
Setelah uring-uringan ga jelas karna balesan chat dari sepupuku yang membuat temam-temanku juga kebingungan atas sikapku (rasanya kaya kepelet gitu loh🤦♀️😁)tadi seharian itu ga semangat banget mau apapun hingga saat selesai menjalankan kewajibanku sebagai makhluk Tuhan aku beranikan diri call sepupuku lagi. Dan ternyata kebetulan dia bareng si gadis pemikat hatiku itu "Kiara". Mungkin dah jalan Allah mempertemukan kami semoga berjalan baik itu harapanku.
Assalamu'alaikum, Bang
Kenapa?
Nih orangnya lagi hectic dianya ngerjain laporan, kata Ayu sambil memperlihatkan wajah Kiara dengan kamera belakangnya.
Aku melihat memang dia sepertinya rada sibuk gitu sih, it's oke aku tunggu batinku monolog.
Saat itu aku merasa terhipnotis untuk kedua kalinya melihat wajah ayu dan senyum manisnya.
Disaat itu juga menyerah kan HPnya ke Kiara, dan terlihat kebingungan.
"Nih abangku mau ngomong sama kamu ki, kata Ayu terdengar suaranya.
"Hai cantik, manis……Assalamu'alaikum…(lah jadi ga jelaskan panggilan ku🤭)
"Wa……waalaikumsalam, jawabnya antara kaget dan gugup mungkin.
aku terkekeh melihat itu karena saat itu juga dia tepok jidat entah kenapa alasannya aku ga tahu.
Seiring waktu berjalan aku dan dia ngobrol tentang kegiatan dia dan dia tanya apa yang aku lakukan, kerja dimana?
Dah banyak pokoknya sementara ini aku masih belum tanya keluarganya mungkin nanti saat pertemuan berikutnya.
Saat aku ajak dia jalan-jalan weekend nanti dia setuju.Tapi ga segampang yang dibayangkan buat bujuk dia sampai akhirnya mau itupun karena banyak pertanyaan yang sudah kujawab dengan baik dan meyakinkan.
Saat moment ngedate coba-coba terealisasi🤭.Setelah sampai ditempat ia menginap dengan teman-temannya aku turun, didepan teras aku hanya melihat Reksa dan Sultan sedang bernyanyi sambil diiring gitar.
"Assalamu'alaikum"(Bian)
"Waalaikumsalam" (Reksa n Sultan)
"Hai,,, bro, jadi nih jalan-jalannya" (Sultan)
"Jadi,,, ada yang mau ikut ga biar rame gitu, sekalian malam mingguan" (Bian)
"Ga ganggu nih" (Reksa)
"Ya enggaklah, malah enak kalau rame-rame, baru jalan ini takut canggung dianya"
"Naik apa emang? "(Reksa)
"Sepeda motor gitu, biar kayak konvoi gitu😁" (Bian)
"Halah paling yang nyawer mbak kunti, bang acong sama mas gondrong 😂😂. " (Reksa)
"Siapa tuh? (setelah beberapa menit yang ditunggu nongol juga🤭)
"Tahu tuh Reksa ada-ada aja"
"Hai,,, dah lama yah nunggunya"
"Hai juga, ga juga baru 5 menit"
"Kalau bukan aku yang kasih tahu bakal lama kamu nunggunya bang, orang dia bingung mau pakai baju apa eh ujung-ujungnya ya casual juga, hadeeeeh🤦♀️" cerocos Ayu yang baru datang dibelakang Kiara.
Aku hanya tersenyum mendengar nya, Reksa dan Sultan tersenyum meledek.
Dan Kiara menggeplak lengan Ayu tak terima ucapan Ayu.
"Kita berdua aja nih"(Kiara)
"Lah kan kencan masak mau jadi obat nyamuk sih"(Ayu)
"Mau ikut mah ayo, rame-rame seru kayaknya" (Bian)
"Emang boleh ganggu nanti"(Ayu)
"Ya enggaklah, kalau mau aku telpon Aji biar sama kamu, kan disini ga ada motor juga kan" (Bian)
"Boleh deh, aku siap-siap dulu Bang, kamu call dulu Bang Aji"(Ayu) aku mengangguk menyetujuinya
Setelah menunggu kedatangan Aji dan kami bertiga (Aku, Kiara, Ayu) segera mendatangi Aji setelah berpamitan dengan teman Kiara yang lain. Kami berempat segera berangkat.
Sampai tempat tujuan kami menikmati jalan-jalan yang diselingi wisata kuliner karena malam minggu banyak muda mudi yang juga menikmati suasana itu.
…to be continued…
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Maaf baru update cerita dan maaf yang sebesar-besarnya karena mungkin dibab ini ga sesuai, kurang gregetnya. lagi gabut😔
Ditunggu vote, like, comment nya yah
Terima kasih, love you all!!