I Love My Ustadzah

I Love My Ustadzah
Malam Pertama



Sehabis makan malam Alea dan Erwin pun duduk -duduk di teras rumah nya bersama kedua orang tua mereka.


"Syaif,sekarang kita sudah jadi besan,aku senang sekali! aku harap anak- anak kita segera memberi kita cucu ya!"


"Amin Sur,aku harap begitu."


"Oh yah Syaif besok kami harus pulang karena pekerjaan aku sudah menumpuk.!"


"Kok cepat amat si Sur pulang nya?"


"Ya pekerjaan lah yang sudah memanggil aku untuk segera pulang"katanya tertawa.


"Emang dari dulu kamu selalu kerja dan kerja,apa lagi si yang kau cari?harta mu sudah banyak sur...!nikmati lah hidup mu sekarang."


"Syaif bukan uang yang saya cari ,tapi ini tentang sebuah tanggung jawab,aku bertanggung jawab terhadap keberlansungan hidup semua kariyawan yang bergantung di perusahaan ku.!"


"Engkau memang hebat sur selalu saja totalitas dalam segala hal.!"


"Kamu juga Syaif,yang selalu bertanggung jawab menjaga pesantren dan pendidikan anak bangsa.!"


Setelah cukup lama Alea dan Erwin bergabung sama mereka,mereka pun pamit mau kekamar ,karena Alea sudah capek dan ngantuk.


"Papa,abi,mama,ummi,kami pamit dulu karena Alea sudah ngantuk kata nya!"pamit Erwin.


"Silah kan nak."sahut abi nya.


Dengan hati- hati Erwin menuntun istri nya menuju kamar.


Sesampai nya di kamar Alea pun melepas hijab nya,bertapa kagum nya Erwin karena baru pertama kali nya dia melihat Alea tampa hijab.


"Subhanallah sayang,kamu cantik bangat tampa hijab.!"


Kulit nya putih,bibir nya merah dan munggil,rambut nya panjang hitam dan terurai menambah keelokan dirinya,pokok nya cantik bangat.


"Sayang izinkan mas memandangi wajah mu yang indah ini dengan lebih lama.?"


"Mas ,tidak usah memintak izin lagi karena semua ini sudah milik mas.!"


"Terima kasih sayang."


"Tapi mas sekarang Alea sudah tidak sempurna lagi karena mata Alea tidak bisa melihat wajah tampan mas lagi.?"


"Sayang itu tidak menjadi penghalang bagi mas untuk mencintai mu.!jangan khawatir nanti kita akan menemui dokter yang bisa mengobati mata mu.!"


"Sayang boleh kah mas mintak sesuatu dari mu.?"


"Apa itu mas.?"


"Malam ini mas ingin memiliki mu seutuh nya.!"


"mas lakukan apa yang mas inginkan karena Alea sudah milik mas sekarang.!"


"Terima kasih sayang,sebelum kita melakukan nya ,mari kita sholat dulu sayang supaya Allah memberkahi hubungan kita."


Lalu mereka pun sholat,dan setelah sholat Alea pun menuju meja rias, walaupun dia tidak bisa melihat, tapi dia sudah paham betul dengan kamar nya sendiri,lalu dia berhias dan memakai parfum agar dia terlihat cantik dan wangi di depan suami nya.


"Mas,"


"Ya sayang."


"Sekarang Alea sudah siap.!"


"Sunggu sayang."


"Ya mas."


Ketika Alea duduk di pinggir ranjang,dengan lembut nya Erwin memeluk tubuh istri nya itu,dengan perlahan dia mencium kening nya dan perlahan dia mencium bibir istri nya dengan lembut,sedangkan Alea hanya menurut saja karena dia tidak pandai berciuman,ini adalah pertama kali nya di sentuh oleh laki- laki,melihat Alea sangat tegang,Erwin pun menjadi kasihan dengan Alea.


"Sayang kenapa kamu tegang?"


"mas Alea takut."


"Tidak sayang mas akan melakukan nya pelan-pelan dan lembut.!"


"Mas Alea takut ,tapi.!"


"Sayang,dengarin mas,jangan takut mas tidak akan membuat kamu kesakitan.!"


Dengan lembut Erwin menyentuh tubuh Alea,dan membuka seluruh baju yang di kenakan Alea,sehingga malam itu menjadi malam kebahagian buat mereka berdua.


Dengan berbisik Erwin berkata sesuatu di telingga istrinya.


"Sayang terima kasih sudah menjaga kesucian mu untuk mas malam ini."


"Mas."


