I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Cinta Doni untuk Widya



Dengan seiringnya waktu,Doni dan Widya pun sudah mulai mengagumi satu sama lain.


Hari itu Doni sudah mantap untuk menyatakan perasaannya kepada Widya.


Dengan persiapan mental yang kuat,dia mantap untuk menyatakan kepada Widya,dia tidak mau menunggu lama lagi.


Pagi itu dia sengaja tidak menjemput Widya,karena dia ingin cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya di kantor yang menumpuk itu,agar dia bisa lebih awal mempersiapkan tempat untuk dia menyatakan cinta nya kepada Widya.


Sebenarnya Widya heran dan bertanya-tanya dalam hati nya,karena Doni hari ini tidak menjemputnya.


"Kenapa hari ini dia tidak menjemputku ya?."Katanya dalam hati.


Dan kemudian,tak lama Doni pun menghubunginya.


"Halo Wid,kamu lagi dimana?maaf tadi aku tidak sempat menjemput mu,karena pekerjaan aku sangat banyak di kantor hari ini!."


"Ya,tidak apa-apa Don!."


"Wid,nanti malam kita dinner yuk!."Ajak Doni.


"Ok Don."


"Kalau begitu aku jemput kamu ya!."


"Baiklah,eeh..tunggu Don,ada yang ini aku tanyakan?."


"Ya,ada apa?."


"Emang nya dalam rangka apa kamu mengajak aku dinner?."


"Gak ada apa-apa Wid,cuma makan malam biasa saja!."


"Ohhh,ya sudah kalau begitu!."


***********


Pagi itu Alea sangat sibuk di dapur,memasak untuk sarapan keluarga nya.


"Pagi nak,"sapa mama mertua nya.


"Pagi ma,papa mana ma?kok belum turun?."


"Masih di kamar nak,sedang siap-siap,sebentar lagi papa turun!."


"Ma,silakan sarapan sudah Alea siapin semua nya di meja,Alea mau memangil mas Erwin dulu!."


"Ya nak,terima kasih!."


************


Widya pun merasa penasaran,dengan ajakan Doni tadi.


"Ada apa ya?Doni ngajak aku dinner nanti malam,apa yang sebenar nya dia ingin katakan,apa tentang Alea dan Erwin?apa?."ucap nya dalam hati.


Sesampai di tempat praktek nya,Widya pun masih bertanya-tanya,kenapa ya?ada apa ya?pertanyaan itu saja yang ada di otak nya.


Sehingga membuat dia tidak pokus kerja,membuat dia kelihatan kayak orang kebingungan.


"Apa gue temuin saja Doni nya?."kata nya dalam hati.


Sedangkan Doni sangat sibuk di kantor,karena posisinya sebagai orang kepercayaan pemilik perusahaan itu,hingga dia di tuntut untuk bekerja dengan totalitas.


************


Malam pun tiba,semua orang pun mulai pulang kerumah untuk beristirahat karena capek berkerja seharian.


Dengan perasaan gugup Doni membawa mobil nya menuju ke rumah Widya,sekarang perasaannya menjadi campur aduk,karena dia takut cinta nya di tolak oleh Widya.


*************


"Don,kita mau kemana?."Tanya Widya membuka pembicaraan.


"Lihat saja nanti,kejutan dong."


Doni pun tak banyak bicara,karena dia sangat gugup sekali.


"Don,kok kamu jadi diam gini?."


"Gak, cuma menghemat saja.Nanti baru aku akan banyak bicara."Ujarnya meledek Widya.


Taklama mereka pun sampai ke tempat tujuan,dengan penuh perhatian Doni pun membuka pintu mobil untuk Widya.


"Silahkan,tuan putri."Kata Doni.


"Terima kasih,ada apa dengan mu Don?kok malam ini romantis bangat?."Tanya Widya heran.


"Kamu gak suka dengan cara ku?."


Widya pun hanya melayangkan senyuman manis saat di tanya Doni seperti itu,padahal di dalam hati nya.Sangatlah bahagia dengan pehatian yang di tunjuk kan oleh sahabatnya itu.


"Don kenapa kafe nya sepi dan gelap ya?."Tanya Widya heran.


