
Krek...bunyi seorang penjaga lapas membuka salah satu kamar penjara.
"Hari ini kamu bebas,jangan berbuat kesalahan lagi.Kalau tidak ingin masuk ke sini lagi."Kata nya kepada penghuni kamar tersebut.
Dengan tatapan sinis wanita itu keluar dengan tampa mengubris omongan penjaga lapas tersebut.
Dengan penuh langkah yang penuh dendam dia keluar dari penjara setelah beberapa tahun dia mendekam di rutan itu.
"Hemmmmzzz,hari ini gue bebes.Ini saat nya aku harus membalas sakit hati ku kepada kalian semua."gumam nya dalam hati.
************
Pagi itu Alea kelihatan sibuk sekali menyiapkan keperluan suaminya untuk bekerja seperti,baju,dasi,celana dan sekali gus menemani suaminya serapan di meja makan.
"Sayang,nanti jangan lupa ya?untuk cek ke dokter.Tapi hati-hati ya!sepertinya Mas tidak bisa menemani kamu hari ini,karena mas banyak pekerjaan yang tidak bisa di wakili oleh orang lain.Tidak apa-apa kan? Sayang."
"Iya tidak apa-apa mas,Alea sama mang udin saja pergi nanti."Jawab Alea.
"Maaf,ya sayang?."
"Tidak apa-apa mas,jangan khawatir!Semua nya akan baik-baik saja."Jawab nya menenangkan hati suaminya.
Selesai serapan Erwin pun berpamitan dengan istrinya,entah mengapa hati nya sangat berat untuk meninggalkan istrinya yang sedang hamil itu.
"Mas berangkat ya!jaga diri dan calon bayi kita ya?."Kata Erwin sambil mengelus perut Alea dan mencium kening istri nya.
"Ya mas,IshaAllah.Mas juga hati-hati ya di jalan!."
Sambil masuk ke mobil Erwin tidak lupa menitipkan istrinya kepada sopir pribadi Alea dan satpam di rumah nya.
"Mang,hari ini jadwal nyonya cek kandungan ke dokter.Tolong hati-hati ya mang!,jangan sampai terjadi apa-apa."Titip nya entah mengapa dia merasa khawatir.
"Siap tuan,tuan jangan khawatir."Jawab mang udin sopir pribadi istrinya itu.
Mendengar itu Erwin agak sedikit tenang,dan dia pun lalu pergi,di dalam mobil Erwin selalu teringat dengan istrinya.Pirasatnya tidak enak dia takut akan terjadi sesuatu dengan istrinya,dia sangat trauma karena Alea pernah mengalami kekerasan dari Widya waktu dia hamil anak pertama mereka dulu.
**************
Sehabis mandi dan membersihkan kamar mereka,Alea pun siap-siap untuk pergi ke rumah sakit karena hari ini jadwal nya untuk memeriksa kan kehamilan nya.
"Mang,kita berangkat ya?."
"Ya,nya.Siap."Jawab sopir nya.
Dengan pelan mang Udin melaju mobil nya menuju rumah sakit,tapi tampa dia sadari mobil mereka ada yang membuntuti dari belakang.Sepertinya mobil itu mencari kesempatan dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang mobil Alea.
Karena melihat gelagat mobil di belakang mereka agak aneh dan selalu membuntuti mereka,mang Udin pun menaruh curiga.Tapi dia mencoba untuk tenang agar majikan nya tidak ikut panik,dia berusaha untuk menghindari kejaran mobil itu.Tapi sia-sia kelihatan nya dia cukup profesioal dalam mengendara mobil nya itu.
"Mang ada apa?tanya Alea."Alea melihat wajah mang Udin agak sedikit gelisah.
"Tidak apa-apa nyonya."Jawab nya sedikit berbohong.
Ketika jalanan agak sepi mobil itu,langsung saja mengegas mobil nya dengan sangat kencang sehinggah membuat Mang Udin kualahan untuk menahan laju mobil itu,dan tak pelak lagi mobil itu menyerempet mobil Alea,sehinggah mobil mereka terdorong kepinggir jalan dan menabrak pohon-pohon yang tumbuh di pinggir jalan tersebut.
Dan brakkkkkkkk..bunyi dari mobil Alea ketika menabrak pohon-pohon itu,tak pelak lagi Alea pun kaget dan tak sadar kan diri lagi.Melihat kejadian itu semua orang yang ada di area jalan itu berlarian menuju mobil Alea.
Sedangkan mobil yang menyerempet mobil mereka itu langsung saja melaju kencang ketika orang-orang datang untuk melihat kecelakaan yang dia sudah rencanakan itu.
