
"Alena"
" Biyan "
Ucap kami hampir bersamaan. Aji sahabatku sekolah dari sejak SD, SMP juga SMA jadi dia tahu seluk belukku secara hampir 15 tahun kita bersahabat dan Alena teman sekolahku saat SMA.
Banyak teman yang bilang kalau Alena itu naksir padaku tapi tidak aku tanggapi sama sekali.
"Udah tadi mbak? ," tanya adikku pada Alena
" 15 menit yang lalu kayaknya Lis, kamu apa kabar tambah tinggi kamu ya. "
Alisa hanya menanggapi senyum ramah.
" Aji nya kemana ada ga orangnya ini, tanyaku pada Alena.
Kami semua duduk di teras Aji yang sangat sejuk saat berada disana karena halaman depannya diberi pepohonan rindang menyejukkan mata serta tansmsn bunga yang sangat elok dipandang, warna warni.
" Ada… masih ambil minum dianya, " kata Alena yang aku lihat sorot matanya tajam memuja padaku (maaf GR sedikit).
" Oooh, jawabku
5 menit berlalu yang punya rumah baru nongol.
" Hey bro apa kabar? "sapa Aji meletakkan nampan minuman ke meja dan buru memelukku tanda sapa ala laki-laki biasanya.
Beda kalau perempuan kan pakai cipika cipiki🤭
Setelahnya menyapa dan menyalami adikku.
"Makin tinggi aja adik lo bro jadi minder akunya. "
"Kenapa kok minder ke akunya Kak. "
" Lah kamu tingginya hampir nyamain aku. "
"Moga aja gak nambah tuh tinggi, mirip tiang listrik nanti lo. "
"Iihh kak Aji ngambek nih akunya,,, pulang yuk Bang sebel aku, " kata adikku sambil pasang muka cemberut dengar ledekan Aji.
Kami bertiga yang melihat adikku yang cemberut hanya terkekeh geli.
"Jangan diledekin aja Ji, lamar aja langsung ke Bokap gue, ucapku juga menggoda adikku.
Dan adikku tambah cemberut dan melengos mendengarnya.
"Iihhh Abang nih siapa juga mau sama Kak Aji, wleee……", ucap adikku sambil meledek Aji.
"Eh jangan gitu, dijodohi sama Allah tau rasa kamu nanti." kata Alena menyambung.
"Kalau aku sih mau dijodohin salah satunya Kalo Aji ga mau, Abangmu kali mau, "ucap Alena lagi.
" Enggak mauuuu, sahut kami bertiga bersamaan.
"Eh, kenapa ga mau apa kurangnya aku, cantik iya, seksi bukan lagi, tajir dari sononya, sombong Alena
"Lagian kalau dah jodoh gimana dong, " lanjut Alena yang ditanggapi adikku dengan cebikan bibir, Aku yang hanya bisa geleng-geleng kepala dan Aji menghela nafas panjang tanda tak percaya atas omongan Alena yang narsis itu.
Aku dan Aji dah sering dengar ungkapan Alena seperti itu, sering kami ingatkan bahwa banyak lekaki diluar sana yang lebih dari kamu berdua yang menyukai nya.
"Dah lah ga usah dilanjut. "
"Oh yah itu aku bawa oleh-oleh bisa untuk dimakan sekalian sambil ngobrol bareng dah lama kan gak ngobrol bareng, kataku yang diangguki Aji dan Alena.
"Oh thanks yo Bi, repot repot aja bawa makanan segala. "
"Takut ga ada cemilannya aku dateng kesini, sahutku bercanda
"Ah ya, aku kedalam dulu ambil gelas tambahan buat kalian berdua.
Saat sedang santai dalam obrolan kami.
"Liburan mau kemana Bi? ,kan agak lama nih liburannya, "tanya Aji
"Ada rekomendasi tempat ga biar ga bosen dirumah aja nih. "
"Ehhmm, kemana yah kok belum nemu pencerahan nih😁, kata Aji lagi yang hanya ku balas senyum.
"Boleh ikut gak? " tanya Alena
"Gak kerja lo" kata Aji lagi, aku dan adikku hanya mendengarkan obrolan mereka saja.
"Gue agak fleksibel lah"
"Wuiiih anak Sultan mah beda, "
"Makanya nikah sama aku biar ga usah kerja juga. "
"Lah ga gitu jugalah mentang-mentang mertua Sultan kita ga kerja, harga diri lah.
Kalau aku sih ga mau Aji mumpung gitu mending membahagiakan keluarga kecil dengan kerja keras kita sendiri lah.
Aku hanya mengacungkan 2 jempol ku tanda setuju atas apa yang dibicarakannya.
Memang cowok kalau bicara harta atau uang, usaha memang paling sensitif karna takutnya saat menikah kita hanya bisa mengandalkan mertua dan kita ga bisa usaha sendiri.
"Gimana nih, jadinya? "(Bian)
"Ehhhmmm , ke ini aja kali ya……Villa punya pakde ku yah ga jauh sih paling 3-4 jam an lah dari sini, kayaknya daerah lumajang gitu. (Aji)
"Boleh deh! naik apa nih? masa kita berdua aja nih ji, ga serulah.
"Okey nanti aku lobi anak-anak dulu, kapan berangkat nya nanti aku chat ya.
