
Pagi itu Alea pun berpamitan kepada papa dan mama nya Erwin kerena dia mau pulang ke pesantren.
"Om,tante,hari ini Alea mau pamit pulang.
"Apa nak Alea tidak ingin lebih lama lagi tinggal di sini?"kata papa nya Erwin.
"Sebenar nya Alea kepingin om,tapi tanggung jawab Alea sebagai guru mengharuskan Alea kembali ke pesantren om,kerena sudah terlalu lama Alea meninggalkan anak mirid Alea."
"Ya sudah kalau begitu,tapi Erwin kan yang ngantar kamu pulang..?"
"Ya pa,Erwin sudah cuti selama seminggu."
"Baiklah,kalian hati- hati di jalan,jam berapa kalian berangkat?"
"Habis sarapan ini pa."
"Baiklah,hati- hati di jalan ya..!papa sekarang mau berengkat ke kantor dulu,nak Alea sampai kan salam om ke abi dan ummi mu ya."
"Inshaallah nanti Alea sampai kan om."
Tak lama papa nya berangkat ,mereka pun berangkat juga dan di antar oleh mama nya.
"Tante Alea pamit dulu,dan terima kasih kerena Alea sudah merepotkan tante selama Alea di sini."
"Ya nak ,hati- hati dijalan ya,gak kok malahan tante senang kalau kamu ada di sini...!"
Mereka berdua pun berpelukan.
"Nanti nak Alea sering- sering ke sini ya.."
"Inshaallah tante."
"Ma,kami pamit ya."
"Ya Win hati -hati ya nak,jangan ngebut-ngebut bawa mobil nya..!"
"Sipp ma...!"
Mereka pun berangkat menuju pesantren.
Dalam perjalanan banyak hal yang mereka obrolkan.."
"Sayang,aku ingin sekali segera menikahi kamu."
"Alea juga mas,tapi kuliah s2 nya Alea belum selesai!."
"Tapi kan sayang kamu bisa melakukan nya walaupun kamu sudah menikah!."
"Tidak segampang itu mas,nanti akan terasa sulit karena aku harus mengurus kamu, anak kita nanti,Alea takut tidak bisa membagi waktu."
"Sayang kita bisa menyewa babysitter,pembantu sehingga kamu masih tetap bisa pokus untuk kuliah."
"Mas,dengerin Alea...!Alea ingin menjadi istri yang baik mengurus suami dengan tangan Alea sendiri,mengurus anak dengan tangan Alea sendiri,bukan tangan orang lain,mas pasti paham maksud Alea!."
"Sayang,satu tahun lagi bukan nya waktu sebentar untuk aku menunggu,aku hampir saja kehilangan kamu aku takut hal itu akan terulang lagi."
"Mas,percaya kepada sang pemilik hati kita mas,kalau kita di takdirkan bersama tidak akan ada yang mampu pisahkan kita."
"Ya sayang tapi umur mas sudah cukup untuk menikah...!"
"Baiklah mas, kalau mas mau nya cepat-cepat nanti pas kita sampai di pesantren mas langsung menghadapi abi sama ummi."
"Sungguh sayang,aku siap..?"
"Ya mas,inshaallah."
"Terima kasih sayang."
"Tapi Alea ada syarat nya mas..!"
"Apa itu sayang?"
"Alea ingin waktu akad nikah di laksana kan di pesantren,kalau sesepsi nya terserah dimana saja...!"
"Siap sayang."
"Sayang aku laper ni,kita stop untuk makan dulu ya?."
"Ya mas.."
"Kita cari restoran dulu."
Taklama mereka pun sudah menemukan sebuah restoran mewah di kawasan itu,lalu mereka pun makan di situ.
"Sayang kamu mau makan apa?."tanya Erwin.
"Aku mau sate kambing saja mas."
"Minumnya?."
"Air putih saja!."
Lalu Erwin pun memesan makanan yang sama dengan menu pilihan Alea.
