I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Ku Bahagia



Cobaan dan ujian dan hari- hari sulit pun sudah Alea lewati,tapi misteri hari esok tidak ada yang tahu,tapi yang jelas untuk saat ini dia bahagia hidup bersama suami nya.


Maka nikmat yang mana lagi yang kau dustakan.


Pagi itu erwin sudah siap siap akan pergi ke kantor,alea pun tengah sibuk mempersiapkan untuk sarapan di dapur.


Setelah selesai Alea pun pergi ke kamar untuk memanggil suami nya untuk sarpan.


Sesampai nya di kamar dia lihat Erwin sedang mengenakan baju yang dia sudah siapkan ,sebelum dia pergi kedapur tadi.Setelah Erwin selesai mengenakan baju nya,dengan cepat Alea mengambil jas dan dasi lalu memasangnya di tubuh suaminya.


"Terima kasih sayang.. "


"Mas dalam cinta jangan biasakan mengucapkan "terima kasih dan kata maaf"karena sudah kewajiban aku untuk mengurus mu..!"


"Baiklah my ustadzah i love you...!"


"Apaan si mas,Alea jadi rindu dengan suasana pesantren dengar mas ngomong seperti itu."


"Hehehe...mas juga rindu saat mas belajar sama ustadzah mas dulu di sana,sambil belajar mas selalu memandangi wajah nya yang cantik,bibir nya yang imut,mata nya indah.dari situ lah mas jatuh cinta pada nya.


"Akh...mas!yuk kita sarapan nanti telat lho ke kantor nya...!"


Dengan sigap Erwin pun meraih tubuh istri nya dan memeluk nya,dengan lembut dia mancium bibir istri nya itu.


"Apakah?kau bahagia sayang...?"


Alea pun mengangguk kan kepala,sambil berkata.


"Ku bahagia mas....!"


Dengan liarnya Erwin mencumbui istrinya di pagi itu.


"Mas udah dulu ya...sekarang kita serapan dulu,papa sama mama pasti sudah menunggu kita.


Dengan beratnya Erwin melepaskan istri nya itu,kalau tidak menginggat pekerjaan nya di kantor ,rasa nya dia ingin seharian ini bersama dengan istri nya .


"Yuk sayang,kita lanjut nanti malam saja ya...!"goda nya sambil mencubit hidung isteri nya.


Setelah suami nya pergi ke kantor,Alea pun melakukan aktifitas ibu rumah tangga seperti wanita lain nya,dia mencuci baju suami nya,merapikan lemari,padahal suami nya sudah melarang nya, karena ada pembantu bertugas untuk itu semua,tapi karena Alea sudah terbiasa dengan semua itu jadi dia tidak ingin besantai- santai saja.


Sehabis melakukan pekerjaan rumah,Alea pun mengaji,membaca buku.


Sedang asik mengaji,hp nya berbunyi.


Dia lihat suami nya memanggil.


"Hallo mas,ada apa?"


"Mas rindu kamu sayang...!"


"Udah deh mas tidak usah berlebihan gitu dong...!"


"Hehehe,siapa juga yang lebay sayang....?"sayang hari ini mas dapat undangan ke sebuah pesta,tadi mas lupa untuk memberitahu kamu,pas di kantor mas baru ingat,kamu siap -siap ya...!nanti mas suruh sopir untuk jemput kamu kerumah.


"Tapi mas Alea malu,dengan perut buncit ini untuk pergi...!"


"Sayang kenapa harus malu,toh seluruh wanita di dunia ini akan mengalami itu semua...!"


"Ya sudah Alea akan siap- siap....!"


"Okey,bye sayang sampai jumpa nanti..muuuach!"sambil tertawa dia menutup telpon nya.


Sore pun tiba,Alea siap -siap untuk memasak untuk makan malam mertua nya,karena dia ingin pergi ke pesta bersama suami nya,jadi masak nya lebih awal.


Sedang sibuk masak mama nya datang dari arisan bersama teman teman nya.


"Alea kenapa kamu masak nak,kamu jangan capek- capek seperti ini,kamu kan sedang hamil nak...?"


"Tidak apa -apa ma,Alea juga bosan kalau hanya duduk saja di rumah..!"


"Nak nanti kamu kelelahan dan berpengaruh dengan kandungan kamu...?"


"Inshaallah tidak ma,mama jangan khawatir ya....oh ya ma,nanti malam Alea dan mas Erwin mau pergi...!"


"Kemana nak...?"


"Kata nya ke pesta teman nya ma...!"


"Ya sudah nanti kamu siap -siap saja,apa nanti dia jemput kamu...?"


"Kata nya dia menyuruh sopir ma,untuk jemput aku...!"


"Sekarang kamu mandi dan siap- siap nak,hari sudah sore nanti kalian telat ke pesta nya.."


"Baik ma,sebentar lagi masakan Alea akan beres...!"


Di kamar Alea binggung mau pakai baju yang mana karena dia tidak tahu pesta nya seperti apa,kalau di kampung nya dia selalu pakai gamis,hijab yang sederhana saja sudah jadi yang penting sopan dan tidak terbuka.


