If You Met Me First...

If You Met Me First...
Pernyataan Shane



Restaurant Seafood Maine.


"So Hugo, bagaimana perkembangan kasusnya?" tanya Shane saat mereka setengah proses makan.


"Diambil alih oleh FBI karena menyangkut nama yang dicurigai mereka" jawab Hugo.


"Apakah Omar Zidane yang memegang?" Shane menatap Thea.


"Iya, bang Omar dan bang Billy yang pegang. Aku sampai sekarang belum tahu perkembangannya karena masih diselidiki bang Omar" jawab Thea tanpa ingin memberitahukan apa yang sudah dia ketahui karena memang itu ranah FBI.


"Yang jelas kamu sudah dilepaskan dari kecurigaan sebagai pembunuh istrimu Hugo."


"Yeah, itu yang penting..." Hugo menatap Thea.


"Dan kamu sudah mulai move on..." kekeh Shane. "Aku senang..."


"The truth is setelah tahu aku dibohongi Bila, perasaan aku padanya menguap entah kemana..."


"Mungkin karena kamu tidak terlalu mencintai atau terlalu mencintai istrimu..." ucap Shane.


"Maksudnya apa itu Shane?"


"Macam aku. Ini pengalaman aku pribadi. Aku jatuh cinta pada Nadya Blair. Yes, aku jatuh cinta pada sepupu kalian tapi Nadya sudah jatuh cinta dengan Omar Zidane dan aku bisa melihat bagaimana mereka sangatlah bucin satu sama lain. Macam tidak bisa terpisahkan, seperti hal nya Bayu dan Ajeng. Saat itu aku merasa akan tidak bisa move on tapi saat acaranya Bayu, aku bertemu dengan seorang gadis yang melupakan sepatunya seperti Cinderella..." Shane menatap Apsarini mesra.


Mata biru Apsarini melotot tidak percaya mendengar ucapan Shane.


"Aku jatuh cinta dengan gadis bermata biru yang meninggalkan sepatu cantik nya. Mungkin aku terlalu norak menyatakan perasaan ku disini tapi jika aku mudah melupakan Nadya, berarti perasaan aku tidak terlalu dalam. Sangat berbeda saat aku bersamamu, Sari. Dan sejujurnya perjalanan ini memang sudah aku rencanakan saat kamu bilang ingin berlibur ke Maine..." Mata biru Shane mengunci mata biru Apsarini membuat gadis itu tidak mampu berkata-kata. "Bagaimana jika kita berpacaran...?"


"Oh ya ampun..." Thea menatap heboh dan bahagia melihat bagaimana sepupunya mendapatkan pernyataan cinta dari pria yang mereka sangat kenal. "Sariii..."


Mata biru Apsarini mengerjap-ngerjap pertanda dirinya sedang panik dan bingung. "Shane, are you sure?"


"Very sure. Dan kali ini, aku sangat serius" senyum Shane.


Thea memegang pipinya saking tidak percaya bahwa sepupunya yang sudah mengalami banyak peristiwa, mendapatkan pernyataan cinta dari pria yang semua orang di keluarganya orang baik. "Sari..."


Apsarini berulang kali menarik nafas dalam-dalam. "Shane..."


"Yes Sari..."


"Of course Sari... Aku berikan waktu 24 jam."


"Shane !" hardik Apsarini gemas.


Hugo dan Thea tertawa melihat kedua orang yang Membagongkan.


"Aku harap kamu menerima nya Miss Neville. He's a good man" ucap Hugo.


"Thanks Lads" cengir Shane yang merasa mendapatkan dukungan dari Hugo yang juga sedang proses pendekatan dengan Thea.


"Anytime Dude" balas Hugo.


Apsarini menoleh ke arah Thea. "Bagaimana ini?"


"Dijalani saja. Kan kita juga sudah mengenal Shane lama dan tahu seperti apa dia... " saran Thea.


"Thea..." Apsarini menatap sepupunya bingung.


"Aku hanya memberikan saran tapi semua tergantung padamu... "


Acara makan malam itu pun berakhir dengan masih mengambang nya jawaban dari pernyataan cinta Shane ke Apsarini.


Setelahnya mereka berempat kembali ke cottage dan Hugo bersama Shane bersikeras untuk membayarkan hingga akhirnya Thea menengahi dengan keputusan masing-masing pria membayari gadis pasangannya.


Keempatnya pun berpisah sambil melambaikan tangan sebelum masuk ke dalam cottage masing-masing.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️