I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Tertangkapnya Jessica



Tok...tok...suara pintu di ketok.


Pemilik rumah mewah itu kaget setelah pintu rumah nya di ketok oleh polisi.


"Selamat siang nona."


"Siang pak ,ada apa ya?."


"Maaf nona kami di perintahkan untuk menangkap anda!."


"Salah saya apa ya?."Jawab nya dengan santai.


"Anda telah melakukan kejahatan terhadap saudari Alea!."


"Bapak jangan ngarang deh!."


"Tangkap dia!"perintah kemendan polisi itu."Maaf nona silahkan jelaskan di kantor polisi!."


"Tapi pak!"


"Silahkan masuk mobil nona!"


Jessica pun sudah masuk mobil,mereka pun berangkat menuju kantor polisi.


Setiba nya di kantor polisi Jessica langsung di introgasi oleh polisi.


Bertapa terkejut nya di melihat sopir yang dia bayar untuk menabrak Alea sudah di tangkap oleh polisi.


"Jessicaaaaa,kurang ajar nya kau!."teriak Erwin penuh emosi.


Semua orang di ruangan itu pun terkejut mendengar teriakan Erwin.


"Kenapa kau lakukan ini kepada Alea,dia tidak tahu apa -apa Jessica!."


"Karena dia ,kamu berubah sayang!."jawab Jessica.


"Jangan perna panggil aku seperti itu Jessica,kau adalah wanita jahat yang tak punya hati!kau tahu sekarang wanita yang telah kau zholimi itu sedang buta,padahal dia tidak tahu apa- apa!."


"Itu bagus Erwin,malah target aku dia mati!kalau aku tidak bisa mendapatkan mu ,dia pun juga tidak boleh bersama mu!."


"Apa pun keadaan nya sekarang aku akan tetap bersama nya!."


"Pak ku mohon penjarakan wanita ini,hukum dia seberat- berat nya agar dia tahu bagaimana rasa nya hidup di penjara ini."


"Erwinn ku mohon,jangan laku kan ini,aku begini karena aku sangat mencintai kamu,aku yang pantas untuk mu bukan gadis kampung itu."


Plaak!!!!Erwin pun tidak sadar lagi mendengar kekasih nya di hina oleh Jessica,lalu dia menampar wanita itu dengan keras di pipi nya.


"Tutup mulut mu Jessica!mulut mu yang kotor itu tidak pantas menhinanya!."


"Win sabar Win,jangan terpancing emosi..!"kata Doni menahan Erwin.


"Lepas Don,wanita ini memang kurang ajar!."


"Tahan emosi lo Win!jangan terpancing oleh nya,biarkan polisi yang bertindak."Kata Doni menenangkan sahabatnya itu.


Doni pun menarik Erwin untuk keluar.


"Pak, tolong hukum wanita ini jangan sampai dia lolos..!"kata Doni sambil menarik Erwin keluar ruangan tersebut.


"Baik pak...."


Erwin dan Doni pun memasuki mobil mereka dan menuju ke rumah sakit.


"Win,Jessica memang sudah lama menyelidiki apa penyebab perubahan lo ,semejak lo menghilang,dia bertanya kepada kami,tidak puas dengan jawaban kami dia pun marah,padahal kami pun tidak tahu,kenapa elo berubah?."


"Ya,menurut keterangan sopir itu,semua nya sudah Jessica rencanakan."


"Maksud nya?"


"Waktu elo mengumumin siapa Alea di kantor,elo ingat gak?"


"Ya gue ingat,apa hubungan nya?"


"Waktu itu kebetulan ada media TV yang meliput,lalu Jessica menonton berita itu,melihat itu dia dibakar api cemburu,dia menyusun rencana,ketika dia mendengar kalian akan pergi ke pesantren dia sudah menyewa seorang sopir grab untuk menabrak Alea,dia bayar sopir itu dengan mahal Win."


"Gila benar tuh perempuan!."kata Erwin kesal.


"Dan ternyata dia pun mengikuti kalian dari rumah ,pas kalian berhenti untuk makan di restoran dia pun berhenti dan memulai semua rencana nya,dan ternyata berhasil,dia pun malam nya berpesta -pesta merayakan kemenangan."


"Doni terima kasih kamu sudah mengungkap kan ini semua,tolong pastikan dia tidak hadir di kehidupan ku dan Alea lagi."


"Siap bos!."kata Doni sambil senyum.


Mobil pun lalu berhenti di depan rumah sakit,lalu hanya Erwin yang turun karena Doni harus pergi ke kantor.


Erwin pun dengan langkah yang cepat dia ingin menemui kekasih nya,setiba nya di kamar di mana Alea di rawat,Erwin mendapati kekasih nya sedang melantun kan ayat -ayat Al Qur'an dengan merdu nya,tak terasa Erwin pun menanggis haru.


"Assalamualaikum calon bidadari surga ku."sapa Erwin kepada kekasihnya itu.


"Walaikumsalam mas."


"Sayang kamu sudah makan siang belum?."


"Sudah tadi mas!."


"Ya sudah sayang teruskan lah bacaan mu,mas ngantuk mau tidur!."


"Kalau mas sudah capek,mas istirahat di rumah saja,Alea tidak apa -apa sendiri di sini,Alea bisa mas..!"


"Tidak sayang mas tidak capek,mas ingin bersama mu di setiap waktu...!mas bahagia bila di dekat mu."


"Terima kasih mas."


"Jangan bilang terima kasih sayang,seharus nya aku yang berterima kasih, karena kamu sudah ikhlas menerima keadaan kamu saat ini?."


"Mas capek ,mas mau tidur ya sayang,tolong teruskan lah bacaan Al Qur'an nya sayang.."


"Iya mas."


Setelah Alea membaca Al Qur'an Erwin pun tertidur dengan pulas nya.


Dengan lembut Alea membelai rambut Erwin.


Lalu dia berkata.


"Mas,sekarang Alea sudah cacat apakah kamu masih akan mencintai ku seperti dulu lagi?tapi kalau seandai nya mas mau mencari yang lain Alea akan mengikhlaskan kamu mas!mas berhak mendapatkan wanita yang lebih sempurna!."


Tampa terasa air mata nya mengalir membasahi pipi nya.


"Ya Allah kuatkan lah aku dengan semua ujian ini,kuatkan aku agar aku mampu hidup tampa ke dua mata ku lagi?amin"doa nya di setiap detik nafas nya.


Setelah hampir satu jam Erwin tidur,dia pun lalu terbangun karena di bangunin Alea ,karena sudah masuk waktu sholat ashar.


"Mas bangun sudah ashar kita sholat berjamaah yuk.."ajak Alea.


"Eemmn iya sayang terima kasih sudah membangunkan mas!."


Dan akhir nya mereka pun sholat berjamaah.