Sedangkan ini pesta orang -orang kota,dalam benak nya pasti pesta mewah yang dia sering lihat di tv dulu waktu dia di kampung,dia ingin memakai baju yang bagus karena dia tidak ingin mempermalukan suami nya.


Karena binggung dia pun berlari menuju kamar mama mertuanya dan mintak pendapat ke mertua nya itu.


Mertuanya itu kan fashionable banget.


"Ma,tolong bantuin Alea memilih kan gaun nya,Alea binggung ma...!"


"Sini mama lihat,sebenar nya Alea cantik pakai baju apa saja kenapa harus binggung nak..?"


"Alea kan tidak tahu ma,pesta nya seperti apa?jadi Alea takut salah kostum dan membuat mas Erwin malu...!"


"Nah yang ini nak coba....!"


Mama nya memilih gaun warna navy.


Alea pun mencoba nya.


"Nah kan kamu cantik sekali pakai ini...!"


"Ya ma,Alea juga nyaman memakai nya...terima kasih ma....!!"


"Ya nak,cepat gunakan hijab mu,seperti nya sopir yang di suruh suami mu sudah datang.."


"Ma,Alea kekamar dulu....!"


"Bertapa bahagianya aku,menjadi isteri mu mas,selain aku dapat suami yang baik dan juga dapat bonus mertua yang begitu sayang pada ku,ucap nya dalam hati.


Dia pun berangkat menuju kantor suami nya,karena erwin belum selesai pekerjaan nya jadi dia menyuruh sopir untuk menjemput isteri nya.


Sesampai di kantor,Alea sudah di sambut oleh kariyawan wanita,dengan penuh rasa hormat semua kariyawan di kantor itu menyambut kedatangan alea yang merupakan isteri dari bos mereka itu.


Alea hanya melemparkan senyum manis nya kepada semua orang yang ada di sana.


Ada yang bilang "wow cantik bangat ya istri pak Erwin"dan ada juga yang bilang"anggun bangat ya...pasti dia baik ya kayak nya"itu lah obrolan mereka saat itu.


"Hemmmzz alea bergumam dalam hati,"keadaan nya berbanding terbalik ya? saat dia untuk pertama kali nya ke kantor ini...semua orang sibuk berkerja tampa ada satu pun yang memperdulikan kedatangan nya...bahkan melirik diri nya pun tidak,tapi setelah tahu siapa dia...!semua orang seakan akan ingin sekali dekat dengan nya dan menyambut nya dengan suka cita.


Melihat kedatangan istri bos sekaligus sahabat nya itu,doni dengan cepat membukakan pintu untuk alea dan mempersilahkan nya masuk.


"Gak bilang dulu sama bos mu,kalau ada tukang makan yang datang...!"ledek alea sambil tertawa.


Doni pun salting dan malu karena waktu pertama kali Alea ke kantor,dia bilang Alea adalah tukang ketring makan.


"Hehehe,nona kok masih ingat saja....!"


"Pasti lah don,itu kan hal terlucu bagiku..!"


Dan pintu pun terbuka,alea melihat suaminya sedang sibuk dengan berkas yang menumpuk di meja.


"Assalamualaikum mas..."


"Waalaikumsalam sayang..."


Melihat istrinya datang dia pun menghentikan aktifitas nya.


"Wow,subhanallah kamu cantik banget sayang,maafin mas ya tidak bisa jemput kamu.."


"Tidak apa -apa mas."


"Mas siap- siap dulu ya...!sebentar lagi kita berangkat."


"Baik mas.!"


Setelah menunggu sekitar lima menit,Erwin pun sudah selesai dan mereka pun berangkat ke pesta.


Mereka duduk di belakang di dalam mobil,dengan memeluk isteri nya Erwin pun mengelus elus perut isteri nya itu.


"Sayang kapan?kamu keluar.mama sama papa sudah tidak sabar menunggu kehadiran kamu."


"Sayang kapan kamu kontrol lagi ke rumah sakit?


"Seminggu lagi mas....!dan kali ini kita bisa lihat jenis kelamin dan muka nya mas.


"Sungguh sayang...?"


"Ya"


"Wah, mas tidak sabar lagi sayang ..."


Sedang asik nya mereka ngobrol,mobil pun berhenti di tempat parkir sebuah hotel mewah.


Mereka pun keluar mobil,Erwin pun menuntun istri nya untuk keluar mobil.


"Yuk sayang kita turun..."


"Apa kah?kita sudah sampai mas?"


"Ya sayang.."


Dengan memakai gaun dan hijab senada Alea pun terlihat cantik sekali,ketika mereka masuk tempat acara,semua mata tertuju kepada sepasang suami isteri yang sangat serasi itu.


Sebenarnya Alea merasa risih di lihatin seperti itu,karena mengingat perut nya yang sedang besar.


Dia pun berbisik kepada suami nya itu.


"Mas,Alea malu...!"


"Kenapa harus malu sayang,mereka sedang mengagumi mu,karena kamu cantik malam ini.!"


Dan rekan rekan Erwin pun satu per satu menghampiri mereka.


"Hallo calon papa muda...!"sapa salah satu dari mereka.


