I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Mencintai mu dalam gelap



"Sayang hari ini kita harus pulang ke kota,tadi mas dapat telpon dari Doni,kata nya ada dokumen penting yang harus mas tanda tangan.!"


"Tapi mas ,kita kan baru tiga hari di sini.?"


"Tapi kita harus pulang sayang.!"


"Alea masih pengen di sini mas.!"


"Ya sudah kalau begitu mas saja yang pulang ke kota ,kamu di sini dulu nanti kalau urusan mas sudah selesai ,mas akan jemput kamu ke sini...!"


"Berapa hari mas.?"


"Belum tahu pasti sayang.!tergantung pekerjaan nya, selesai nya kapan.?"


"Tapi mas janji ya,akan selalu menghubungi Alea terus.!"


"Ya sayang,sebenar nya mas berat meninggal kamu ,tapi kamu belum mau ikut,mas tidak mau memaksa kamu.!"


"Maafin Alea mas,hati alea lebih tenang di sini.!"


"Ya tidak apa -apa yang penting kamu bahagia.!"


************


Hari itu,pagi- pagi sekali Erwin harus berangkat,dia pun pamit kepada abi dan ummi.


Sebenar nya dia berat untuk meninggal kan istri nya di sini,tapi apa boleh buat Alea belum mau ikut dia pulang.


Dengan hati sedih dia memeluk istri nya dan mencium kening nya,lalu dia masuk mobil dan melaju meninggal kan pesantren.


Alea merasa sedih karena kepergian Erwin dia pun menanggis.


"Nak kenapa kamu menanggis?jangan bersedih Alea suami mu kan cuma sebentar pergi nya.!"


"Ngak tahu mi,Alea cuma sedih saja,perasaan Alea sama, seperti kami berpisah waktu itu,waktu mas Erwin memutuskan untuk pergi dari pesantren ini."


Setelah sampai dikota , Erwin langsung pergi ke kantor nya.


Disana Doni sudah menunggu dan menyambut nya dengan seabrek dokumen yang harus dia tanda tangani.


"Win,kakak ipar tidak ikut apa.?"tanya Doni.


"Tidak Don,dia masih capek jadi dia pengen istirahat dulu di sana..!"


"Ldr dong ceritanya.!"hehehe.


"Udah akh...! sini dokumen nya,aku tanda tangani."


"Win maaf, kamu harus ada di kantor terus selama seminggu ini ,karena persaingan pasar saat ini sangat ketat jadi kalau kau tidak pokus kita bisa bangkrut Win.!"


"Bukan nya habis ini saya bisa pergi lagi.?"


"Tidak Win,ku mohon selamatkan kami para kariyawan ini,aku tahu engkau baru saja menikah tapi engkau tidak boleh egois memikirkan diri mu sendiri."


Karena proyek ini sangat penting bagi nya jadi Erwin memutuskan untuk tetap ada di kota.


Dia pun berulang kali menelpon istri nya,tapi tidak bisa di hubungi,sinyal di desa itu sangat lah buruk karena belum ada jaringan.


Jadi Erwin pun tidak bisa menghubungi Alea.


"Sayang kamu apa kabar,mas rindu sama kamu?"katanya dalam hati.


Begitu pula dengan Alea dia juga tidak bisa menelpon Erwin,nomor mama papa nya Erwin pun juga tidak bisa di hubungi ,karena mereka sedang di luar negri untuk urusan bisnis nya.


********


Sudah hampir seminggu Erwin tidak ada kabar nya,sebenar nya dia ingin sekali pulang ke pesantren ,tapi dia lagi sibuk di luar kota untuk menangani proyek nya yang hampir gagal.


Ustad Syaif pun bingung karena tidak bisa menghubungi Erwin.


"Abi,ummi,mas Erwin kemana ya?kok dia tidak ada kabar sama sekali?"


"Ummi dan abi juga tidak tahu nak!abi sudah berusaha menghubungi suami mu,tapi dia tidak ada kabar nya.!"