"Kita masuk saja dulu Wid,aku sudah bilang kalau ada kejutan untuk kamu di dalam."


"Sunggu,apa itu?."


"Kalau aku kasih tahu,namanya bukan kejutan dong!."


"Hehehehe,Ya juga si."Kata Widya.


Mereka pun melangkah menuju kafe itu,dengan menghabiskan biaya yang tidak sedikit Doni menyulap kafe itu seperti tempat terromantis di dunia.


Ketika kafe itu di buka,Widya tidak bisa melihat apa-apa karena gelap,lalu Doni memberi isyarat agar lampunya di nyalakan.Bertapa terkejutnya Widya ketika lampunya menyala.


"Surprise."Kata Doni mengejutkan Widya.


Dia mendapatkan suasana yang sangat romantis,semua ruangan di hiasi dengan bunga mawar segar,sehingga ruangan itu menjadi harum dan wangi.Seorang pianis sudah siap untuk mempersembahkan lagu untuk mereka berdua.


Lalu Doni menarik kursi dan mempersilakan Widya duduk di kursi yang telah dia hias dengan rapi.


"Don,ada apa ini?."Tanya Widya bingung.


"All for you,Widya."


Sekatika itu, Widya pun terharu dan tak terasa air mata nya menetes.


"Doni,terima kasih."


"Widya apakah kamu suka dengan kejutan ini?."


Widya tidak menjawab,dia hanya mengangukan kepala nya saja,karena di tidak bisa bicara apa-apa lagi.


"Wid,ada yang ingin aku sampaikan kepada mu,malam ini."


"Apa Don,jangan buat aku penasaran lagi!."


"Wid,mau kah engkau jadi kekasih ku?aku mencintaimu Widya!"


"Doni,apa kau tidak salah?aku kan wanita jahat yang tak pantas di cintai."


"Jangan bicara seperti itu Wid,hanya Tuhan lah yang berhak menghakimi sesorang.Dan Dia telah memilih mu untuk aku cintai,aku pun tak kuasa menolak hasrat ini Wid."


"Don,tapi aku tidak pantas di cintai.!"


"Tapi aku mencintai mu,ku mohon terima lah aku untuk menjadi belahan jiwa mu,jadilah tulang rusuk ku yang selama ini aku cari,dan kau lah jawaban atas doa-doa ku selama ini!."


"Baiklah Don,aku mau."Jawab Widya,karena sebenar nya dia pun punya rasa untuk sahabat nya itu.


"Yesss,Kata Doni girang.


"Terima kasih,wid."Kata Doni.


"Jadi cerita nya,sahabat jadi cinta nih!."Kata Widya sambil tersenyum.


"Iya,hehehe.Yuk Wid,silahkan di makan makanan nya."


"Oke,Don ternyata kamu romantis juga ya?bisa memilih tempat ini!."


"Untuk wanita yang spesial dalam hidupku,apa yang tidak!."


Mendengar kata -kata Doni itu,membuat Widya merasa semangkin bersalah.Karena dia telah berbuat jahat kepada Alea,sedangkan Alea dan Doni masih menerima dirinya,bahkan mencintai nya."Ampuni aku ya Allah."


Malam itu Doni dan Widya pun sudah resmi menjadi sepasang kekasih.


"Widya aku harap kamu adalah bidadari surga ku?."


"Amin."Kata Widya,mengamini doa kekasihnya itu.


Cinta itu misterius,dia penuh dengan kejutan.Cinta yang tulus itu,adalah cinta yang bisa menerima segala kekurangan pasangannya.


Cinta itu seperti angin,bisa dirasakan tapi tidak bisa di lihat.


"Don,terima kasih telah membuat aku merasa menjadi wanita yang paling bahagia di dunia ini.Malam ini akan menjadi sejarah indah dalam hidupku."Kata Widya,terharu.


"Sama-sama Wid,aku juga merasa bahagia karena kau telah menerima cinta ku."


"Aku janji akan selalu memberi mu,kebahagian."Kata Doni.


"Dincintai mu,adalah sebuah kebahagian buatku,Doni."


Dengan berpelukan mereka berdua pun menikmati,alunan musik yang begitu merdu.Malam itu menjadi saksi bisu cinta mereka berdua.