I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Kegembiraan semua orang



Ketika matahari mulai bersinar semua aktifitas akan segera di mulai,Alea dan Erwin pun bangun pagi untuk melaksanakan sholat subuh berjemaah.Meraka dengan khusuk nya berdoa dan bersyukur atas segala nikmat yang Tuhan berikan kepada keluarga kecil nya.


"Mas,aku kebawah dulu ya".


"Sayang,kamu mau ngapain pagi -pagi begini?.


"Aku mau masak buat kamu,mas!".


"Mas,sudah bilang kamu tidak boleh lagi masak dan urus semuanya!,kan sudah pembantu yang mengerjakan nya."


"Tapi mas,ini kewajiban aku sebagai istrimu".


"Mas tahu itu sayanh!,tapi mas tidak mau terjadi sesuatu terhadap kamu dan bayi kita.Tolong turuti apa kata mas sekali ini saja".


"Baik lah mas",jawab Alea.


********************


Hari itu sangat cerah sekali,secerah hati Erwin.karena kehamilan istrinya yang selama ini di tunggu,dengan wajah sembringah Erwin melangkah menuju kantor nya untuk bekerja,semua karyawan nya pun terheran-heran melihat raut wajah bos mereka terpancar aura kebahagian,sekali-kali dia melempar kan senyum manis kepada setiap orang yang ada di kantor tersebut.


Tak lama Erwin memasuki ruangan nya dia pun memanggil seluruh kepala bagian untuk rapat di ruangan nya.


Setelah semuanya berkumpul Erwin pun memulai rapat nya dan akan mengumumkan berita yang sangat penting.


"Assalamualaikum semuanya,"sapa Erwin kepada semua anggota rapat.


Dan mereka pun dengan serentak menjawab salam dari bos mereka itu.


"Rekan-rekan ku semua,sengaja aku kumpul kan kalian disini semua,saya akan memberitahu berita penting dan kegembiraan keluarga saya,karena sebentar lagi kami akan di beri kepercayaan oleh Allah swt untuk mendapatkan seorang bayi yang akan meneruskan seluruh bisnis keluarga kami.Dan untuk itu saya akan membagi kebahagian ini kepada semua orang yang ada di perusahaan ini,dengan membagi bonus kepada setiap karyawan tampa terkecuali".


Mendengar itu,semua yang ada di ruangan itu pun turut berbahagia dan senang mendengar berita dari bos mereka itu,dan satu per satu mereka mengucapkan selamat kepada Erwin.


Setelah rapat nya selesai,tak butuh waktu yang sangat lama bagi mereka untuk mendapatkan berita tentang kehamilan istri bos mereka dan berita tentang bonus yang telah di janjikan oleh pimpinan mereka.


Dan Erwin pun kebanjiran ucapan selamat dari karyawan nya di kantor,tak terkecuali Doni sahabat nya.


Dengan terburu-buru Doni masuk keruangan Erwin untuk mengucapkan nya secara langsung.


"Win,selamat bro!,apakah semua berita itu benar?"tanya Doni.


"Iya,tapi saya minta kamu jaga kekasih mu itu,untuk tidak mendekati istri saya!,"kata Erwin ketus.


"Win,ku mohon Widya yang sekarang bukan lah yang dulu".


"Apa jaminan nya Don?".


"Win..".


"Don,kalau dia nekat,lho tahu sendiri akibat nya,kau tahu siapa aku kan?".


"Oke Win aku malas berdebat dengan kau,aku ke sini hanya ingin mengucapkan selamat saja kepada mu dan Alea".


Tampa basa basi lagi Doni pun meninggalkan tuangan sahabat nya itu,karena dia kesal melihat kekerasan hati sahabat nya itu yang tidak ingin memaafkan kesalahan kekasihnya.Widya yang sudah membuat dia kehilangan anak pertamanya dulu.


**********************


Hari ini Erwin pun sengaja pulang cepat dari kantor karena dia ingin memberi kejutan untuk istrinya.Erwin berencana akan mengajak istrinya berlibur ke ke pesantren dimana kedua orang tua istrinya itu tinggal,Erwin ingin membagikan berita bahagia itu secara langsung.


Setelah sampai di rumah Erwin langsung masuk ke dalam rumah dan mencari istrinya itu, Alea pun tidak tahu kalau suaminya itu pulang lebih cepat,dia pun sedang sibuk memasak di dapur karena dia tidak menyangka Erwin akan pulang.


"Bagus ya,kamu selalu saja keras kepala".


Mendengar suara suaminya,Alea pun sangat terkejut.


Lalu Erwin pun memanggil semua pelayan dirumah nya itu dengan nada yang sangat keras,tak butuh waktu lama semua pelayan di rumah itu berlar-lari kecil menghadap tuan mereka.


"Tolang jelaskan kenapa istri saya di biarkan masak di dapur?."