Tampa mereka sadari di sudut ruangan itu ada seorang wanita yang sedang memperhatikan mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh.
Dengan melangkah bak model ternama wanita itu berjalan menuju Erwin dan Alea.
"Ohhh jadi karena wanita kampungan ini ya Win kamu meninggal kan aku?!."
Erwin dan Alea pun terkejut mendengar teriakan wnita tersebut.
"Jessica!!!"
"Ya kamu kaget?"
"Mau apa kamu.."
"Bikin perhitungan sama kamu Win,karena kamu sudah mencampakan aku."
"Jess please jangan ganggu aku lagi."
"Oh jadi ini wanita sialan itu."
"Jess ,dia wanita baik- baik yang saya cintai..!"
"Apa???aku tidak salah dengar,sejak kapan lo jatuh cinta Win,?"hey cewek kampungan jangan mau di bodohin laki- laki seperti dia!paling sebentar lagi kamu di buang oleh dia."
"Jess stop...!nanti..."
"Gak mau emang kenapa?kamu mau apa..?"
Dengan langkah penuh emosi Jessica menuju kearah Alea,Alea pun otomatis berdiri.
"Hey cewek tidak tahu diri,punya kaca gak di rumah?,ngaca dong!supaya kamu bisa tahu sepantas apakah diri mu untuk bersanding dengan Erwin.."
Dengan diam Alea berusaha untuk tetap sabar.
"Maaf ya mbak kita tidak saling kenal jadi mbak tidak berhak menghina saya!kalau mbak merasa pantas untuk mas Erwin berjuang lah kerena takdir seseorang itu Allah yang atur!."
Kerena tidak terima di jawab oleh Alea,Jessica pun ingin melayangkan tangan nya ke arah muka Alea,melihat itu Erwin pun dengan sigap menahan tamparan itu.
"Lepas kan aku..!"kata Jessica.
Alea hanya menutup mata,dia pasrah kalau sampai dia di tampar Jessica.
"Jessica..!jangan perna kau ganggu hidup ku lagi,apa lagi calon istriku!kalau kau berani...!kau akan tahu akibat nya."
Melihat Erwin membela gadis itu Jessica pun langsun memohon kepada Erwin untuk kembali kepada nya.
"Win ,ku mohon kembali lah pada ku,!apakah ?engkau tidak mengingat tentang cinta kita yang perna ada,dulu engkau begitu memuja ku?."
Mendengar itu Alea pun merasa ada bara api panas yang menusuk hati nya,dia terbakar api cemburu,walaupun dia gadis baik,dia juga manusia biasa,dia bisa juga merasakan apa yang wanita lain rasakan saat melihat orang yang dia cintai di dekati oleh wanita lain.
Dengan menahan air mata nya ,Alea berlarimeninggalkan Erwin menuju mobil.
Melihat itu Erwin pun langsung berlari mengejar Alea.
"Sayang tunggu."
Braaakkk.... !brakkk .....!suara mobil menabrak sesorang.
Saat itu juga tubuh Alea terpental.
"Sayaaaaang,Aleaaaaaa...!!!!!"teriak Erwin.
Ternyata ketika Alea berlari dia tidak sadar kalau ada sebuah mobil sedang melaju sangat kencang menabrak tubuh nya,sehingga tubuh nya terpental ke pinggir..
Dengan cepat Erwin berlari menuju tempat Alea terbaring tidak berdaya.
"Sayaaaang bangun...!sayaaang buka mata mu!ku mohon bangunlah sayang!maafin aku karena masa lalu ku kamu jadi begini."
Melihat kejadian itu,semua orang berlarian dan mengerumuni Alea dan Erwin.
"Sayang bangun,ku mohon bangun lah!."Erwin panggil Erwin sambil memeluk tubuh Alea.
Salah satu dari mereka menyadarkan Erwin untuk segera membawa kekasih nya itu ke rumah sakit.
"Mas cepat bawa dia kerumah sakit,biar nyawa nya cepat tertolong,kalau tidak dia bisa kehabisan darah!."
