
Hari itu seperti biasa nya Alea ikut suaminya ke kantor,tinggal dua bulan lagi dia akan melahirkan.
Dengan bergandengan tangan Alea dan Erwin memasuki gedung perkantoran,sehigga membuat iri kepada semua mata yang melihat mereka berdua.
Tampa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan gerak gerik mereka dengan sorotan mata yang penuh dengan kebencian.
Ya dia adalah dokter Widya.
Seperti biasa nya,Alea selalu menebar senyum kepada semua kariyawan di kantor suami nya,mereka pun senang karena keramahan istri bos mereka.
"Mas,Alea mau beli sesuatu dulu ya di kantin,mas duluan saja."
"Gak usah sayang nanti mas suruh orang saja yang beli...!"
"Tidak mas,Alea mau beli sendiri....!"
"Tapi mas,mas sudah di tunggu di atas sayang..."
"Ya sudah mas duluan saja...."
"Baiklah hati- hati ya.!"
"Oke boss"
"Cepat kembali ya...!"
"siap"
Seperti anak sd yang mendapat kebebasan Alea melangkah dengan girang nya,bahkan dia lupa kalau dia sedang hamil.
Ketika dia lewat di sebuah lorong menuju kanti,dia terkejut karena ada seorang wanita yang mencegat nya.
"Kamu mau apa?"
"Mau membunuh mu....!"hahaha."
"Tuhan lah yang berhak atas takdir kematian ku...!"
"Aku lah malaikat maut mu...!"hahaha."
"Jangan ganggu aku,apa salah ku?"
"Hah,kau bertanya apa salah mu?"hahahahahaha."
"Lepaskan aku,aku tidak takut sama kamu karena tuhan selalu bersamaku...!"
"Hahaha,di sini sepi tidak akan ada yang menolong mu nona Alea.!"
"Dokter Widya ,apa maksud mu..?"
"Karena kamu sudah merebut Erwin dari ku....!"
"Astagfirulah dok,kenapa engkau berpikir seperti itu...?"
"Sini jangan banyak ngomong kamu....!"
Dengan penuh kemarahan dan kebencian dokter itu pun menyeret tangan Alea.
"Lepaskan...!sakit..."
"diam,!"
Alea pun di bawa nya ke sebuah gudang yang sudah dia siapkan,letak gudang itu jauh dan jarang di lewati oleh orang- orang.
Lalu Alea di ikat nya di sebuah kursi,dengan tali dia ikat tangan Alea.
"Dokter lepaskan aku...!"tolonnnngggg....tollloonnngggg...!"
"Teriak lah sekuat kuat nya,karena tidak akan ada yang bisa menolong mu...!"hahaha"
"Apa mau mu dok....?"
"diam...!"
Mendengar Alea berteriak terus ,dokter itu pun menutup mulut Alea dengan sapu tangan.
"Dengan sekuat tenaga Alea membrontak."
"Sekarang kamu di sini dulu ya,aku mau merayu suami mu....!"hahahah"
"Kamu dan anak mu akan mati membusuk disini,kasian amat si......!"hhhhhhh"
Alea pun tidak bisa menjawab,dia hanya bisa memandang dokter saiko itu.
"Gue mau pergi dulu ya,nikmati saja ya kesendirian mu disini....!"dahhhhhh"
Dokter Widya pun melangkah keluar dan meninggalkan Alea sendirian.
Di dalam hati Alea terus saja berdoa,agar tuhan menolong dirinya.
Erwin pun sangat gelisa karena istrinya tidak juga kunjung datang.
Lalu dia memutuskan untuk menyusul istrinya ke kantin.
Pas di kantin erwin bertanya kepada pemilik kantin.
"Bik,tadi istri saya ke sini gak?"
"Gak pak,dari tadi ibu tidak pernah ke sini...!"
"Yakin bik....?"
"Benar pak....!"
"Terima kasih bik...!"
Erwin pun mulai panik,dia menanyakan kepada semua orang di sana,tapi tidak satu pun yang lihat.
Bahkan sekarang semua orang di kantor itu pun sibuk mencari istri bos mereka itu,yang hilang bak di telan bumi.
Melihat semua orang sibuk,dokter itu pun hanya tersenyum.
"Cari saja dia,kalian tidak akan menemukan nya...!"hahahaha"
Seluruh keamanan di kerah kan untuk mencari istri nya,tapi tidak juga di temukan.
"Sayang kamu dimana?angkat dong telpon nya.!"
Seharian itu Erwin terus mencari istrinya ,dia mengecek kerumah tidak ada.
"Kamu di mana sayang....?"