"Ma...ma..maaf tuan,tadi sudah saya larang tapi nyonya masih saja memasak".Jawab salah satu dari mereka dengan gugup.


"Mas,ini keinginan aku sendiri,karena aku bosan berdiam diri di kamar,jangan marahin mereka!,aku yang salah".Kata Alea menenangkan suaminya itu.


"Maka nya kamu jangan melawan dengan perintahku!,kalau tidak ingin melihat meraka saya marahi dan saya pecat".Kata Erwin memperingati istrinya itu.


"Mas kita mau kemana",tanya Alea penasaran.


"Kejutan,sayang!",kata Erwin sambil mengendong istrinya menuju kamar.


"Katakan kemana,saya tidak mau ikut kalau tidak tahu tujuannya kemana!".


"Pokok nya tempat dimana banyak kenangan tentang perjalanan cinta kita,sayang!.


"Menurut aku semuanya berkesan dan punya kenangan setiap tempat yang kita kunjungi,mas!".Kata Alea sambil tersenyum.


"Ada suatu tempat dimana cinta kita mulai bersemi,dan di tempat itu ada dua cinta yang selalu merindui kamu,sayang!".kata Erwin membinggungkan istrinya.


Sampai di kamar mereka pun mulai mempersiapkan segala keperluan untuk mereka liburan.


Setelah selesai mereka pun akan segera berangkat.


"Oh ya mas,kita belum memberi mama sama papa tentang kehamilan aku,".


"Iya sayang,nanti saja ketika kita samapi di sana kita akan memberitahu semua,papa mama,dan juga ummi dan abi".


"Oke,dech!".Jawab Alea santai.


Dan akhirnya mereka berangkat,Alea dan Erwin pun duduk di kursi belakang karena Erwin mengajak salah satu pelayan di rumahnya untuk ikut serta,untuk mengurusi istrinya di sana nanti.


"Mas sebenarnya kita mau kemana?."Tanya Alea.


"Sudah kamu tidur saja sayang,karena kamu pasti akan capek dengan kondisi kehamilan kamu,nanti kamu juga akan tahu sendiri kok".Jawab suaminya yang membuat Alea sedikit kesal.


Karena sudah kelelahan Alea pun tertidur di pelukan suaminya.dan tak terasa mereka pun sudah samapai di pesantren milik mertuanya Erwin.


Dengan pelan-pelan Erwin membangunkan istrinya.


"Sayang,bangun kita sudah sampai".


Perlahan Alea pun membuka mata,dan mencoba untuk melihat ke sekeliling tempat itu,dan dia pun terkejut melihat sebuah rumah sederhana di hadapan nya.Dan dia pun baru sadar kalau dia sekarang sudah ada di rumah ummi dan abinya.


"Mas...",sambil berkaca-kaca matanya menangis haru karena di beri kejutan yang tak terduga dari suaminya,karena hal itu tidak terpikir oleh nya selama ini melihat kesibukan suaminya yang begitu padat.


"Iya,sayang!mari kita turun abi dan ummi sudah menunggu kita di luar".


"Terima kasih banyak mas,"ucap Alea sambil memeluk suaminya dengan erat.


Setelah turun meraka pun menjumpai kedua orang tua mereka,mereka pun di sambut dengan hangat dan penuh kegembiraan.Karena kehadiran mereka selalu di tunggu-tunggu oleh keluarga.


Sehabis makan siang bersama mereka pun santai-santai di ruang keluarga,dan Erwin pun memulai obrolan.


"Ummi,abi apa kabar ?".


"Baik nak,"jawab abi.


"Abi,ummi selain ingin liburan ada hal penting yang ingin kami sampaikan kepada kalian".


"Ada ap nak?."Tanya Abi nya penasaran.


"Bi,Alhamdulillah Alea sekarang sedang hamil".


"Alhamdulillah,"ucap ummi dan abi setentak.


"Alea selamat sayang,jaga baik-baik ya,nak!"ucap umminya sambil memeluk anak semata wayang nya itu.


"Ya mi,terima kasih atas do'a ummi sama abi selama ini untuk kami berdua".


"Kamu sudah memberi tahu ke dua orang tua kamu belum,Win?".Tanya abi kepada menantunya itu.


"Belum,bi.Nanti saya akan beritahu mereka sama Alea ketika mereka punya waktu santai,karena kita dan mereka memiliki waktu yang berbeda."


Selama ini papa dan mama Erwin tinggal jauh di luar negri jadi agak sulit menghubungi mereka karena memiliki perbedaan waktu yang sangat jauh.


Selama di pesantren mereka menghabiskan waktu dengan berlibur dan berkunjung kerumah saudara Alea,mereka mengadakan syukuran di sana,Alea pun sangat bahagia dengan semua yang suaminya berikan kepada nya.


Kebahagiaan yang tak terhinggah ketika kita selalu ada waktu untuk bersama keluarga dan orang-orang yang kita cintai.