Mendengar itu ,Erwin pun segera mengendong tubuh Alea ke mobil nya.
Sesampai di rumah sakit Erwin pun memanggil perawat.
Dengan cepat tim medis menangani Alea.
"Dokter tolong selamatkan dia!."
"Ya tuan ,kami harap tuan tenang dulu dan banyak -banyak berdoa...!"
Erwin pun menanggis sejadi- jadi nya di kursi rumah sakit.
"Sayang maafin aku,ini semua gara- gara aku.."gerutuk nya.
Lalu dia mengambil hp nya dan menelpon seseorang.
"Hallo pa.."
"Hallo nak ada apa.?"
"Pa,Alea kecelakaan..."
"Apa..!di mana nak?"
"Tolong kirimin papa alamat rumah sakit nya,mama dan papa akan segera ke sana!."
"Baik pa."
Papa nya pun langsung mengabari ke dua orang tua Alea,untuk memberitahu tentang keadaan Alea saat ini.
Tak lama orang tua Erwin datang ke rumah sakit tersebut,dan langsung menghampiri Erwin.
"Nak bagaimana semua ini bisa terjadi?."tanya papanya.
"Sambil menanggis Erwin menceritakan kronologi nya."
Lalu dia memeluk mama nya,dan saat itu juga dokter keluar,dengan cepat Erwin menanyakan keadaan wanita yang sangat dia cintai itu..
"Dok,gimana keadaan nya?"
"Mari ikut keruangan saya pak,saya akan jelaskan di sana."
"Baik dok..!"
Erwin pun mengikuti langkah dokter menuju ruangan bersama papa nya.
"Mari duduk pak.."
Mereka pun duduk
"Bagaimana dokter.."
"Pak,kondisi pasien sangat lah memprihatinkan,sekarang dia koma karena ada benturan keras di kepala,kemungkinan nya dia akan mengalami kebutaan jika dia sadar nanti..!"
"Apa dokter,dokter tidak bohongkan?tanya Erwin syok dan tidak percaya.."
"Benar pak itu kenyataan nya.."
"Apakah bisa di sembuhkan dok..?"tanya papa Erwin.
"Kita lihat saja pak kondisi nya saat dia sadar nanti."
"Dok tolong lakukan yang terbaik ,berapa pun biaya nya?!."
"Pak untuk sekarang kita banyak berdoa saja ,kami tim medis akan berusaha seoptimal mungkin untuk pasien."
"Terima kasih dok.."jawab papanya.
"Dok apakah aku bisa melihat nya sekarang ."tanya Erwin lemas.
"iya silahkan!."
Dengan langkah gontai Erwin memasuki ruangan Alea,bertapa hancur nya hati Erwin melihat kondisi Alea saat ini,dengan wajah nya yang cantik dan tenang dia tertidur ,ada perban di kepala nya karena mengalami luka para.
"Sayang bangun." sambil dia menanggis dan mengengam tangan Alea dengan erat.
"Bangun sayang jangan diamin aku seperti ini,aku tidak bisa melihat kamu seperti ini!."
"Ini adalah kesalahan ku di masa lalu,tapi kenapa harus dia Tuhan ?yang engkau hukum,ini salah ku hukum lah aku Tuhan!"kata nya penuh dengan penyesalan.
"Jessica aku akan membuat perhitungan dengan mu nanti.."
"Sayang bangun kita akan segera menikah kalau kamu tidur seperti ini terus bagaimana kita akan menikah?"
Dengan wajah sedih Erwin duduk di samping kekasih nya itu,dia selalu memandangi wajah cantik Alea yang sedang koma.
"Bangun lah sayang aku rindu melihat senyum mu!aku rindu mendengar suara mu,jangan diam sayang !bicara lah di mana rasa sakit nya biar aku merasakan nya juga?."kata nya dalam hati.
"Bagun sayang,bangun...!"
Kekasih hati ku bangun lah,kita akan bergandeng tangan menuju sorga nanti bersama ,please let us be always,always be together."