"Apa sayang,kenapa kamu menanggis.?"


"Alea bahagia mas,karena telah menjadi istri kamu saat ini,berjanjilah mas kepada Alea,jangan perna tinggalin Alea..!"


Mereka pun lalu tertidur dengan saling berpelukan dengan erat.


Setelah kelelahan semalam mereka pun bangun karena mendengar suara ayam berkokok.


"Mas,bangun mas,sudah mau subuh ni."


"Ya sayang,mari kita mandi dulu."


Erwin dan Alea pun segera mandi,mereka untuk pertama kali nya mandi bersama- sama,terlihat jelas di raut wajah Erwin rona kebahagiaan, karena telah melewati malam pertama dengan orang yang dia cintai itu.


Setelah sholat subuh,mereka keluar kamar dan bejalan -jalan mengelilingi lingkungan pesantren,mereka melihat kegiatan anak-anak santri di pagi hari,ada yang olah raga,menghafal Al Quran dan hadist,ada yang memuroja'ah hafalan,ada yang sejedar duduk -duduk santai sambil makan cemilan dan macam -macam.


"Sayang,hati mas tenang dan adem bangat kalau melihat suasana pesantren di pagi hari..!"


"Sayang ,itu karena sayap malaikat jibril melindungi mereka mas,jadi kita bisa merasakan damai di hati,mereka itu sama seperti jihad di jalan Allah mas,menuntut ilmu jauh dari orang tua tinggal di asrama bersama teman- teman yang berbeda- beda.


"Ya mereka anak- anak yang hebat semua.!"


Setelah puas mengelilingi pesantren,mereka pun kembali ke rumah untuk sarapan pagi,biasa nya Alea yang menyiapin tapi karena kondisi nya yang sekarang dia tidak bisa lagi masak di dapur karena akan membahayakan diri nya.


"Yuk nak mari kita sarapan bersama.."ajak abi nya.


"Terima kasih bi."


"Win,Alea, mama dan papa hari ini akan pulang ke kota.!"


"Lho kok sebentar amat ma disini sudah mau pulang.?"kata Erwin agak sedikit kaget.


"Sayang papa mu banyak kerjaan di perusahaan jadi terpaksa hari ini kami pulang .!"


"Padahal Alea pengen papa sama mama lebih lama tinggal di sini.!"pinta Alea.


"Ya nak mama juga pengen tapi keadaan yang mengharuskan papa dan mama harus pulang cepat.!"


"Baiklah ma kalau begitu."jawab Alea sedih.


"Win,jadi kapan kalian akan balik ke kota?"tanya papanya.


"Rencana nya seminggu lagi pa.!"


"Jangan lama- lama nak,karena kalian harus ketemu dokter mata untuk mengobati mata Alea.!"


"iya pa."


*******


Sarapan pagi pun sudah selesai,sekarang giliran Suryo dan istrinya pamit untuk pulang ke kota.


"Syaif kami permisi dulu ya."


"Ya Sur hati -hati di jalan.!"


Alea dan Erwin pun memeluk kedua orang tua nya itu dan mencium tangan kedua nya.


"Ma,hati -hati di jalan ya.!"


"Ya nak,jaga diri mu baik -baik di sini,jaga Alea ya win.!"pesan mamanya kepada Erwin.


"Siap ma"kata Erwin.


Lalu suami istri itu pun memasuki mobil dan berangkat meninggalkan pesantren.


*******


dengan hati- hati Erwin menuntun istrinya untuk menuju kamar mereka dan beristirahat di kasur,di kecup nya kening istri nya dan dia berbisik di telingga isteri nya itu.


"Sayang mas mau mengulangi apa yang kita lakukan semalam,?"sambil tersenyum dia berkata.


"Mas ketagihan ya.?"ledek Alea.


"Hehehe,iya sayang.!"sambil dia menciumi istrinya itu.


Tampa mereka sadari mereka sudah teransang satu sama lain nya,dan mereka pun memadu kasih di pagi itu,dengan lembutnya Erwin menyentuh bagian bagian tubuh Alea,sehingga Alea terbawa suasana dan menikmatinya juga,dan sampai akhir nya sampai kepuncak kepuasan.


"Terima kasih sayang kamu sudah melayani mas dengan baik.!"


"Apa pun akan Alea lakukan untuk membuat mas bahagia.!"


"I love you sayang...!"


"l love you too mas..."


Karena kelelahan sehabis memadu kasih suami istri itu pun tertidur pulas.


Sambil berpelukan mereka tengelam dengan mimpi -mimpi indah malam pertama mereka.