua hadir tapi bagi mereka yang bisa hadir, menjadi sesuatu bagi keluarga Neville.


"Terimakasih kalian mau datang" senyum Tristan ke para sepupunya.


"Aku tahu kamu maunya santai dan tidak banyak orang tapi kapan lagi kita menikmati seafood enak?" kekeh Ayrton Schumacher sambil memeluk Tristan.


Generasi kelima yang tinggal di New York pun tampak senang bisa berlibur musim dingin di state yang terkenal dengan seafoodnya.


"Masa kami yang di New York tidak datang?" senyum Abiyasa O'Grady sambil memeluk Tristan.


"Terimakasih mas Abi" jawab Tristan terharu. Mantan pemain Manchester United itu memang sedikit menarik diri dari keluarga besar klan Pratomo karena merasa dirinya mencoreng nama keluarga akibat memiliki anak di luar nikah.


Meskipun semua anggota keluarga sudah melupakan dan menerima Tristan serta Apsarini, namun tetap saja rasa itu masih terasa. Tidak heran jika Apsarini bisa merasakan hal yang sama dengan ayahnya. Apsarini sangat bersyukur dipertemukan dengan Shane O'Grady yang mampu mengeluarkan self esteem nya hingga bisa menunjukan bahwa dia memang bagian klan Pratomo.


Semua orang sudah berada di sebuah gedung pertemuan yang ada di area cottage tempat Apsari dan Shane berlibur dulu. Semua orang sudah duduk dan mereka pun sudah menerima Thea bersama dengan Hugo Melker. Bukan suatu hal yang mudah untuk meyakinkan semua keluarga besar Thea, tapi mereka semua tahu bagaimana Hugo berusaha meminta restu dengan berkeliling ke ayah ibu, saudara kembar dan kedua opa Omanya Thea yang berada di tiga negara, adalah hal yang patut diapresiasi.


Apsarini tampak cantik dengan gaun pengantin warna putih sedangkan Shane mengenakan suit tuxedo lengkap nuansa biru navy. Apsarini berjalan menuju meja ijab dengan didampingi Natasha Neville Abisatya dan Gandari O'Grady.


Shane tersenyum melihat wajah calon istrinya yang tampak gugup dan wajahnya memerah. Apsarini memeluk Natasha dan Gandari bergantian lalu berjalan ke Shane yang mengulurkan tangannya dan disambut gadis itu.


Semua orang mengikuti dengan khidmat acara ijab qobul Shane dan Apsarini meskipun dengan udara dingin namun pemanas di ruang pertemuan itu bekerja dengan baik hingga mereka semua merasa nyaman.


"Alhamdulillah kalian berdua sudah resmi menjadi suami istri ..." ucap imam masjid Maine usai Shane mengucapkan qobul dengan sekali tarikan nafas.


Apsarini menatap Shane yang tersenyum manis. "Dia duit mo bhean chéile... Hello my wife ( halo, istriku )" sapa Shane dengan bahasa Irlandia.


"Dia duit mo fhear céile ( halo, suamiku )" balas Apsarini membuat Shane terkejut.


"Whoah !" seru Shane dan wajah pria itu tampak senang istrinya bisa bahasa Irlandia. "Kamu bisa berbicara bahasa Irlandia?"


"Beagán beag, Muirnín ( sedikit, sayangku )" balas Apsarini.


"Kalian mau sampai kapan berbicara bahasa Gaelic?" goda Abiyasa yang menjadi saksi dari pihak Shane. "Ayo tukar cincin dulu."


Shane dan Apsarini saling tersenyum. Lalu keduanya saling bertukar cincin dan memandang satu sama lain.


"Is breá liom tú ( I love you )" ucap keduanya bersamaan dan Shane mencium bibir Apsarini lembut.



Gaun pengantin Apsarini Neville



***


"Bagaimana bisa kamu berbahasa Irlandia?" tanya Bayu O'Grady yang tampak terkejut adik sepupunya bisa bahasa Irlandia Gaelic.


"Memangnya cuma mas Bayu saja yang bisa. Aku itu kan anak Manchester! Jadi bisa lah bahasa Irlandia meskipun tidak sefasih mas Bayu dan Shane" balas Apsarini dalam pelukan Shane.


"Aku nggak paham" ucap Ajeng. "Jadi kalau mas Bayu ngomong sama Hunter dan Doogie itu bahasa Irlandia?" Wanita ayu itu menatap suaminya.


"Lha memang kamu pikir aku ngomong bahasa apa, Jeng?" senyum Bayu sambil menatap gemas istrinya yang memang lebih sering di luar Nurul pola pikirnya.


"Aku kira bahasa Krypton" jawab Ajeng polos.


"Bagaimana bisa kamu bilang bahasa Krypton, Jeng?" tanya Shane bingung.


"Oh come on Shane. Apakah kamu tidak melihat persamaan mas Bayu dengan Superman? Wajah dia itu wajah Clark Kent banget !" Ajeng mengambil ponselnya dan mencari gambar Superman lalu menunjukkan ke pasangan pengantin baru itu. "Mirip kan?"


Shane langsung terbahak sedangkan Apsarini memegang pelipisnya.


"Ya Allah mbak Ajeng..." gumam Apsarini gemas dengan kakak iparnya.


"Kamu saja pusing kan Sari?" kekeh Bayu. "Gini nih yang bikin aku awet waras, punya istri Membagongkan."


Tawa Shane makin keras mendengar ucapan sepupunya. "Astagaaaa ! Kalian memang pasangan out of the box !"


Bayu hanya memeluk Ajeng sayang dan mencium pelipisnya sedangkan wanita asal Solo itu hanya nyengir.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaaaeeessss


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


***


Thea dan Apsarini sebentar lagi end Yaaaa...


Sudah ada antrian soalnya.