"Hi juga.."


"Kalian serasi bangat ya..!"


"Ya,terima kasih,oh ya tuan rumah nya mana?"


"Ada di sana..."


"Kami ke situ dulu ya...!"


"Okey"


Erwin dan Alea pun melangkah menuju ahli hajat nya.


"Hi bro.."


"Hi win,akhir nya lo datang juga..."ini tamu istimewah kita ma..!"kata nya pada istri nya.


"Bisa saja lo...!oh iya kenalkan ini istriku...!"


"Wow,ternyata adek ipar ku sangat cantik sekali ya...!"


Alea pun berjabat tangan dengan istri dari sahabat suami nya itu.


dengan rama nya Alea mengobrol dengan mereka.


"Bro, ternyata lo mau jadi ayah ya...?"


"Alhamdulillah bro..."


"Sudah usg belum win...?"


"Belum,seminggu lagi kata dokter baru bisa di usg."


"Ini hamil anak keberapa?tanya isterinya kepada Alea.."


"Anak pertama mbak...!"


"Ooohh pasti berat ya..?"


"Begitulah mbak,tapi dinikmatin saja supaya terasa ringan...!"


"Ya sih,tapi soal nya mbak belum perna hamil...!"


"Sabar saja ya mbak...!"


"Dulu perna hamil tapi keguguran..!"


"Belum rezeki berarti mbak..."


"Ya,mbak kadang suka iri kalau lihat orang hamil,ya tapi ini semua kehendak yang di atas.."


"Sabar saja mbak,terus saja berikhtiar mbak...!"


"Mbak sudah bosan karena sering berobat tapi tidak berhasil..."


"Coba trus mbak jangan putus asa...!"


Mereka mengobrol layak nya teman dekat padahal baru saja bertemu.


Acara pun segera akan di mulai,tapi saat mc memanggil orang untuk akan membaca ayat suci al quran ,orang nya behalangan hadir,otomatis tuan rumah jadi kelabakan.


Melihat sahabat nya kebinggungan seperti itu,Erwin pun menyarankan istri nya kepada sahabat nya itu.


"Bro jangan khawatir,istri ku bisa kok ngaji..


"benaran bro...?"


"Benaran bro,apa aku terlihat berbohong?"


"Syukurlah kalau begitu...lega jadi nya aku bro...!"


Lalu tiba lah saat nya mc memanggil orang yang akan membacakan ayat suci al quran.


"Baik lah selesai sudah kata sambutan,sekarang kita memasuki acara selanjut nya yaitu pembacaan ayat suci al quran...!yang akan di bacakan oleh ibu "Alea alfathunissa."


Alea pun kaget mendengar nama nya di sebut,dia pun melihat suami nya,Erwin pun memberi kode kepada nya untuk segera maju ke atas panggung.


Alea pun berdiri dan menuju ke atas panggung,semua orang pun terkejut,dan berkata"bukan nya itu istri nya Erwin kan?".


Dengan penuh ketenangan Alea memulai membaca al quran.


Mendengar suara nya semua orang terpana oleh kesyahduan suara nya yang indah,mereka pun terkagum kagum dan hanyut dalam alunan suara Alea.


"Subhanallah win,sudah cantik pintar ngaji lagi istri lo...jadi dia yang sudah merubah hidup lo win..?"


"Yapp kamu benar bro,semua orang selalu bertanya kenapa?dan aku jawab dengan ini...!"


"Pasti lo bahagia bangat win...?"


"Ya bro,aku bersyukur bangat,tapi lo jangan senang dulu,lo harus bayar mahal kepadanya karena sudah ngaji di acara lo..!"


"Hehehe,siap nanti lo tulis sendiri di cek,gue akan kasih lo cek kosong.."


Alea pun akhir nya selesai juga mengaji nya,dan dia pun turun panggung,semua para tamu undangan pun betepuk tanggan karena merasa tenang setelah mendengar lantunan ayat suci al quran yang di bacakan Alea tadi.


"Adik ipar terima kasih ya..!kau sudah bersedia mengaji di acara kami...!"


"Sama -sama mas...!cuma Alea binggung kenapa Alea yang ngaji?"


Erwin pun menjelaskan apa sebenar nya yang terjadi,mendengar itu Alea jadi tahu alasan nya.


Pesta malam itu pun berakhir,semua orang berebutan mau salaman dengan Alea,ada yang mintak potoh dan ada juga yang ingin belajar mengaji dengan nya.


Tak terkecuali suami nya,dia sangat bangga dengan istri nya itu.


Mereka pun akan segera pulang, di mobil e


Erwin mengungkapkan ke kagumannya kepada istri nya itu.


"Sayang,mas bangga punya istri seperti kamu...!"


"Alea juga mas,bangga punya suami seperti kamu...!"


"Sayang,tetap lah bersama ku sampai maut memisahkan kita.!"


Alea pun menganggukan kepala yang ada dalam pelukan suaminya itu..!


Kebahagian itu kita yang ciptakan,kebahagian itu sederhan,hidup dengan orang yang kita cintai tampa harus ada persyaratan,karena cinta itu tak bersyarat.