"Gue boleh ikut ga nih? "tanya Alena
"Of to you lah. "
"Okey boleh tapi bawa temen cewek lagi jangan sendiri. "
"okey👍"
"Deal kan, kapan mau brangkatnya belum nanti tak tunggu chatnya. "
Kalau lo tanya adikku ikut apa ga, ga boleh karena dia pelajar dan belum ada liburan juga.
Pukul 13.15, aku dan adikku berpamitan pulang setelah sebelumnya Alena pamit pulang setelah Terima telpon dari orang tuanya mungkin ga tahu juga.
...****************...
Saat ini aku berkemas, setelah mendapat kabar dari Aji temanku itu kalau liburannya besok berangkatnya.
Kami berangkat saat jam menunjukkan pukul 09.00 pagi.
Ada 8 orang yang ikut, 4 laki-laki dan 4 wanita. Karena tidak terlalu jauh maka laki-laki naik sepeda motor tujuannya cuci mata dan menikmati perjalanan dengan roda dua. Sedangkan para wanita menggunakan mobil Alena yang isinya teman-teman Alena, ada untungnya juga karena kami para laki-laki bisa menitipkan barang kami😁.
Agar tidak terlalu lelah dalam perjalanan kami istirahat sejenak di restoran area untuk ishoma sambil meregangkan otot kami dan mengistirahatkan nya setelah itu kami lanjut perjalanan kami.
Pukul 16.30, kami semua baru sampai di villa milik saudara Aji meski terasa lelah saat melihat pemandangan di sekitar Villa merasa terobati.
Saat masuk villa pun aku merasa takjub dengan tatanan ruangnya yang begitu epik dan menyenangkan.
Villa ini berbentuk rumah yang didalamnya terdapat 5 kamar dengan king size bed dan double size bed.
Ada dapur dan kamar mandi dalam kamar masing-masing. Syukurlah karna ga usah antri lama buat mandi nanti🤭.
Setelah itu kami membagi kamar dan memilih roommate masing-masing.
Dan aku dan Aji satu kamar, dikamar doble size bed.
Karena kelelahan mungkin tidak banyak dari kami yang langsung istirahat (tidur) setelah melaksanakan kewajiban kami umat muslim dan tak lupa makan malam ala anak kost mie cup🤭.
Saat diruang tamu itu karna memang aku terbiasa tidur saat pukul 21.00 karena terbiasa di barak saat pendidikan jadi semua terjadwal secara otomatis sampai sekarang pun semua seperti alarm alami, konsisten saat bangun, makan dan yang lainnya.
Maka saat ini aku masih berada disofa ini sambil mengotak atik dan membalas chat dari keluagaku dan teman-temanku.
"Belum tidur Bi?"
Aku sedikit terkejut mendengar suara itu, saat menoleh ke arah suara ternyata Alena.
"Ngagetin aja kamu len, mau ngapain?"tanyaku
Alena terkekeh saat melihat ekspresiku yang kaget.
"Mau minum, haus. Kamu mau aku buatin minum? sambil ngobrol kitanya belum ngantuk akunya.
"Boleh deh, Teh jahe kalau ada dan ga ngrepotin"
Sebenarnya Alena meski katanya anak "𝓢𝓾𝓵𝓽𝓪𝓷" tapi dia berusaha untuk mandiri karena katanya harta itu bukan sepenuhnya milik nya karena masih ada yang berhak dan mengambilnya.
Sebenarnya dia anak yang baik tapi entah kenapa aku hanya menganggap nya teman biasa tidak lebih, ga ada chemistry diantara kita🤭(bahasanya cuyy).
" Ya nggak lah cuman teh aja kan, " jawabnya sambil melenggang ke dapur.
Dan disyukuri juga bahan makanan mentahnya lengkap, sudah diisi penjaga villa kata Aji.
Selang beberapa menit Alena kembali ke sofa yang aku duduki meski tak sesofa sih karna aku di single sofa nya.
"Thanks, Len"
" It's okey"
Selama beberapa menit kami tenggelam dalam kegiatan kami sendiri, otak atik HP.
Tak lama dia buka suara.
"Bian, "serunya
"Yah, kenapa Len"
"Ehmm……(diam agak lama) menghela nafas.
Sebenarnya apa sih kurang aku Bi, sampai kamu ga Terima aku jadi cewekmu, tanyanya.
Aku mengerutkan dahi( kok malah bahas ini) aku tahu dari gestur nya yang gelisah tadi dia pengen ngobrol sesuatu padaku tapi aku diam saja, karena ga mau mendahului.
(Menghela nafas). "Nggak ada yang buatku ilfiil sama kamu Alena, tapi saat mandang kamu tuh aku biasa aja di diriku, ga ada getar gitulah didadaku, jawabku setengah bercanda.
Alena tak menjawab hanya memanyunkan bibirnya.
"Ga usah dipikirin, cari cowok lain yang lebih baik dari aku, banyak diluar sana Alena, ucapku sambil berdiri akan masuk kamar.
"Kita lebih baik berteman aja yah, jadi saudara aja yah, lanjut ku.
"Tapi aku mau kamu Albiansyah, " ucapnya lagi tapi masih ku dengar saat aku sudah berada di depan kamarku.
Aku menoleh kearah Alena dan berkata, "Maaf".
…to be continued…
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Maaf upnya telat nih lagi puyeng,,,, 😭
Di tunggu vote, like, comment nya yah...
Thanks for your attention with my story, love you all readers😘!!!