
Dengan rasa sedih,Erwin membawa bayi nya ke rumah,di halaman belakang rumah nya itu,dia memakamkan anak pertamanya.
"Nak,tidurlah dengan tenang di sini"
"Papa dan mama sangat menyayangi mu..!"kata Erwin sedih.
**********
Di rumah sakit Alea masih terbaring lemah,dia belum tahu kalau bayi nya sudah meninggal.
"Sus,suami saya mana..?"
"Lagi keluar bu...!"
"Sus,tolong ambilkan air,saya mau minum..!"
"Baik bu.."
"Sus,kenapa kok perut saya?"tanya Alea kaget,ketika mendapatkan perut nya sudah mengecil.
"Maaf bu,ibu baru saja melahirkan prematur secara sesar..!"
"Lalu mana?anak saya!"
"Maaf bu,anak ibu sudah meninggal saat masih di dalam perut..!"
"Astagfirullah,ya Allah.!?"Alea pun menanggis.
"Bu Alea,sabar bu..!ikhlaskan lah semua nya"
"Mas,maafin Alea yang tidak bisa menjaga anak mu..!?"
"Suami ibu pulang kerumah untuk menguburkan bayi ibu.!"
*****************
Dengan rasa sedih Erwin melangkah pergi,karena dia harus kerumah sakit lagi,untuk menemui istrinya disana.
Setelah sampai di rumah sakit,Erwin sudah mendapati istrinya sudah sadarkan diri.
"Sayang,..!"dia pun langsung memeluk istrinya untuk memberi kekuatan kepadanya.
"Masss!maafin Alea karena sudah membuat kamu kehilangan anak mu.."
"Tidak apa-apa sayang..!ini semua musibah dan ujian untuk kita semua..!"
"Sayang,bilang sama mas..!siapa yang telah menyekap mu di gudang itu?"
"Widya mas..!"
"Apa?"
"Iya mas,dia mencegat ku!ketika aku mau kekantin hari itu...!"
"Kurang ajar!"
"Mas,sabar jangan emosi..!"
"Sayang,maafin mas ya..!karena masa lalu mas,lagi-lagi kamu kena batu nya...!"
"Tidak mas,jangan merasa bersalah seperti itu!"
"Mas,anak kita kamu kubur dimana?"
"Di belakang rumah sayang,agar kita bisa selalu melihat nya setiap hari.."
"Mas,bagaimana wajah nya?"
Mendengar Alea bertanya seperti itu,Erwin pun mengambil hp nya,dan menunjukan potoh wajah anak nya.
"Ini sayang potoh nya!"
"Nak,kamu tampan sekali,dan sangat mirip sama papa mu..!"
"Ya sayang,jangan sedih lagi ya,dia akan menjadi tabungan kita di akhirat nanti..!"
"Amin,ya mas..!Alea sudah ikhlas kok!"
"Sayang,sekarang kamu istirahat ya..!"
"Mas mau kemana?"
"Mas mau pergi sebentar,ada urusan sama doni!"
"Jangan pergi mas,Alea butuh mas di sini..!?"
"Sebentar saja sayang!"
"Mas,kumohon..!"Alea tahu,suaminya itu akan. menemui dokter Widya,untuk membuat perhitungan.
**********
Mendengar Alea mengalami musibah,orang tua nya segera pergi untuk menemui anak nya itu.
Dan begitu pula mertuanya,meraka segera terbang dari luar kota.
Di dalam perjalanan mereka sangat khawatir dan cemas dengan keadaan anak mereka.
Jodoh,maut dan rezski,Allah yang atur,sebagai manusia kita hanya bisa bertawakal dan pasrah dengan kehendak Nya.
Sabar itu tak terbatas,kesabaran adalah cara Allah untuk mengukur kadar iman sesorang.
**************
Dengan penuh kasih sayang mamanya memeluk Alea,dan berusaha untuk menguatkan hati menantunya itu.
"Nak sabar ya,mama dan papa juga sangat merasa kehilangan dan bersedih karena cucu yang telah di nantikan,sudah pergi sebelum ketemu dengan kita."
"Ya ma,terima kasih,maafin Alea sudah lalai menjaga cucu mama dan papa..!"
"Tidak apa-apa nak,itu bukan salah kamu sayang!"
"Ya nak..!"jawab papa nya.
"Ohya Win,abi sama ummi belum di kasih tahu?"tanya mama nya.
"Sudah ma,tadi katanya masih di perjalanan.."
"Bayi nya kamu kubur di mana win?"
"Di belakang rumah kita pa..!"
Erwin pun menunjukan potoh anak nya kepada orang tua nya.
"Subhanallah,ganteng bangat ya win..!"kata mama nya kagum.."
"Ya ma,mirip mas Erwin wajah nya..!"timpal Alea.
"Ya nak,tapi sayang dia tidak sempat lihat dunia ini..!"tak terasa mama nya menitikkan air mata.
"Papa juga sedih ma,padahal papa sudah banyak rencana untuk nya,karena dia adalah penerus papa nanti nya..!"
"Dia bukan rezeki kita pa?!"
"Ya nak,semoga saja kamu segera di beri pengantinya dengan cepat..?"
"Amin pa..!"
"Nak semoga kita di pertemukan Allah di akhirat kelak,mama dan papa akan selalu sayang kepada mu,walaupun kita tidak sempat bertemu,tapi mama yakin kamu lebih bahagia bersama sang pencipta mu di sana...?"