"Mi,apa abi coba susul dia saja ya ke kota.?"


"Ya bi,Alea takut ,nanti sudah terjadi apa- apa sama mas Erwin...?"


"Sudah nak ,kamu tenang saja besok abi berangkat kesana ya!sekarang kamu istirahat dulu ,kata nya kamu tidak enak badan?"


Pagi- pagi sekali Alea bangun,tapi dia merasa badan nya tidak enak sekali ,lalu dia muntah-muntah.


Mendengar itu ummi nya langsung mengecek keadaan Alea di kamar.


"Nak kamu kenapa?"


"Gak tahu mi.."


"Jangan -jangan kamu?."


"Mi,Alea kenapa mi.?"


"Kamu, hamil sayang...!"


"Apa mi?"jawab Alea kaget.


"Ya nak,nanti ummi beliin kamu tespek,kita tes dulu!."


"Mi,bagaimana kalau Alea benar- benar hamil?."


"Kita terima dengan senang hati nak,itu kan anugrah dari Allah!."


"Tapi mi,sampai sekarang mas Erwin belum ada kabar nya?."


"Kamu tenang saja nak besok abi mu akan mencari tahu di mana dia!."


"Mas maafin Alea ,ini salah Alea karena tidak mau ikut dengan mu pulang,jika Alea benar-benar hamil bagaimana?Alea pengen mas yang tahu berita ini duluan!apa yang terjadi sama kamu mas?sudah seminggu lebih kau tiada kabar berita,mas jangan biarkan aku rindu dan mencintai mu dalam kegelapan ini,ini sangat menyiksa batin ku!."ucap nya dalam hati.


**********


Ketika Ustad Syaif sampai di gerbang rumah sahabat nya itu dia langsung di sambut oleh satpam di depan.


"Sore pak,ada yang bisa saya bantu?"tanya satpam di rumah Erwin.


"Ini pak saya mau nanya apakah nak Erwin ada?"


"Maaf pak,tuan muda sedang tidak ada di rumah dia masih bersama istrinya di pesantren!."


"Tunggu dulu ,jadi Erwin nya tidak perna ke sini?."


"Ya pak,dia belum pulang ke rumah ini!."


"Kalau orang tua nya di mana?"


"Jadi kemana ya dia kira -kira ,karena sudah seminggu lebih dia pergi dari pesantren!."


"Mungkin dia di kantor pak,coba bapak cari di kantor nya!sebentar saya kasih bapak alamat nya."


Lalu ustad Syaif pun pergi ke kantor nya Erwin.


Setiba nya di kantor, dia pun bertanya kepada kariyawan di sana.


"Maaf mas saya mau numpang tanya...?"


"Ya pak ,ada yang bisa saya bantu...?"


"Saya mau bertemu dengan Erwin suryo utama...!"


"Oh maaf pak, bos kami sedang keluar kota karena proyek yang di tangani oleh perusahaan pak Erwin ini sedang ada masalah,jadi pak Erwin harus terjun langsung ke lokasi,dan kabar nya di sana sedang terjadi gempa bumi jadi rombongan pak Erwin belum bisa pulang untuk saat ini.


Mendengar berita itu ustad Syaif pun lemas tak berdaya.


"Apa nak Erwin tidak apa -apa di sana..?"


"Kami belum tahu pasti pak ,karena kami hilang kontak kemaren siang...!"


"Terima kasih mas atas imformaasi nya."


"Ya pak sama sama...!"


Dengan berjalan gontai dia pun kembali ke pesantren malam itu juga,dalam hati dia selalu berdoa untuk menantu nya itu agar selamat di sana.


*************


Sedangkan di pesantren Alea dan ummi nya bahagia karena hasil tes nya Alea positif hamil.


"Mi,gimana hasil nya?"tanya Alea tidak sabar.


"Alhamdulillah nak kamu hamil..!"


"Alhamdulillah,mas kamu dimana ?aku sekarang mengandung anak mu!."sambil dia mengelus perut nya.


Sambil berurai air mata dia sangat rindu dengan suami nya itu.