Ketika sudah agak jauh dari tempat itu,dia berhenti dan mengumpat- ngumpat karena rencana nya gagal melihat mobil target nya tidak begitu para.Dan tidak sesuai dengan ekspektasi nya.
"Sial...!!!!"Gumam nya dalam hati dengan penuh emosi.
Melihat majikan nya tidak sadarkan diri mang udin langsung saja keluar dari mobil dan memeriksakan keadaan majikan nya itu.
"Nyonya,bangun...bangun nya.Maafin mamang yang sudah membuat nyonya sepertu ini."Gerutuk nya dengan sangat cemas.
Semua orang di sana pun ikut khawatir melihat kondisi Alea yang tidak sadarkan diri itu apalagi Alea sedang mengandung.Semua orang di sana pun meminta sopir nya itu untuk segera membawa Alea kerumah sakit terdekat.
Mang udin pun sangat panik dan dia pun tidak bisa membawa mobil karena masih trauma dengan kecelakaan itu,Untung saja ada orang yang bersedia untuk menjadi sopir dan segera membawa mereka ke rumah sakit.
Sampainya di rumah sakit,mang Udin dan Alea pun langsung mendapatkan penanganan dari para medis di rumah sakit itu.
Walaupun mang Udin tidak apa-apa tapi dia masih dapat penanganan karena terdapat luka-luka ringan di tubuhnya itu.
Sedangkan Alea langsung di bawa ke ruangan ICU oleh sejumlah perawat dan dokter.Karena panik mang Udin lupa untuk memberitahu tuanya.
Setelah cukup lama di istirahat dia baru ingat untuk menghubungi Erwin,majikannya itu.
Mang Udin pun segera mencari -cari hp nya tapi di tidak mendapatkan nya,dan dia pun mengingat-ingat di mana keberadaan hp nya.Setelah dia ingat bahwa hp nya berada dalam mobil mang Udin pun segera mengambil nya.Dan tak perlu waktu yang lama dia segera menghubungi tuannya.
Tapi entah kenapa telpon darinya tidak di angkat oleh majikan nya itu.Berkali-kali dia hubungi tapi masih juga tidak di angkat juga.
"Tuan,kemana ya?."Tanya mang udin dalam hati.
Dan mang udin pun kembali lagi ke ruangan dimana tempat dia dirawat.Dia pun tidak tahu di mana Alea di rawat karena tadi mereka di bawa ke ruangan yang berbeda.
******************
Dan semua rapat pun sudah selesai,hari pun sudah beranjak sore.Tak henti-hentinya mang Udin mencoba untuk menghubungi majikannya itu.Tapi usaha nya sia-sia saja,karena tidak di angkat-angkat oleh Erwin.
Tampa tergesa-gesa Erwin pun berjalan menuju ruangan nya karena hp nya dia sengaja tingalkan di ruangan nya.Karena dia tidak mau terganggu oleh suara hp nya ketika dia sedang memimpin sebuah rapat penting.Dia pun ingat kepada istrinya dia ingin tahu keadaan dan hasil cek dari rumah sakit istrinya hari ini.
Ketika dia sampai di meja kerjanya dia langsung meraih hp nya,dan bertapa dia terkejut ketika melihat puluhan panggilan tak terjawab dari mang Udin.Sopir pribadi istrinya itu.Tampa pikir panjang lagi dia langsung menelpon balik mang Udin.
Tut....tut....bunyi telpon dari tuan nya.Mang udin pun segera menyambut telpon dari majikan nya itu.
"Halo mang."
"Halo tu..tu..tuan."Jawab mang udin gugup.
"Mang,ada apa?kok gugup seperti itu."Tanya Erwin penasaran.
"Maaf tuan,nyonya sekarang ad...ad...ada dirumah sakit sekarang!."
Mendengar itu Erwin pun segera berdiri dan panik.
"Mang,kenapa bisa terjadi?."Tanya nya sedikit marah.
"Ceritanya,panjang taun.Tuan segeralah kesini nanti aku akan ceritakan semuanya.
"Tolong mang Udin!kirim alamat rumah sakit nya,sekarang!."
Dengan langkah yang cepat Erwin pun segera menuju mobil nya dan berangkat kerumah sakit."Ternyata ini yang terjadi,kenapa?aku gelisa hari ini."Ucap nya dalam hati.
*************
Setelah di periksa Alea pun belum sadarkan diri dan dia pun di pasangkan oleh dokter alat bantu pernafasan.
Erwin pun tiba di rumah sakit dan dia pun langsung mencari Mang Udin.Setelah menunggu lama dokter pun keluar dari ruangan Alea,mang Udin pun langsung menemui dokter yang menangani majikannya itu.
"Dokter,bagaimana kondisi nya,dok.?"
"Maaf,anda siapa?."Tanya dokter.