Hari pun sudah sore,istri nya belum ketemu juga,Erwin pun memutuskan untuk pulang kerumah,dia akan menunggu kerumah,siapa tahu Alea akan pulang.
Malam itu Erwin tidak bisa tidur karena memikirkan istrinya yang tidak tahu keberadaan nya itu.
Sampai pagi menjelang dia terus saja menelpon istrinya.
Tapi tidak di angkat angkat oleh istrinya itu.
Pagi pagi sekali,seorang kariyawan di sana datang ke kantor,dia membersihkan kantor.. karena cairan pembersih lantainya habis dia pun berniat untuk mengambil nya di gudang.
Sampai di depan gudang dia mendengar nada hp berbunyi.
"Kok ada bunyi hp ya.....?"
Lalu dia ingin membuka gudang tersebut,tapi gudang nya di kunci.
"Kenapa terkunci...?"
Dengan rasa penasaran dia pun berniat untuk mendobrak pintu tersebut.
Ketika pintu terbuka setelah dia tabrak dengan tubuh nya yang kekar itu.
Dia pun terkejut karena ada seorang wanita yang sedang terikat di kursi dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Nona..nona...diperiksa nya denyut nadi nya."
"Dia masih hidup ternyata..gumamnya..!"
Dan seketika itu hp Alea berbunyi lagi,lalu laki -laki itu mengankat nya.
"Halo,sayang kamu di mana?kenapa kamu tidak angkat telpon dari ku.."
"maaf pak...!"
"Kamu siapa?kenapa hp istri saya ada di kamu....?"
"Maaf pak saya menemukan hp dan istri bapak pingsan di sebuah gudang dalam keadaan terikat.."
"Apa?"
"Benar pak.."
"Di mana?"
Di gudang yang terletak di belakang perusahaan bapak Erwin suryo utama.
"Saya adalah Erwin pemilik perusahaan itu...!"
"Ma..maaf pak saya baru kerja di perusahaan bapak ,jadi saya tidak tahu pak..!"
"Tolong jaga istri saya,saya akan segera kesana sekarang.
Erwin pun menelpon staf -staf nya di kantor,jadi semua kariyawan di sana berdatangan ke lokasi untuk melihat keadaan istri bos mereka.
Tampa perlu waktu yang lama,bos besar itu datang kesana,dan langsung melihat istrinya.
Di sana sudah ada dokter yang memeriksa keadaan Alea.
"Sayang,apa yang terjadi dengan mu?siapa yang melakukan ini....?maafkan mas yang telah lalai menjaga mu..."
"Maaf pak Erwin ,istri anda sebaik nya kita bawa ke rumah sakit segera karena dia butuh pertolangan.
Tampa pikir panjang lagi Erwin langsung mengendong istrinya menuju mobil.
"Don,urus ini semua,saya mau pelaku nya segera di temukan...!"
"Baik win...!"
Setelah dokter memeriksa keadaan Alea,dokter memutuskan untuk melakukan operasi sesar.
"Maaf pak Erwin kami terpaksa akan melakukan operasi sesar untuk mengeluarkan bayi anda,karena bayi nya..."
"Karena apa dok....?"
"Bayi nya sudah meninggal...!"
"Apa dok?"
"Ya pak...!"
"Tidaakkkkkkkk"
"Sabar pak,semua adalah kehendak tuhan..!"
"Sayang maafin papa yang tidak menjaga mu dengan baik,maafin mas sayang, karena kelalaian mas anak kita meninggal.."
"Coba cek lagi dok,mungkin saja anda salah....?"
"Maaf pak,karena ibu nya mengalami dehidrasi dan stres maka semua itu berpengaruh dengan kesehatan bayinya.
Erwin pun menanggis karena sedih kehilangan bayi nya yang belum sempat melihat dunia itu,dia pun tidak akan bisa melihat kesedihan istrinya ketika dia bangun nanti.
"Sayang maafin mas,siapa yang telah tega melakukan ini semua kepada mu....?"
Setelah menanda tangani persetujuan untuk operasi istrinya,Erwin menghubungi orang tua nya dan mertua nya.
Operasi pun berjalan dengan lancar,Erwin pun bisa melihat wajah anak nya,dia terlihat tampan sama persis seperti diri nya.
"Dok boleh saya mencium nya...?"
"Ya,silahkan....!"
Erwin pun menciumnya dengan penuh rasa cinta.
"Sayang maafin papa,walaupun kamu hanya sebentar hadir di kehidupan papa dan mama,tapi papa sangat sayang dan bahagia karena kamu memilih kami sebagai orang tua mu,tunggu kami di akhirat nanti ya nak!nanti kita akan bejumpa dan hidup bersama di keabadian yang hakiki.."