Sehabis sholat isya' abi nya datang dari kota seorang diri tampa Erwin.


"Asalamualaikum.."


"Walaikum salam bi..,gimana bi apa mas Erwin bersama dengan abi.?"


"Nak maafin abi..."


Dan abi nya pun menceritakan semua tentang keadaan Erwin.


Mendengar itu Alea pun langsung menanggis dan tidak sadarkan diri..


"Aleaaa,bangun nak....!"teriak ummi nya panik.


Melihat anak nya pingsan seperti itu,ustad syaif pun langsung mengendong anak nya ke mobil dan membawa nya ke rumah sakit.


Di rumah sakit Alea di rawat di ruangan icu karena detak nadi nya melemah dia butuh oksigen untuk bernafas...


Setelah memeriksa keadaan Alea ,lalu dokter pun keluar ruangan,abi nya langsung bertanya tentang keadaan putri nya itu.


"Dok bagaimana?keadaan anak saya...?"


"Kondisi anak bapak saat ini agak buruk karena trauma yang perna dia alami sebelum nya membuat dia tidak tidak sadar kan diri,apakah dia perna mengalami koma sebelum nya?"


"Ya dok, baru -baru ini dia perna kecelakaan dan membuat mata nya buta...!"


"Seharus nya anak bapak tidak boleh mengalami shock berat dulu ,karena dia dalam masa pemulihan,apa lagi sekarang dia sedang hamil..!itu tidak bagus untuk perkembangan janin nya..!"


"Apa?dok,anak saya hamil..?"


"Ya betul pak,masa bapak tidak tahu..?"


"Tidak tahu dok,saya belum tahu kalau putri saya hamil..!"


"Kalau begitu saya pamit dulu pak..!"


"Silahkan dok.."


Dengan cepat dia menanyakan kepada istrinya tentang keadaan anak nya.


"Mi,apa benar Alea hamil...?"


"Ya bi benar,tadi ummi sudah melakukan tespek dan hamil nya positif...!"


"Bagaimana ini mi...?"


"Bi untuk saat ini kita hanya bisa berdoa saja kepada tuhan,semoga tuhan melindungi anak -anak kita bi....!"


"amin mi..."


**********


Sedangkan jauh di daerah pedalaman sana tempat Erwin terjebak di tengah- tengah bencana alam.


Dari kejauhuan Erwin melihat Alea sedang mengendong seorang bayi dia kelihatan sangat bahagia,lalu Erwin memanggil nya,tapi Alea tidak mendengar teriakan dari Erwin.


"Sayaaaang tunggu mas,mas ingin ikut dengan mu,jangan tinggalkan mas sayanngg..


Ketika erwin teriak -teriak dalam tidur nya,salah satu dari kariyawan nya membangunkan bos nya itu.


"Pak..pak..pak...bangun..!"


"Aleaaaa"


Seketika itu juga Erwin terbangun.


"Astagfirullah ucap nya lirih,sayang kamu kenapa,apa yang telah terjadi dengan mu?mas kangen sama kamu...kenapa perasaan mas tidak enak seperti ini,apa yang terjadi dengan mu sayang?,tuhan tolong jaga dia...!"


"Don,gimana apakah kita sudah bisa keluar dari pulau ini?"


"Belum tahu pasti win,tadi saya sudah berhasil menghubungi helikopter untuk menjemput kita dari sini."


"Alhamdulillah kalau begitu,sudah dua minggu kita di sini don,aku kangen isteri ku..!"


"Maafin aku Erwin ,karena telah melibat kamu dalam hal proyek ini,tapi kalau kamu tidak turun langsung untuk meninjau proyek ini kita akan rugi besar...!"


"Don perasaan ku tidak enak aku takut terjadi sesuatu dengan Alea...?"


"Sudah win,dia pasti baik- baik saja,dia aman di sana bersama orang tua nya..!"


Dengan hati gunda gulana Erwin pun termenung memikirkan keadaan isteri yang sangat dia cintai itu.