"Saya sopirnya nya,dok."
"Kemana,keluarga pasien ?."Tanya dokter agak heran.
"Masih di jalan ,dok."
"Baiklah pak,kondisi pasien saat ini tidak apa-apa.Begitu pula dengan keadaan bayi nya,semuanya baik-baik saja.Tapi dia masih butuh istirahat karena pasien masih dalam keadaan syok dan sedikit goncangan.Tapi itu wajar ketika seseorang habis mengalami kecelakaan apalagi dia sedang hamil,tapi jangan khawatir sebentar lagi dia akan sadar."
Mendengar penjelasan dari dokter tersebut,mang Udin pun sedikit lega dan tenang.
Tak lama kemudian Erwin pun datang,dan dia segera menghampiri mang Udin dan segera mengintrogasi mang Udin.
"Mang,kenapa?apa yang terjadi kepada istri ku?."Tanya nya kejar.
"Tuan,tolong tenang dulu...!."
Mang Udin pun menjelaskan semua kronologi kecelakaan yang di alaminya dengan majikannya itu dari A sampai Z serta penjelasan dokter tentang kondisi istrinya tadi,Dan Erwin pun sangat emosi mendengar penjelasan dari mang Udin tersebut.Sambil memgepal kedua tangan nya dia pun berkata..
"Siapa? yang telah berani mencoba mencelakai istriku?."
"Tuan sebaik tuan temui dulu nyonya Alea,silahkan masuk Tuan."Ajak mang Udin kepada tuannya yang sedang panik itu.
Melihat kondisi istrinya seperti itu seluruh tubuh Erwin pun lemas seketika,maafkan aku yang telah membiarkan kamu pergi tampa aku hari ini.Dengan segenap kekuatan yang tersisa Erwin mencoba untuk memeluk dan meraih tangan istrinya yang sedang tak sadarkan diri itu.
"Sayang,bangun!maafkan aku yang tidak bisa menemanimu di saat kamu mengalami kecelakaan tadi.Aku sangat menyesal karena lebih mementingkan pekerjaan dari pada kamu,padahal aku sudah merasakan akan terjadi sesuatu kepada kamu."Katanya sambil berurai air mata.
"Dengan eratnya Erwin memeluk istrinya itu,bangun....bangun....bangun sayang.Mas ada di sini!kamu bisa dengarkan aku kan?."Tanya Erwin.
Dengan gusar Erwin pun semangkin emosi karena melihat kondisi istrinya saat ini,dan dia pun langsung menemui dokter untuk memastikan kondisi istri dan calon bayi nya.Walau pun mang Udin sudah memjelaskan pada nya tentang kondisi Alea.Tapi dia belum puas kalau tidak mendengar langsung dari dokter yang menangani istrinya.
Malam itu Erwin tidak bisa tidur karena dia sedang menunggu istrinya di rumah sakit.Dia belai istrinya penuh kelembutan,dan sekali -kali dia meminta agar istrinya bangun dan membalas pelukan nya.
"Bangun sayang,Mas mohon.Bagaimana mas bisa hidup tampa kamu.Sayang."Bisik nya kepada istrinya.
"Mas,akan rela kehilangan semua nya.Asalkan tidak kehilangan kalian berdua."Ucap nya sambil menanggis.
"Aku janji ,akan menjaga kalian nantinya.Aku akan mementingkan kalian berdua dalam hidup ku dari semua kepentingan yang lain,Bangun lah...sayang!."Pintanya penuh harap.
Tak henti-hentinya Erwin mengerutuk kepada istrinya yang belum sadar itu.
*************
Di sebuah cafe,tampa seseorang yang sedang mabuk karena terlalu banyak minum alkohol.Sabil tertawa dia berbicara tak karuan.
"Erwin,Alea .Sekarang kau selamat dari dendam masa lalu ku,tapi jangan pikir aku akan berhenti untuk membuat hidup kalian sengsara ya?."Hahahahaha....Kata nya sambil tertawa.
"Aku adalah bagian masa lalu kalian yang mungkin kalian lupakan,Tapi aku...aku...aku..tidak akan pernah lupa kepada kalian semua."Haahaahahaa...dia pun tertawa lagi,tampa menghiraukan semua orang di sekitarnya.
"Tunggu aku ya!aku akan datang kembali di kehidupan kalian dengan membawa kejutan yang tidak akan pernah kalian lupakan seumur hidup."Teriak wanita itu.Lalu dia pun ambruk karena terlalu banyak minum.Kemudian, melihat wanita itu tidak sadarkan diri datang kedua laki-laki yang gagah dan membawa wanita itu keluar masuk mobil,entah Kemana mereka membawa wanita tersebut pergi.